Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
7.566 views

Penculikan Aktivis Islam, Ponsel Dirampas dan Anaknya Ditodong Pistol

KENDAL (voa-islam.com) - The Islamic Study and Action Centre (ISAC) mengungkapkan adanya penculikan seorang aktivis Islam bernama Iwan beberapa hari yang lalu.

Dalam rilis kronologis yang disampaikan sekretaris ISAC, Endro Sudarsono, peristiwa penculikan itu terjadi di rumah kontrakannya di desa Tambaksari RT 2 RW 1 Rowosari Kendal, pada hari Rabu 8 April 2013 waktu Magrib. Iwan adalah nama panggilan dan nama lengkapnya Purnawan Adi Sasongko.

Menurut Sumber dari Keluarga Iwan, bahwa menjelang maghrib Iwan baru saja pulang dari kerja kemudian masuk rumah. Kemudian Iwan langsung ke kamar mandi dan menunggu kedua anaknya yang masih berusia 6, 4 dan 1 tahun. Iwan sempat mengeluh pada istrinya bahwa Ia merasa sakit. Kemudian istrinya menanyakan kepada Iwan mau shalat maghrib di Masjid atau di rumah. Kemudian Iwan memutuskan untuk sholat maghrib di rumah. Sebelum Sholat Iwan pun diminta istri untuk makan dulu.

Penculikan Biadab

Ketika Iwan sedang menunaikan shalat maghrib, kemudian terdengar suara dobrakan dari pintu depan dan suara tembakan dua kali. Pintu belakang dan samping juga didobrak. Kemudian masuklah beberapa orang dan langsung membawa Iwan yang sedang melaksanakan shalat maghrib.

Spontan kedua anaknya langsung berteriak menangis histeris. Namun justru anak yang usia 6 tahun ini dibentak sisuruh diam dan ditodong dengan senjata. Istri Iwan yang hendak berdiri pun dilarang. Kemudian Iwan diikat dengan tali yang berwarna putih. Sementara itu diluar sudah disiapkan mobil sebanhyak 5 buah. Diceritakan pula bahwa kondisi lemari di rumah Iwan sudah berantakan.

Tuntutan ISAC terkait Penculikan Iwan

Ketika Iwan sudah di luar, 1 orang di dalam rumah menanyakan alat komunikasi kepada istrinya. Dijawab istri Iwan kalau HP-nya didepan TV, kemudian HP diambil dengan tanpa ijin. Ciri-ciri Gerombolan Penculik

  1. Membawa senjata api
  2. Memakai tutup kepala/muka
  3. Tidak menggunakan seragam polisi
  4. Memakai rompi

Ketika di konfirmasi ke Polres Kendal melalui Kasat Intel AKP Abdullah, ternyata Iwan tidak berada di Polres Kendal. Keluarga juga tidak diberi surat penangkapan maupun surat penyitaan. Terkait hal ini ISAC meminta kepada :

Pertama, Kapolri untuk menjelaskan status Iwan apakah ditangkap Densus 88  atau tidak, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warganya termasuk anak-anak.

Kedua, kepada Komnas HAM untuk terjun dilapangan, untuk olah TKP atas dugaan pelanggaran HAM

Ketiga, kepada Komnas Perlindungan Anak untuk aktif merespon atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak khususnya pasal 80 UU Perlindungan Anak. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Bantuan Ummu Zakiyah Sudah Diserahkan Berupa Mesin Jahit, Santunan Rutin dan Beasiswa

Alhamdulillah, bantuan untuk Ummu Zakiyah, istri mujahid tertawan telah diserahkan dalam bentuk mesin jahit, santunan rutin bulanan dan beasiswa anaknya di pesantren. Semoga bermanfaat untuk...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Bantuan Rp 40 Juta Disalurkan, Muallaf Nurul Hutabarat Bebas Hutang dan Punya Modal Usaha

Alhamdulillah donasi Rp 40.143.000,- sudah disalurkan kepada muallaf Nurul Hutabarat, dimanfaatkan untuk melunasi hutang biaya kuliah dan modal usaha....

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Latest News


Must Read!
X