Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.439 views

Identitas Tentara AS Pembantai 16 Warga Sipil Afghanistan Terkuak

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Sumber-sumber militer pada Jum'at sore mengidentifikasi Sersan Angkatan Darat Robert Bales, 38 tahun, sebagai nama tersangka yang dituduh membunuh 16 warga sipil Afghanistan dalam amukan hari Ahad. Bales belum didakwa dalam kasus itu. Dia diterbangkan ke penjara militer AS dengan keamanan maksimum di Ft. Leavenworth, Kansas dari Kuwait pada Jumat.

"Saya dapat mengkonfirmasi" nama tersangka adalah Robert Bales, seorang pejabat AS mengatakan kepada Yahoo News dalam kondisi anonimitas.

Sersan Robert Bales itu adalah salah satu dari 4.000 tentara di Berigade ke-3 (Stryker), Divisi Infanteri ke-2 yang ditempatkan di Pangkalan Lewis-McChord di negara bagian Washington. Pusat medis di markas itu sedang diselidiki karena diduga menurunkan penilaian diagnosis stress pasca traumatic untuk penyakit mental lain yang tidak mencegah penyebaran pasukan di medan perang atau memenuhi syarat untuk pembayaran tentara cacat.

Sebelumnya, John Henry Browne, pengacara Robert Bales  mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers hari Kamis bahwa Robert Bales diliputi perasaan tidak senang bahwa ia telah tugaskan kembali di medan perang untuk keempat kalinya meskipun menderita dua cedera, termasuk cedera kepala traumatis dan hilangnya sebagian kakinya di Irak. Browne menepis rumor bahwa tentara tersebut memiliki masalah perkawinan, dan mengatakan ia memiliki dua anak muda.

"Dia tidak ingin ditugaskan kembali ke medan perang, kata Browne kepada Seattle Times ." Sebenarnya dia diberitahu dia tidak akan pergi. Lalu, benar-benar hampir dalam semalam, keputusan itu berubah." Browne mengatakan kepada koran bahwa seorang prajurit di kesatuannya juga telah kehilangan kaki dalam pertempuran sehari sebelum penembakan yang dituduhkan.

The New York Times mengutip seorang  pejabat "senior" Amerika mengatakan tentara tersebut telah minum-minuman keras sebelum dugaan penembakan dilakukan." Ketika semuanya keluar, itu akan menjadi kombinasi dari stres, alkohol dan masalah dalam negeri - ia baru saja tersentak," kata pejabat anonim tersebut kepada koran itu.

Kasus Bales bukan merupakan kasus kontroversi pertama dari Brigade Stryker di Divisi Infanteri ke-2 di Lewis-McChord. Dua belas tentara dari Brigade ke-5 didakwa dengan kejahatan selama penugasan ke Afghanistan tahun 2010, 11 tentara dihukum, termasuk empat diantaranya terkait dengan pembunuhan terhadap tiga warga sipil Afghanistan. (an/YN/TL)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....