Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
26.845 views

TPM: Eksekusi Murtadin Jepara Bukan Pembunuhan Biasa, Ada Unsur SARA

JEPARA (voa-islam.com) – Tim Pengacara Muslim (TPM) menegaskan bahwa eksekusi Trio Mujahid Jepara terhadap murtadin penginjil Omega Suparno adalah bukan pembunuhan biasa. Unsur SARA dalam kasus ini sangat kental, dimulai dari pelecehan agama secara provokatif yang dilakukan korban terhadap Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Al-Qur'an dan syariat Islam. Karenanya, tidak tepat jika Trio Mujahid Jepara dijerat dengan pasal Pembunuhan Berencana.

Hal itu disampaikan H Achmad Michdan, Koordinator TPM yang menjadi Kuasa Hukum Trio Mujahid.

Kepada voa-islam.com, Michdan memaparkan kronologis yang melatarbelakangi insiden eksekusi itu. Bahwa ketika Amir Mahmud mendengar ada informasi ada orang murtad, maka ia melakukan konfirmasi dan dialog. Tapi ketika bertemu murtadin yang dimaksud, Suparno malah menjelek-jelekkan agama yang diyakini oleh para terdakwa.

“Suparno menyatakan Allah yang disembah umat Islam itu tidak ada, karena baru diadakan oleh bangsa Arab. Lalu Al-Qur'an disebut sebagai kitab kebohongan, kalau ada di depannya akan diinjak-injak, dan lain sebagainya,” paparnya kepada voa-islam.com usai sidang kedua di PN Jepara, Kamis (20/6/2013). “Ini adalah hal provokatif yang dilakukan oleh Suparno. Ini menimbulkan kebencian dan SARA yang mendorong para tersangka melakukan pembunuhan,” tandasnya.

Karena kental dengan unsur SARA yang dilakukan oleh korban, maka sangat keliru jika Trio Mujahid Jepara dijerat dengan pasal Pembunuhan Berencana.

“Jadi saya pikir tidak benar jika mereka didakwa dengan pasal pembunuhan berencana. Ini bukan pembunuhan biasa, karena amat nyata dimulai dari provokasi kebencian terhadap agama lain oleh korban dengan menyudutkan dan menjelekkan agama lain,” tegasnya.

...Ini betul-betul kasus penghinaan dan pelecehan, dan dalam agama yang dianut para terdakwa itu membenarkan tindakan yang dilakukan seperti itu. Dalam dalam keyakinan agama tersangka, ini adalah ibadah dia...

Untuk menciptakan kerukunan umat beragama, Michdan mengimbau kepada para tokoh agama di Jepara agar mewaspadai pihak-pihak yang sering mendiskreditkan agama lain. Mereka harus berperan aktif melakukan pembinaan, agar tidak terjadi lagi kasus penodaan agama yang berpotensi konflik horisontal.   

“Ini adalah kasus yang harus diwaspadai oleh para tokoh di sini (Jepara, red.). Mereka harus memerikan pencerahan terhadap umat agar tidak saling menghina dan mendiskreditkan agama lain. Sebab keyakinan agama itu diajarkan sedemikian rupa, dan pelecehan agama itu memiliki konsekuensi secara hukum. Ini harus diwaspadai supaya tidak melebar dan terjadi di daerah-daerah lain,” imbaunya.

Michdan menilai, dampak dari penodaan agama yang dilakukan oleh penginjil Suparno adalah tindakan eksekusi oleh Trio Mujahid Jepara yang melakukannya atas dasar ibadah. “Ini betul-betul kasus penghinaan dan pelecehan, dan dalam agama yang dianut para terdakwa itu membenarkan tindakan yang dilakukan seperti itu. Dalam dalam keyakinan agama tersangka, ini adalah ibadah dia,” terangnya.

Kepada pihak-pihak yang kerap menyalahgunakan hak asasi untuk menyebarkan misi agamanya dengan menjelek-jelekkan dan memurtadkan pemeluk agama lain, Michdan memperingatkan bahwa tindakan itu berpotensi menimbulkan reaksi keras dari agama lain yang dilecehkan.

“Jangan arogan dengan alasan hak asasi tapi subtansinya adalah penghinaan agama. Ini tidak benar. Kebebasan beragama jangan disalahartikan bebas mencaci maki agama lain maupun memurtadkan pemeluk agama lain,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan voa-islam.com sebelumnya, Trio Mujahid Jepara: Ustadz Amir Mahmud, Sony Sudarsono, dan Agus Suprapto diancam hukuman mati karena berjihad mengeksekusi murtadin Omega Suparno. Calon pendeta ini dieksekusi karena terbukti menghujat Islam dengan mengajarkan bahwa Allah itu sebenarnya tidak ada, baru diadakan sejak adanya bangsa Arab; Al-Qur'an itu salah semua dan layak untuk injak-injak; Nabi Muhammad itu tidak boleh dikultuskan karena kenabiannya setara dengan gelar kiyai di Jawa; dan sebagainya.

Akibat jihadnya, mereka menjadi pesakitan di PN Jepara, terancam hukuman mati, dengan jeratan pasal berlapis, antara lain: pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1); pasal 338 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1), pasal 353 ayat 3 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1); pasal 351 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1). [a ahmad jundullah]

BERITA TERKAIT:

  1. Allahu Akbar!!! Trio Mujahid Jepara Eksekusi Murtadin Penghujat Islam.
  2. Ustadz Said Sungkar: Trio Mujahid Jepara Adalah Pahlawan Islam.
  3. TPM: Waspadalah!! Ini Bukan Pembunuhan Biasa, Ada Unsur SARA
  4. Munarman: Eksekusi Murtadin Jepara Harus Jadi Peringatan Para Pendeta
  5. Omega Suparno Memang Wajib Dibunuh Karena Murtad & Menghina Islam

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Setelah Perancis, Belgia Mengusir Siswi yang Memakai Rok Panjang

Setelah Perancis, Belgia Mengusir Siswi yang Memakai Rok Panjang

Rabu, 03 Jun 2015 22:58

Tinggalkan Pesan Manis, MUI Himbau Panglima TNI Terbitkan Penggunaan Jilbab

Tinggalkan Pesan Manis, MUI Himbau Panglima TNI Terbitkan Penggunaan Jilbab

Rabu, 03 Jun 2015 21:50

Dukung! Gubernur Ini Siapkan Wisata Syariah di Daerahnya

Dukung! Gubernur Ini Siapkan Wisata Syariah di Daerahnya

Rabu, 03 Jun 2015 21:30

Pembenci Islam Bertobat Setelah Tahu Masjid adalah Keindahan

Pembenci Islam Bertobat Setelah Tahu Masjid adalah Keindahan

Rabu, 03 Jun 2015 21:10

Jutawan Yahudi Ini Terkesima dengan Sosiolog Muslim, Ibnu Khaldun

Jutawan Yahudi Ini Terkesima dengan Sosiolog Muslim, Ibnu Khaldun

Rabu, 03 Jun 2015 20:45

Asing Kuasai Migas, Ekonom: Pemerintah Acuh Ideologi & Konstitusi

Asing Kuasai Migas, Ekonom: Pemerintah Acuh Ideologi & Konstitusi

Rabu, 03 Jun 2015 20:15

Jenderal AS: Butuh Satu Generasi atau Lebih untuk Mengalahkan Daulah Islam (IS)

Jenderal AS: Butuh Satu Generasi atau Lebih untuk Mengalahkan Daulah Islam (IS)

Rabu, 03 Jun 2015 20:05

Witir Sebelum Tidur, Bolehkah Shalat Tahajjud di Akhir Malam?

Witir Sebelum Tidur, Bolehkah Shalat Tahajjud di Akhir Malam?

Rabu, 03 Jun 2015 19:59

Tangkap dan Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Tangkap dan Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 19:00

110 Warga Prancis Gugur di Irak dan Suriah Saat Berjuang Bersama Daulah Islam (IS)

110 Warga Prancis Gugur di Irak dan Suriah Saat Berjuang Bersama Daulah Islam (IS)

Rabu, 03 Jun 2015 18:15

Menghindari Kezaliman Rezim Cina, Kakek 80 Tahun Hijrah ke Daulah Islam (IS)

Menghindari Kezaliman Rezim Cina, Kakek 80 Tahun Hijrah ke Daulah Islam (IS)

Rabu, 03 Jun 2015 17:16

Penulis Sekuler Bangladesh Kabur ke AS Setelah Ancaman Pembunuhan dari Kelompok Islamis

Penulis Sekuler Bangladesh Kabur ke AS Setelah Ancaman Pembunuhan dari Kelompok Islamis

Rabu, 03 Jun 2015 17:05

AS Klaim 10.000 Anggota Daulah Islam (IS) Gugur dalam 9 Bulan Pemboman Koalisi

AS Klaim 10.000 Anggota Daulah Islam (IS) Gugur dalam 9 Bulan Pemboman Koalisi

Rabu, 03 Jun 2015 16:45

Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Rabu, 03 Jun 2015 16:23

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Rabu, 03 Jun 2015 15:40

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Rabu, 03 Jun 2015 15:37

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Rabu, 03 Jun 2015 14:19

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Rabu, 03 Jun 2015 14:11

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Rabu, 03 Jun 2015 14:04

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Rabu, 03 Jun 2015 13:38



Must Read!
X