Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
45.984 views

Ahok Abaikan Aspirasi Muslim Lenteng Agung Tolak Lurah Wanita Kristen

JAKARTA (voa-islam.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan pongahnya menolak aspirasi warga Muslim Lenteng agung yang enggan dipimpin oleh lurah perempuan beragama Kristen Protestan, Susan Jasmine Zulkifli.

Bahkan Ahok, Wagub Tionghoa yang juga beragama Kristen Protestan itu pun berani menyinggung soal Syiah.

"Wah saya kira kita tidak menangani penolakan Lurah Lenteng Agung hanya gara-gara dia agamanya beda. Nanti lama-lama ditolak juga gara-gara kamu masuk kelompok Syiah. Kan repot gitu lho," kata wagub yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/8/2013).

Ahok mengaku tidak peduli dengan agama atau jenis kelamin anak buahnya. Selama bisa menjalankan tugas dengan baik, maka tidak ada alasan untuk memecat bawahan. "Kalau dia nyolong, tidak mau melayani itu baru masalah," imbuhnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini kembali menegaskan bahwa aspirasi warga Muslim Lenteng Agung tersebut pantas untuk diabaikan karena keinginan mereka itu bertentangan dengan konstitusi.

"Jadi saya tegaskan, tidak ada urusannya kinerja orang dengan agama, kita hanya taat pada konstitusi bukan pada konstituen," tegasnya.

Untuk diketahui, Sejumlah warga muslim menolak penempatan Lurah Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan di wilayahnya. Lurah Susan Jasmine Zulkifli yang beragama Protestan dianggap tidak merepresentasikan wilayah Lenteng Agung yang mayoritas beragama muslim.

"Dari dulu pemimpin di sini muslim," ujar perwakilan warga penolak Mochamad Rusli, 45 tahun saat ditemui di kediamannya di Lenteng Agung, Kamis, 22 Agustus 2013. Ia mengatakan keberatan karena merasa kurang sreg pemimpin non-muslim memimpin di wilayah mayoritas muslim.

Ia menyatakan baiknya Susan dipindah ke daerah yang lebih heterogen. "Kami bukan menolak, tapi menyarankan dipindah ke wilayah lain," ujar ia.

Pada Senin lalu, Rusli sudah menyampaikan pandangan itu ke Balaikota. Ia mengklaim sudah mengumpulkan 2.300 tanda tangan dan 1.500 Kartu Tanda Penduduk untuk memperkuat penyampaian pendapat itu.

"Angkanya masih belum mayoritas, tapi kalau semua warga sudah tahu, 99 persen saya yakin mereka mendukung," ujarnya. Saat ini tercatat ada sekitar 9.000 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Lenteng Agung. [Widad/jpn, tmp]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Indonesiana lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X