Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.425 views

Inilah Pandangan Mahasiswa tentang Partai Islam di Kampus UI Depok

JAKARTA (voa-islam.com) – Mahasiswa berpendapat, eksistensi partai politik yang berlabel Islam di Indonesia belakangan ini sudah mulai terlihat samar. Masyarakat pun sepertinya sudah tidak bisa lagi membedakan antara partai yang berhaluan nasionalis dengan partai yang berideologi Islam.

Demikian terungkap dalam Kajian Akbar “Partai Politik Islam, Solusi atau Masalah?”  yang berlangsung Rabu (15/5) sore di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI Depok. Kajian yang digelar Fakultas Sastra FISIP UI itu menghadirkan narasumber: Prof. Dr. Yusril IhzaMahendra (Ketua Dewan Syuro PBB), Hermawan Eriadi, M.Si (DPP PKS, anggota Lemhanas RI), dan Firman Noor, Ph.D (Peneliti Kajian Politik LIPI Pusat dan dosen FISIP UI Depok).

Menurut mahasiswa, penyebab masyarakat sudah tidak bisa lagi membedakan antara partai yang berhaluan nasionalis dengan partai yang berideologi Islam adalah karena tidak terlihatnya pengaruh yang signifikan dari partai politik Islam dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia, seperti korupsi, birokrasi yang bermasalah, kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, degradasi moral dan sebagainya.

Hal tersebut mengakibatkan semakin hilangnya cultural capital partai politik Islam di masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kasus-kasus yang belakangan ini terjadi di dalam tubuh partai politik Islam pun membuat social capital parpol Islam menurun.

Sebagai mahasiswa, mereka mempertanyakan, sejauhmana fungsi dan peran yang dijalankan oleh partai politik Islam untuk Indonesia. Apakah keberadaan Parpol Islam menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa serta tegaknya nilai Islam di Indonesia. Atau justru menjadi masalah ketika parpol Islam belum optimal dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai partai politik berlabel Islam yang juga sebagai perwakilan masyarakat, khususnya umat Islam.

“Atau menjadi masalah ketika terjadi berbagai masalah dalam tubuh parpol Islam itu sendiri, sehingga menimbulkan pandangan buruk masyarakat terhadap parpol Islam dan Islam secara umum?” tanya mahasiswa.

Kubu Islam Vs Nasionalis

Ada beberapa pertanyaan yang diajukan mahasiswa dalam kajian tersebut terkait Islam dan politik, diantaranya: Apakah politik dengan Islam sesuatu yang bisa disatukan.Apakah Islam menawarkan konsepsi negara atau tidak.

Inilah yang menjadi perdebatan sengit para founding father kita ketika itu. Tokoh yang berdebat mengenai Islam dan Politik, diantaranya adalah Soekarno dengan Mohammad Natsir. Dalam perdebatan itu, M Natsir mengatakan,  Islam dengan politik adalah sesuatu yang saling menyatu.

Natsir yang merupakan seorang modernis berpendapat, ajaran Islam itu bukan sekedera hubungan manusia dengan Sang khlaik (hablumminallah), tapi juga mengatur hubungan dengan sesama manusia (habluminannas). Konsekuensi dari hablumminannas tersebut, sejatinya Islam mengatur urusan kehidupan manusia, termasuk politik.

Di sisi lain, seorang nasionalis Presiden Soekarno mengatakan, Islam dan politik adalah sesuatu yang tidak bisa disatukan. Kata Soekarno, Islam suatu hal yang privasi, hanya mengurusi individu-individu, tidak ada urusannya dengan negara, masyarakat, hukum dan sebagainya.

Terlepas dari itu semua, sejarah mencatat, ketika terjadiperdebatan untuk menentukan ideology bangsa: antara Islam atau pancasila, akhirnya ideologi Islam tersingkir, Pancasilan menjadi pilihan.

“Meski Pancasila sebagai idelogi banga perlu kita pertanyakan kembali. Dalam perjalanannya,  perdebatan ideology ini masih terus muncul, seperti adanya kubu Islam dan kubu nasionalis,” kata mahasiswa.

Saat ini, Parpol Islam bermasalah dengan terjerat kasus korupsi. Mahasiswa kembali mempertanyakan, jangan-jangan label Islam hanya untuk kepentingan pragmatis semata, atau sekedar meraih votegetter (dalam pemilu).

Yang menarik, seorang mahasiswi juga berpendapat, sesungguhnya tujuan dari politik Islam itu adalah upaya untuk mencapai tujuan rakyat sejahtera. Sedangkan kubu Islam maupun nasionalis saat ini sudah lupa dengan tujuan sebenarnya, yakni mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Disebut Tersangka, Tuduhan terhadap Adin Armas Dinilai Terlalu Mengada-ada

Disebut Tersangka, Tuduhan terhadap Adin Armas Dinilai Terlalu Mengada-ada

Sabtu, 25 Feb 2017 10:07

Surat Fadli Zon untuk Jokowi: Hentikan Ahok, Hentilkan Kriminalisasi Ulama

Surat Fadli Zon untuk Jokowi: Hentikan Ahok, Hentilkan Kriminalisasi Ulama

Sabtu, 25 Feb 2017 09:27

Inspiration For Muslim Students BKLDK on February

Inspiration For Muslim Students BKLDK on February

Sabtu, 25 Feb 2017 09:11

Mengenang Tragedi Sukamanah Berdarah 25-2-1944 (Asy-Syahid K.H. Zainal Musthafa)

Mengenang Tragedi Sukamanah Berdarah 25-2-1944 (Asy-Syahid K.H. Zainal Musthafa)

Sabtu, 25 Feb 2017 08:53

Ahok Satu Mobil dengan Jokowi, Fadli Zon: Bisa Diartikan Selama Ini Presiden Memberi Perlindungan

Ahok Satu Mobil dengan Jokowi, Fadli Zon: Bisa Diartikan Selama Ini Presiden Memberi Perlindungan

Sabtu, 25 Feb 2017 07:20

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 25 Feb 2017 06:09

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Jum'at, 24 Feb 2017 23:59

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Jum'at, 24 Feb 2017 23:48

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Jum'at, 24 Feb 2017 22:09

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Jum'at, 24 Feb 2017 20:09

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

Jum'at, 24 Feb 2017 20:03

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Jum'at, 24 Feb 2017 20:00

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Jum'at, 24 Feb 2017 18:09

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Jum'at, 24 Feb 2017 16:45

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Jum'at, 24 Feb 2017 16:09

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Jum'at, 24 Feb 2017 14:09

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Jum'at, 24 Feb 2017 12:42

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Jum'at, 24 Feb 2017 12:09

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

Jum'at, 24 Feb 2017 11:39

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Jum'at, 24 Feb 2017 10:56


Must Read!
X