Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
21.812 views

Hj Irena Handono: Penulis dan Pengedar Buku SPSB adalah Teroris Penebar Konflik

BEKASI (voa-islam.com) – Buku berinisial “SPSB” dijual bebas oleh Toko Buku Gramedia di Mall Metropolitan Bekasi, mengundang kecaman banyak pihak. Padahal di beberapa negara Islam, buku ini dilarang beredar, karena buku setebal 198 halaman ini sarat penghujatan terhadap Islam.

“Kebudayaan Islam berakar dari penyembahan dewa bulan. Setidaknya, lima tiang utama dalam Islam berasal langsung dari praktik penyembahan berhala,” tulis Curt Fletemier, sang penulis pada halaman 146.

Peribadatan yang  dituding menjiplak ritual agama berhala itu adalah semua rukun Islam, dari shalat hingga ibadah haji. “Kaum Islamis melakukan ibadah Haji setiap tahun pada bulan Dzulhijjah. Ritual iri berasal dari praktik penyembahan berhala,” lanjut Fletimer masih pada halaman yang sama.

Ironinya, meski jelas-jelas menghujat Islam, dalam pendahuluannya, Fletimer menyebut bukunya sebagai bentuk kasih sayang terhadap kaum muslimin.

“Ditujukan untuk orang Muslim yang berpikiran terbuka,” (hlm. 7). Dan “Kami mengasihi Muslim” (hlm. 9).

Pakar kristologi terkemuka Indonesia, Ustadzah Irena Handono menilai buku SPSB sebagai buku yang tidak ilmiah, hanya berisi fitnah-fitnah terhadap Islam. Karenanya, muhtadin mantan  aktivis Katolik yang sudah menulis belasan buku kristologi --antara lain buku 'Islam Dihujat' yang membantah tudingan buku 'Islamic Invassion' karya Robert Morey-- ini mengimbau umat Islam agar membawa kasus pelecehan Islam dalam buku yang dijual di Toko Buku Gramedia Bekasi ini ke ranah hukum.

Berikut petikan wawancara wartawan voa-islam.com, Zaid Al-Natuni dengan Ummi Irena Handono di kantor Irena Centre, Jumat (22/7/2011):

Bagaimana pendapat Ummi mengenai buku SPSB yang dijual di Gramedia ini?

Kalau melihat isi buku mereka hanya mengulang-ulang saja, dengan revisi-revisi untuk memperkuat fitnah terhadap umat Islam. Dan kini mereka lebih berani lagi, karena mereka pun mempelajari Islam, Al-Qur'an  dan hadits .

Apa yang  target mereka membuat buku ini?

Target buku ini adalah membuat orang awam ragu dan membuat orang-orang non Islam semakin tidak simpati terhadap Islam dan benci terhadap Islam. Buku ini menebarkan kebencian dan melestarikan konflik antarumat beragama. Orang-orang yang membuat buku ini adalah penebar  konflik.

Buku ini adalah teroris. Karena teror itu tidak hanya dengan bom, menyakiti orang lain tidak harus dengan bom. Yang namanya koruptor itu juga  teroris. Buku-buku seperti ini juga buku teroris.

Mereka membandingkan ayat-ayat suci Al-Qur'an  tentang pembunuhan terhadap kaum di luar Islam dengan ayat-ayat Alkitab mereka, gimana tanggapan Ummi?

Mereka menyatakan ayat-ayat  kasih. Gimana kalau saya mengungkapkan pembunuhan dan pemusnahan massal di Alkitab mereka? Tentang perzinahan banyak sekali di Alkitab mereka. Ini nanti kalau mereka membuat perbandingan, maka kita dengan mudah menunjukkan ayat-ayat mereka tentang kekerasan.

Kajian mereka ini tidak sempurnadan tendensius. Penggalan-penggalan ayat suci Al-Qur’an dan hadits yang mereka kutip hanya sepenggal-sepenggal dan tidak sempurna. Kalau mereka mengatakan ayat-ayat Al-Qur’an mereka bohong.

Dalam buku ini mereka menuding umat Islam menyembah dewa bulan, bagaimana tanggapan Ummi?

Tuduhan ini lemah. Mereka hanya menemukan patung yang ada ukiran bulan sabit dan bintang dan ini pun mereka masih ragu belum jelas siapa penemunya dan di mana ditemukannya patung yang mereka sebut dengan Hazor.

Ibadah haji juga dituding sebagai ritual penyembah berhala yang ditujukan kepada dewa bulan.

Tentang haji, mereka mengatakan ini adalah ritual penyembahan terhadap Hubbal, sang dewa bulan dan Syam, sang dewa matahari. Kalau kita telusuri, kita mengetahui haji berasal dari zaman Nabi Ibrahim AS. Jadi gak mungkin  Nabi Ibrahim menggunakan bulan sabit sebagai simbol. Gak tepatlah tudingan ini. Di zaman Rasulullah SAW, beliau menghancurkan berhala-berhala di Ka’bah, gak tepatlah kalau mereka mengatakan umat Islam menyembah berhala.

Apa yang harus dilakukan umat Islam terhadap penerbit dan pengedar buku ini?

Buku-buku seperti ini kita bisa diajukan ke ranah hukum yang tertuang di UU no 1 tahun 1965.  Kita bisa mengadukan ke pihak hukum tentang pelecehan ini, kita bisa untuk membuktikan.

Penulis buku ini bukan penulis yang mumpuni, tulisan ini penodaan, ini sama sekali gak elegan. [taz/Zaid Al-Natuni]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Sudah empat hari bocah yatim syuhada ini tergolek lemah di Rumah Sakit Haji Medan. Ayahnya gugur tahun 2010 ditembak thaghut Densus karena menegakkan syariat i?dad bersama kafilah Mujahidin Aceh...

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Malapetaka Hantu Krisis Ekonomi '98 Bakal Datang Kembali

Malapetaka Hantu Krisis Ekonomi '98 Bakal Datang Kembali

Jum'at, 28 Aug 2015 08:13

Rizal Ramli Tidak Hanya Berani dengan JK, Tapi Juga dengan Cornelia Agatha

Rizal Ramli Tidak Hanya Berani dengan JK, Tapi Juga dengan Cornelia Agatha

Jum'at, 28 Aug 2015 06:47

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Kamis, 27 Aug 2015 23:55

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Kamis, 27 Aug 2015 22:52

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fikih Kebhinekaan Versi Islam Nusantara

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fikih Kebhinekaan Versi Islam Nusantara

Kamis, 27 Aug 2015 22:30

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Kamis, 27 Aug 2015 22:00

Antisipasi Salah Pergaulan Anak, Mensos Sentil Ibu-ibu Penyuka Sinetron

Antisipasi Salah Pergaulan Anak, Mensos Sentil Ibu-ibu Penyuka Sinetron

Kamis, 27 Aug 2015 21:30

Siaga Depresi Menjelang Pilkada Serentak

Siaga Depresi Menjelang Pilkada Serentak

Kamis, 27 Aug 2015 21:05

Amalan Salah Ekspresi; Ketika Ibadah di'Share' Lewat Sosial Media

Amalan Salah Ekspresi; Ketika Ibadah di'Share' Lewat Sosial Media

Kamis, 27 Aug 2015 21:00

Dua Jenderal Irak Tewas di Tangan Mujahid IS Hanya dengan Bom Mobil

Dua Jenderal Irak Tewas di Tangan Mujahid IS Hanya dengan Bom Mobil

Kamis, 27 Aug 2015 20:27

Hadirilah! Dauroh dan Sosialisasi Aliansi Nasional Anti Syiah di Banten

Hadirilah! Dauroh dan Sosialisasi Aliansi Nasional Anti Syiah di Banten

Kamis, 27 Aug 2015 20:15

Lebih dari 1000 Anak Palestina Menderita Cacat Permanen Akibat Serangan Zionis Israel Tahun 2014

Lebih dari 1000 Anak Palestina Menderita Cacat Permanen Akibat Serangan Zionis Israel Tahun 2014

Kamis, 27 Aug 2015 20:15

Daulah Islam (IS) Serang Markas Pasukan Kurdi YPG di Gunung Abdulaziz di Hasakah

Daulah Islam (IS) Serang Markas Pasukan Kurdi YPG di Gunung Abdulaziz di Hasakah

Kamis, 27 Aug 2015 20:00

PKS Kembali sebagai Gerakan Dakwah dengan Doktrin Bersih dan Peduli

PKS Kembali sebagai Gerakan Dakwah dengan Doktrin Bersih dan Peduli

Kamis, 27 Aug 2015 19:46

Komandan Terkemuka FSA Tewas dalam Ledakan Bom di Antakya Turki

Komandan Terkemuka FSA Tewas dalam Ledakan Bom di Antakya Turki

Kamis, 27 Aug 2015 19:45

Al-Shabaab Tewaskan Belasan Pasukan Pemerintah Somalia dalam Penyergapan di Gedo

Al-Shabaab Tewaskan Belasan Pasukan Pemerintah Somalia dalam Penyergapan di Gedo

Kamis, 27 Aug 2015 19:30

Delegasi PBB untuk Libya Peringatkan Persatuan untuk Memerangi Eksistensi Islamic State (ISIS)

Delegasi PBB untuk Libya Peringatkan Persatuan untuk Memerangi Eksistensi Islamic State (ISIS)

Kamis, 27 Aug 2015 13:40

Amerika Serika Tidak Ingin Bunuh Dedengkot Syiah Muqtada Al-Shadr

Amerika Serika Tidak Ingin Bunuh Dedengkot Syiah Muqtada Al-Shadr

Kamis, 27 Aug 2015 12:08

Rupiah Menyentuh Rp. 14.100/1USD, Presiden dan Menteri Hanya Memberi JJP Rakyat

Rupiah Menyentuh Rp. 14.100/1USD, Presiden dan Menteri Hanya Memberi JJP Rakyat

Kamis, 27 Aug 2015 07:26

Al-Qaedah Meledakkan Markas Komando Militer di Mukalla

Al-Qaedah Meledakkan Markas Komando Militer di Mukalla

Kamis, 27 Aug 2015 07:13



Must Read!
X