Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.191 views

Istilah Baku Tembak Menyesatkan dan Harus Dibongkar!

JAKARTA (voa-islam.com) – Adakalanya seorang jurnalis berlagak seperti pengamat saat melakukan tugas reportase terkait isu terorisme. Lantas bagaimana seharusnya jurnalis meliput kasus terorisme saat berada di lapangan?

Menurut Koordinator Journalist Indonesia Forum (IJF) Mustofa B Nahrawardaya kepada sejumlah wartawan, seyogianya seorang jurnalis tidak mendahului statemen resmi dari pihak aparat. Kalau aparat masih menggunakan kata terduga, maka wartawan hendaknya tidak langsung menyebut kata teroris (tidak menggunakan kata terduga).

“Itu namanya melampaui batas dan kewenangan. Kalao media atau jurnalis belum dapat bukti nyata berupa fakta di depan mata, maka tidak berhak memberitakan. Jangan pula hanya mengandalkan satu sumber berita saja dari pihak kepolisian, tapi harus ada penyeimbangnya,” ujar Mustofa.

Dikatakan Mustofa, kasus terorisme itu sangat tertutup. Lihat saja, pengacaranya dari kepolisian, sedangkan wartawan hanya melihat dari jauh dan sekedar mengambil gambar. Padahal suara tembakan di TKP tidak bisa memastikan siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Kita tidak tahu.

“Saya kira, istilah baku tembak itu harus kita bongkar. Kata menembak dengan baku tembak itu berbeda. Istilah baku tembak itu menyesatkan. Sebutan baku tembak itu seolah ada dua arah yang saling tembak. Tapi ini tidak fair, seolah baku tembak menjadi kunci bagi media untuk melegalkan penegakan hukum.”

Mustofa meminta agar semua pihak membuka kamus untuk membedakan antara baku tembak, menyerbu, saling tembak, dengan menembak. “Suara tembakan yang bertubi-tubi belum tentu suara baku tembak. Apakah seorang jurnalis tahu jenis senjata yang digunakan. Kita hanya mendengar suara senjata yang tidak kita pelajari sebelumnya.”

Lebih lanjut Mustofa mengatakan, kalau seluruh senjata Densus dibunyikan secara bersamaan atau berulang-ulang, maka kita akan tertipu bahwa itu seolah-olah baku tembak, padahal itu adalah senjata yang sama dari semua aparat.

Terkadang seorang jurnalis bersahabat dengan Densus untuk mendapatkan bocoran. Lantas bolehkah wartawan mendapat bocoran dari Densus yang berencana melakukan aksi penyergapan? “Dalam rangka mencari informasi atau investigasi, wartawan punya cara untuk mendapatkan informasi. Tapi, mohon maaf, Densus jaga jarak dengan media Islam yang punya sudut pandang berbeda terkait pemberitaan terorisme. Bahkan Densus merasa  tidak familiar ketika melihat jurnalis media Islam dengan tampilan jidat hitam, celana cungkring, dan berjenggot," kata Mustofa.

Jujur Memberitakan

Media itu harus fair dan jujur, tidak menambah-nambahkan. Mustofa juga memberi masukan kepada media Islam, agar tidak berlebihan dalam menyajikan informasi, terutama dalam memberi judul. “Sebagai contoh, jenazahnya wangi banget tujuh hari tidak busuk. Seharusnya buat judul yang wajar-wajar saja. Biasanya kalau judulnya bombastis, pembaca jadi malas membacanya. Ini agar pembaca lebih percaya kepada media kita. Kalau semua media Islam memberitakan hal yang sama terkait itu, tentu menjadi  tidak lazim."

Media Islam boleh memberitakan ketika ada ribuan pelayat menghantarkan jenazah yang disertai dengan fotonya. Kalau tidak ada fotonya lalu diberitakan jumlahnya ribuan, itu berlebihan.

Hal yang tak dipungkri adalah ketika seorang wartawan di lapangan berseberangan dengan Pemrednya dalam mengendalikan informasi terkait terorisme. “Saya lebih memilih keluar jika tidak jujur memberitakan yang tidak sesuai dengan faktanya. Saya yakin rezeki sudah disediakan Allah,” kata Mustofa yang 10 tahun bekerja sebagai jurnalis di sebuah media ternama. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News

MUI

Must Read!
X

Jum'at, 13/05/2022 12:20

Saatnya Memberantas Kasus Narkoba