Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.161 views

Pejuang Islam Kasmir Ancam Akan Perangi Pakistan

KASHMIR (voa-islam.com) - Kelompok pejuang Islam yang memerangi pasukan India di Kashmir akan menyatakan perang terhadap Pakistan jika negara itu melemahkan dukungan tradisional untuk jihad mereka, pemimpin senior mereka memperingatkan.

Syed Salahuddin, pemimpin dari Dewan Persatuan Jihad, sebuah kelompok yang memayungi kelompok-kelompok pejuang Islam Kashmir yang termasuk Lashkar e Taiba, mengatakan mereka telah melakukan "perang Pakistan di Kashmir" tapi Islamabad sekarang lebih peduli perdagangan daripada jihad.

"Kami (para pejuang Islam) berjuang dalam perang Pakistan di Kashmir dan jika mereka menarik dukungannya, perang itu akan dilakukan di dalam wilayah Pakistan," katanya dalam wawancara dengan Arab News.

Ancamannya tersebut muncul ketika pemimpin India dan Pakistan mempersiapkan pembicaraan di Islamabad pada hari Senin dengan proposal untuk menarik pasukan mereka dari gletser Siachen yang disengketakan, medan perang tertinggi di dunia dekat dengan Garis Kontrol yang membagi Kashmir.

Salahuddin dan para pemimpin pejuang Kashmir khawatir pemimpin Pakistan akan menarik diri dukungan lama negara itu untuk serangan militer terhadap pasukan India di Kashmir sebagai bagian dari kampanye diplomatik untuk mengurangi hambatan perdagangan dan kemudahan gerakan antara kedua musuh lama tersebut.

Kesiapan Pakistan untuk memberikan status perdagangan 'Bangsa paling Pavorit' bagi India dan pembukaan 'lintas batas' baru rute perdagangan di Kashmir telah mengirimkan pesan kepada para pemimpin pejuang Islam seperti Hizbul Mujahidin bahwa "Pakistan ingin berbisnis dengan India." Pakistan telah lama menggunakan kelompok seperti Hizbul Mujahidin dan Lashkar e Taiba sebagai bagian dari perang tanding dengan India atas kendali Kashmir, dengan perlindungan militer untuk kamp pelatihan mereka di 'Azad' atau  Kashmir "Merdeka."

..Kami (para pejuang Islam) berjuang dalam perang Pakistan di Kashmir dan jika mereka menarik dukungannya, perang itu akan dilakukan di dalam wilayah Pakistan..

India menuduh elemen-elemen dalam keamanan Pakistan membantu kelompok pejuang Kashmir Lashkar e Taiba ketika kelompok itu melakukan plot dan meluncurkan serangan komando 'Fidayeen' pada 2008  di Mumbai di mana lebih dari 160 orang tewas. Pasukan Salahuddin sendiri memainkan peran kunci dalam perang Kargil tahun 1999 ketika militan dan pasukan Pakistan merebut posisi dalam Kashmir yang dijajah India.

Beberapa dukungan untuk kelompok pejuang Islam ditarik di bawah mantan penguasa militer Jenderal Musharraf di bawah tekanan internasional menyusul serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, tetapi Salahuddin khawatir dukungan yang tersisa sekarang akan diperdagangkan untuk peningkatan bisnis dengan India.

"Kashmir telah menjadi isu utama tetapi sekarang telah menjadi kurang penting ketika semua klaim dari mendukung perjuangan kita secara politik, diplomatik dan moral hanyalah pemanis bibir," katanya.

"Pembicaraan dengan India, bagaimanapun, pasti akan gagal, katanya, karena New Delhi "tidak serius" tentang perdamaian dan hanya tertarik untuk membeli "lebih banyak waktu untuk menerapkan desain mereka sendiri untuk kawasan itu," katanya. (by/tlgrp)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Butuh Biaya Rp 15 Juta, Bayi Nabil Mujahid Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Butuh Biaya Rp 15 Juta, Bayi Nabil Mujahid Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Begitu dilahirkan ke dunia, bayi Nabil Muhammad harus divacum di ruang ICU karena pernafasan tidak normal. Ayahnya adalah aktivis Islam yang berprofesi sebagai buruh pabrik....

Anak Mujahid Komplikasi Demam Berdarah & Meningitis. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Komplikasi Demam Berdarah & Meningitis. Ayo Bantu!!

Mujahid cilik ini tergolek kritis di ICU karena komplikasi Demam Berdarah dan Meningitis. Sang ayah sedang menjalani ujian penjara 9 tahun akibat i'dad bersama Kafilah Mujahidin Aceh....

IDC Salurkan Zakat Fitrah Rp 32 Juta Kepada Keluarga Mujahidin 'Asiir di Berbagai Daerah

IDC Salurkan Zakat Fitrah Rp 32 Juta Kepada Keluarga Mujahidin 'Asiir di Berbagai Daerah

Amanah zakat fitrah sebesar Rp 32.216.000 telah disalurkan kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah. Distribusi dilakukan oleh Relawan dan kontributor IDC sehari sebelum shalat ied...

Donasi Rp 250 Juta Telah Diserahkan, Muslim Gaza Masih Butuh Pertolongan. Ayo Bantu!!

Donasi Rp 250 Juta Telah Diserahkan, Muslim Gaza Masih Butuh Pertolongan. Ayo Bantu!!

Infaq telah diserahkan kepada warga Gaza dalam bentuk uang tunai dan sembako. Warga Gaza masih butuhkan bahan makanan dan obat-obatan, karena kondisi Gaza begitu parah...

Solidaritas Peduli Gaza & Suriah: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Gaza & Suriah: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Kaum Muslimin di Gaza dan Suriah hidup dalam tekanan, penderitaan dan kesulitan dizalimi Zionis Israel dan rezim Syi?ah Nushairiyah Bashar Al-Assad. Ayo bantu!!...

Latest News