Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.359 views

Dua Warga Irak Tewas: Tentara Amerika Hanya Bisa Membunuh Warga Sipil

IRAK.(voa-islam.com) – Hari Sabtu kemaren, 19 november 2011, tentara A.S mengahamburkan tembakannya menanggapi ledakan menargetkan konvoi AS selatan negara Irak sehingga menewaskan 2 warga Irak dan tiga yang lain mengalami luka-luka. Ini adalah insiden pertama dari jenisnya sejak pengumuman penarikan pasukan AS dari Irak pada tanggal 21 Oktober.

Ini menunjukkan bahwa tentara amerika tidak bisa berbuat banyak selain melampiaskan kemarahan kepada orang-orang lemah. Sebuah sumber di Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan bahwa "sasaran sebuah konvoi AS di sebuah perangkat peledak rakitan di Yusufiya (25 km) selatan Baghdad di jalan menuju Hilla."

Dia menambahkan bahwa "tentara Amerika melepaskan tembakan secara acak setelah serangan, menewaskan dua warga sipil dan melukai lima orang lainnya terluka," Petugas polisi Irak berpangkat letnan di Yusifiya menegaskan "pembunuhan dua warga sipil akibat tembakan tentara Amerika di Yusifiya dan melukai tiga orang lainnya terluka." Dia menyatakan bahwa "insiden itu terjadi pada sekitar pukul tujuh malam ini".

....Meskipun perjalanan delapan tahun untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein di tangan pasukan pendudukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Irak masih dilanda oleh kekerasan hampir setiap hari.....

Sebaliknya, pasukan AS membantah bahwa mereka menembak dan membunuh warga sipil, tetapi ia mengatakan bahwa konvoinya diserang oleh perangkat bom rakitan. Kata Letnan Kolonel Barry Johnson, juru bicara pasukan AS di Irak: "Kami menerima laporan tentang kecelakaan di lokasi yang mengakibatkan serangan IED terhadap konvoi, tapi ia tidak menembakkan tembakan sebagai respons terhadap serangan atas pasukan kami." "Hal ini tidak ada juga laporan korban luka." Lanjut Kolonel.

Di sisi lain, empat polisi Irak tewas dan melukai dua lainnya terluka dalam serangan oleh orang bersenjata tak dikenal dengan senjata otomatis di sebuah pos pemeriksaan di Ramadi, sebelah barat Qadisiyah (100 km) sebelah barat Baghdad, menurut sumber polisi di Ramadi.

Kedua insiden pada saat Amerika Serikat bekerja untuk menarik semua pasukannya dari negara ini sebelum akhir 2011. Meskipun perjalanan delapan tahun untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein di tangan pasukan pendudukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Irak masih dilanda oleh kekerasan hampir setiap hari.(usamah/almoslim)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Selasa, 26 Jul 2016 21:34

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Selasa, 26 Jul 2016 21:05

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Selasa, 26 Jul 2016 20:51

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

Selasa, 26 Jul 2016 20:30

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Selasa, 26 Jul 2016 20:18

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Selasa, 26 Jul 2016 20:01

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Selasa, 26 Jul 2016 19:46

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Selasa, 26 Jul 2016 18:39

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Selasa, 26 Jul 2016 16:59

Muallaf Ini Pertanyakan Keilmuan Cendikiawan Muslim yang Dukung Gerakan Anti Jilbab

Muallaf Ini Pertanyakan Keilmuan Cendikiawan Muslim yang Dukung Gerakan Anti Jilbab

Selasa, 26 Jul 2016 16:39

ABIM Sabah Malaysia Safari ke Ormas Indonesia

ABIM Sabah Malaysia Safari ke Ormas Indonesia

Selasa, 26 Jul 2016 15:50

Indonesia Pelopor Pemberian Ampun Tersbesar di Dunia

Indonesia Pelopor Pemberian Ampun Tersbesar di Dunia

Selasa, 26 Jul 2016 14:59

8 Orang Tewas dalam 2 Serangan Bom Jibaku di Luar Markas Pasukan Uni Afrika di Mogadishu

8 Orang Tewas dalam 2 Serangan Bom Jibaku di Luar Markas Pasukan Uni Afrika di Mogadishu

Selasa, 26 Jul 2016 14:45

Mungkinkah Mengakhiri Obesitas?

Mungkinkah Mengakhiri Obesitas?

Selasa, 26 Jul 2016 13:00

Deman Pokemon: Berbahaya Bagi Diri Anda

Deman Pokemon: Berbahaya Bagi Diri Anda

Selasa, 26 Jul 2016 12:00

Setelah Perancis, Swiss, Belanda dan Bulgaria pun Melarang Pemakaian Cadar/Niqab

Setelah Perancis, Swiss, Belanda dan Bulgaria pun Melarang Pemakaian Cadar/Niqab

Selasa, 26 Jul 2016 11:38

Rezim Syi'ah Iran Eksekusi Mati Puluhan Aktivis Oposisi dan Hak Asasi Sipil

Rezim Syi'ah Iran Eksekusi Mati Puluhan Aktivis Oposisi dan Hak Asasi Sipil

Selasa, 26 Jul 2016 11:00

MHTI Bojonegoro Mengadakan Diskusi Terbatas

MHTI Bojonegoro Mengadakan Diskusi Terbatas

Selasa, 26 Jul 2016 10:58


Must Read!
X