Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.145 views

Meninggalkan Jihad: Menjerumuskan Diri dalam Kebinasaan

Bismillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada penutup para nabi dan Rasul, Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.

Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman dalam Al Qur'an:

وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

"Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS. Al Hadid: 25)

Besi adalah senjata: Pistol, senapan, tank, dan pesawat tempur. Besi adalah kekuatan. Tetapi di sana ada kekuatann yang lebih dahsyat daripada besi, yaitu ilmu dan iman. Kita membutuhkan ilmu untuk mengarahkan jihad.

Sesungguhnya para mujahidin dalam segala kondisi dan keadaannya berada di atas kebaikan. Mereka bersandar kepada kalam Allah dan hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Kita memiliki asas yang kokoh yang tegak di atas syari'ah.

Allah Ta'ala berfirman:

وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al-Hadid: 195)

Ayat ini diturunkan berkaitan dengan jihad. Namun sayang terkadang ada orang yang menjadikan ayat tersebut sebagai dalih untuk meninggalkan jihad dalam menghadapi musuh yang memiliki kekuatan besar, semacam Rusia, Amerika, dan tentara sekutu.

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Dari Aslam bin Abi Imran berkata, "Ada seorang dari kaum muhajirin di Kostantinopel menyerang barisan musuh hingga mengoyak-ngoyak mereka, sedang bersama kami ada Abu Ayub al-Anshari. Lalu orang-orang berkata, "Orang itu telah mencampakkan dirinya sendiri ke dalam kebinasaan?" Maka Abu Ayub berkata, "kami  lebih mengetahui tentang ayat ini. Sesungguhnya ayat ini diturunkan berkenaan dengan kami. Kami telah menjadi sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mengalami beberapa peperangan bersama beliau dan kami membela beliau. Dan ketika Islam telah tersebar dan menang, kami kaum Anshar berkumpul untuk bersuka cita. Lalu kami berucap, 'Sesungguhnya Allah telah memuliakan kita dengan menjadi sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan membela beliau sehingga Islam tersebar luas dan pemeluknya semakin banyak. Kita telah mengutamakan beliau atas keluarga, harta, dan anak-anak. Peperangan pun kini telah usai, maka sebaiknya kita kembali kepada keluarga dan anak-anak kita, dan tinggal bersama mereka.' Karena itu, turunlah ayat:

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al Baqarah: 195)

Sesungguhnya kebinasaan terletak pada tindakan kami untuk tingal bersama keluarga dan mengurusi harta serta meninggalkan jihad." (HR. Abu Dawud, al-Tirmidzi, al-Nasai, Ibnu Humaid dalam tafsirnya, Ibnu Abiu Hatim, Ibnu Jarir dan Ibnu Mardawaih, al Hafidz Abu Ya'la dalam Musnad-Nya, Ibnu Hibban dalam shahihnya, al Hakim dalam Mustadraknya)

Abu Bakar bin Iyasy meriwayatkan dari Abu Ishaq al Suba'I, bahwa ada seorang mengatakan kepada al-Bara' bin 'Azib, "Jika aku menyerang musuh sendirian, lalu mereka membunuhku , apakah aku telah mencampakkan diriku ke dalam kebinasaan?" Al-Bara' menjawab, "tidak karena Allah Ta'ala berfirman kepada Rasul-Nya,

فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لا تُكَلَّفُ إِلا نَفْسَكَ

"Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri." (QS. Al Nisa': 84). Sedangkan ini (QS. Al-Baqarah: 195) berkenaan dengan infaq." (HR. Ibnu Mardawaih, dan al-Hakim dalam Mustadraknya dan berkata, "Shahih sesuai syarat Syaikhain namun keduanya tidak mengeluarkannya.")

Ibnu Katsir rahimahullah melanjutkan, "Ayat ini mengandung perintah berinfak di jalan Allah dalam berbagai segi amal yang bisa mendekatkan diri kepada Allah dan macam-macam ketaatan. Khususnya membelanjakan harta untuk memerangi musuh serta memperkuat kaum muslimin dalam menghadapi musuh-musuhnya. Selain itu, ayat ini juga memberitahukan bahwa meninggalkan semua itu termasuk kehanduran dan kebinasaan, jika dia biasa dan melaziminya.

Syaikh Abdul Rahman bin Nashir al Sa'di berkata, "Jihad fi sabilillah tidak akan tegak kecuali berada di atas infak. Bagi jihad, infak ibarat ruhnya. Jihad tidak mungkin ada tanpanya. Dan meninggalkan infak fi sabilillah berarti memandulkan jihad, mendukung musuh dan memperkuat perlawanan mereka."

Hal ini akan berakibat musuh bisa datang kapan saja untuk membunuh orang Islam. Dan jika kita tidak melakukan upaya apapun pasti musibah ini semakin besar. Dan tidak bangkitnya kita melawan mereka, telah menjerumuskan diri kita ke lembah kehancuran.

"Jihad fi sabilillah tidak akan tegak kecuali berada di atas infak.

Bagi jihad, infak ibarat ruhnya.

Jihad tidak mungkin ada tanpanya.

Dan meninggalkan infak fi sabilillah berarti memandulkan jihad, mendukung musuh dan memperkuat perlawanan mereka."

Imam Jalaludin al Suyuti berkata, "Sesungguhnya kebinasaan itu dengan meninggalkan jihad dan infak di jalan Allah. Karena hal itu memberikan kemenangan kepada musuh-musuh Islam dan kekuatan untuk menguasai kaum muslimin."

Tidak seorang ulama yang berkata bahwa makna ayat ini adalah kita wajib untuk tidak menempuh jihad sehingga kita tidak menyiksa diri sendiri. Tetapi mereka bersepakat bahwa menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan dalam ayat ini adalah dengan meninggalkan jihad.

Ada alasan lain yang dipaksakan, bahwa mereka meyakini berada pada fase Makkah, kesempatan untuk dakwah, tidak boleh ada jihad di sana. Adapun waktu 13 tahun yang dibutuhkan oleh para sahabat bagi kita membutuhkan waktu lebih panjang.

Syubhat mereka kita jawab, bahwa dari sifat kelompok sesat adalah mendahulukan akal pikiran daripada nash al-Qur'an dan al Sunnah. Maka kita katakan pada mereka, bunyi ayat:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ

"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu." (QS. Al Maidah: 3) Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah berbicara tentang fatrah yang kita diharamkan menempuh jalan jihad, tetapi beliau bersabda,

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

"Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berperang di atas kebenaran dengan terang-terangan hingga hari kiamat." (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda:

مَنْ مَاتَ وَلَمْ يَغْزُ, وَلَمْ يُحَدِّثْ نَفْسَهُ بِهِ, مَاتَ عَلَى شُعْبَةٍ مِنْ نِفَاقٍ

"Barangsiapa meninggal dunia sementara dia belum pernah berperang atau meniatkan diri untuk berperang, maka dia mati di atas satu cabang dari kemunafikan." (HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan Ibnu Majah. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)

Abu Bakar al-Shiddiq setelah naik menjadi khalifah berkata, "Tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad fi sabilillah kecuali Allah menimpakan kehinaan atas mereka."

Sepanjang sejarah, kehinaan umat Islam pada hari ini-lah yang paling besar. Hal itu tidak diakibatkan karena kuatnya tentara Rusia, Amerika, ataupun sekutu. Tetapi diakibatkan karena umat Islam meninggalkan agama mereka dan orang-orang yang mendalami dien meninggalkan jihad. Dan tak seorangpun layak dicela kecuali kita sendiri, kita telah mendapatkan apa yang harus menimpa kita.

Sepanjang sejarah, kehinaan umat Islam pada hari ini-lah yang paling besar. . . diakibatkan karena umat Islam meninggalkan agama mereka dan orang-orang yang mendalami dien meninggalkan jihad.

Sufyan Ibnu Uyainah seorang ulama besar dari kalangan tabi'in berkata kepada muridnya, Abdullah bin al Mubarak: "Apabila manusia sudah berselisih tentang apa saja, kebenaran ada pada ahli tsughur (para mujahidun), karena Allah Ta'ala berfirman:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا

"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami." (QS. Al-Ankabut : 69)

Sekarang, silahkan memilih anatara kehinaan di dunia dan akhirat serta adzab yang pedih dari Allah; atau ampunan dari segala dosa semenjak tetesan darah pertama, tempat di jannah, diselamatkan dari adzab kubur dan kengerian yang maha dahsyat, mahkota dari permata, 72 bidadari bermata jeli, memberi syafaat untuk 72 anggota keluarga, kehidupan di tembolok burung surga, dan derajat tertinggi di jannah dengan kata lain mendapat syahadah.

Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah, "Jihad menjadi fadlu ain dalam 4 kondisi:

1. Jika Imam mewajibkan orang untuk keluar berjihad.

2. Jika sudah berada di dalam barisan pasukan jihad, maka kabur pada hari peperangan termasuk dosa besar.

3. Apabila orang-orang kafir sudah mengepung dan menduduki bumi kaum muslimin.

4. Apabila seseorang menguasai teknik operasional senjata tertentu dan tak seorangpun selainnya yang mengerti cara menggunakannya. . .

Para ulama juga bersepakat bahwa kaum muslimin tidak boleh meninggalkan jihad lebih dari setahun, walaupun tidak seorangpun berani menyerang mereka.

Semoga Allah menolong kaum mujahidin, memberikan kemenangan untuk mereka, mengadzab kaum kafirin dengan kekuatan dan takdir-Nya. Amiin.

Oleh: Purnomo WD

Tulisan Terkait:

* Jihad: Kewajiban yang Hilang

* Misi Jihad fi Sabilillah

* Harus Ada Niat Untuk Berjihad

* Meraih Pertolongan Allah Untuk Kemenangan Islam

* Hadits Ghulam: Mengorbankan Diri untuk Tegaknya Tauhid

* Menjawab Syubhat Tidak Ada Jihad Tanpa Khalifah (1)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Jihad Fie Sabilillah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Senin, 22 Jan 2018 13:49

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Senin, 22 Jan 2018 13:34

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Senin, 22 Jan 2018 13:17

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Senin, 22 Jan 2018 13:16

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Senin, 22 Jan 2018 13:13

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Senin, 22 Jan 2018 13:02


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X