Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
22.005 views

Waspadai, Bahaya Laten Gerakan Separatis RMS, Hari in Diperingati

Waspadai, Besok, Republik Maluku Selatan (RMS) yang diproklamirkan 25 April, akan berbuat ulah. Sejarah mencatat, ketika penyerahan kedaulatan tahun 1949, Belanda mendirikan Republik Maluku Selatan (RMS), negara boneka Belanda yang ditinggalkan sebagai bom waktu. Pihak Islam tegas menolak keras pembentukan RMS.

RMS yang memberontak pada 25 April 1950 dikalahkan dalam beberapa bulan saja oleh TNI, kemudian mereka bergerilya sampai dengan tahun 1963. Secara fisik, RMS telah hancur, tetapi ideologi separatis RMS tetap hidup diantara sebagian masyarakat Kristen.

Impian untuk mendirikan Maluku merdeka di bawah RMS terus dihidup-hidupkan. Bagi RMS, umat Islam adalah penghalang berdirinya RMS. Itulah sebabnya, RMS terus berupaya melemahkan pihak Islam dengan segala cara.

Sejarah mencatat, berdirinya RMS adalah bentuk pemberontakan sejumkah tokoh Kristen asal Maluku yang mengajukan keberatan terhadap deklarasi Piagam Jakarta sebagai dasar negara Indonesia. Meskipun, Piagam Jakarta ditandatangani oleh tokoh nasional dari berbagai kalangan agama, termasuk Alexander A. Maramis, seorang tokoh Kristen dari Sulawesi Utara bersama delapan tokoh nasional lainnya.

Alasannya, apabila “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya tetap digunakan sebagai sila dari Pancasila, maka Maluku mengancam akan keluar dari Republik Indonesia (RI). Menyikapi ancaman segelintir orang Maluku yang Kristen itu, maka dilakukan perubahan redaksi, sehingga bunyi sila itu menjadi: “Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Keinginan untuk mewujudkan semangat “Oimumene” : Satu Tuhan, Satu Gereka, dan Satu Negara (Satu Dunia), RMS bernafsu hendak menjadikan Maluku sebagai zona Kristen yang merdeka dan berdaulat. Ini membuktikan, umat Kristen Maluku memiliki semangat separatis, dimana gereja melindungi gerakan-gerakan separatis tersebut.

Peran RMS

Gerakan RMS secara umum diproklamirkan secara terbuka oleh Dr. Chr Soumokil pada tanggal 25 April 1950 sebagai sebuah negara yang memisahkan diri dari RIS (Republik Indonesia Serikat). Adapun naskah proklamasi RMS ditandatangani oleh J.H Manuhuttu dan A. Wairisal. Sejak itulah bermunculanlah aksi-aksi gerakan separatis dengan lontaran yel-yel “Hidup RMS”, dan pembakaran bendera Merah Putih.

Pada tanggal 19 Desember 1998, digelar pertemua 8 organisasi masyarakat Maluku di Belanda di Barnoveld. Salahsatu putusan yang disepakati adalah: Pemerintah RMS dengan Portugis akan memberikan senjata kepada organisasi-organisasi di Maluku yang diharapkan  ikut serta dalam pengambil-alihan kekuasaan apabila pemerintah Indonesia jatuh.

Masih segar dalam ingatan, pada 13 Desember 1998, umat Kristen Desa Hatiwe Besar Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kotamadya Ambon, menyerang dusun Wailete dan melakukan pembantaian terhadap warga Muslim, menjarah barang-barang, membakar rumah dan masjid.

Penyerangan secara tiba-tiba itu dilaksanakan lewat tengah malam dengan menggunakan senjata api rakitan, parang, tombak dan panah. Serangan yang tidak berimbang itu, disertai dengan yel-yel “Bunuh Muslim”, “Usir BBM”, “Hidup RMS”, “Laskar Kristen pasti menang” dan lain-lain.

Rentetan penyerangan dilakukan pada 30 dan 31 Desember 1998 di dusun Air Bak, dan puncaknya pada tanggal 19 Januari 1999, ketika umat Islam sedang larut dalam suasana Idul Fitri. Tatkala umat Islam sedang melakukan kunjungan silaturahim, umat Kristen dari seluruh penjuru Kotamadya Ambon melakukan serangan mendadak, dengan membakar sarana perekonomian umat Islam, mulai dari pasar, kios-kios, dan sekolah dan fasilitas umum lainnya. Lagi-lagi yel-yel itu terdengar: “Hidup RMS, Hidup Israil, Yesus datang Muhammad lenyap, dan Maluku pasti merdeka.”

Bukti Keterlibatan RMS

Bukti keterlibatan gerakan separatis RMS ditandai dengan ditemukannya sejumlah senjata, bahan peledak dan amunisi serta sejumlah dokumen rahasia RMS (tepatnya pada 30 Januari 1999), diantaranya di Gereja Tua Hila, di Tanjung Batu Merah, di Waihaong.

Surat permintaan dukungan terhadap perjuangan RMS yang dibuat oleh misi Rakyat Maluku di Assen, Belanda, tanggal 23 November 1998 disampaikan kepada: Presiden Amerika Serikat Bill Clinton ketika itu, dan Kementerian Luar Negeri Belanda.

Bahkan Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen Max Markus dalam pernyataan persnya di Ambon (6 September 1999) mengatakan, Kodam Pattimura sedang melakukan investigasi dan klarifikasi mengenai peranan RMS dalam kerusuhan di Ambon.

Sejarawan Indonesia, Prof. Ahmad Mansyur Suryanegara menilai, gerakan RMS yang dipimpin oleh Dr. Chr. Soumokil dan Ir. Manusama, didasarkan pada agama Kristen. Berdirinya RMS sabagi pelaksanaan reformasi Eropa-Satu wilayah-satu agama, lantara  didorong oleh rasa takut pada Islam (Islamophobia).

“Terjadinya prahara 19 Januari 1999, bertepatan pada Hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1419 berkaitan dengan hari ulang tahun ke-49 RMS. Tidak dapat diragukan lagi, pelakunya adalah (bekas) RMS,” ujar Ahmad Masyur.

RMS bisa dipastikan memiliki dua sasaran penting, yakni: Untuk jangka pendek, hendak melenyapkan umat Islam dari Maluku, sedangkan jangka panjang, hendak mendirikan nehara Republik Maluku Sarani (RMS). Mayjen TNI Suedi Marabessy pernah mengatakan, kerusuhan Ambon dipicu oleh adanya elit politik di tingkat nasional maupun lokal. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Rabu, 20 Jan 2021 20:35

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Rabu, 20 Jan 2021 20:01

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Rabu, 20 Jan 2021 15:59

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Rabu, 20 Jan 2021 14:08

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

Rabu, 20 Jan 2021 12:54

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

Rabu, 20 Jan 2021 12:42

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Rabu, 20 Jan 2021 12:30

Membentuk Generasi Muslim yang Bertakwa

Membentuk Generasi Muslim yang Bertakwa

Rabu, 20 Jan 2021 10:55

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Selasa, 19 Jan 2021 22:52

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Selasa, 19 Jan 2021 22:30

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Selasa, 19 Jan 2021 22:11

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

Selasa, 19 Jan 2021 22:00

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Selasa, 19 Jan 2021 20:45

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Selasa, 19 Jan 2021 18:15

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Selasa, 19 Jan 2021 17:00

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Selasa, 19 Jan 2021 15:34

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Selasa, 19 Jan 2021 14:43

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Selasa, 19 Jan 2021 14:35


MUI

Must Read!
X