Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
47.721 views

The Godfather(2): Membungkam Lawan dgn isu Korupsi & Terorisme

JAKARTA (voa-islam) Satu persatu semua musuh politik Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat terseret kasus korupsi. Bukan suatu kebetulan apabila lawan politik habis diberangus KPK.

SBY cukup pandai memainkan silent operation dalam memberangus dengan menggunakan isu korupsi dan terorisme yang telah menjadi momok menakutkan di Indonesia. Memang seorang presiden secara UU tidak bisa mencampuri yudikatif, akan tetapi ia pandai mengunakan perannya, presiden kita ini, dia mencampuri urusan yudikatif dengan "meminjam tangan2 orang yg berwenang" untuk menghajar lembaga yudikatif, eksekutif maupun legislatif.

Johan Budi, juru bicara KPK menyatakan "Saya menyimpulkan, korupsi tidak berjalan sendirian, ada kerjasama antara Lembaga YUDIKATIF, LEGISLATIF, EKSEKUTIF dan PENGUSAHA."

Misalnya saja pusaran korupsi Partai Golkar ini, sedikit demi sedikit mulai menyeret dinasti Banten Chasan Sochib dan Ratu Atut. Dengan tertangkapnya Ketua MK Akil Mochtar yang berasal dari Partai Golkar, bersama kroni Golkar lainnya Chairunisa yang menjabat Bendahara MUI, Tubagus Chair Wardana alias Wawan Sochib yang merupakan adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut, dan Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Gambit Bintih.

Lalu pusaran kasus PDI-P mulai diangkat Ahok Center dan Kroni Jokowi yang disinyalir bagian dari pengusaha hitam pengemplang dana BLBI ratusan triliun, disebutlah Edward Suryajaya, lalu kroni lain James Riady yang di duga bagian dari intelejen Cina, lalu ada Djan Faridz dan tentunya keluarga Prabowo Subianto dan Hashim Djoyohadikusumo.

Membongkar 10 Strategi 'Sihir Muslihat' ala Jokowi

Kongkalikong Bunda Putri dan Luthi Hasan Ishaq

Berikutnya, dinasti PKS nampaknya menjelang ajal dan sulit meningkatkan elektabilitas dalam waktu cepat. Rusaknya reputasi dihantam dengan isu yang di benci Ibu-ibu di Indonesia, dibumbui perselingkuhan di luar nikah Fathanah dengan skandal seks artis porno majalah Popular Vitalia Sesha! Kasus korupsi PKS ini di setting dengan menyeret Luthi Hasan Ishaq dan Fathanah dengan isu memalukan yang lebih parah dari korupsi, yaitu poligami dibawah umur Darin Mumtazah maupun sepak terjang Don Juan Fathanah. Benar atau tidaknya kasus suap sapi import ini sudah bukan tujuan utama pelaku Spin doctor (agen pembuat & pengalihan isu), esensi yang terpenting berangus dan kendalikan persepsi publik atas pembunuhan karakter petinggi PKS menggunakan tangan perantara seperti Bunda Putri, dan misi berhasil, mission accomplished


Bunda Putri memiliki nama lengkap Non Saputri. Pengaruh Bunda Putri untuk membantu memuluskan proyek di berbagai Kementerian, tampaknya bukan isapan jempol semata. Menurut Luthfi, Bunda Putri memiliki informasi yang valid terkait kebijakan reshuffle karena dekat dengan SBY. Fathanah didakwa bersama-sama Luthfi menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna Utama terkait kepengurusan kuota impor daging sapi. Keduanya juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membayarkan, dan membelanjakan harta kekayaan. 

Luthfi mengungkapkan bahwa Bunda Putri adalah orang yang sangat dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Luthfi pernah mendatangi rumah Bunda Putri di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

baca juga : Perang Antara Luthfi Hasan Ishak Dengan SBY, Siapa Pembohong?

Ditemui di Gedung Pengadilan Tipikor, Kuningan, Luthfi Hasan Ishak, penuh senyum, dan tidak menunjukkan adanya kesedihan  sedikitpun di wajahnya. Luthfi mengatakan tidak menerima uang sepeserpun, terkait dengan kasus daging import.

Karena, sejatinya dia hanya menjadi korban, yang sengaja dibuat (diskenariokan) oleh rezim SBY. "Pemerintah SBY sengaja mau menghancurkan PKS, karena tidak mau nurut", ujar Luthfi, Kamis, 10/10/2010.

Menurut Luthfi Hasan Ishak, sudah sejak dua tahun lalu, hubungan PKS dengan SBY, tak nyaman dan harmoni. Pasalnya, PKS tidak mau nurut dengan SBY, dan selalu menentangnya. Khususnya, terkait dengan Bank Century, dan kenaikan BBM.

Inilah smooth criminal ala SBY atas belitan skandal korupsi Demokrat, ia bereaksi dengan mengatakan partai lain lebih korup dari Demokrat dan dia akan membuktikan hal tersebut, dan bagaimana hari ini seluruh petinggi partai politik yang menyerang Demokrat mungkin hanya Hanura yang masih selamat, sebab yang lain mulai petinggi dari PKS, PPP, Golkar, PDI-P sudah terbongkar kasus korupsinya, bahkan termasuk skandal seks maupun narkoba mereka. Terakhir telah terjadi pengejaran dari sisi hukum terhadap Dinasti Banten yang merupakan pendukung Golkar dan PDI-P. 

Kasusnya jebakan batman sepertinya sama dengan kasus Antasari Azhar, hanya beda cara penjebakannya dan diprediksi kasus ini akan bertahan hingga pilpres. Presiden dan Abraham samad pun senang. Presiden selamat dari kasus century dan hambalang sedangkan Abraham Samad selamat dari janjinya yang akan mundur jika 1 tahun kerjanya di KPK tidak bisa membongkar century maka dia akan mundur

SBY, dengan hanya bergerak di belakang layar saja mampu mendorong jalannya reformasi

Dari sisi apapun jelas operasi senyap kubu SBY yang dilakukan intelejen lebih efektif dan efisien daripada operasi terbuka. Terbukti mayoritas lawan politik SBY hari ini mulai dibungkam melalui serangkaian operasi intelejen senyap yang mana tanpa mereka duga tiba-tiba mereka ditangkap oleh KPK atau aparat lain.

Kisruh MK hari ini membuktikan pameo bahasa Inggris yang mengatakan “don’t judge book by it cover” dan bisa dibilang sejauh ini SBY adalah satu-satunya pewaris dinasti intelejen militer Indonesia yang pernah terkenal dan menjadi momok bagi sebagian rakyat Indonesia mulai dari Zulfikli Lubis, Ali Moertopo, sampai Benny Moerdani.

Tinggal "Bobok Celengan" demikian istilah aparat dalam membongkar dan melemahkan jaringan koruptor. Tinggal menunggu waktu saja. Dalam setahun ini akan ada Conflict, Crisis, dan yang terakhir adalah Chaos! Nah, kalo sudah terjadi Chaos, tidak ada lagi hukum yang mampu mengendalikan negara dalam kondisi chaos, kecuali MILITER! 

Operasi Tangkap Ternyata Pengalihan Isu demi Godfather

Lalu bagaimana dengan aktivis Islam? Saudara muslim yang aktif di dunia pergerakan dan dakwah terus menerus dimandulkan dengan isu deradikaliasi terorisme yang terus dihembuskan BNPT dan Densus 88.

Bahkan BNPT akui penggerebekan teroris untuk pengalihan isu dan ternyata hal itu bukan omong kosong. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengakui hal tersebut.

"Perbandingan 80 persen dan 20 persen. 20 Persennya yang pengalihan isu, tetapi kalau di era Soeharto dulu persentasenya sangat tinggi," ujar Ansyaad saat ditemui di ruangannya, Jumat (10/5) malam.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui bahwa penggerebekan aktivis islam yang di tuduh teroris adalah pengalihan isu. Para teroris itu sebenarnya sudah dipantau cukup lama, namun kapan dilakukan penggerebekan menunggu saat yang tepat sehingga bisa memecah isu yang sedang berkembang di masyarakat.

Abu Roban misalnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menyebut bahwa jihadis yang di fitnah sebagai teroris ditembak mati di Batang itu telah diendus sejak tahun 2012. Namun Densus 88 baru melakukan penggerebekan untuk menunggu waktu atau moment yang tepat. Penggrebekan terduga teroris sudah di setup sejak lama (baca: dijebak, didanai, disulut semangatnya, dan diprovokasi untuk membuat makar dan akhirnya lalu ditangkap), lanjut Mbai, juga menunggu moment yang tepat. Menurut Mbai, penggrebekan teroris adalah berita seksi yang bisa digunakan untuk mengalihkan isu.

"Memang iya benar Abu Roban 2012 sudah kita cari dan dipantau sejak ramai kasus perampokan di Sumatera," ujar Ansyaad di kantornya, Jumat (10/5) malam.



Menurut Ansyaad, Menko Polhukam Djoko Suyanto sudah memerintahkan agar teroris secepatnya ditangkap. Meski demikian aparat baru bergerak bila kelompok teroris itu dianggap cukup bukti akan melakukan aksi.

Tak hanya itu, isu penembakan polisi sebenernya adalah isu "jeruk makan jeruk" demi menjaga sentimen kebencian kepada umat Islam terus meningkat hingga Pemilu 2014 nanti, kita bisa cata setiap bulan akan ada isu baru yang terus menyerang lawan politik dan umat islam dengan isu-isu yang dikembangkan oleh agen spin doctor.

Jurnalis senior Hanibal mengkonfirmasi isu tersebut "Ada kejanggalan kasus pada penembakan polisi ini, dikerjai sesama aparat dalam bisnis pengawalan. Kejanggalan bisa dibandingkan penanganan yg di kuningan sama di Ciputat dan Tangsel... juga yang di Depok, mengapa lama sekali? Namun, apabila di konfirmasi kepada petinggi TNI dan POLRI memang mengarah kepada aparat yang bermain, hanya saja mereka bungkam karena tidak menguntungkan mereka..."

Penggerebekan menunggu mereka merencanakan, lalu ada senjata, ada bom dulu lah. Tidak langsung digerebek, Kepentingan itu ada (pengalihan isu), Ini supaya di media massa yang diangkat ya itu (penggrebekan teroris)" terangnya.

Korupsi Rombongan Partai adalah musuh sesungguhnya 

Fakta infografik di atas cukup banyak berbicara, ini lebih dari sekedar fenomena gunung es, partai terkorup adalah GOLKAR, lalu PDI-P dan berikutnya partai anak kemarin sore, Partai Demokrat. Dalam 10 tahun terakhir, si anak kemarin sore nampaknya sudah berani mendekati partai generasi Orde Baru ini.

Dengan fenomena demikian, masihkah anda percaya pada sistem demokrasi yang  begitu sesat dan menyesatkan banyak pihak. Indonesia sudah lebih dari 60 tahun merdeka dan menyandarkan kekuasaan pada sistem demokrasi ini, namun hasilnya tak lebih hanya melahirkan raja-raja baru bak fir'aun moderen yang arogan.

Kini saatnya hati nurani akan bicara mengungkap kebenaran sejati. 

Demokrasi adalah Thaghut

Thoghut atau Thaghut adalah istilah dalam agama Islam yang merujuk kepada setiap yang disembah selain Allah yang rela dengan peribadatan yang dilakukan oleh penyembah atau pengikutnya, atau rela dengan ketaatan orang yang menaatinya dalam melawan perintah Allah SWT.

Bentuk-bentuk thoghut antara lain :

Setan

Thoghut ini selalu menyeru beribadah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalil-nya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu." (QS: Yaasiin: 60)

Penguasa zhalim

Penguasa zhalim yang mengubah hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seperti peletak undang-undang yang tidak sejalan dengan Islam. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mengingkari orang-orang musyrik. Mereka membuat peraturan dan undang-undang yang tidak diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyari'atkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?" (QS: Asy-Syuuraa: 21)

Hakim Zhalim

Hakim yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika ia mempercayai bahwa hukum-hukum yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak sesuai lagi, atau dia membolehkan diberlakukannya hukum yang lain. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Dan barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir". (QS: Al-Maa'idah: 44)

Mengaku Tahu Ilmu Ghaib

Orang yang mengaku mengetahui ilmu ghaib selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hal ini Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: "Katakanlah, 'Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah'." (Qs: An-Naml: 65)[2]

Penyembah Atau Yang Disembah

Seseorang atau sesuatu yang disembah dan diminta pertolongan oleh manusia selain Allah Subhanahu wa Ta’ala, sedang ia rela dengan yang demikian. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan barangsiapa di antara mereka mengatakan, 'Sesungguhnya aku adalah Tuhan selain Allah'. Maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zhalim." (QS: Al-Anbiyaa': 29) (ikhlas/voa-islam)

Baca Juga :

Mengupas The Untold Stories, The Indonesian Godfather : 

The Godfather(1): Sibak Topeng SBY 'Sang Jenderal Prihatin'

The Godfather(2): Membungkam Lawan dgn isu Korupsi & Terorisme 

The Godfather (3): SBY Galau Menjadi Teman Dekat Bunda Puteri?

The Godfather (4): Siapa Bunda Putri & Apa Hubungan Dgn Dinasti SBY ? 

The Godfather(5): Perang Para Pemilik Dinasti Kekuasaan Indonesia

The Godfather(6): Bakar Gedung, Habisi Dokumen Century & Hambalang 

The Godfather(7) : Istana Presiden Dikendalikan Para Broker?

The Godfather(8) : Antasari Azhar Jilid 2 Tutupi Kasus Hambalang?  

The Godfather(9): Jangankan Rakyat, Tuhan Pun Kau Tipu!

The Godfather (10): Konser NOAH 2 Benua 5 Negara Dari Dana Hambalang?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X