Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
24.967 views

FPI: SBY Pecundang, Tebar Fitnah, Pelindung Korupsi dan Ciderai Islam!

JAKARTA (voa-islam.com) - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa ricuh FPI di Kendal pada Kamis (18/7/2013) telah mencederai ajaran Islam. SBY menuding FPI melakukan sweeping, perusakan dan main hakim sendiri.

Pernyataan miring SBY terhadap FPI itu disampaikan dalam acara Buka Puasa Bersama PT Pertamina di Gedung JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad (21/7/2013), sebagaimana diberitakan berbagai media.

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husan Syihab Asy-Syafi’i membantahnya dengan tegas.

"Di Kendal, FPI tidak lakukan sweeping, tapi monitoring damai tanpa senjata apa pun,  justru FPI yang disweeping oleh ratusan preman pelacuran bersenjata. Di Kendal, FPI tidak lakukan perusakan, justru beberapa kendaraan FPI yang dirusak dan dibakar preman. Di Kendal, FPI tidak main hakim sendiri, tapi mendatangi Polres dan minta tempat pelacuran ditutup apalagi di Bulan Ramadhan, justru FPI yang dihakimi oleh ratusan preman pelacuran dangan berbagai macam senjata, hingga banyak yang terluka,” ungkap Habib Rizieq Syihab melalui pesan singkat yang diterima redaksi voa-islam.com, Senin (22/7/2013).

Kasihan, ternyata SBY bukan seorang negarawan yang cermat dan teliti dalam menyoroti berita, tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah...

Ia mempertanyakan dasar tuduhan SBY, pasalnya FPI sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan Kapolres Kendal dan dalam insiden tersebut, FPI sebenarnya telah menjadi korban.

“Bahkan Kapolres Kendal menyatakan dengan jujur di berbagai Media bahwa FPI sudah koordinasi. Di Kendal, FPI itu korban bukan pelaku! Jadi, dasar tuduhan SBY itu apa? Dan kenapa dalam soal Kendal SBY begitu semangat bicara tentang FPI yang jadi korban dan bungkam terhadap si pelaku preman pelacuran bersenjata dan tempat pelacuran yang buka siang malam di bulan Ramadhan?” tanya Habib Rizieq.

Habib Riziq pun menilai, sikap SBY yang tidak cermat dalam menyoroti berita, bukanlah sikap negarawan melainkan sikap seorang pecundang yang suka tebar fitnah dan mencederai Islam.

“Kasihan, ternyata SBY bukan seorang negarawan yang cermat dan teliti dalam menyoroti berita, tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap Maksiat! Tentu, seorang Presiden muslim menyebar fitnah dan membiarkan maksiat, ditambah lagi melindungi Ahmadiyah dan aneka mega skandal korupsi, sangatlah mencederai ajaran Islam!” tegasnya. [Ahmed Widad]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X