Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
7.711 views

Penculikan Aktivis Islam, Ponsel Dirampas dan Anaknya Ditodong Pistol

KENDAL (voa-islam.com) - The Islamic Study and Action Centre (ISAC) mengungkapkan adanya penculikan seorang aktivis Islam bernama Iwan beberapa hari yang lalu.

Dalam rilis kronologis yang disampaikan sekretaris ISAC, Endro Sudarsono, peristiwa penculikan itu terjadi di rumah kontrakannya di desa Tambaksari RT 2 RW 1 Rowosari Kendal, pada hari Rabu 8 April 2013 waktu Magrib. Iwan adalah nama panggilan dan nama lengkapnya Purnawan Adi Sasongko.

Menurut Sumber dari Keluarga Iwan, bahwa menjelang maghrib Iwan baru saja pulang dari kerja kemudian masuk rumah. Kemudian Iwan langsung ke kamar mandi dan menunggu kedua anaknya yang masih berusia 6, 4 dan 1 tahun. Iwan sempat mengeluh pada istrinya bahwa Ia merasa sakit. Kemudian istrinya menanyakan kepada Iwan mau shalat maghrib di Masjid atau di rumah. Kemudian Iwan memutuskan untuk sholat maghrib di rumah. Sebelum Sholat Iwan pun diminta istri untuk makan dulu.

Penculikan Biadab

Ketika Iwan sedang menunaikan shalat maghrib, kemudian terdengar suara dobrakan dari pintu depan dan suara tembakan dua kali. Pintu belakang dan samping juga didobrak. Kemudian masuklah beberapa orang dan langsung membawa Iwan yang sedang melaksanakan shalat maghrib.

Spontan kedua anaknya langsung berteriak menangis histeris. Namun justru anak yang usia 6 tahun ini dibentak sisuruh diam dan ditodong dengan senjata. Istri Iwan yang hendak berdiri pun dilarang. Kemudian Iwan diikat dengan tali yang berwarna putih. Sementara itu diluar sudah disiapkan mobil sebanhyak 5 buah. Diceritakan pula bahwa kondisi lemari di rumah Iwan sudah berantakan.

Tuntutan ISAC terkait Penculikan Iwan

Ketika Iwan sudah di luar, 1 orang di dalam rumah menanyakan alat komunikasi kepada istrinya. Dijawab istri Iwan kalau HP-nya didepan TV, kemudian HP diambil dengan tanpa ijin. Ciri-ciri Gerombolan Penculik

  1. Membawa senjata api
  2. Memakai tutup kepala/muka
  3. Tidak menggunakan seragam polisi
  4. Memakai rompi

Ketika di konfirmasi ke Polres Kendal melalui Kasat Intel AKP Abdullah, ternyata Iwan tidak berada di Polres Kendal. Keluarga juga tidak diberi surat penangkapan maupun surat penyitaan. Terkait hal ini ISAC meminta kepada :

Pertama, Kapolri untuk menjelaskan status Iwan apakah ditangkap Densus 88  atau tidak, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warganya termasuk anak-anak.

Kedua, kepada Komnas HAM untuk terjun dilapangan, untuk olah TKP atas dugaan pelanggaran HAM

Ketiga, kepada Komnas Perlindungan Anak untuk aktif merespon atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak khususnya pasal 80 UU Perlindungan Anak. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X