Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
14.134 views

FPI Bantah Perangi Musik Underground

Jakarta (voa-islam) - Belum lama ini, senin lalu (21/3) Media Portal Asing “The Jakarta Post” memuat berita palsu tentang pergerakan FPI ke dunia musik underground disaat publik masih panas dengan kampanye Pembubaran Ahmadiyah, yang memang didominasi oleh gerakan ormas-ormas Islam seperti FPI. Berita ini dinilai sebagai berita fitnah yang sangat menyesatkan umat.

Berita yang berjudul “FPI sets its eyes on underground music” yang di muat di halaman HEADLINES cukup menarik perhatian publik, dengan menuduh FPI yang berniat mengadakan perlawanan terhadap musik underground yang membuat munculnya beragam pernyataan, tudingan, kecaman, pro dan kontra, tidak lama setelah berita ini di publish ke dunia maya. Melalui berita ini pula banyak sekali anggota komunitas underground menjadi salah paham dan mengambil kesimpulan bahwa FPI akan membubarkan komunitas Underground.

Dituliskan bahwa anggota senior FPI yang dinilai sebagai ahli musik Islam, yang bernama Budi Fahri Farid menduga adanya gerakan mengaburkan ajaran Islam dengan berbagai aliran musik underground.

Padahal nyatanya, setelah ditelusuri lebih dalam, sepanjang Struktur Organisasi DPP – FPI dari dulu hingga kini tidak pernah ada yang bernama Budi Fahri Farid ahli musik Islam seperti yang disebutkan. Hal ini menguak kenyataan bahwa berita yang diangkat “The Jakarta Post” adalah fiktif dan menyudutkan dengan menuliskan bahwa FPI akan mengincar pembubaran dunia musik underground.

DPP – FPI memang mengadakan seminar mengenai realita perang pemikiran di komunitas musik underground, seminar ini berlangsung saat pengajian rutin rabu malam (16/3), di Majlis Ta’lim Silaturahmi Al-Jabhah yang bertempat di Masjid Al-Ishlah Jl. Petamburan Raya 3 Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Namun seminar ini bukan bermaksud untuk mengajak umat untuk memberikan perlawanan terhadap musik underground, seperti yang dituliskan “The Jakarta Post”. Justru sebaliknya, yang disampaikan dalam seminar ini adalah sejumlah paparan informasi bahwa musik underground saat ini sebagian didominasi oleh intrik Zionis namun hal ini juga menjadi pemicu beberapa komunitas musik underground untuk bangkit dan berbalik melawan konspirasi Zionis lewat musik underground.

Dalam seminar ini menghadirkan pembicara dari Komunitas GHURABBA MILITANT TAWHEED, sebuah komunitas musik underground yang menjadikan musik sebagai sarana dan alat dakwah untuk menyampaikan Islam ke para penggemar musik cadas di komunitas tersebut, yang dipelopori oleh band Rock indie label The Roots Of Madinah. Pembicara tersebut adalah Thufail Al-Ghifari salah satu rapper yang cukup dikenal di komunitas underground dan hiphop local sekaligus vokalis dari band The Roots Of Madinah.

Dakwah di Kalangan Underground

Thufail Al-Ghifari mengupas tuntas mengenai musik underground yang pada awalnya lahirnya bertujuan sebagai kontra kultur dalam industri musik mainstream yang telah banyak berkembang, namun saat ini aliran musik ini justru ditunggangi oleh Zionis dengan menjauhkan pemuda-pemuda dari sendi kehidupan agamanya melalui pengidolaan figur-figur yang kontra islam, dan syair syair lagu yang mendoktrin pemahaman kontra islam.

“Para musisi ini kebanyakan menjalankan misi Zionis tanpa mereka sadari. Kita tidak bisa mengatakan bahwa anak underground itu sesat, atau anak underground itu agen zionis karena konspirasinya tidak terletak pada subjek tapi ada pada lirik yang disampaikan oleh musik – musik yang kebanyakan membawa ideologi dan pesan terselubung yang akhirnya menjadi gaya hidup dan perlawanan terhadap apa yang sering kami sebut kemapanan,” ujar Thufail.

Thufail juga menduga beberapa dari kutipan lirik yang ada di dalam musik-musik underground saat ini, antitesis dunia tanpa agama, tanpa negara dan tanpa ideologi yang murni merupakan pesan Zionis. Dan aspek lainnya yang mencoba menggiring para pemuda Muslim untuk menjauh dari agama mereka melalui musik.

Sama halnya dengan Muhammad Hariadi Nasution yang juga dikenal dengan panggilan “Ombat” vokalis dari band kawakan TENGKORAK, juga mengutip pernyataan seorang peneliti yahudi bernama Jeremiah Walah, yang memang sangat concern melakukan penelitian terhadap watak dan psikologi masyarakat Indonesia. Jeremiah Walah justru mengatakan secara terbuka kepada Ombat bahwa untuk menghancurkan Indonesia tidak perlu menggunakan senjata, hancurkan saja para generasi mudanya. Melalui musik metal dan film porno.

“Kalau kita menemukan anak metal lebih tersinggung ketika aliran metalnya dihina daripada agamanya, nah itulah bukti bahwa disini ada agenda zionis” kutipan pernyataan Ombat dari investigasi FPI di belakang panggung acara konser musik Approach Deen Avoid Sin di Bulungan pada tahun 2010.

Sejauh ini gerakan komunitas musik underground seperti GHURABBA MILITANT TAWHEED juga tidak sendirian, sebelumnya telah muncul pula beberapa komunitas lainnya, seperti Berandalan Puritan, Salam Satu Jari (One Finger Underground Movement) yang digawangi Band Senior TENGKORAK yang beraliran musik Grindcore Metal, ada juga PUNK MUSLIM yang digawangi Almarhum Budi Choiruni alias Buce yang berkonsentrasi pada anak-anak punk di sekitaran Blok M dan Senayan, dan gerakan lainnya yang mulai bermunculan satu persatu sebagai perlawanan kultur Zionis dalam musik underground.

Komunitas Salam Satu Jari Bahkan lebih frontal mengubah salam metal yang identik dengan tiga jari menjadi salam tawheed satu jari yang bermakna satu jari lebih kepada ketauhidan. ”Inti dari Salam satu jari ini adalah untuk mengingatkan kita kepada simbol Tawheed” begitu penjelasan Madmor vokalis band Purgatory yang kami dapat disela sela dokumentasi wawancara mereka disebuah acara konser musik Java Rock In Land di Indonesia.

Menurut Thufail hanya dengan cara inilah mereka bisa menyadarkan kaum muda yang berkecimpung dalam dunia underground dari segala pengaruh buruk. Bila suara pemuka agama tidak lagi didengar, sudah saatnya mereka sendiri yang harus bergerak.

”Sebenarnya wadah underground ini hanya bagian dari strategi perang ideologi melalui musik menjadi wadah untuk melawan sekaligus membangun pertahanan kultur untuk menandingi perang budaya yang ingin menggeser generasi islam dari nilai nilai Islam itu sendiri,” tambahnya lagi.

Berita Palsu

Dalam kesempatan lain, perwakilan dari FPI Ustadz Tarmidzi, juga sudah menerima silahturahim dari perwakilan band – band senior dari komunitas Underground. Seperti Fahmi yang merupakan salah satu personel dari band Mortus.

Menurut pengakuan Fahmi sendiri, kehadiran dia juga mewakili komunitas studio Bendera Kuning yang didirikan oleh salah satu personel band Underground senior Betrayer. Fahmi sudah mendapatkan penjelasan langsung bahwa tidak ada rencana pembubaran Underground dari FPI.

Ustadz Tarmidzi menjelaskan bahwa semua itu hanyalah berita palsu dan tidak memiliki dasar yang kuat, mulai dari nama Budi Fahri Farid hingga Isu pembubaran dunia musik Underground adalah bohong.

“FPI tidak memerangi underground, yang FPI perangi adalah kemaksiatan. Dimana ada pornografi, alkoholik, dan ide ide liberalisme lainnya, maka FPI akan konsisten melakukan perlawanan minimal mensupport siapa saja yang melakukan perlawanan terhadap hal hal seperti itu, jadi isu FPI akan membubarkan Underground adalah berita bohong” ujarnya.

“Jika anda muslim maka anda tidak perlu takut terhadap gerakan dakwah ini” begitulah pernyataan Fahmi dari band Mortus diakhir dari silahturahim beliau yang disambut hangat oleh perwakilan FPI dan juga komunitas underground muslim.

Begitu juga halnya dengan Wasis Ws, Aktivis dakwah jalanan yang juga merupakan underground senior Jakarta mengingatkan bahwa semua civitas dunia underground lebih baik menanyakan langsung ke DPP FPI tentang fakta yang sebenarnya, daripada mengikuti alur bola salju yang di lemparkan oleh segelintir orang yang inti sebenarnya adalah mereka tidak ingin dakwah Islam masuk ke dunia underground.

“Gue kenal Ombat, Thufail hingga Purgatory udah lama, bahkan senior metal seperti Irfan Rotor sembiring gue kenal. Dakwah underground ini sudah ada sejak zaman Rotor. Sekarang masalahnya apa yang dirintis oleh Irfan Rotor seperti gayung bersambut, kini banyak cucu-cucu dari band rotor malah semakin berani meneriakkan Islam, harusnya kita yang muslim bangga bukan justru menghalangi laju gerakan ini," kata Wasis.

Wasis justru salut, dimana civitas pengamen jalanan sangat mensupport kehadiran orang – orang seperti ini. "Dulu gue jarang ngeliat pengajian di jalanan, tapi pas gue ketemu yang namanya Punk Muslim. Anak – anak jalanan justru bisa ngerasain belajar Al Qur’an di pinggir trotoar, di samping terminal sampai sholat isya berjamaah di sebuah acara underground” ujar Wasis.

Punk Muslim

Wasis juga menyakinkan bahwa isu pembubaran Undeground oleh FPI itu adalah berita fiktif dan tidak bertanggung jawab. Sama seperti yang dinyatakan oleh Luthfi ketua komunitas Punk Muslim generasi kedua setelah Almarhum Buce.

“Sebenarnya isu ini digulirkan di dunia maya, kita semua tahu bahwa dunia maya itu dunia fitnah. Anak – anak pengamen dan punkers disekitar pulo gadung hingga bogor justru banyak yang senang dengan kehadiran pengajian pengajian ke lingkungan mereka, di Blok M kami sering membuat acara buka puasa bersama hingga maulid, sepertinya semua senang dengan kehadiran Islam dan tidak ada masalah” ujar Lutfhi.

Kehadiran komunitas Punk Muslim, Ghurabba Militan Tawheed, Salam Satu Jari (One Finger Underground Movement), Berandalan Puritan dan lain sebagainya terbukti merupakan titik revolusi puncak dari perlawanan terhadap kultur kontra Islam didalam dunia musik underground. Namun setelah revolusi, tetap harus ada bab lanjutan dimana dakwah harus terus bermuara pada pembinaan – pembinaan keislaman. Dari situlah FPI menjadi tertarik untuk mengundang perwakilan dari dunia underground muslim ini untuk memaparkan secara singkat efek dari pergeseran budaya dan pemikiran yang terjadi karena musik musik barat yang masuk ke Indonesia.

Melalui sebuah film dokumenter berjudul Global Metal, kami memang melihat fakta yang jauh dari perkiraan kami, bahwasanya liberalisme, sekulerisme, atheisme, agnostik, pornografi, alkoholik dan budaya kebebasan yang berbeda dengan jati diri bangsa Indonesia justru banyak ditularkan melalui pergaulan hedonisme disebagian komunitas Underground ini.

Underground memang tidak sesat, namun setiap oknum dan pelaku penyebaran doktrinasi dari hal hal yang bertolak belakang dengan Islam tetap harus ditindak, minimal dibangun kontra kulturnya. Suatu hal yang mengagumkan kami menemukan banyak anak – anak dengan keterbatasan ilmu justru telah berani ‘memasang badan’ untuk melawan laju monster budaya yang merupakan bagian dari agenda zionis internasional ini.

Yang perlu diluruskan adalah, FPI memang tidak akan pernah membubarkan dunia musik underground. Jadi pemberitaan yang dimuat harian ‘The Jakarta Post’ terkait FPI dan Dunia Musik Underground  adalah tidak benar. Untuk selanjutnya diharapkan hal serupa tidak terulang kembali. (Desastian/ fpi.or.id)

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Sudah sebelas hari istri mujahid ini terbaring lemah di rumah sakit. Aktivis dakwah di komunitas ummahat ini menderita tumor saluran kencing dan Serosis Hepatis (pengerasan hati). ...

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan Zakat. IDC siap menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
NCID: Muktamar NU Diguyur Uang, karena Jika NU Bergerak Dapat Gulingkan Jokowi-JK

NCID: Muktamar NU Diguyur Uang, karena Jika NU Bergerak Dapat Gulingkan Jokowi-JK

Selasa, 04 Aug 2015 21:15

Konspirasi Gereja Injili di Indonesia, OPM dan Salibis-Zionis dalam Makar terhadap NKRI

Konspirasi Gereja Injili di Indonesia, OPM dan Salibis-Zionis dalam Makar terhadap NKRI

Selasa, 04 Aug 2015 21:00

Ini Hasil Pertemuan Antara MUI, Pemerintah, BPJS Kesehatan, DSJN, dan OJK tentang BPJS

Ini Hasil Pertemuan Antara MUI, Pemerintah, BPJS Kesehatan, DSJN, dan OJK tentang BPJS

Selasa, 04 Aug 2015 19:40

Pasukan Pro-Hadi Rebut Pangkalan Udara Terbesar Yaman dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Pasukan Pro-Hadi Rebut Pangkalan Udara Terbesar Yaman dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 04 Aug 2015 18:30

Pasukan Kurdi YPG Usir 5000 Warga Arab Suriah dari Kota Sirrin di Utara Aleppo

Pasukan Kurdi YPG Usir 5000 Warga Arab Suriah dari Kota Sirrin di Utara Aleppo

Selasa, 04 Aug 2015 18:15

Mujahidin Xinjiang Ucapkan Terima Kasih Pada Al-Shabaab Karena Hancurkan Kedubes Cina di Somalia

Mujahidin Xinjiang Ucapkan Terima Kasih Pada Al-Shabaab Karena Hancurkan Kedubes Cina di Somalia

Selasa, 04 Aug 2015 18:00

1000 Lebih Pemukim Ilegal Yahudi dan Pasukan Keamanan Zionis Terobos Masjid Al-Aqsa di Bulan Juli

1000 Lebih Pemukim Ilegal Yahudi dan Pasukan Keamanan Zionis Terobos Masjid Al-Aqsa di Bulan Juli

Selasa, 04 Aug 2015 17:40

Pemimpin Syi'ah Houtsi Mengakui Kalah Perang di Aden, Siap Berdamai dengan Pemerintah Yaman

Pemimpin Syi'ah Houtsi Mengakui Kalah Perang di Aden, Siap Berdamai dengan Pemerintah Yaman

Selasa, 04 Aug 2015 17:20

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (8)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (8)

Selasa, 04 Aug 2015 17:01

CIIA: Perda Diksriminatif Terhadap Muslim di Tolikara Tidak Punya Pijakan dan Akar Historis

CIIA: Perda Diksriminatif Terhadap Muslim di Tolikara Tidak Punya Pijakan dan Akar Historis

Selasa, 04 Aug 2015 16:40

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (7)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (7)

Selasa, 04 Aug 2015 16:30

IMS Beri Layanan Kesehatan kepada Pengungsi Sinabung

IMS Beri Layanan Kesehatan kepada Pengungsi Sinabung

Selasa, 04 Aug 2015 11:45

Pilkada Serentak Diundur bila Ini yang Terjadi

Pilkada Serentak Diundur bila Ini yang Terjadi

Selasa, 04 Aug 2015 11:30

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (6)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (6)

Selasa, 04 Aug 2015 11:00

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (5)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (5)

Selasa, 04 Aug 2015 10:30

Teoris Malah Diundang ke Istana, Ketum BARKIN: Saya Sangat Kecewa Terhadap Jokowi-JK

Teoris Malah Diundang ke Istana, Ketum BARKIN: Saya Sangat Kecewa Terhadap Jokowi-JK

Selasa, 04 Aug 2015 10:00

Departemen PBB untuk Koordinas Urusan Kemanusiaan Perkirakan Bertambahnya Korban Banjir Myanmar

Departemen PBB untuk Koordinas Urusan Kemanusiaan Perkirakan Bertambahnya Korban Banjir Myanmar

Selasa, 04 Aug 2015 09:23

Seorang Mujahid Cilik d Islamic State (ISIS) Kembali Eksekus Seorang Agen Musuh

Seorang Mujahid Cilik d Islamic State (ISIS) Kembali Eksekus Seorang Agen Musuh

Selasa, 04 Aug 2015 08:58

Pengantin dari Turki, Berbagi dengan 4000 Pengungsi Suriah

Pengantin dari Turki, Berbagi dengan 4000 Pengungsi Suriah

Selasa, 04 Aug 2015 08:09

Sekecil apapun Kedzaliman Aparatur Negara terhadap Warga Negara Sangat Tidak Bisa Ditolerir

Sekecil apapun Kedzaliman Aparatur Negara terhadap Warga Negara Sangat Tidak Bisa Ditolerir

Selasa, 04 Aug 2015 07:30



Must Read!
X