Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.942 views

Inikah Perang Dunia Selanjutnya terhadap Islam?

By : Ardian Umam
Mahsiswa Teknik Elektro UGM 2009, Biro Khusus Kaderisi LDK Jama’ah Shalahuddin UGM 1433 H
http://ardianumam.web.ugm.ac.id, twitter: @ardianumam


MASIH membekas dalam benak kita betapa perihnya tragedi kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah dunia. Perang Dunia II yang berlangsung tahun 1939-1945 di mana melibatkan lebih dari 100 juta personel berakhir dengan Sekutu sebagai pemenang secara militer, sedangkan perang politik dan ideologi masih terus berlanjut ke dalam arena baru, yang dinamakan dengan Perang Dingin, yakni antara Blok Barat di bawah pimpinan Amerika Serikat dengan Blok Timur di bawah Uni Soviet. Blok Barat membawa ideologi liberalis-kapitalis sedangkan Blok Timur membawa ideologi sosialis-komunis. Pada tahun 1980-an, Amerika Serikat unggul atas Uni Soviet, hingga pada akhirnya pada tahun 1991 Perang Dingin selesai dengan ditandai runtuhnya ideologi komunisme. Inilah yang dinamakan dengan fenomena dominasi, yakni dua kekuatan besar dunia akan saling berbentur hingga pada akhirnya muncullah satu kekuatan sebagai pemenang.

Setelah berakhirnya Perang Dingin, runtuhnya Soviet dan dicampakkannya komunisme, maka telah menciptakan “vakum (kekosongan) ancaman” yang menyebabkan dunia Barat mencari musuh-musuh baru. Jika rentang tahun 1945 hingga 1991 dua kekuatan besar dunia itu adalah Barat dengan ideologi liberal-kapitalisnya dan Uni Soviet dengan sosialis-komunisnya. Maka siapakah kini dua kekuatan besar dunia pasca runtuhnya komunis ? Jawabannya adalah Barat dan Islam. Sebuah tesis dari pakar politik Harvard University, Samuel P. Huntington menyebutkan adanya Clash of Civilization (benturan peradaban) antara Peradaban Barat dengan Islam. Hal ini juga dikuatkan oleh Menteri Luar Negeri Italia menjelang persidangan NATO di London yang mengatakan, “Perang Dingin antara Barat dengan Timur (komunis Uni Soviet) telah berakhir, tetapi timbul lagi pertarungan baru, yaitu pertarungan antara Dunia Barat dan Dunia Islam.”

Jutaan kaum Muslimin di Asia Tengah yang sebelumnya terpuruk di bawah kezaliman komunis Soviet, kembali menemukan jati dirinya sebagai Muslim dan berupaya mengekspresikannya sekaligus menjadikan Islam sebagai ideologi alternatif pengganti komunisme. Dalam artikel yang berjudul “Karl Max Makes Room for Muhammad” di majalah Time edisi 12 Maret 1990, juga menyebutkan bahwa negara-negara Asia Tengah anggota federasi Uni Soviet seperti Azerbaijan, Tajikistan, Kazakhstan, Turkmenistan, Uzbekistan, Kirghizstan kini berpenduduk mayoritas Islam (antara 50% hingga 90%). Jelas ini merupakan salah satu tanda bahwa Ideologi Islam mulai kembang subur di kancah dunia.

Inikah perang dingin selanjutnya?

Peradaban Islam merupakan ancaman besar bagi Peradaban Barat. Islamlah yang pernah mengalahkan Barat pada Perang Salib silam (1096-1291 M), dan dari sini tentu menimbulkan dendam kesumat Barat terhadap Islam. Epistemologis Islam jelas berbeda sekali dengan epistemologis barat. Epistemologis Islam menempatkan Tuhan (red: Allah) sebagai pusat, atau disebut juga dengan istilah Teosentris. Sedangkan epistemologis Barat menempatkan manusia sebagai pusat tatanan, disebut dengan istilah Antroposesntris, sehingga konsep-konsep Barat bersumber dari inspirasi humanistik rasional. Ambil contoh dalam memandang hakikat kebenaran. Epistemologis Islam memandang jika kebenaran mutlak bersumber dari Tuhan (wahyu), karena rasionalitas manusia itu terbatas sehingga tidak semua kebenaran bisa dibuktikan secara rasional. Dan hingga kini, Al-Qur’an terus dan akan tetap sejalan dengan perkembangan sains, karena Al-Qur’an merupakan wahyu Tuhan yang otentik. Sedangkan Barat memandang kebenaran secara materialis-empiris (tampak dan terbukti). Hal ini dikarenakan Barat mengalami tragedi spiritual yang amat buruk, di mana para ilmuwan sains pada tahun 1600-an M (seperti Galileo dan Copernicus) dihukum karena dianggap telah menentang Gereja, sehingga komunitas ilmuwan akhirnya sepakat bahwa kebenaran sejati akan didapat jika mereka berlepas diri dari dogma Gereja dan menggunakan rasionalitas mereka untuk membuktikan kebenaran secara empiris.

Perbedaan Islam dan Barat jelas akan menimbulkan benturan hebat dalam peradaban dunia seperti yang disebutkan Samuel P. Huntington. Salah satu akibatnya, negara-negara dunia yang men-declare sebagai negara Islam atau negara dengan mayoritas penduduk Islam akan cenderung menolak sistem Barat. Dan  telah kita ketahui bersama bahwa potensi energi dunia tersimpan di rahim bumi negara-negara Islam, sehingga dalam konteks ini hasrat barat untuk menguasai minyak bumi menjadi terhambat.

Selain itu, penyebab permusuhan Islam dengan Barat adalah kesalahpahaman Barat dalam memahami Islam. Barat pada umumnya mempelajari dan memahami Islam dari buku-buku para orientalis, sedangkan para orientalis mengkaji Islam dengan tujuan untuk menimbulkan miskonsepsi terhadap Islam, selain adanya motif politis yaitu untuk mengetahui rahasia kekuatan umat Islam yang tidak lepas dari ambisi imperialis Barat untuk menguasai dunia Islam. Hal ini diperparah dengan sajian media yang menampilkan bukan “Islam kebanyakan” (Sunni), melainkan Islam Syi’ah (Iran) yang hanya dianut oleh sekitar 10% kaum Muslimin dunia. Akbar S Ahmed menuliskan, “Syi’ah menjadi perwakilan Islam di media Barat.” Dan seperti kita ketahui bersama bahwasanya Iran ialah negara yang lantang menentang Barat, dan akibatnya sejak tahun 1980 hingga kini Iran telah diembargo oleh Barat. Iran kini terisolasi dari dunia luar, terislolasi dari akses ekonomi dunia dan teknologi modern, namun dari sini Iran justru menunjukkan bahwa negerinya bisa bangkit secara mandiri dan independen tanpa adanya dunia Barat.

Is it the next Cold War ? Kini permusuhan itu semakin nyata. Adanya konflik Palestina yang menguras banyak air mata umat Islam di penjuru dunia menjadi bukti nyata perseteruan itu. Israel tetap mendapatkan dukungan Barat (AS) ketika Zionis Yahudi sekuat tenaga menghalangi terbentuknya negara Palestina merdeka. Barat juga berusaha membasmi gerakan-gerakan Islam seperti Hizbullah di Lebanon, Ikhwanul Muslimin di Mesir, Islamic National Front di Sudan, Partai Front Keselamatan Islam (FIS) di Aljazair, Taliban di Mesir, termasuk turut campur dalam revolusi Timur Tengah yang terjadi belakangan ini. Barangkali Barat khawatir akan pernyataan seorang orientalis bernama W.K Smith yang mengatakan bahwa, “Apabila orang Islam diberikan kebebasan di dunia Islam serta hidup di bawah sistem demokrasi , maka sesungguhnya Islam akan mendapat kemenangan di negara-negara tersebut. Hanya dengan cara diktator sahaja yang boleh memisahkan antara umat Islam dan agamanya”.

Banyak negara Barat yang terjangkit islamofobia (ketakutan pada Islam). 1 Juli 2009 lalu, sebuah peristiwa yang memilukan hati, menguras perasaan dan mengiris nurani. Namanya Marwa El-Sherbini, seorang ibu yang tengah mengandung janin 3 bulan asal Mesir. Ia bersama suaminya tinggal di German. Awalnya kehidupan berlangsung wajar. Tapi setelah pindah ke kota Dresden, ternyata kota itu tidak ramah bagi wanita berjilbab. Di depan umum, Marwa didicaci maki dan ditarik kerudungnya oleh seseorang yang bernama Alex W, seorang keturunan Rusia. Tak ada satupun orang yang menolong Marwa. Karena kelakuannya tersebut, Alex dihukum. Setelah lepas dari hukumannya, Alex mengajukan gugatan balik kepada Marwa, saat memberikan kesaksiannya di persidangan, ia di tikam 18 kali dalam 30 detik oleh Alex di depan suami dan anaknya, yang lebih memilukan lagi ibu itu tengah mengandung 3 bulan. Suaminya yang ingin menolong, ternyata justru ditembak oleh polisi persidangan.  Entah itu karena disengaja ataupun meleset, motif penembakan tersebut sampai kini belum terkuak. Betapa peristiwa ini sangat memilukan hati umat muslim sedunia, pembunuhan memeras hati yang berkedok islamofobia. Oleh karenanya, warga Mesir dalam beberapa periode melakukan demo besar-besaran, dan kabar ini menjadi headline di media masa Mesir. Sementara Eropa, khususnya German yang selama ini menggaung-gaungkan HAM dan demokrasinya hanya bungkam seribu bahasa. Dan pada hari itu diperangati sebagai hari Jilbab sedunia.

Agaknya memang sudah menjadi keniscayaan jika kebenaran dan kebatilan itu akan terus berseteru. Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an QS. Al-Baqarah:

120, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…” dan dalam QS. Al-Baqarah: 217 yang menyebutkan, “…Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran)…”.

Maka, inikah perang dunia selanjutnya? (voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Pansus Revisi UU Terorisme Kunjungi Al Mukmin Ngruki, ISAC Titip 12 Poin Masukan

Sabtu, 23 Jul 2016 19:45

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Soal Survey SMRC, Demokrat: Tidak Ada Hal yang Menarik, juga Tidak Bernilai Mutlak

Sabtu, 23 Jul 2016 19:27

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Dituduh Dukung Terorisme, Ini Bantahan Zakir Naik

Sabtu, 23 Jul 2016 19:13

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

PKS dan PBB Masuk Rilis SMRC Dukung Ahok, Gerindra: Itu Tidak Mungkin

Sabtu, 23 Jul 2016 17:27

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Pelajari Model dan Berkongsi Dakwah, ABIM Sabah Kunjungi Darul Fallah

Sabtu, 23 Jul 2016 16:25

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sulitnya Melarang Mihol dengan Jalan Demokrasi

Sabtu, 23 Jul 2016 16:05

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Politisi dan Anggota DPRD Ini Tidak Yakin Ahok Bisa Ikut Pilkada

Sabtu, 23 Jul 2016 15:27

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

DPRD ke SMRC: Media Lagi Demen ke Ahok, Cobalah Sesekali Survey yang Betul

Sabtu, 23 Jul 2016 13:27

Pejuang IS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Tentara Suriah di Homs

Pejuang IS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Tentara Suriah di Homs

Sabtu, 23 Jul 2016 12:00

Gerindra Minta Demokrat Diminta Jangan Khawatir Hasil Survey dan Jangan Dukung Ahok

Gerindra Minta Demokrat Diminta Jangan Khawatir Hasil Survey dan Jangan Dukung Ahok

Sabtu, 23 Jul 2016 11:27

Pelaku Teror Penembakan di Munich Warga Negara Iran-Jerman

Pelaku Teror Penembakan di Munich Warga Negara Iran-Jerman

Sabtu, 23 Jul 2016 09:35

Kisah Mualaf Amy dari Amerika: Pencarian Panjang akan Kebenaran Bermuara pada Islam

Kisah Mualaf Amy dari Amerika: Pencarian Panjang akan Kebenaran Bermuara pada Islam

Sabtu, 23 Jul 2016 05:48

Ketua MUI Ma'ruf Amin Dirawat di RS Pusat Otak Nasional

Ketua MUI Ma'ruf Amin Dirawat di RS Pusat Otak Nasional

Jum'at, 22 Jul 2016 16:26

Prof Roem Rowi: Hati yang Bersih akan Menghantarkan pada Surga Allah

Prof Roem Rowi: Hati yang Bersih akan Menghantarkan pada Surga Allah

Jum'at, 22 Jul 2016 16:15

Menyoal Satu Kata: 'Terorisme'

Menyoal Satu Kata: 'Terorisme'

Jum'at, 22 Jul 2016 16:03

RWI Bersama Indonesia Muslim Society In America Berantas Buta Al Quran

RWI Bersama Indonesia Muslim Society In America Berantas Buta Al Quran

Jum'at, 22 Jul 2016 15:55

Wow..! Pangeran Bahrain Nasser bin Hamad al-Khalifa Membelot dan Bergabung dengan Islamic State (IS)

Wow..! Pangeran Bahrain Nasser bin Hamad al-Khalifa Membelot dan Bergabung dengan Islamic State (IS)

Jum'at, 22 Jul 2016 15:15

Polisi Mumbai Nyatakan Zakir Naik tak Bersalah

Polisi Mumbai Nyatakan Zakir Naik tak Bersalah

Jum'at, 22 Jul 2016 14:09

(Bagian 3) Dibalik Suksesnya Pokemon Go, BIN akan Pantau Pokemon GO?

(Bagian 3) Dibalik Suksesnya Pokemon Go, BIN akan Pantau Pokemon GO?

Jum'at, 22 Jul 2016 14:04

Soal Survey, Taufik: Sjafrie Baru Jumatan Dapat Tujuh Persen, Ahok Satu Tahun Kumpul KTP tapi Ragu

Soal Survey, Taufik: Sjafrie Baru Jumatan Dapat Tujuh Persen, Ahok Satu Tahun Kumpul KTP tapi Ragu

Jum'at, 22 Jul 2016 13:19


Must Read!
X