Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.168 views

Inikah Perang Dunia Selanjutnya terhadap Islam?

By : Ardian Umam
Mahsiswa Teknik Elektro UGM 2009, Biro Khusus Kaderisi LDK Jama’ah Shalahuddin UGM 1433 H
http://ardianumam.web.ugm.ac.id, twitter: @ardianumam


MASIH membekas dalam benak kita betapa perihnya tragedi kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah dunia. Perang Dunia II yang berlangsung tahun 1939-1945 di mana melibatkan lebih dari 100 juta personel berakhir dengan Sekutu sebagai pemenang secara militer, sedangkan perang politik dan ideologi masih terus berlanjut ke dalam arena baru, yang dinamakan dengan Perang Dingin, yakni antara Blok Barat di bawah pimpinan Amerika Serikat dengan Blok Timur di bawah Uni Soviet. Blok Barat membawa ideologi liberalis-kapitalis sedangkan Blok Timur membawa ideologi sosialis-komunis. Pada tahun 1980-an, Amerika Serikat unggul atas Uni Soviet, hingga pada akhirnya pada tahun 1991 Perang Dingin selesai dengan ditandai runtuhnya ideologi komunisme. Inilah yang dinamakan dengan fenomena dominasi, yakni dua kekuatan besar dunia akan saling berbentur hingga pada akhirnya muncullah satu kekuatan sebagai pemenang.

Setelah berakhirnya Perang Dingin, runtuhnya Soviet dan dicampakkannya komunisme, maka telah menciptakan “vakum (kekosongan) ancaman” yang menyebabkan dunia Barat mencari musuh-musuh baru. Jika rentang tahun 1945 hingga 1991 dua kekuatan besar dunia itu adalah Barat dengan ideologi liberal-kapitalisnya dan Uni Soviet dengan sosialis-komunisnya. Maka siapakah kini dua kekuatan besar dunia pasca runtuhnya komunis ? Jawabannya adalah Barat dan Islam. Sebuah tesis dari pakar politik Harvard University, Samuel P. Huntington menyebutkan adanya Clash of Civilization (benturan peradaban) antara Peradaban Barat dengan Islam. Hal ini juga dikuatkan oleh Menteri Luar Negeri Italia menjelang persidangan NATO di London yang mengatakan, “Perang Dingin antara Barat dengan Timur (komunis Uni Soviet) telah berakhir, tetapi timbul lagi pertarungan baru, yaitu pertarungan antara Dunia Barat dan Dunia Islam.”

Jutaan kaum Muslimin di Asia Tengah yang sebelumnya terpuruk di bawah kezaliman komunis Soviet, kembali menemukan jati dirinya sebagai Muslim dan berupaya mengekspresikannya sekaligus menjadikan Islam sebagai ideologi alternatif pengganti komunisme. Dalam artikel yang berjudul “Karl Max Makes Room for Muhammad” di majalah Time edisi 12 Maret 1990, juga menyebutkan bahwa negara-negara Asia Tengah anggota federasi Uni Soviet seperti Azerbaijan, Tajikistan, Kazakhstan, Turkmenistan, Uzbekistan, Kirghizstan kini berpenduduk mayoritas Islam (antara 50% hingga 90%). Jelas ini merupakan salah satu tanda bahwa Ideologi Islam mulai kembang subur di kancah dunia.

Inikah perang dingin selanjutnya?

Peradaban Islam merupakan ancaman besar bagi Peradaban Barat. Islamlah yang pernah mengalahkan Barat pada Perang Salib silam (1096-1291 M), dan dari sini tentu menimbulkan dendam kesumat Barat terhadap Islam. Epistemologis Islam jelas berbeda sekali dengan epistemologis barat. Epistemologis Islam menempatkan Tuhan (red: Allah) sebagai pusat, atau disebut juga dengan istilah Teosentris. Sedangkan epistemologis Barat menempatkan manusia sebagai pusat tatanan, disebut dengan istilah Antroposesntris, sehingga konsep-konsep Barat bersumber dari inspirasi humanistik rasional. Ambil contoh dalam memandang hakikat kebenaran. Epistemologis Islam memandang jika kebenaran mutlak bersumber dari Tuhan (wahyu), karena rasionalitas manusia itu terbatas sehingga tidak semua kebenaran bisa dibuktikan secara rasional. Dan hingga kini, Al-Qur’an terus dan akan tetap sejalan dengan perkembangan sains, karena Al-Qur’an merupakan wahyu Tuhan yang otentik. Sedangkan Barat memandang kebenaran secara materialis-empiris (tampak dan terbukti). Hal ini dikarenakan Barat mengalami tragedi spiritual yang amat buruk, di mana para ilmuwan sains pada tahun 1600-an M (seperti Galileo dan Copernicus) dihukum karena dianggap telah menentang Gereja, sehingga komunitas ilmuwan akhirnya sepakat bahwa kebenaran sejati akan didapat jika mereka berlepas diri dari dogma Gereja dan menggunakan rasionalitas mereka untuk membuktikan kebenaran secara empiris.

Perbedaan Islam dan Barat jelas akan menimbulkan benturan hebat dalam peradaban dunia seperti yang disebutkan Samuel P. Huntington. Salah satu akibatnya, negara-negara dunia yang men-declare sebagai negara Islam atau negara dengan mayoritas penduduk Islam akan cenderung menolak sistem Barat. Dan  telah kita ketahui bersama bahwa potensi energi dunia tersimpan di rahim bumi negara-negara Islam, sehingga dalam konteks ini hasrat barat untuk menguasai minyak bumi menjadi terhambat.

Selain itu, penyebab permusuhan Islam dengan Barat adalah kesalahpahaman Barat dalam memahami Islam. Barat pada umumnya mempelajari dan memahami Islam dari buku-buku para orientalis, sedangkan para orientalis mengkaji Islam dengan tujuan untuk menimbulkan miskonsepsi terhadap Islam, selain adanya motif politis yaitu untuk mengetahui rahasia kekuatan umat Islam yang tidak lepas dari ambisi imperialis Barat untuk menguasai dunia Islam. Hal ini diperparah dengan sajian media yang menampilkan bukan “Islam kebanyakan” (Sunni), melainkan Islam Syi’ah (Iran) yang hanya dianut oleh sekitar 10% kaum Muslimin dunia. Akbar S Ahmed menuliskan, “Syi’ah menjadi perwakilan Islam di media Barat.” Dan seperti kita ketahui bersama bahwasanya Iran ialah negara yang lantang menentang Barat, dan akibatnya sejak tahun 1980 hingga kini Iran telah diembargo oleh Barat. Iran kini terisolasi dari dunia luar, terislolasi dari akses ekonomi dunia dan teknologi modern, namun dari sini Iran justru menunjukkan bahwa negerinya bisa bangkit secara mandiri dan independen tanpa adanya dunia Barat.

Is it the next Cold War ? Kini permusuhan itu semakin nyata. Adanya konflik Palestina yang menguras banyak air mata umat Islam di penjuru dunia menjadi bukti nyata perseteruan itu. Israel tetap mendapatkan dukungan Barat (AS) ketika Zionis Yahudi sekuat tenaga menghalangi terbentuknya negara Palestina merdeka. Barat juga berusaha membasmi gerakan-gerakan Islam seperti Hizbullah di Lebanon, Ikhwanul Muslimin di Mesir, Islamic National Front di Sudan, Partai Front Keselamatan Islam (FIS) di Aljazair, Taliban di Mesir, termasuk turut campur dalam revolusi Timur Tengah yang terjadi belakangan ini. Barangkali Barat khawatir akan pernyataan seorang orientalis bernama W.K Smith yang mengatakan bahwa, “Apabila orang Islam diberikan kebebasan di dunia Islam serta hidup di bawah sistem demokrasi , maka sesungguhnya Islam akan mendapat kemenangan di negara-negara tersebut. Hanya dengan cara diktator sahaja yang boleh memisahkan antara umat Islam dan agamanya”.

Banyak negara Barat yang terjangkit islamofobia (ketakutan pada Islam). 1 Juli 2009 lalu, sebuah peristiwa yang memilukan hati, menguras perasaan dan mengiris nurani. Namanya Marwa El-Sherbini, seorang ibu yang tengah mengandung janin 3 bulan asal Mesir. Ia bersama suaminya tinggal di German. Awalnya kehidupan berlangsung wajar. Tapi setelah pindah ke kota Dresden, ternyata kota itu tidak ramah bagi wanita berjilbab. Di depan umum, Marwa didicaci maki dan ditarik kerudungnya oleh seseorang yang bernama Alex W, seorang keturunan Rusia. Tak ada satupun orang yang menolong Marwa. Karena kelakuannya tersebut, Alex dihukum. Setelah lepas dari hukumannya, Alex mengajukan gugatan balik kepada Marwa, saat memberikan kesaksiannya di persidangan, ia di tikam 18 kali dalam 30 detik oleh Alex di depan suami dan anaknya, yang lebih memilukan lagi ibu itu tengah mengandung 3 bulan. Suaminya yang ingin menolong, ternyata justru ditembak oleh polisi persidangan.  Entah itu karena disengaja ataupun meleset, motif penembakan tersebut sampai kini belum terkuak. Betapa peristiwa ini sangat memilukan hati umat muslim sedunia, pembunuhan memeras hati yang berkedok islamofobia. Oleh karenanya, warga Mesir dalam beberapa periode melakukan demo besar-besaran, dan kabar ini menjadi headline di media masa Mesir. Sementara Eropa, khususnya German yang selama ini menggaung-gaungkan HAM dan demokrasinya hanya bungkam seribu bahasa. Dan pada hari itu diperangati sebagai hari Jilbab sedunia.

Agaknya memang sudah menjadi keniscayaan jika kebenaran dan kebatilan itu akan terus berseteru. Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an QS. Al-Baqarah:

120, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…” dan dalam QS. Al-Baqarah: 217 yang menyebutkan, “…Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran)…”.

Maka, inikah perang dunia selanjutnya? (voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
Abu Sayyaf Bebaskan Balita Cucu Walikota Filipina yang Mereka Culik Sejak Maret Lalu

Abu Sayyaf Bebaskan Balita Cucu Walikota Filipina yang Mereka Culik Sejak Maret Lalu

Senin, 08 Feb 2016 20:45

LGBT Marak, Bukti Indonesia sebagai Masyarakat Beragama Hanya Klaim

LGBT Marak, Bukti Indonesia sebagai Masyarakat Beragama Hanya Klaim

Senin, 08 Feb 2016 16:57

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Senin, 08 Feb 2016 13:48

Pejabat: Bom Pesawat Somalia Disembunyikan di Dalam Laptop

Pejabat: Bom Pesawat Somalia Disembunyikan di Dalam Laptop

Senin, 08 Feb 2016 13:00

Taliban Sedikit Lagi  Kuasai Kembali Distrik Sangin Afghanistan

Taliban Sedikit Lagi Kuasai Kembali Distrik Sangin Afghanistan

Senin, 08 Feb 2016 12:30

Sayap Militer Hamas Eksekusi Anggotanya Karena Jadi Mata-mata untuk Zionis Israel

Sayap Militer Hamas Eksekusi Anggotanya Karena Jadi Mata-mata untuk Zionis Israel

Senin, 08 Feb 2016 12:15

50 Milisi Syi'ah Hizbullaat Tewas Dalam Serangan Kelompok Jaisyul Islam di Dekat Damaskus

50 Milisi Syi'ah Hizbullaat Tewas Dalam Serangan Kelompok Jaisyul Islam di Dekat Damaskus

Senin, 08 Feb 2016 11:30

GERAM: Suasana Orde Baru Kembali Terasa di Rezim Jokowi-JK

GERAM: Suasana Orde Baru Kembali Terasa di Rezim Jokowi-JK

Senin, 08 Feb 2016 11:21

Faksi-faksi Pejuang Islam Lancarkan Serangan Balik pada Posisi Militer Suriah di Aleppo

Faksi-faksi Pejuang Islam Lancarkan Serangan Balik pada Posisi Militer Suriah di Aleppo

Senin, 08 Feb 2016 10:45

Rezim Jokowi, Rezim Pembungkam Aktivis dan Pergerakan?

Rezim Jokowi, Rezim Pembungkam Aktivis dan Pergerakan?

Senin, 08 Feb 2016 09:21

Dianggap Berhala, Teroris Tidak Makan Makanan dari BNPT/Pemerintah

Dianggap Berhala, Teroris Tidak Makan Makanan dari BNPT/Pemerintah

Senin, 08 Feb 2016 06:21

Ini Cara BNPT Lakukan Identifikasi Napi Teroris

Ini Cara BNPT Lakukan Identifikasi Napi Teroris

Ahad, 07 Feb 2016 23:31

Tindakan Terorisme Terjadi karena AS & Israel Main Mata Memusuhi Islam

Tindakan Terorisme Terjadi karena AS & Israel Main Mata Memusuhi Islam

Ahad, 07 Feb 2016 21:31

Taliban Bebaskan 108 dari 110 Penumpang Bus yang Mereka Culik di Faryab Afghanistan

Taliban Bebaskan 108 dari 110 Penumpang Bus yang Mereka Culik di Faryab Afghanistan

Ahad, 07 Feb 2016 21:15

Rezim Al-Sisi Banjiri Terowongan Bawah Tanah Gaza Atas Permintaan Zionis Israel

Rezim Al-Sisi Banjiri Terowongan Bawah Tanah Gaza Atas Permintaan Zionis Israel

Ahad, 07 Feb 2016 20:45

Setalah Saudi, Giliran Uni Emirat Arab Nyatakan Kesiapan Kirim Pasukan Darat ke Suriah

Setalah Saudi, Giliran Uni Emirat Arab Nyatakan Kesiapan Kirim Pasukan Darat ke Suriah

Ahad, 07 Feb 2016 20:15

Karena Dendam Terbitlah Teroris, BNPT: Indonesia adalah Korban, Bukan Teroris

Karena Dendam Terbitlah Teroris, BNPT: Indonesia adalah Korban, Bukan Teroris

Ahad, 07 Feb 2016 19:31

Di Sleman, Miras Oplosan Telan 21 Korban Jiwa yang Rata-rata Mahasiswa

Di Sleman, Miras Oplosan Telan 21 Korban Jiwa yang Rata-rata Mahasiswa

Ahad, 07 Feb 2016 17:40

Islam Dikatakan Teroris karena Membantu Umat  Islam Lainnya di Indonesia

Islam Dikatakan Teroris karena Membantu Umat Islam Lainnya di Indonesia

Ahad, 07 Feb 2016 17:31

Warga Kratonan Surakarta Tolak Rencana Pembangunan RS Siloam

Warga Kratonan Surakarta Tolak Rencana Pembangunan RS Siloam

Ahad, 07 Feb 2016 17:13



Must Read!
X