Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.982 views

MMI Minta Jose Rizal Bicara Soal Data & Fakta tentang Konflik Suriah

JAKARTA (voa-islam.com) – Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustadz Irfan S Awwas, meluruskan opini yang ditulis aktivis Mer-C Jose Rizal terkait konflik Suriah. Tidak benar jika Mujahidin Suriah mendapat bantuan dari Amerika Serikat. Faktanya, Iran dan Lebanon yang Syiah itu justru mendukung rezim Bashar Asad yang menindas rakyatnya sendiri.

Menurut Ustadz Irfan  usai bersilaturahim dengan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) di Jakarta, Jose Rizal harus bicara data dan fakta. Jika melihat sejumlah media di Mesir, Saudi, dan Al Jazirah, faktanya adalah Rezim Bashar Asad sedang menjalimi rakyatnya. “Tidak ada fakta yang menunjukkan, Amerika Serikat memberi dukungan kepada oposisi, itu omongan saja.”

Fakta sesungguhnya adalah Rusia, Lebanon, dan Iran mendukung Rezim Bashar Asad. Bahkan Rusia, Iran dan Lebanon memberi bantuan senjata. “Iran justru bekerjasama dengan negara Komunis seperti Rusia untuk dukung Bashar Asad yang menindas rakyat Suriah sendiri.Jangan merekayasa dusta utk memanipulasi data yang ada.”

Kita tahu, Bashar Asad adalah seorang Syiah Nushairiyah. “Bagi mujahidin, Syiah itu bukanlah bagian dari Islam. Saya minta kaum Syiah dan simpatisan Syiah di Indonesia untuk menjawab, kenapa harus membela rezim yang telah menindas rakyatnya sendiri?”

Ketika ditanya soal opini yang ditulis Jose Rizal soal Konflik Suriah yang cenderung pro Rezim Bashar Asad dan pro Hizbullah, Ustadz Irfan S Awwas menduga dan agak khawatir, bahwa Jose Rizal adalah seorang yang pro Syiah.

“Jose Rizal harus mengklarifikasi data dan fakta yang ada. Kita tahu, bahwa Hizbullah adalah milisi Syiah dari Lebanon yang membawa bendera Syiah di Suriah. Jose Rizal seharusnya memahami kejahatan Rezim Bashar Asad. Aneh, jika Jose Rizal malah memberi simpati kepada Bashar Asad yang zalim kepada rakyatnya sendiri.

Soal tuduhan Mujahidin mendapat bantuan dari AS, Ust Irfan minta Jose Rizal untuk menunjukkan faktanya, jangan hanya omong saja. “Selama ini rumornya AS membantu mujahidin Suriah, tapi mana faktanya? Tidak ada satupun meriam yang dikirim AS kepada mujahidin Suriah. Termasuk dalam hal dana. Namun yang pasti, Rusia sudah mengirim rudal ke Suriah untuk membantu Bashar Asad.”

Ust Irfan menegaskan, adalah fitnah besar, jika mujahidin Suriah disamakan dengan penumbang rezim Khadafi di Libya. “Buktikan dengan fakta. Kalau tidak bisa tunjukan fakta dia pembohong. Yang jelas, jika ada yang mendukung rezim Bashar Asad, maka dia adalah bagian dari Bashar Asad itu sendiri, yang melakukan penindasan terhadap rakyat Suriah.” [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kamis, 03 Sep 2015 12:30

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Kamis, 03 Sep 2015 12:00

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Kamis, 03 Sep 2015 11:45

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Kamis, 03 Sep 2015 10:45

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Kamis, 03 Sep 2015 10:24

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Kamis, 03 Sep 2015 10:11

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Kamis, 03 Sep 2015 07:49

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Kamis, 03 Sep 2015 05:46

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

Rabu, 02 Sep 2015 23:55

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Rabu, 02 Sep 2015 22:37

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

Rabu, 02 Sep 2015 22:35

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Rabu, 02 Sep 2015 22:21

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Rabu, 02 Sep 2015 21:35

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

Rabu, 02 Sep 2015 20:35

Pejabat Militer Barat: 50 Tentara Uni Afrika Tewas, 50 Hilang dalam Serangan Al-Shabaab di Janale

Pejabat Militer Barat: 50 Tentara Uni Afrika Tewas, 50 Hilang dalam Serangan Al-Shabaab di Janale

Rabu, 02 Sep 2015 20:00

Militer Nigeria Klaim Rebut Kembali Kota Kunci di Borno dari Boko Haram

Militer Nigeria Klaim Rebut Kembali Kota Kunci di Borno dari Boko Haram

Rabu, 02 Sep 2015 19:45

Mengapa PAN Masuk ke Kapal Oleng Nyaris Tenggelam?

Mengapa PAN Masuk ke Kapal Oleng Nyaris Tenggelam?

Rabu, 02 Sep 2015 17:50



Must Read!
X