Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.942 views

Ironi!! Mahasiswi STIKIM Jakarta Dikeluarkan Kampus Karena Bercadar

JAKARTA (voa-islam.com) – Sikap phobia atau takut terhadap simbol ke-Islaman seperti syari’at cadar atau burka, ternyata tidak hanya terjadi di negara-negara Kafir diluar negeri seperti Perancis, Belanda atau Swiss.

Seperti diketahui bersama, tahun lalu Pemerintah Perancis resmi memberlakukan larangan pemakaian cadar atau hijab syar’i bagi warganya saat berada di tempat umum seperti maal, kampus, dan lain sebagainya.

Kebijakan diskriminatif ini menjadikan Perancis yang mengklaim sebagai negara Demokratis, justru sebagai negara pertama di Eropa yang melarang warganya memakai penutup wajah khas muslimah tersebut.

Setelah Perancis, negara Eropa lainnya yakni Pemerintah Belanda melarang penggunaan cadar, seperti burka dan segala bentuk hijab yang sesuai syar’i lainnya yang menutupi muka di tempat umum. 

...Tanggal 21 September 2013 pada mata kuliah jam kedua, tepatnya jam 13.05 WIB, saya mendapat SMS dari Bu Siti, selaku Sekpro meminta untuk ketemuan...

“Setiap orang harus dapat melihat muka satu sama lain agar dapat dikenali ketika bertemu,” ujar Menteri Dalam Negeri Belanda. Peraturan ini, mejadikan Belanda negara Uni Eropa kedua setelah Perancis yang melarang penggunaan burka.

Kabar yang terakhir, pemerintah Swiss pada hari Minggu (22/09/2013) akan melarang pemakaian cadar yang menutupi seluruh wajah, setelah dilakukan referendum terhadap busana muslimah yang sangat mulia itu.

Pelaksanaan referendum tersebut akan menjadi pertama kalinya di salah satu wilayah di Swiss (dari 26 wilayah yang ada, setara dengan negara bagian AS) yang memberlakukan larangan penggunaan burka atau cadar.

Dan kini, langkah sejumlah orang maupun lembaga yang anti terhadap Syari’at Islam yang mulia itu ditunjukkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) Jakarta terhadap mahasiswinya.

...Awalnya mereka memperkenalkan diri sambil menjabat tangan saya. Awalnya saya di tanya kapan saya mulai memakai cadar, lalu perbincangan selanjutnya mengarah pada sikap pihak kampus terhadap cadar yang saya pakai...

Sumayyah, mahasiswi yang baru masuk pada tahun ajaran baru 2013 dikeluarkan pihak kampus yang berdiri sejak 26 Juli 2000 silam hanya karena memakai cadar yang diyakininya sebagai sebuah kewajiban bagi seorang muslimah.

“Pada tanggal 21 September 2013 pada mata kuliah jam kedua, tepatnya jam 13.05 WIB, saya mendapat SMS dari Bu Siti, selaku Sekpro (Sekretaris Program –red) meminta untuk ketemuan,” kata Summayah kepada voa-islam.com, Ahad (22/9/2013) siang.

“Sekitar jam 4 sore kurang sedikit, kemudian saya menemui Ibu Sekpro yang saat itu ditemani seorang rekannya di ruang pimpinan kampus,” imbuhnya.

Awalnya, wanita yang akrab disapa Maya ini berbincang ringan dan santai dengan Bu Siti dan rekannya. Namun kemudian, Bu Siti menyampaikan sikap kampus yang tidak bisa menerima keadaan Maya yang memakai cadar.

...Pihak kampus memberikan pilihan yang intinya apabila saya mau mengikuti perkuliahan maka saya harus membuka cadar...

“Awalnya mereka memperkenalkan diri sambil menjabat tangan saya. Awalnya saya di tanya kapan saya mulai memakai cadar, lalu perbincangan selanjutnya mengarah pada sikap pihak kampus terhadap cadar yang saya pakai,” ucapnya.

“Mereka mengatakan bahwa ini adalah kasus spesial dan mereka pribadi tidak melarang dan faham bahwa prinsip saya bersinggungan dengan hak prerogatif (hak istimewa -red) saya kepada Tuhan kata mereka. Tapi mereka menjelaskan bahwa mereka tidak berwenang atas peraturan yang berlaku,” tambahnya.

Akhirnya, pihak kampus yang beralamat di Gedung HZ Jl. Harapan No 50 RT 014/07, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta ini memberikan pilihan kepada Maya, jika dirinya ingin tetap sekolah di STIKIM, maka cadarnya harus dibuka saat berada di kampus.

...Atau jika saya memilih tetap mengenakannya, maka kemungkinan terpahit saya akan di keluarkan dan mereka akan mengembalikan administrasi yang terlanjur saya bayar, sebesar kurang lebih empat juta rupiah...

Tapi, jika Maya tidak memenuhi keinginan pihak kampus untuk mebuka cadarnya didepan banyak orang yang bukan mahramnya dan sangat bertentangan dengan Syari’at Islam tersebut, maka Maya akan dikeluarkan dari STIKIM.

“Pihak kampus memberikan pilihan yang intinya apabila saya mau mengikuti perkuliahan, maka saya harus membuka cadar," ujar Maya dengan suara lirih.

"Atau jika saya memilih tetap mengenakannya, maka kemungkinan terpahit saya akan di keluarkan dan mereka akan mengembalikan administrasi yang terlanjur saya bayar, sebesar kurang lebih empat juta rupiah,” ungkapnya. [Khalid Khalifah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

Ahad, 19 Nov 2017 22:30

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

Ahad, 19 Nov 2017 18:28

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Sabtu, 18 Nov 2017 23:05

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Sabtu, 18 Nov 2017 22:00

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Sabtu, 18 Nov 2017 21:22

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Jum'at, 17 Nov 2017 21:00

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Jum'at, 17 Nov 2017 20:30

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Jum'at, 17 Nov 2017 20:17

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Jum'at, 17 Nov 2017 20:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X