Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.933 views

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

HAMA, SURIAH (voa-islam.com) - Puluhan narapidana di sebuah penjara di Suriah tengah memasuki hari kedelapan mogok makan untuk memprotes hukuman mati, dua dari mereka dan kelompok hak asasi mengatakan Senin (20/11/2018).

Penjara pusat Hama menampung ratusan narapidana, sebagian besar pria yang ditahan sehubungan dengan protes anti-rezim yang pecah pada tahun 2011 dan konflik berikutnya.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia dan dua narapidana yang berhasil dimintai keterangannya oleh AFP dari dalam penjara, mogok makan diluncurkan pada 12 November.

Itu adalah reaksi terhadap keputusan untuk mentransfer 11 narapidana ke Saydnaya, sebuah penjara dekat Damaskus yang Amnesty International telah gambarkan sebagai "rumah jagal manusia".

"Kami memulai mogok makan untuk memprotes hukuman mati terhadap 11 narapidana, dan keputusan untuk memindahkan mereka ke Saydnaya," kata seorang tahanan AFP yang dihubungi melalui telepon.

Para pemogok makan menuntut agar hukuman mati dibatalkan dan juga ingin jaminan bahwa tahanan Hama lainnya yang kasusnya masih tertunda tidak akan dikirim ke hukuman mati.

Seorang narapidana lain, yang juga meminta namanya dirahasiakan, dihubungi oleh AFP dan mengkonfirmasi mogok makan.

Kerusuhan pecah dua kali di penjara pusat Hama pada tahun 2016, yang mengakibatkan direkturnya dan kepala polisi setempat disandera dan kemudian dibebaskan setelah negosiasi.

Banyak narapidana dibebaskan atau melihat hukuman mereka diringankan. Mereka yang tetap dipenjara memiliki beberapa kendali atas fasilitas tersebut.

Akses para tahanan Hama untuk telepon seluler telah membantu mereka menarik perhatian publik terhadap penderitaan mereka.

"Ini telah memungkinkan mereka untuk menekan rezim dengan lebih mudah," kata Rami Abdel-Rahman, yang mengepalai Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Sebuah video diposting di media sosial baru-baru ini menunjukkan para pemogok makan memegang spanduk yang menuntut amnesti dan diakhirinya "hukuman sewenang-wenang".

"Aksi mogok makan para tahanan adalah pengingat yang gamblang tentang proses peradilan yang cacat di Suriah," tulis Human Rights Watch dalam sebuah pernyataan, Senin.

Puluhan ribu warga Suriah diyakini telah meninggal di penjara Suriah sejak dimulainya konflik lebih dari tujuh tahun yang lalu.

Pekan lalu, keluarga tahanan penjara Hama memprotes di depan penjara yang terkenal kejam.

Aksi duduk yang diorganisir oleh para ibu dan istri para tahanan meminta rezim untuk mancabut hukuman mati.

Komisi Pengacara Pembebasan Suriah menyerukan kepada masyarakat internasional agar segera melakukan intervensi untuk menyelamatkan ratusan ribu tahanan di penjara Bashar al-Assad, khususnya penjara Hama.
 
Sejak revolusi Suriah meletus pada tahun 2011, lebih dari 470.000 orang telah tewas, dan lebih dari 6 juta orang telah mengungsi. (st/zw)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05

Bukan Perang Tapi Banyak yang Mati

Bukan Perang Tapi Banyak yang Mati

Kamis, 25 Apr 2019 16:01

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

Kamis, 25 Apr 2019 15:15

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

Kamis, 25 Apr 2019 14:30

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Kamis, 25 Apr 2019 13:53

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Kamis, 25 Apr 2019 13:45

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Kamis, 25 Apr 2019 13:44

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Kamis, 25 Apr 2019 13:15

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Kamis, 25 Apr 2019 12:53

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Kamis, 25 Apr 2019 12:26

Bukan Human Error, Tapi Tuman Error

Bukan Human Error, Tapi Tuman Error

Kamis, 25 Apr 2019 11:53

Dua Orang Ini Sindir Bengkaknya Suara

Dua Orang Ini Sindir Bengkaknya Suara

Kamis, 25 Apr 2019 10:53

Stop Hina Prabowo!

Stop Hina Prabowo!

Kamis, 25 Apr 2019 10:39

Mind Game, Permainan Berbahaya KPU

Mind Game, Permainan Berbahaya KPU

Kamis, 25 Apr 2019 10:04

Area Sampling Quick Count

Area Sampling Quick Count

Kamis, 25 Apr 2019 08:33

Langkah Gubernur Anies Perluas Pembebasan PBB Diapresiasi Fahira Idris

Langkah Gubernur Anies Perluas Pembebasan PBB Diapresiasi Fahira Idris

Kamis, 25 Apr 2019 07:08

Prabowo dan Upaya Merebut ''Kedaulatan Rakyat''

Prabowo dan Upaya Merebut ''Kedaulatan Rakyat''

Kamis, 25 Apr 2019 06:24

Sexy Killer: Gambaran Nyata Cengkeraman Kapitalisme SDA Indonesia

Sexy Killer: Gambaran Nyata Cengkeraman Kapitalisme SDA Indonesia

Kamis, 25 Apr 2019 05:22


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X