Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Inilah Pandangan Mahasiswa tentang Partai Islam di Kampus UI Depok

JAKARTA (voa-islam.com) – Mahasiswa berpendapat, eksistensi partai politik yang berlabel Islam di Indonesia belakangan ini sudah mulai terlihat samar. Masyarakat pun sepertinya sudah tidak bisa lagi membedakan antara partai yang berhaluan nasionalis dengan partai yang berideologi Islam.

Demikian terungkap dalam Kajian Akbar “Partai Politik Islam, Solusi atau Masalah?”  yang berlangsung Rabu (15/5) sore di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI Depok. Kajian yang digelar Fakultas Sastra FISIP UI itu menghadirkan narasumber: Prof. Dr. Yusril IhzaMahendra (Ketua Dewan Syuro PBB), Hermawan Eriadi, M.Si (DPP PKS, anggota Lemhanas RI), dan Firman Noor, Ph.D (Peneliti Kajian Politik LIPI Pusat dan dosen FISIP UI Depok).

Menurut mahasiswa, penyebab masyarakat sudah tidak bisa lagi membedakan antara partai yang berhaluan nasionalis dengan partai yang berideologi Islam adalah karena tidak terlihatnya pengaruh yang signifikan dari partai politik Islam dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia, seperti korupsi, birokrasi yang bermasalah, kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, degradasi moral dan sebagainya.

Hal tersebut mengakibatkan semakin hilangnya cultural capital partai politik Islam di masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kasus-kasus yang belakangan ini terjadi di dalam tubuh partai politik Islam pun membuat social capital parpol Islam menurun.

Sebagai mahasiswa, mereka mempertanyakan, sejauhmana fungsi dan peran yang dijalankan oleh partai politik Islam untuk Indonesia. Apakah keberadaan Parpol Islam menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa serta tegaknya nilai Islam di Indonesia. Atau justru menjadi masalah ketika parpol Islam belum optimal dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai partai politik berlabel Islam yang juga sebagai perwakilan masyarakat, khususnya umat Islam.

“Atau menjadi masalah ketika terjadi berbagai masalah dalam tubuh parpol Islam itu sendiri, sehingga menimbulkan pandangan buruk masyarakat terhadap parpol Islam dan Islam secara umum?” tanya mahasiswa.

Kubu Islam Vs Nasionalis

Ada beberapa pertanyaan yang diajukan mahasiswa dalam kajian tersebut terkait Islam dan politik, diantaranya: Apakah politik dengan Islam sesuatu yang bisa disatukan.Apakah Islam menawarkan konsepsi negara atau tidak.

Inilah yang menjadi perdebatan sengit para founding father kita ketika itu. Tokoh yang berdebat mengenai Islam dan Politik, diantaranya adalah Soekarno dengan Mohammad Natsir. Dalam perdebatan itu, M Natsir mengatakan,  Islam dengan politik adalah sesuatu yang saling menyatu.

Natsir yang merupakan seorang modernis berpendapat, ajaran Islam itu bukan sekedera hubungan manusia dengan Sang khlaik (hablumminallah), tapi juga mengatur hubungan dengan sesama manusia (habluminannas). Konsekuensi dari hablumminannas tersebut, sejatinya Islam mengatur urusan kehidupan manusia, termasuk politik.

Di sisi lain, seorang nasionalis Presiden Soekarno mengatakan, Islam dan politik adalah sesuatu yang tidak bisa disatukan. Kata Soekarno, Islam suatu hal yang privasi, hanya mengurusi individu-individu, tidak ada urusannya dengan negara, masyarakat, hukum dan sebagainya.

Terlepas dari itu semua, sejarah mencatat, ketika terjadiperdebatan untuk menentukan ideology bangsa: antara Islam atau pancasila, akhirnya ideologi Islam tersingkir, Pancasilan menjadi pilihan.

“Meski Pancasila sebagai idelogi banga perlu kita pertanyakan kembali. Dalam perjalanannya,  perdebatan ideology ini masih terus muncul, seperti adanya kubu Islam dan kubu nasionalis,” kata mahasiswa.

Saat ini, Parpol Islam bermasalah dengan terjerat kasus korupsi. Mahasiswa kembali mempertanyakan, jangan-jangan label Islam hanya untuk kepentingan pragmatis semata, atau sekedar meraih votegetter (dalam pemilu).

Yang menarik, seorang mahasiswi juga berpendapat, sesungguhnya tujuan dari politik Islam itu adalah upaya untuk mencapai tujuan rakyat sejahtera. Sedangkan kubu Islam maupun nasionalis saat ini sudah lupa dengan tujuan sebenarnya, yakni mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Rumah Dijual di Solo, Cluster Minimalis

Jual rumah minimalis dengan konsep mini-cluster (hanya 9 unit saja). Lokasi di Kartasura, Sukoharjo. Lt 80 m2, Lb 60 m2, SHM. Lokasi Strategis, khusus MUSLIM. Telp/SMS/WA: 081320582868
http://rumahmurahsolo.wordpress.com/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Masjid dan Mushalla ini Rusak Parah Jadi Korban Letusan Gunung Kelud, Ayo Bantu!!

Masjid dan Mushalla ini Rusak Parah Jadi Korban Letusan Gunung Kelud, Ayo Bantu!!

Berbagai masjid, mushalla dan madrasah rusak parah dihujani batu dan pasir erupsi Gunung Kelud. Salurkan donasi dalam program Infaq Jariyah agar pahala terus tumbuh mengantar anda ke surga....

Latest News




Must Read!
X

Kamis, 17/04/2014 08:02

Mega, Jokowi, PDIP, Nasionalis Palsu