Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.046 views

Dua Warga Irak Tewas: Tentara Amerika Hanya Bisa Membunuh Warga Sipil

IRAK.(voa-islam.com) – Hari Sabtu kemaren, 19 november 2011, tentara A.S mengahamburkan tembakannya menanggapi ledakan menargetkan konvoi AS selatan negara Irak sehingga menewaskan 2 warga Irak dan tiga yang lain mengalami luka-luka. Ini adalah insiden pertama dari jenisnya sejak pengumuman penarikan pasukan AS dari Irak pada tanggal 21 Oktober.

Ini menunjukkan bahwa tentara amerika tidak bisa berbuat banyak selain melampiaskan kemarahan kepada orang-orang lemah. Sebuah sumber di Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan bahwa "sasaran sebuah konvoi AS di sebuah perangkat peledak rakitan di Yusufiya (25 km) selatan Baghdad di jalan menuju Hilla."

Dia menambahkan bahwa "tentara Amerika melepaskan tembakan secara acak setelah serangan, menewaskan dua warga sipil dan melukai lima orang lainnya terluka," Petugas polisi Irak berpangkat letnan di Yusifiya menegaskan "pembunuhan dua warga sipil akibat tembakan tentara Amerika di Yusifiya dan melukai tiga orang lainnya terluka." Dia menyatakan bahwa "insiden itu terjadi pada sekitar pukul tujuh malam ini".

....Meskipun perjalanan delapan tahun untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein di tangan pasukan pendudukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Irak masih dilanda oleh kekerasan hampir setiap hari.....

Sebaliknya, pasukan AS membantah bahwa mereka menembak dan membunuh warga sipil, tetapi ia mengatakan bahwa konvoinya diserang oleh perangkat bom rakitan. Kata Letnan Kolonel Barry Johnson, juru bicara pasukan AS di Irak: "Kami menerima laporan tentang kecelakaan di lokasi yang mengakibatkan serangan IED terhadap konvoi, tapi ia tidak menembakkan tembakan sebagai respons terhadap serangan atas pasukan kami." "Hal ini tidak ada juga laporan korban luka." Lanjut Kolonel.

Di sisi lain, empat polisi Irak tewas dan melukai dua lainnya terluka dalam serangan oleh orang bersenjata tak dikenal dengan senjata otomatis di sebuah pos pemeriksaan di Ramadi, sebelah barat Qadisiyah (100 km) sebelah barat Baghdad, menurut sumber polisi di Ramadi.

Kedua insiden pada saat Amerika Serikat bekerja untuk menarik semua pasukannya dari negara ini sebelum akhir 2011. Meskipun perjalanan delapan tahun untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein di tangan pasukan pendudukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Irak masih dilanda oleh kekerasan hampir setiap hari.(usamah/almoslim)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

Selasa, 02 Jun 2015 23:22

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

Selasa, 02 Jun 2015 22:30

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Selasa, 02 Jun 2015 19:50

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Selasa, 02 Jun 2015 17:30

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Selasa, 02 Jun 2015 17:05

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Selasa, 02 Jun 2015 16:55

Studi: Perang di Afghanistan dan Pakistan Sejak 2001 Tewaskan Hampir 150.000 Orang

Studi: Perang di Afghanistan dan Pakistan Sejak 2001 Tewaskan Hampir 150.000 Orang

Selasa, 02 Jun 2015 16:50

Dulu Dukung, Kini Melawan, Mahasiwa Minta Jokowi Turun dari Jabatannya

Dulu Dukung, Kini Melawan, Mahasiwa Minta Jokowi Turun dari Jabatannya

Selasa, 02 Jun 2015 16:35

Hanya 25 Persen dari 7000 Lebih Serangan Udara AS Berhasil Targetkan Sasaran Daulah Islam (IS)

Hanya 25 Persen dari 7000 Lebih Serangan Udara AS Berhasil Targetkan Sasaran Daulah Islam (IS)

Selasa, 02 Jun 2015 16:16

Pasukan Pro-Assad Gali Parit Keamanan di Barat Suriah Antisipasi Serangan Koalisi Jaisyul Fath

Pasukan Pro-Assad Gali Parit Keamanan di Barat Suriah Antisipasi Serangan Koalisi Jaisyul Fath

Selasa, 02 Jun 2015 16:00

Pendukung Daulah Islam (IS) di Jalur Gaza Beri Ultimatum 48 Jam kepada Hamas

Pendukung Daulah Islam (IS) di Jalur Gaza Beri Ultimatum 48 Jam kepada Hamas

Selasa, 02 Jun 2015 15:45

Tak Ada Negara Seperti Turki, Menikahkan 2000 Muslim Palestina di Gaza

Tak Ada Negara Seperti Turki, Menikahkan 2000 Muslim Palestina di Gaza

Selasa, 02 Jun 2015 13:59

Asap Rokok Jadi Bencana Kesehatan di Indonesia

Asap Rokok Jadi Bencana Kesehatan di Indonesia

Selasa, 02 Jun 2015 11:22

Soekarno, Kemal Attaturk dan Gamal Abdul Nasser Telah Menjadi Berhala

Soekarno, Kemal Attaturk dan Gamal Abdul Nasser Telah Menjadi Berhala

Selasa, 02 Jun 2015 10:30

Nasionalisme Islam, Salah Satu Pemikiran Tokoh-Tokoh Gerakan Islam

Nasionalisme Islam, Salah Satu Pemikiran Tokoh-Tokoh Gerakan Islam

Selasa, 02 Jun 2015 10:00

Direktur CIA John Brennan : AS Tak  Akan Pernah  Mengalahkan ISIS

Direktur CIA John Brennan : AS Tak Akan Pernah Mengalahkan ISIS

Selasa, 02 Jun 2015 07:29

Tokoh Reformis Ajak Kepung Gedung DPR/MPR RI, Dua Mahasiswa Ditembak Aparat

Tokoh Reformis Ajak Kepung Gedung DPR/MPR RI, Dua Mahasiswa Ditembak Aparat

Selasa, 02 Jun 2015 07:00

Salah Paham, Setelah Di Interogasi 4 Jam di Bandara Istanbul, 10 WNI kembali Beraktivitas

Salah Paham, Setelah Di Interogasi 4 Jam di Bandara Istanbul, 10 WNI kembali Beraktivitas

Selasa, 02 Jun 2015 06:46

Fadli Zon dan Fachri Hamzah Sempat Melepas 10 WNI Tim FIPS yang di Interogasi di Turki

Fadli Zon dan Fachri Hamzah Sempat Melepas 10 WNI Tim FIPS yang di Interogasi di Turki

Selasa, 02 Jun 2015 06:17

Salah Paham, 10 WNI Di Interogasi Soal ISIS Dipaksa Turun dari Pesawat di Turki

Salah Paham, 10 WNI Di Interogasi Soal ISIS Dipaksa Turun dari Pesawat di Turki

Selasa, 02 Jun 2015 05:59



Must Read!
X