Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.159 views

PBNU Tidak Kompak Dalam Menyikapi RUU Ormas?

JAKARTA (voa-islam.com) – Wakil Sekjen PBNU Sulton Fatoni menanggapi penolakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas Pancasila sebagai asas organisasi kemasyarakatan yang tercantum dalam Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan harus disikapi serius.

Sebagai partai yang terlibat dalam penyelenggaraan negara, sudah tidak sepatutnya masih mempertanyakan Pancasila dan UUD 45, kata Sulton di Jakarta, Rabu (27/3/2013).
"Kalau tidak mau Pancasila sebagai asas berbangsa dan bernegara, agenda apa lagi yang sedang disusun untuk masa depan negara ini?" ucapnya, mempertanyakan.

Sulton mengatakan bahwa mengakui asas Pancasila dalam berbangsa dan bernegara adalah implementasi ajaran agama karena Pancasila adalah rumusan nilai-nilai luhur bangsa, bukan sebuah konsep keburukan. "Pancasila itu bukan agama karena itu tidak sepatutnya dibenturkan dengan agama," tukasnya.

Ia berharap pada saat RUU Ormas disahkan nanti tidak ada yang menolak rumusan asas Pancasila bagi ormas. "Negeri ini butuh energi besar untuk kerja-kerja masa depan, jangan dihabiskan untuk persoalan lama yang sebenarnya sudah dituntaskan para `founding fathers` kita," ujar Sulton.

Sebelumnya Ketua DPP PKS Indra menyatakan asas tunggal Pancasila tidak boleh dipaksakan kepada ormas dengan alasan tidak sesuai dengan konstitusi yang menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan berpendapat serta tidak sejalan dengan semangat reformasi. Menurut Indra, negara harus menjamin ormas untuk menentukan asasnya sesuai dengan ciri khas organisasi itu sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila yang merupakan asas negara dan UUD 1945.

Sikap Berbeda

Berbeda dengan Wakil Sekjen PBNU Sulton Fatoni, Ketua PBNU Imam Aziz di Sleman, Senin (25/3), mengatakan RUU itu awalnya dibuat untuk menghormati hak asasi manusia dalam kebebasan berserikat dan berorganisasi. “Tapi kemudian tersesat ke lembah belantara yang ruwet, terjerembab kepada pengaturan yang tidak jelas di mana definisi mengenai ormas terlalu luas dan banyak kerancuan,” kata Aziz.

Dia menegaskan, NU sudah menolak terhadap RUU tersebut. “Bahasa halusnya menunda, namun intinya sama, kita juga menolak,” terang Imam Aziz.

Di beberapa pasal, lanjut Imam, ada berbagai kerancuan yang luar biasa dan menjebak. Seperti pada pasal pelarangan. Dalam RUU Ormas yang lagi dibahas, ormas dilarang melakukan pelecehan atau penistaan terhadap agama.“Sebuah organisasi yang seharusnya dilindungi tapi bisa ditolak karena adanya pasal penistaan tadi. Itu akan membuat kerancuan luar biasa dan menjebak,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan pencantuman asas Pancasila merupakan hal mutlak yang tidak bisa ditawar. Namun, ormas pun dipersilakan untuk mencantumkan asas ciri organisasi itu asal bukan ideologi komunis maupun atheis.

Pasal 2 RUU Ormas menyebutkan asas ormas adalah Pancasila dan UUD 1945 serta dapat mencantumkan asas ciri lainnya yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. [desastian/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Menunggu Fatwa MUI Tentang Media Massa

Menunggu Fatwa MUI Tentang Media Massa

Sabtu, 25 Nov 2017 10:17

Perjuangan Belum Selesai

Perjuangan Belum Selesai

Sabtu, 25 Nov 2017 07:08

Korban Tewas Akibat Serangan Bom dan Penembakan di Sebuah Masjid di Mesir Meningkat Jadi 235

Korban Tewas Akibat Serangan Bom dan Penembakan di Sebuah Masjid di Mesir Meningkat Jadi 235

Jum'at, 24 Nov 2017 22:31

Kawan atau Lawan?

Kawan atau Lawan?

Jum'at, 24 Nov 2017 22:11

Kesehatan Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Memburuk di Penjara

Kesehatan Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Memburuk di Penjara

Jum'at, 24 Nov 2017 21:53

Adab dan Keberkahan Ilmu

Adab dan Keberkahan Ilmu

Jum'at, 24 Nov 2017 21:40

Ratusan Ulama Tasawuf Asia Tenggara Kumpul di Gorontalo, Ada Apa?

Ratusan Ulama Tasawuf Asia Tenggara Kumpul di Gorontalo, Ada Apa?

Jum'at, 24 Nov 2017 21:00

Butuh Logo Keren? Bayar Seikhlasnya Khusus Bisnis UKM Muslim

Butuh Logo Keren? Bayar Seikhlasnya Khusus Bisnis UKM Muslim

Jum'at, 24 Nov 2017 21:00

Horor Konten Tak Layak di Media Sosial

Horor Konten Tak Layak di Media Sosial

Jum'at, 24 Nov 2017 20:30

Flashdisk LENGKAP Ilmu Islam di #AmazingIslam 16GB

Flashdisk LENGKAP Ilmu Islam di #AmazingIslam 16GB

Jum'at, 24 Nov 2017 20:20

MUI-ku Sayang, MUI-ku Malang...

MUI-ku Sayang, MUI-ku Malang...

Jum'at, 24 Nov 2017 20:09

DSKS dan MUI Surakarta Sepakat Tolak Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan

DSKS dan MUI Surakarta Sepakat Tolak Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan

Jum'at, 24 Nov 2017 18:23

Seminar Internasional Fikih Falak Akan Digelar di Indonesia

Seminar Internasional Fikih Falak Akan Digelar di Indonesia

Jum'at, 24 Nov 2017 14:23

Soal Film Naura, PUSHAMI: Sineas Harus Menata Perilaku

Soal Film Naura, PUSHAMI: Sineas Harus Menata Perilaku

Jum'at, 24 Nov 2017 14:15

Tentara Bayaran AS 'Blackwater' Disewa untuk Siksa Bangsawan dan Pengusaha Saudi yang Ditahan

Tentara Bayaran AS 'Blackwater' Disewa untuk Siksa Bangsawan dan Pengusaha Saudi yang Ditahan

Jum'at, 24 Nov 2017 09:09

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Jum'at, 24 Nov 2017 06:06

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Kamis, 23 Nov 2017 23:43

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Kamis, 23 Nov 2017 23:19

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Kamis, 23 Nov 2017 20:07

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Kamis, 23 Nov 2017 17:32


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X