Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.802 views

Dua Warga Irak Tewas: Tentara Amerika Hanya Bisa Membunuh Warga Sipil

IRAK.(voa-islam.com) – Hari Sabtu kemaren, 19 november 2011, tentara A.S mengahamburkan tembakannya menanggapi ledakan menargetkan konvoi AS selatan negara Irak sehingga menewaskan 2 warga Irak dan tiga yang lain mengalami luka-luka. Ini adalah insiden pertama dari jenisnya sejak pengumuman penarikan pasukan AS dari Irak pada tanggal 21 Oktober.

Ini menunjukkan bahwa tentara amerika tidak bisa berbuat banyak selain melampiaskan kemarahan kepada orang-orang lemah. Sebuah sumber di Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan bahwa "sasaran sebuah konvoi AS di sebuah perangkat peledak rakitan di Yusufiya (25 km) selatan Baghdad di jalan menuju Hilla."

Dia menambahkan bahwa "tentara Amerika melepaskan tembakan secara acak setelah serangan, menewaskan dua warga sipil dan melukai lima orang lainnya terluka," Petugas polisi Irak berpangkat letnan di Yusifiya menegaskan "pembunuhan dua warga sipil akibat tembakan tentara Amerika di Yusifiya dan melukai tiga orang lainnya terluka." Dia menyatakan bahwa "insiden itu terjadi pada sekitar pukul tujuh malam ini".

....Meskipun perjalanan delapan tahun untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein di tangan pasukan pendudukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Irak masih dilanda oleh kekerasan hampir setiap hari.....

Sebaliknya, pasukan AS membantah bahwa mereka menembak dan membunuh warga sipil, tetapi ia mengatakan bahwa konvoinya diserang oleh perangkat bom rakitan. Kata Letnan Kolonel Barry Johnson, juru bicara pasukan AS di Irak: "Kami menerima laporan tentang kecelakaan di lokasi yang mengakibatkan serangan IED terhadap konvoi, tapi ia tidak menembakkan tembakan sebagai respons terhadap serangan atas pasukan kami." "Hal ini tidak ada juga laporan korban luka." Lanjut Kolonel.

Di sisi lain, empat polisi Irak tewas dan melukai dua lainnya terluka dalam serangan oleh orang bersenjata tak dikenal dengan senjata otomatis di sebuah pos pemeriksaan di Ramadi, sebelah barat Qadisiyah (100 km) sebelah barat Baghdad, menurut sumber polisi di Ramadi.

Kedua insiden pada saat Amerika Serikat bekerja untuk menarik semua pasukannya dari negara ini sebelum akhir 2011. Meskipun perjalanan delapan tahun untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein di tangan pasukan pendudukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Irak masih dilanda oleh kekerasan hampir setiap hari.(usamah/almoslim)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X