Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
27.935 views

Dari Dinasti Soekarno, Soeharto,Gus Dur, Sampai Chasan Sochib

Jakarta (voa-islam.com) Memang Indonesia sudah merdeka, dan berbentuk Republik, bukan Kerajaan. Namun, gejala yang ada menunjukkan di Indonesia kehidupan politik, mirip kerajaan. Kekuasaan jatuh turun-temurun. Bukan berdasarkan kriteria modern yang menngandalkan sistem meritrokrasi.

Coba. Dari Soekarno, pemimpin yang dikenal flamboyan, karismatis, dan memiliki kemampuan retorika, melahirkan generasi Megawati. Megawati yang selalu dielu-elukan sebagai "trah" Soekarno itu, terus dielu-elukan, ketika itu, sampai ada yang memiliki sikap berlebihan, mengatakan, bahwa Mega itu, "Ratu Adil".


Rakyat dibikin terikat secara emosional dengan Mega yang menjadi "trah" keturunan Soekarno itu. Sekalipun, sering terjadi Mega itu anak "ideologis" atau anak "biologis". Maksudnya, kalau Mega itu anak "ideologis" Soekarno, pasti akan mewarisi sikap "Bapaknya" Soekarno, yang menganut garis polsitik yang sangat anti Nekolim (Neo-Kolonialisme dan Imperialisme). 

Tetapi, apakah Mega selama berkuasa dan menjadi presiden menunjukkan Mega itu anak "ideologis" Soekarno, dan bersikap tegas terhadap Nekolim? Ini menjadi pertanyaan secara elementer  bagi rakyat Indonesia yang selama ini dicekoki tentang demagogi, bahwa Mega itu "Ratu Adil", yang akan mengangkat rakyat yang sudah dikuyo-kuyo Soeharto. Atau Mega itu sejatinya hanya menjadi "pak turut" dari kekuatan Nekolim?

Mega yang menjadi dinasti Soekarno ini masih dalam posisi Capres (calon presiden) dari PDIP di tahun 2014. Jika Mega maju dan menjadi presiden, maka ini merupakan prestasi yang bersejararh dalam dinasti Soekarno.

Mega yang sudah mulai sepuh itu, dan nampak letih sejak meninggalnya Taufik Kemas, sekarang mulai berpikir ulang tentang masa depan dirinya. Apakah Mega masih akan terus lanjut maju sebagai Capres di 2014? Mengingat Mega yang sudah semakin "sepuh", atau mungkin Mega akan menyerahkan kepada "trah" Soekarno berikutnya, yaitu Puan Maharani. Puan Maharani adalah anak Mega dari hasil perkawinannya dengan Taufik, dan sekarang sudah menjadi salah satu Ketua PDIP.

Sesudah Soekarno dilengserkan oleh Soeharto, dan di dahului dengan "goro-goro" peristiwa G.30.S PKI, maka Soeharto yang waktu menjadi Panglima Kostrad, naik menjadi  presiden. Soeharto memutar jarum, di bawah Soekarno, Indonesia berkiblat ke Moskow dan Peking, kemudian saat Soeharto berkuasas, kiblat Indonesia ke Washington.

Soeharto juga menciptakan dinasti baru, anak-anaknya, seperti Sigit, Tutut, Bambang, Tomi dan Mamik, semuanya menikmati berkah dari kekuasaan Soeharto.

Mereka mendapatkan rente dari kekuasaan Soeharto, dan mendadak menjadi pengusaha kaya-raya bersama 200 konglomerat Cina yang sering di bawa Soeharto ke peternakan sapi di Tapos, Bogor. Dan, perputaran ekonomi Indonesia hanya berputar diantara keluarga Cendana dan 200 konglomerat Cina.

Tetapi, dari dinasti Soeharto itu, hanya Tutut sangat menonjol, dan ikutan dalam politik. Tutut pernah diangkat menjadi menteri menjelang keruntuhan Soeharto, dan mendirikan partai politik, bersama dengan Jenderal Hartono. Tetapi, partai yang didirikan oleh Tutut dan Hartono, tak laku, dan akhirnya tak pernah  ada lagi.

Betapa Soeharto ingin membangun dinasti, sampai tujuh turunan, dan ingin mewariskan kekuasaan kepada anak-keturunannya, tetapi  begitu Soeharto runtuh, semua bangunan dinasti yang dibangunnya itu ikut runtuh, seperti tumpukkan pasir.

Soeharto runtuh, karena sudah terlalu lama berkuasa, dan sudah tidak lagi memiliki kepekaan terhadap nasib rakyat. Di era Soeharto itu, istilah atau konotasi yang paling terkenal, yaitu KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), dan diabadikan KKN itu dalam Tap MPR. 

Soeharto lengser lahir tokoh baru, yaitu Abdurrahman Wahid. Tokoh NU ini membuat negara menjadi "acak adul", mengatur negara, mirip mengatur sebuah warung makan di Jombang. Menteri gonta-ganti. Membuat pernyataan penuh dengna konntroversi. Berpikir sangat "kiri" dan "humanis". Fakta itu terefleksi dengan orang-orang pilihan Gus Dur yang duduk di kabinet.

Gus Dur anti militer atau tentara, dan banyak jenderal yang sakit hati dengan Gus Dur. Karena itu, ketika Gus membuat dekrit ingin membubarkan partai-partai politik,  dan DPR, termasuk Golkar, justeru tentara tidak mendukung. Akhirnya Gus Dur tepelanting dari kekuasaannya.

Dari "trah" Gus Dur itu, ada yang memiliki perhatian dibidang politik, yaitu Yeny Wahid. Sekarang memimpin Wahid Institute. Yeni gemar mengumbar isu-isu kontroverssi bagi umat Islam persis seperti bapaknya. Namun, Yeny dijungkirkan oleh saudaranya sendiri, yaitu Muhaimin Iskandar, saat memperebutkan PKB. Sehingga, Yeny kehilangan pengaruh politik, dan tidak lagi dapat mengandalkan dukungan NU, meskipun banyak kalangan ulama yang cinta terhadap Gus Dur.

Tentu yang paling menari dinasti Chasan Shohib yang terekanal sebagai "jawara" Banten. Bagaimana Chasan Shohib ini bisa membangun dinasti di Banten dengan sangat efektif. Karena, memang Chasan Shohib yang didukung Golkar itu, sangat disegani rakyat Banten, karena jawaranya itu.

Anak keturunan Chasan Shohib, sekarang menguasai Banten, mulai dari anaknya Ratu Atut yang menjadi Banten dua periode, dan belum lagi isteri-isterinya yang menjadi pejabat. Anaknya, cucunya, semuanya menikmati berkah dari kekuasaan. Chasan Shohib tergolong berhasil membangun dinasti kerajaan di Banten.

Di balik semua itu, ada yang paling mencenganghkan, yaitu anak Chasan Shohib, yaitu Tubagus Chaery Wardana, yang menjadi adik Atut, dan suami Airin, Bupati Tangerang Selatan ini, memiliki kekayaan Rp 103 miliar, dan Wawan memiliki mobil lamborghini, harganya Rp 9 miliar. Dinasti Chasan Shohib ini memang berkuas adi Banten.

Tetapi, semua dinasti Chasan Shohib akan berakhir bersamaan dengan tertangkapnya Ketua MK Akil Mochtar yang menerima sogokan dari Wawan terkait dengan pilkada bupati Lebak.

Wawan yang menjadi suami Airin, sekarang meringkuk di bui, dan mungkin akan menyusul Atut? Dinasti-dinasti itu semua tamat, karena mereka terlalu tamak terhadap harta, dan dengan jalan yang tidak halal. mi/hh

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Pejuang Islamic State (IS) Kembali Tewaskan Seorang Tentara AS di Irak

Pejuang Islamic State (IS) Kembali Tewaskan Seorang Tentara AS di Irak

Rabu, 04 May 2016 08:34

Jelajah Pustaka 2016 di Surabaya Islamic Book Fair, Menanamkan Cinta Membaca pada Remaja

Jelajah Pustaka 2016 di Surabaya Islamic Book Fair, Menanamkan Cinta Membaca pada Remaja

Rabu, 04 May 2016 05:41

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Warga Jakarta Siap Revolusi dan Dududki Balai Kota jika Ahok Tidak Mundur dari Gubernur

Selasa, 03 May 2016 23:01

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Kekejian Ahok Melampaui Kejinya Penjajah Belanda

Selasa, 03 May 2016 21:01

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Aleppo Krisis Kemanusiaan, Siswa SD di Bandung Kirim Surat ke PBB

Selasa, 03 May 2016 20:48

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Muktamar Tokoh Umat HTI Bojonegoro, Khilafah Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

Selasa, 03 May 2016 20:25

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Bakorpa: Kita Ingin Hukum Ditegakkan dan Ade Armando Berhenti Hina Islam

Selasa, 03 May 2016 19:57

Isu yang Dibawa Buruh Saat May Day Tidak Lagi Mempunyai Daya Tarik Publik

Isu yang Dibawa Buruh Saat May Day Tidak Lagi Mempunyai Daya Tarik Publik

Selasa, 03 May 2016 19:01

Trump Sesumbar Akan Bebaskan Dokter Kaki Tangan CIA dari Penjara Pakistan dalam '2 Menit'

Trump Sesumbar Akan Bebaskan Dokter Kaki Tangan CIA dari Penjara Pakistan dalam '2 Menit'

Selasa, 03 May 2016 19:00

MUI Akan Surati Pemda DKI Terkait Luar Batang

MUI Akan Surati Pemda DKI Terkait Luar Batang

Selasa, 03 May 2016 18:50

Islamic State (IS) Jebol Pertahanan Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak Utara

Islamic State (IS) Jebol Pertahanan Pasukan Peshmerga Kurdi di Irak Utara

Selasa, 03 May 2016 17:30

Resmi, Dewan Dakwah Dukung Yusril Jadi Gubernur DKI Jakarta

Resmi, Dewan Dakwah Dukung Yusril Jadi Gubernur DKI Jakarta

Selasa, 03 May 2016 17:03

Jamaah Ansharusy Syariah Gelar Aksi Solo Peduli Aleppo

Jamaah Ansharusy Syariah Gelar Aksi Solo Peduli Aleppo

Selasa, 03 May 2016 16:43

Paket Ekonomi Hanya Alibi Pemerintah untuk Berutang kepada Asing

Paket Ekonomi Hanya Alibi Pemerintah untuk Berutang kepada Asing

Selasa, 03 May 2016 16:01

Muslimah Kulit Hitam Gugat Polisi AS karena Copot Paksa Jilbabnya di Depan Umum

Muslimah Kulit Hitam Gugat Polisi AS karena Copot Paksa Jilbabnya di Depan Umum

Selasa, 03 May 2016 16:00

MUI Sebut Kondisi Warga Luar Batang Lebih Memprihatinkan dari Pengungsi Rohingya di Aceh

MUI Sebut Kondisi Warga Luar Batang Lebih Memprihatinkan dari Pengungsi Rohingya di Aceh

Selasa, 03 May 2016 15:30

Bakorpa Tengah Lakukan Kajian untuk Perkarakan  Ade Armando

Bakorpa Tengah Lakukan Kajian untuk Perkarakan Ade Armando

Selasa, 03 May 2016 14:36

Norwegia Akan Kirim Pasukan Ke Suriah untuk Latih Pasukan Anti-Islamic State (IS)

Norwegia Akan Kirim Pasukan Ke Suriah untuk Latih Pasukan Anti-Islamic State (IS)

Selasa, 03 May 2016 14:35

Merokok di Area Masjid Dosanya Lebih Besar

Merokok di Area Masjid Dosanya Lebih Besar

Selasa, 03 May 2016 14:00

Kuatnya Investasi Asing, Bentuk Wajah Baru untuk Menjajah Indonesia

Kuatnya Investasi Asing, Bentuk Wajah Baru untuk Menjajah Indonesia

Selasa, 03 May 2016 13:01


Must Read!
X