Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.936 views

Din Syamsudin: RUU Ormas Jangan Buka Luka Lama Asas Tunggal Pancasila

JAKARTA (voa-islam.com) - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin, MA, menegaskan agar jangan membuka luka lama di masa Orde Baru, terkait RUU Ormas yang mengarah pada asas tunggal Pancasila.

Dalam draft RUU Ormas, pasal 2 disebutkan; Asas Ormas adalah Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta dapat mencantumkan asas lainnya yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Tanggapan PP Muhammadiyah atas RUU Ormas sebagaimana tertuang dalam poin kedua, menyatakan asas (Pasal 2), substansi dan semangatnya akan mengarah pada pengaturan pada asas yang bersifat tunggal, yakni Pancasila.

Kalaupun dibolehkan adanya ciri tertentu (Pasal 3) asal tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45. Padahal selama ormas Islam khususnya tidak permasalahan dimana letak pertentanggannya, karena itu mestinya pembuat UU berpikir jernih, yakni tidak perlu mengungkap persoalan lama yang mempertentangkan pancasila dan agama, karena masalahnya sudah jelas dan final.

...Janganlah kita kembali membuka luka lama. Betapa lelah dan energi terkuras ketika Undang Undang Ormas tahun 1985 dulu diajukan dan ada pendesakan untuk menerapkan asas tunggal Pancasila.

Din Syamsudin menyayangkan isi dari pasal 2 jika nantinya RUU Ormas disahkan karena dinilai bisa membuka luka lama dampak pemberlakuan asas tunggal Pancasila di masa Orde Baru.

“Janganlah kita kembali membuka luka lama. Betapa lelah dan energi terkuras ketika Undang Undang Ormas tahun 1985 dulu diajukan dan ada pendesakan untuk menerapkan asas tunggal Pancasila. Muhammadiyah sampai mengundurkan muktamarnya dan apalagi waktu itu muncul upaya mempertentangkan Pancasila dengan Islam,” kata Din Syamsudin di depan wartawan, dalam konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/3/2013).

Ia menambahkan, jika RUU Ormas bermaksud menggantikan Undang Undang Ormas tahun 1985 yang menetapkan asas tunggal Pancasila justru akan menjadi kontraproduktif.

“Kalau itu nuansa pada Undang Undang tahun 1985, lalu RUU ini ingin menggantikannya, justru RUU baru ini mengungkit luka lama itu yang tidak produktif bahkan menjadi kontraproduktif,” imbuhnya.

Untuk itu, Din Syamsudin menegaskan jika nanti Ormas Islam ingin menampilkan asas Islam, seharusnya diapresiasi sebagai bentuk kemajemukan.

“Jadi kalau ada yang mau menampilkan asas Islam itu harusnya dianggap tidak bertentangan dengan Pancasila dan itulah kemajemukan. Kalau ada Ketuhanan Yang Maha Esa, maka atheisme itu bertentangan dengan Pancasila, itu yang tidak boleh,” tegasnya. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Senin, 23 Apr 2018 11:43

Fadli Zon: Rezim Impor, Implementasi Kolonialisme Gaya Baru

Fadli Zon: Rezim Impor, Implementasi Kolonialisme Gaya Baru

Senin, 23 Apr 2018 10:43

Pemerintah Melakukan Kejahatan terhadap Konstitusi jika Melarang Umat Islam Bicara Politik di Masjid

Pemerintah Melakukan Kejahatan terhadap Konstitusi jika Melarang Umat Islam Bicara Politik di Masjid

Senin, 23 Apr 2018 09:43

Aparat Diduga Gerah dengan Gerakan Kaos #2019GantiPresiden, Politisi: Over, Menambah Minus Presiden

Aparat Diduga Gerah dengan Gerakan Kaos #2019GantiPresiden, Politisi: Over, Menambah Minus Presiden

Senin, 23 Apr 2018 08:43

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Hamas

Menteri Intelijen Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Hamas

Senin, 23 Apr 2018 08:36

Siapakah Sosok Dr  Fadi Al-Batsh Kader Hamas yang Ditembak di Kuala Lumpur?

Siapakah Sosok Dr Fadi Al-Batsh Kader Hamas yang Ditembak di Kuala Lumpur?

Senin, 23 Apr 2018 08:19

Tim Pengawas Senjata Kimia Kunjungi Wilayah Douma Suriah

Tim Pengawas Senjata Kimia Kunjungi Wilayah Douma Suriah

Senin, 23 Apr 2018 08:12

Perang Sudah Membunuh 12,5 Juta Muslim dalam 25 Tahun Terakhir

Perang Sudah Membunuh 12,5 Juta Muslim dalam 25 Tahun Terakhir

Senin, 23 Apr 2018 08:06

Tujuh Orang Terluka dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Tujuh Orang Terluka dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Senin, 23 Apr 2018 08:03

Hamas Bersumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Ilmuan Mereka di Malaysia

Hamas Bersumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Ilmuan Mereka di Malaysia

Ahad, 22 Apr 2018 22:20

Kesulitan Air Bersih, Komunitas Banten Bersatu Bantu Baduy Mualaf

Kesulitan Air Bersih, Komunitas Banten Bersatu Bantu Baduy Mualaf

Ahad, 22 Apr 2018 22:11

Erdogan: AS Kirim 5000 Truk Bermuatan Senjata ke Suriah Utara

Erdogan: AS Kirim 5000 Truk Bermuatan Senjata ke Suriah Utara

Ahad, 22 Apr 2018 22:10

Wahdah Islamiyah Depok Lepas Mahasantri AQD untuk Kuliah Praktik

Wahdah Islamiyah Depok Lepas Mahasantri AQD untuk Kuliah Praktik

Ahad, 22 Apr 2018 22:04

Pasca Insiden Dekat Istana Raja, Saudi 'Wajibkan' Penggemar Drone Mendapat Izin dari Polisi

Pasca Insiden Dekat Istana Raja, Saudi 'Wajibkan' Penggemar Drone Mendapat Izin dari Polisi

Ahad, 22 Apr 2018 22:00

Erdogan Sebut Pasukan FSA Kehilangan Ratusan Pejuang dalam Operasi di Afrin Suriah

Erdogan Sebut Pasukan FSA Kehilangan Ratusan Pejuang dalam Operasi di Afrin Suriah

Ahad, 22 Apr 2018 21:44

Amien Rais: Umat Islam Mayoritas tapi Masih Seperti Minoritas

Amien Rais: Umat Islam Mayoritas tapi Masih Seperti Minoritas

Ahad, 22 Apr 2018 20:52

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Ahad, 22 Apr 2018 09:01

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang Oposisi

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang Oposisi

Ahad, 22 Apr 2018 08:54

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

Ahad, 22 Apr 2018 08:47

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

Ahad, 22 Apr 2018 08:40


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X