Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.213 views

Perdebatan Sengit Terkait Hukum Bunuh Diri Dengan Alasan Protes

KAIRO(voa-islam.com): Telah mencuat perdebatan fikih terkait banyaknya kaum muda yang nekat bunuh diri untuk memprotes kondisi buruk yang terjadi di negara mereka, seperti beberapa upaya bunuh diri dengan cara membakar diri di Mesir, Aljazair dan Mauritania seperti yang dilakukan pemuda Tunisia Mohammed Bouazizi, yang membakar diri Desember lalu sehingga memicu protes publik yang sangat besar di seluruh Tunisia menyebabkan penggulingan Presiden Zine El Abidine Ben Ali.

Para ulama Al-Azhar mengeluarkan fatwa haramnya menghilangkan nyawa, menjelaskan bahwa Islam berdasarkan kaedah syar'ie umum secara keras mengharamkan bunuh diri untuk alasan apapun, dan seseorang tidak berhak membunuh diri untuk mengungkapkan kesempitan, protes atau kemarahan.

Juru bicara resmi Al-Azhar, Mohammed Thahthawi, mengatakan bahwa "kaedah syar'ie Umum menegaskan bahwa Islam secara tegas melarang bunuh diri untuk alasan apapun tidak diperbolehkan bagi seorang menghilangkan nyawanya karena alasan kesempitan, protes atau marah".

Dia menambahkan dalam komentarnya yang dikutip oleh kantor berita Timur Tengah, mengatakan bahwa "Al-Azhar tidak dapat berkomentar mengenai kasus orang-orang yang membakar diri mereka dengan pertimbangan barangkali orang tersebut memiliki gangguan mental atau tekanan psikologis yang memaksa mereka untuk melakukannya sehingga mereka dalam keadaan tidak sempurna akal" dan melanjutkan "Kita tidak bisa menghukumi mereka dan urusan mereka dikembalikan kepada Allah dan kita berdoa untuk ampunan mereka".

Sebelumnya di Alexandria seorang pemuda meninggal Selasa, karena menderita luka bakar setelah membakar dirinya, sementara dua orang lainnya mencoba bunuh diri selama dua hari terakhir, dan polisi berhasil menggagalkan orang ketiga sebelum menyalakan api.

Di sisi lain, Sheikh Yousuf Al-Qaradawi, ketua "Persatuan Ulama Muslimin Dunia" mengatakan bahwa mencoba bunuh diri sebagaimana dalam kasus pemuda Tunisia Muhammad Bouazizi adalah akibat dari perasaan ketidakadilan, dan beliau berpendapat, karena itu, bahwa penguasa memikul tanggung jawab dosa yang mengakibatkan para pemuda tersebut untuk melakukan bunuh diri dan lari dari kehidupan mereka.

Hal ini terjadi ketika menanggapi pertanyaan salah satu pemirsa dalam program "Syariah dan Kehidupan" yang disiarkan oleh chanel "Al-Jazeera" seputar apakah kasus yang menimpa Mohamed Bouazizi yang menyebabkan revolusi di Tunisia merupakan sarana pengecualian dalam Jihad melawan ketidakadilan atau itu semacam bunuh diri.

Al-Qardhawi mengatakan bahwa "siapa saja yang melihat hal secara keseluruhan akan menemukan bahwa ada alasan bagi pemuda ini dan sejenisnya, karena penguasa yang membuat para pemuda hidup dalam krisis mental", menambahkan bahwa "tidak bebas ketika ia membuat keputusan dan ada gejolak internal bahwa ia mendapat ijazah dan tidak dapat menemukan pekerjaan dan menemukan bahwa ia memerlukan makanan dan tidak dapat menemukan makan an hari itu".

Dia mengutip contoh dengan perkataan sahabat Abu Dzar Al-Ghifari, "Aku heran pada orang-orang yang tidak menemukan makanan di rumahnya, bagaimana bisa itu tidak keluar pada orang dengan menghunus pedang", menganggap bahwa Bouazizi yang bunuh diri memicu pemberontakan rakyat di Tunisia tidak memiliki kehendaknya dan diluar kesadarannya, beliau berdoa kepada Allah supaya memaafkan dan mengampuninya.

Tetapi seorang Dai Islam Sheikh Youssef Al-Badri, anggota Dewan Tertinggi Urusan Islam di Mesir berpendapat bahwa bunuh diri tidak diperbolehkan dalam keadaan apapun, mengingatkan bahwa bunuh diri dengan alasan apapun, batil secara syar'ie.

Beliau berhujah dengan riwayat dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau tidak mau menyalati orang yang bunuh diri, dan mengatakan kepada manusia shalatlah untuk teman kalian dan menolak untuk menyalatinya, menunjukkan bahwa bunuh diri adalah berarti tidak menerima keputusan Allah dan kurangnya kesabaran atas ujian Allah, maknanya su'u dzan kepada Allah.

Al-Badri-dalam komentarnya yang diterbitkan oleh surat kabar "El-Misriyyun" Rabu- barang siapa yang melakukan bunuh diri, baik di Mesir atau Tunisia bahwa mereka lemah dalam menghadapi ujian Allah bagi mereka dan telah kehilangan iman dan kesabaran mereka, menunjukkan bahwa fatwa apapun untuk membenarkan perbuatan ini adalah fatwa yang batil karena mendorong orang untuk bunuh diri.

Dia menjelaskan bahwa Allah Ta'alaa menciptakan manusia untuk mengujinya, firman Allah: "dan Kami uji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan", maka manusia diciptakan untuk diuji dengan kesulitan, penyakit,  kemiskinan, harta dan kesehatan, maka tidak diperbolehkan bagi seseorang untuk melakukan  bunuh diri dalam kondisi apapun, dan menganggapnya sebagai kejahatan yang lebih besar daripada pelanggaran orang bersalah yang divonis mati oleh penguasa jika ia membunuh orang lain atau murtad dari agama, atau orang yang sudah menikah berzina.

Pada saat yang sama Al-Badri menyerukan kepada para elit penguasa dan pemerintah, memperingatkan bahwa apa "yang terjadi sekarang peringatan bagi kalian, jika ada orang yang nekat membakar dirinya sendiri, ini suatu peringatan, karena akan mendatangi kalian untuk membakar kalian jika tidak berbuat adil", dan
mengatakan bahwa ini berarti bahwa ada "api di bawah abu," dan bahwa ini "peringatan dari Allah untuk kalian dan jangan kalian tertipu dalam istana bahwa kalian selamat, dimana kalian akan mendapat hukuman suatu hari jika tidak di dunia maka di akhirat".

(ar/islammemo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Aktivis Masjid Ditangkap Densus, Keluarganya Butuh Biaya Hidup dan Sekolah, Ayo Bantu!!

Aktivis Masjid Ditangkap Densus, Keluarganya Butuh Biaya Hidup dan Sekolah, Ayo Bantu!!

Hanya bermodal mesin jahit, Ummu Zakiya harus berjuang sendiri menafkahi dan menyekolahkan ketiga putrinya. Suaminya ditangkap Densus dengan tuduhan anggota Mujahidin Indonesia Barat...

Cut Masyitah, Ustadzah Muda Menderita Komplikasi Jantung, Ginjal dan Liver. Ayo Bantu!!

Cut Masyitah, Ustadzah Muda Menderita Komplikasi Jantung, Ginjal dan Liver. Ayo Bantu!!

Dai muda asal Aceh ini tidak bisa berdakwah lagi. Ia hanya bisa terbaring di ICU karena komplikasi jantung bocor, gangguan liver dan ginjal. Anak didik dan jamaah merindukan kehadirannya...

Bayi Nabil Mujahid Sudah Sehat, Donasi Rp 12 Juta Sudah Disalurkan

Bayi Nabil Mujahid Sudah Sehat, Donasi Rp 12 Juta Sudah Disalurkan

Setelah dirawat inap sepuluh hari, bayi Nabil Mujahid diizinkan pulang karena sudah sehat. Biaya persalinan dan pengobatan sebesar Rp 12.716.492,- dilunasi dari infaq para donatur IDC...

Ikrimah Anak Mujahid Sembuh dari DBD & Meningitis, Donasi Rp 12 Juta Telah Disalurkan

Ikrimah Anak Mujahid Sembuh dari DBD & Meningitis, Donasi Rp 12 Juta Telah Disalurkan

Setelah opname selama 5 hari, Ikrimah diperbolehkan pulang karena sudah sembuh. Total tagihan Rp 12.876.045,- dilunasi dari infaq donatur IDC....

Zakat & Infaq Cerdas: Salurkan Zakat dan Infaq untuk Beasiswa Yatim-Dhuafa

Zakat & Infaq Cerdas: Salurkan Zakat dan Infaq untuk Beasiswa Yatim-Dhuafa

Dalam harta yang kita ada hak orang lain. Zakat adalah senyum masa depan fakir miskin. Salurkan zakat, infaq dan sedekah ke program Zakat Cerdas untuk beasiswa Yatim-Dhuafa. Ini bukan zakat biasa!!...

Latest News


Must Read!
X