Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
45.864 views

The Godfather(5): Perang Para Pemilik Dinasti Kekuasaan Indonesia

Jakarta (voa-islam.com) Betapa sekarang terjadi "The Real Battle" (perang yang nyata) antara para pemilik dinasti yang ingin mempertahankan kekuasaannya secara turun-temurun di Indonesia. Mereka saling menyerang dengan berbagai cara yang sengaja ingin menghancurkan lawan-lawan politiknya.

Saling serang diantara para pemilik dinasti kekasuaan ini, semakin terasa menjelang pemilu 2014. Mereka terus melakukan langkah-langkah secara sistematis, bagaimana agar lawan-lawan politiknya hancur. Sekarang seperti antara Golkar dengan SBY, atau SBY dengan Mega.

SBY, layaknya Soeharto yang menggunakan pilar kekuasaannya melalui Golkar, militer dan pengusaha,  selama tiga dekade (tiga puluh tahun), dan berusaha melestarikan kekuasaannya, dan menciptakann dinasti melalui anak-anaknya dan kroninya, tetapi Presiden Soeharto yang berusaha membangun dinasti kekuasaan, gagal karena semua skenario yang dibangun, ibaratnya seperti tumpukkan pasir. Rezim KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) Soeharto itu, berakhir di tahun l998.

Betapa rapinya SBY membangun jaringan dinasti kekuasaan dengan menggunakan Partai Demokrat, jaringan militer, dan pengusaha, selama dua periode, kenyataannya menjelang akhir kekuasaannya, porak-poranda.

Kekuasaan SBY perlahan-lahan seperti puncak gunung es. Meleleh. Di  mana SBY sebagai pemilik dinasti kekuasaan yang berusaha terus melanggengkan kekuasaannya, perlahan-lahan runtuh. Akibat keserakahanan mereka. Seperti mereka menghancurkan dirinya sendiri.

Seperti Soeharto, runtuh karena KKN yang sangat menggerogoti tubuhnya. Jaringan KKN sudah seperti penyakit "cancer"  stadium 4, perlahan-lahan melemahkan tubuh kekuasaan rezim Orde Baru, dan akhirnya dinastsi kekuasaan Soeharto roboh dan mati.

Sisa-sisa dinastinya yang ingin membangun kembali jaringan kekuasaan, seperti melalui anak-anaknya, kroninya, militer, dan pengusaha, tak dapat langgeng. Seperti anaknya Tutut dan Tomy,  berusaha membangun kembali kekuasaannya, berkolaborasi dengan sejumlah jenderal dan  pengusaha, membangun partai politik, dan gagal.

SBY, realitas yang dialami sama dengan Soeharto, dan SBY lebih pendek lagi umur kekuasaannya. Karena konstitusi yang membatasi kekuasaannya.

Sekalipun, pernah ada wacana melakukan amandemen terhadap konstitusi, dan mengembalikan konstitusi seperti di zaman Soeharto, tetapi rakyat dan kekuatan-kekuatan politik lainnya menolak. Selama dua periode SBY berkuasa, ingin membangun politik dinasti melalui keluarga, tetapi kenyataannya tidak bisa berlangsung efektif.

SBY, benar-benar "copy paste" Soeharto, di mana dia menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, anaknya Ibas menjadi Sekjen Partai Demokrat, dan sejumlah keluarganya memiliki posisi strategis, secara  politik, dan bisnis. Istrinya, Ani yang menjadi anak Jenderal Sarwo Edi, sangat berpengaruh.

SBY berbesan dengan Hatta Rajasa, yang menjadi Menko Ekuin. Sementara, sekarang langkah-langkah sedang dipersiapkan menghadapi perubahan politik, di tahun 2014, di mana akan terjadi sirkulasi kekuasaan. SBY akan berakhir kekuasaannya. Siapa yang harus menggantikannya? Ini sekarang sedang menjadi agenda SBY?

Ini akan nampak nanti dari keputusan konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat. Jika yang dimunculkan yaitu Jenderal Edi Pramono, mantan Kasad, ini sudah dapat di simpulkan, memang SBY ingin melanggengkan kekuasaannya. Ingin melanggengkan dinasti kekuasaan melalui keluarganya.

Tetapi, sebelum sampai kepada keputusan menetapkan calon presiden bagi Partai Demokrat, tentu langkah-langkah yang dilakukan SBY, menghancurkan kekuatan-kekuatan politik yang menjadi lawannya.

Demokrat yang sudah luluh-lantak, sejak korupsi yang menghancurkannya, dan terbongkarnya kasus-kasus korupsi yang melibatkan para tokoh dan pemimpin Partai Demokrat, seperti Ketua Umum, Anas Urbaningrum, Wakil ketua, Andi Mallarangeng, Bendahara Umum, Nazarurddin, dan Wakil Sekjen, Engelina Sondakh, dan sejumlah tokoh lainnya, sekarang ini, SBY menghancurkan Golkar yang menjadi lawan politiknya.

Kasus sogok terhadap Akil Mochtar, Chairun Nisa, dan Atut, benar-benar menjadikan Golkar "mimpi buruk" (nightmare), dan menghabiskan harapan rezim dinasti Golkar yang masih bermimpi tentang kekuasaan.

MK (Mahkamah Konstitusi) yang menjadi lambang tertinggi bidang hukum dan pencari keadilan, runtuh dan hancur, akibat kasus sogok, dan menimpa Akil Mochtar. Akil Mochtar, Chairun Nisa, dan Atut dikenal, sebagai orang-orang Golkar.

Seperti serangan yang menggunakan senjata pamungkas (pemusnah massal) yang terjadi di  Suriah, gas sarin, yang digunakan rezim Bashar al-Assad, serangan yang terjadi terhadap Golkar saat ini.

Di mana terbongkarnya kasus sogok terhadap Akil Mochtar, sulit akan dapat menyelamatkan Golkar di tahun 2014. Apalagi, posisi Aburizal Bakri yang berobsesi menjadi presiden, itu seperti mimpi di siang bolong.

Efek damage (kerusakannya) akibat kasus Akil Mochtar, Chairun Nisa, dan Atut itu, sejatinya adalah : "game is over" alias "power game is over" (permainan kekuasaan sudah usai).

Seperti dikatakan oleh Indra J.Piliang, salah satu fungsionaris Golkar, yang menuduh  SBY,  sengaja mengarahkan opini terhadap Golkar,  terkait dengan politik dinasti, Ratu Atut.

Bukan hanya Indra yang  memberikan komentar, tetapi Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakri, Ketua Dewan Pembina Golkar, Akbar Tanjung, mengatakan, bahwa kekuasaan Ratu Atut, sah secara konstitusi, karena ia dipilih melalui pemilu.

Ditangkapnya Akil Mochtar, Chairun Nisa, dan adik Ratu Atut - Wawan, tidak dapat dipungkiri membuat kegelisahan di internal Golkar, terutama dikalangan  elite partai warisan Soeharto. Seperti senja kala yang sedang memyelimut partai itu.

Karena, seperti dikemukakan oleh Indra J.Piliang, Banten menjadi satu-satunya wilayah yang dinasti dan kekuasaan Golkar masih tetap kokoh. Di Jawa, tidakk ada lagi kekuatan dan pengaruh Golkar, kecuali hanya tinggal di Banten.

Akibat kasus Akil Mochtar, Chairun Nisa, dan Ratu Atut, perlahan-lahan, kekuatan Golkar terpereteli dan akan menjadi ringkih. Siapapun tahu, bahwa Pulau Jawa, wilayah yang paling padat penduduknya di Indonesia. Karena, sejak zaman Soeharto, Jawa selalu menjadi perhatian khususnya.

Sesudah Demokrat luluh lantak, skenario yang dihancurkan adalah PKS, dianggap menjadi kekuatan baru, representasi kalangan Islam modern, sekarang PKS, menjadi puing. Akibat belitan sapi, dan berbagai kasus, yang sangat destruktif. PKS tidak diinginkan akan menjadi kekuatan politik masa depan di Indonesia.

Sehingga, banyak kalangan yang sangat skeptis, terhadap masa depan PKS. Seperti dikatakan oleh mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishak, sejatinya dirinya hanya korban, dan sengaja ada keinginan SBY menghancurkan PKS. Karena, menurut Luthfi, PKS tidak mau nurut dengan SBY, sebagaimana yang dikemukakan oleh Sudi Silalahi kepada dirinya.

Tetapi, tak kalah dahsyatnya, serangan yang dilontarkan oleh Luthfi Hasan Ishak, saat berlangsung sidang di Pengadilan Tipikor, Kamis (10/10/2013), di Jakarta. Di mana Luthfi menyebutkan bahwa seorang tokoh yang menggunakan anonim, Bunda Putri, menjadi orang dekatnya SBY. Pernyataannya  Luthfi di depan Pengadilan Tipikor itu, membuat Istana kocar-kacir, dan sampai hari ini, tak dapat menjelaskan siapa Bunda Putri.

Bahkan, Bunda Putri bukan hanya memiliki kedekatan semata, tetapi sampai ke tingkat masalah politik, termasuk adanya rencana reshuffle kabinet. Inilah yang terus menjadi persoalan pelik bagi SBY, dan terus menghantuinya. Berbagai kalangan berspekulasi, siapa sejatinya Bunda Putri itu? Adakah benar teman dekatnya SBY, dan Bunda Puteri itu operatornya Ani Yudhoyono?

Sekarang yang belum dihancurkan tinggal PDIP  dan Megawati. Jika Mega ingin menjadikan Jokowi calon presiden bagi PDIP, ini sebuah langkah politik baru bagi Mega. Setidaknya, Mega akan melakukan "deal" politik dengan kekuatan regional atau multilateral.

Mega kemungkinan akan mencari dukungan politik dari Chinies Overseas (China Perantauan), yang sekarang ini menguasai 80 persen asset ekonomi Indonesia, atau dengan China daratan, yang sekarang posisinya sudah menggantikan Amerika Serikat.

Di kawasan Asia Pasipic sedang terjadi perebutan pengaruh antara China dan Amerika Serikat, dan Indonesia masih tetap penting bagi kepentingan China dan Barat.

Siapapun yang akan menjadi penguasa di Indonesia pasti tidak akan terlepas dari tangan-tangan kepentingan dua raksasa itu. Apakah Mega akan menggandeng Jokowi dengan dukungan China? Sebaliknya, SBY akan terus membangun dinasti kekuasaannya dengan dukungan Amerika? Kita lihat nanti. syh/hh

The Untold Stories:

The Godfather(1): Sibak Topeng SBY 'Sang Jenderal Prihatin'

The Godfather(2): Membungkam Lawan dgn isu Korupsi & Terorisme 

The Godfather (3): SBY Galau Menjadi Teman Dekat Bunda Puteri?

The Godfather (4): Siapa Bunda Putri & Apa Hubungan Dgn Dinasti SBY ? 

The Godfather(5): Perang Para Pemilik Dinasti Kekuasaan Indonesia

The Godfather(6): Bakar Gedung, Habisi Dokumen Century & Hambalang 

The Godfather(7) : Istana Presiden Dikendalikan Para Broker?

The Godfather(8) : Antasari Azhar Jilid 2 Tutupi Kasus Hambalang?  

The Godfather(9): Jangankan Rakyat, Tuhan Pun Kau Tipu!

The Godfather (10): Konser NOAH 2 Benua 5 Negara Dari Dana Hambalang?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Kamis, 21 Jan 2021 11:29

Anies Dikerjain Lagi!

Anies Dikerjain Lagi!

Kamis, 21 Jan 2021 11:01

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28


MUI

Must Read!
X