Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.485 views

Bedah Buku Wawasan Kebangsaan Habib Riziq : Bung Hatta Berdusta?

JAKARTA (voa-islam.com) – Di masa Orde Lama dan Orde Baru, umat Islam selalu distigmakan sebagai musuh Pancasila, anti NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Padahal, peran umat Islam dalam memperjuangkan dan mempertahakan kemerdekaan begitu besar.

“Ingat, Pangeran Diponogoro, Teuku Umar, Imam Bonjol, adalah pejuang Islam yang bertempur melawan penjajah Belanda. Bahkan Pattimura adalah  seorang muslim yang juga berjuang dalam kemerdekaan Indonesia. Itulah sebabnya, perlu klarifikasi sejarah. Sehingga stigma umat Islam anti NKRI adalah sebuah persepsi yang salah," kata Ketua DPP FPI Habib Muhsin Alatas dalam bedah buku " Wawasan Kebangsaan Menuju NKRI Bersyariah" (karya Habib Rizieq Syihab) di Jakarta.

Menengok sejarah lahirnya Pancasila, ternyata umat Islam dihadapi oleh pengkkhinatan, termasuk pengkhinatan atas pencoretan 7 kata dari Piagam Jakarta. Sejarah mencatat, Panitia Sembilan berhasil melahirkan Piagam Jakarta 22 Juni 1945 yang menetapkan lima dasar negara. Diantara butir sila itu adalah: Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syaria Islam bagi pemeluk-pemeluknya." Inilah yang disebut Pancasila Piagam Jakarta.

“Pancasila Piagam Jakarta adalah merupakan Pancasila yang paling asli, autentik dan orisinil serta konstitusional,” Habib Muhsin mengutip pernyataan Habib Rizieq dalam bukunya “Wawasan Kebangsaan Menuju NKRI Bersyariah”.

Pengkhianatan Pancasila  

Setelah proklamasi kemerdekaan, sore harinya (17 Agus tus 1945) Bung Hatta mengaku didatangi seorang Opsir Kaigun (Admiral Angkatan Laut Jepang) yang meminta agar Syariat Islam dihapuskan dari Dasar Negara Indonesia dengan alasan adanya keberatan dari tokoh Kristen Indonesia Timur.

Yang jelas, Bung Hatta tidak pernah menyebutkan identitas opsir Kaigun dan tokoh Kristen Indonesia Timur yang keberatan tersebut, serta siapa pula saksi dari peristiwa tersebut pun tidak jelas, sehingga menimbulkan pertanyaan sejarah hingga kini: apakah fakta atau rekayasa?

Lalu keesokan harinya, tanggal 18 Agustus 1945 digelar siding PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) untuk tujuan mengakomodir aspirasi tersebut.  Sidang PPKI hanya berlangsung dua jam, dan tak satupun tokoh Islam dari Panitia Sembilan yang hadir.

Dalam sidang yang singkat dan terburu-buru itu, Bung Hatta mengusulkan empat perubahan Piagam Jakarta, yaitu: Pertama, kata Muqaddimah diganti dengan kata pembukaan. Kedua, dasar negara yang termaktub dalam Muqaddimah diubah dari “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syaria Islam bagi pemeluk-pemeluknya” menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Keempat, syarat Presiden diubah dari “orang Indonesia yang beragama Islam” menjadi “orang Indonesia asli”.  Usul itu pun diterima tanpa hambatan.

“Empat perubahan yang dilakukan Bung Hatta adalah bukti sebuah pengkhinatan. Bung Hatta telah berdusta. Kata Syariat Islam yang dihapus dengan dalih untuk meredam gejolak rakyat Indonesia bagian timur terbantahkan. Hingga kini, meski penghapusan kata syariat Islam telah dihapus, tetap saja Maluku, Papua, dan Timor-timur bergolak, dan ingin memisahkan diri,” kata habib Muhsin.

Mengenai Pancasila, Habib menegaskan, Pancasila bukanlah barang yang sakral dan sakti.  Namun demikian, tidak benar jika umat Islam Indonesia menolak Pancasila. Umat Islam hanya menolak Pancasila untuk dimitoskan dan disakralkan, seperti di zaman Soeharto. “Pancasila Asli dalam Piagam Jakarta, yang berdasarkan syariat Islam bagi pemeluknya, harus direbut kembali.”

Soal NKRI, kata Habib Muhsin, umat Islam Indonesia mengakui bhineka tunggal ika (pluralitas). Tapi, umat Islam menolak pluralism agama. Jadi harus dibedakan, mana keterbelakangan yang mengatasnamakan bhineka tunggal ika. Jika suatu budaya itu melestarikan keterbelakangan, maka  harus ditolak.

Sebagai contoh, orang Papua yang masih menggunakan koteka tidak bisa dikatakan sebagai upaya melestarikan budaya atas nama bhineka tunggal ika.  Orang Papua harus pake baju. Dengan demikian, bhineka tungga ika yang benar adalah yang mengedepankan peradaban manusia. [desastian]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Selasa, 17 Oct 2017 10:45

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Selasa, 17 Oct 2017 10:00

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:36

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:32

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Selasa, 17 Oct 2017 09:15

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

Selasa, 17 Oct 2017 09:03

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Selasa, 17 Oct 2017 07:40

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Selasa, 17 Oct 2017 04:32

Beda Aksi, Beda Kondisi

Beda Aksi, Beda Kondisi

Senin, 16 Oct 2017 22:47

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Senin, 16 Oct 2017 22:30

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Senin, 16 Oct 2017 22:21

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Senin, 16 Oct 2017 21:00

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Senin, 16 Oct 2017 20:41

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Senin, 16 Oct 2017 20:21

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Senin, 16 Oct 2017 19:42

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Senin, 16 Oct 2017 18:21

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Senin, 16 Oct 2017 17:46

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

Senin, 16 Oct 2017 17:42

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Senin, 16 Oct 2017 16:21

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Senin, 16 Oct 2017 15:49


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X