Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
21.306 views

Hj Irena Handono: Penulis dan Pengedar Buku SPSB adalah Teroris Penebar Konflik

BEKASI (voa-islam.com) – Buku berinisial “SPSB” dijual bebas oleh Toko Buku Gramedia di Mall Metropolitan Bekasi, mengundang kecaman banyak pihak. Padahal di beberapa negara Islam, buku ini dilarang beredar, karena buku setebal 198 halaman ini sarat penghujatan terhadap Islam.

“Kebudayaan Islam berakar dari penyembahan dewa bulan. Setidaknya, lima tiang utama dalam Islam berasal langsung dari praktik penyembahan berhala,” tulis Curt Fletemier, sang penulis pada halaman 146.

Peribadatan yang  dituding menjiplak ritual agama berhala itu adalah semua rukun Islam, dari shalat hingga ibadah haji. “Kaum Islamis melakukan ibadah Haji setiap tahun pada bulan Dzulhijjah. Ritual iri berasal dari praktik penyembahan berhala,” lanjut Fletimer masih pada halaman yang sama.

Ironinya, meski jelas-jelas menghujat Islam, dalam pendahuluannya, Fletimer menyebut bukunya sebagai bentuk kasih sayang terhadap kaum muslimin.

“Ditujukan untuk orang Muslim yang berpikiran terbuka,” (hlm. 7). Dan “Kami mengasihi Muslim” (hlm. 9).

Pakar kristologi terkemuka Indonesia, Ustadzah Irena Handono menilai buku SPSB sebagai buku yang tidak ilmiah, hanya berisi fitnah-fitnah terhadap Islam. Karenanya, muhtadin mantan  aktivis Katolik yang sudah menulis belasan buku kristologi --antara lain buku 'Islam Dihujat' yang membantah tudingan buku 'Islamic Invassion' karya Robert Morey-- ini mengimbau umat Islam agar membawa kasus pelecehan Islam dalam buku yang dijual di Toko Buku Gramedia Bekasi ini ke ranah hukum.

Berikut petikan wawancara wartawan voa-islam.com, Zaid Al-Natuni dengan Ummi Irena Handono di kantor Irena Centre, Jumat (22/7/2011):

Bagaimana pendapat Ummi mengenai buku SPSB yang dijual di Gramedia ini?

Kalau melihat isi buku mereka hanya mengulang-ulang saja, dengan revisi-revisi untuk memperkuat fitnah terhadap umat Islam. Dan kini mereka lebih berani lagi, karena mereka pun mempelajari Islam, Al-Qur'an  dan hadits .

Apa yang  target mereka membuat buku ini?

Target buku ini adalah membuat orang awam ragu dan membuat orang-orang non Islam semakin tidak simpati terhadap Islam dan benci terhadap Islam. Buku ini menebarkan kebencian dan melestarikan konflik antarumat beragama. Orang-orang yang membuat buku ini adalah penebar  konflik.

Buku ini adalah teroris. Karena teror itu tidak hanya dengan bom, menyakiti orang lain tidak harus dengan bom. Yang namanya koruptor itu juga  teroris. Buku-buku seperti ini juga buku teroris.

Mereka membandingkan ayat-ayat suci Al-Qur'an  tentang pembunuhan terhadap kaum di luar Islam dengan ayat-ayat Alkitab mereka, gimana tanggapan Ummi?

Mereka menyatakan ayat-ayat  kasih. Gimana kalau saya mengungkapkan pembunuhan dan pemusnahan massal di Alkitab mereka? Tentang perzinahan banyak sekali di Alkitab mereka. Ini nanti kalau mereka membuat perbandingan, maka kita dengan mudah menunjukkan ayat-ayat mereka tentang kekerasan.

Kajian mereka ini tidak sempurnadan tendensius. Penggalan-penggalan ayat suci Al-Qur’an dan hadits yang mereka kutip hanya sepenggal-sepenggal dan tidak sempurna. Kalau mereka mengatakan ayat-ayat Al-Qur’an mereka bohong.

Dalam buku ini mereka menuding umat Islam menyembah dewa bulan, bagaimana tanggapan Ummi?

Tuduhan ini lemah. Mereka hanya menemukan patung yang ada ukiran bulan sabit dan bintang dan ini pun mereka masih ragu belum jelas siapa penemunya dan di mana ditemukannya patung yang mereka sebut dengan Hazor.

Ibadah haji juga dituding sebagai ritual penyembah berhala yang ditujukan kepada dewa bulan.

Tentang haji, mereka mengatakan ini adalah ritual penyembahan terhadap Hubbal, sang dewa bulan dan Syam, sang dewa matahari. Kalau kita telusuri, kita mengetahui haji berasal dari zaman Nabi Ibrahim AS. Jadi gak mungkin  Nabi Ibrahim menggunakan bulan sabit sebagai simbol. Gak tepatlah tudingan ini. Di zaman Rasulullah SAW, beliau menghancurkan berhala-berhala di Ka’bah, gak tepatlah kalau mereka mengatakan umat Islam menyembah berhala.

Apa yang harus dilakukan umat Islam terhadap penerbit dan pengedar buku ini?

Buku-buku seperti ini kita bisa diajukan ke ranah hukum yang tertuang di UU no 1 tahun 1965.  Kita bisa mengadukan ke pihak hukum tentang pelecehan ini, kita bisa untuk membuktikan.

Penulis buku ini bukan penulis yang mumpuni, tulisan ini penodaan, ini sama sekali gak elegan. [taz/Zaid Al-Natuni]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Tinggalkan Pesan Manis, MUI Himbau Panglima TNI Terbitkan Penggunaan Jilbab

Tinggalkan Pesan Manis, MUI Himbau Panglima TNI Terbitkan Penggunaan Jilbab

Rabu, 03 Jun 2015 21:50

Dukung! Gubernur Ini Siapkan Wisata Syariah di Daerahnya

Dukung! Gubernur Ini Siapkan Wisata Syariah di Daerahnya

Rabu, 03 Jun 2015 21:30

Pembenci Islam Bertobat Setelah Tahu Masjid adalah Keindahan

Pembenci Islam Bertobat Setelah Tahu Masjid adalah Keindahan

Rabu, 03 Jun 2015 21:10

Jutawan Yahudi Ini Terkesima dengan Sosiolog Muslim, Ibnu Khaldun

Jutawan Yahudi Ini Terkesima dengan Sosiolog Muslim, Ibnu Khaldun

Rabu, 03 Jun 2015 20:45

Asing Kuasai Migas, Ekonom: Pemerintah Acuh Ideologi & Konstitusi

Asing Kuasai Migas, Ekonom: Pemerintah Acuh Ideologi & Konstitusi

Rabu, 03 Jun 2015 20:15

Jenderal AS: Butuh Satu Generasi atau Lebih untuk Mengalahkan Daulah Islam (IS)

Jenderal AS: Butuh Satu Generasi atau Lebih untuk Mengalahkan Daulah Islam (IS)

Rabu, 03 Jun 2015 20:05

Witir Sebelum Tidur, Bolehkah Shalat Tahajjud di Akhir Malam?

Witir Sebelum Tidur, Bolehkah Shalat Tahajjud di Akhir Malam?

Rabu, 03 Jun 2015 19:59

Tangkap dan Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Tangkap dan Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 19:00

110 Warga Prancis Gugur di Irak dan Suriah Saat Berjuang Bersama Daulah Islam (IS)

110 Warga Prancis Gugur di Irak dan Suriah Saat Berjuang Bersama Daulah Islam (IS)

Rabu, 03 Jun 2015 18:15

Menghindari Kezaliman Rezim Cina, Kakek 80 Tahun Hijrah ke Daulah Islam (IS)

Menghindari Kezaliman Rezim Cina, Kakek 80 Tahun Hijrah ke Daulah Islam (IS)

Rabu, 03 Jun 2015 17:16

Penulis Sekuler Bangladesh Kabur ke AS Setelah Ancaman Pembunuhan dari Kelompok Islamis

Penulis Sekuler Bangladesh Kabur ke AS Setelah Ancaman Pembunuhan dari Kelompok Islamis

Rabu, 03 Jun 2015 17:05

AS Klaim 10.000 Anggota Daulah Islam (IS) Gugur dalam 9 Bulan Pemboman Koalisi

AS Klaim 10.000 Anggota Daulah Islam (IS) Gugur dalam 9 Bulan Pemboman Koalisi

Rabu, 03 Jun 2015 16:45

Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Video: Menteri Agama Minta Maaf Terkait Qira'ah Al-Qur'an dengan Langgam Jawa

Rabu, 03 Jun 2015 16:23

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Peneliti Pertanyakan Rekomendasi Migas, untuk Rakyat atau Asing?

Rabu, 03 Jun 2015 15:40

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara atas Anak SMP yang menentang Rezim Militer

Rabu, 03 Jun 2015 15:37

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Mengejutkan, Fakta Pembantaian Rohingya Dianggap Bohong

Rabu, 03 Jun 2015 14:19

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Koalisi Internasional Adakan Pertemuan Bahas Langkah-langkah Hadapi Islamic State (ISIS)

Rabu, 03 Jun 2015 14:11

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Karena Jujur, Sopir Taksi Safdirzon Berangkat Umroh Gratis

Rabu, 03 Jun 2015 14:04

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Hartono Ahmad Jaiz: Takmir Masjid Perlu Hati-hati dan Waspada

Rabu, 03 Jun 2015 13:38

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

3 Tahun Tragedi Arakan: Adili Dalang Pembantai Etnis Rohingya

Rabu, 03 Jun 2015 13:17



Must Read!
X