Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.917 views

Pesan Berharga dari Perang Hunain di Bulan Syawal

Oleh : Abu Asybal Usamah

Segala puji bagi Allah ‘Azza wajalla, yang telah menyinari kita dengan cahaya hidayah. Hingga kita menjadi hamba Allah yang bertauhid, tunduk kepada-Nya semata. Shalwat dan salam senantiasa mengawal ingatan kita agar lidah kita basah dengannya. Teruntuk bagi junjungan mulia, Muhammad bin Abdillah, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang tertatih memperjuangkan Dinullah sampai hari kiamat.

Perang Hunain adalah perang yang terakhir yang dikomandoi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Terjadi di bulan syawal pada tahun 8 Hijriyyah, dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah melakukan penaklukan terhadap kota Mekkah.  Ada beberapa pesan yang berharga buat kaum mulimin pada peristiwa ini. Agar mereka benar-benar mengerti tentang kedudukan Iman dan Jihad.

Ketika Mekkah jatuh di tangan kaum Muslimin, dan Qurasy berbondong-bondong masuk Islam. Ada ketakutan dari kabilah-kabilah besar yang berada dekat dengan Mekkah. Yang terdepan dari Klan-klan itu adalah Hawazin dan Tsaqif.  mereka berseru:” Setelah Mekkah, kita akan menjadi target Muhammad selanjutnya, kita akan menyerang Muhammad segera sebelum mereka memulai”.  Maka berkumpullah mereka untuk sebuah rencana penyerangan. Dari sekian banyak kabilah Hawazin, tsaqif dan bani Thaif terpilih lah Malik bin ‘Auf An-Nashry sebagai Komandan tertinggi yang memobilisasi pasukan.

Ada seoarang tokoh yang sudah tua diantara mereka, Duraid bin Ash-Shummah, memberikan ide dalam strategi. Namun Malik, tidak mau menerimanya karena ia mau jadi penggerak tunggal. Maka bergegaslah mereka menuju Hunain yang berjarak 10 mil dari Mekkah. Mereka memilih tempat strategis yang bernama Authas,dekat dengan Hunain. Malik mengutus mata-mata untuk mengetahui kondisi Rasulullah SAW, diantara mereka Abu Hadrad Al-Aslamy.

...mereka berseru:” Setelah Mekkah, kita akan menjadi target Muhammad selanjutnya, kita akan menyerang Muhammad segera sebelum mereka memulai”...

Pada hari Sabtu 6 Syawal, Rasulullah SAW berangkat bersama para sahabat menuju Hunain. Jumlah mereka pada saat itu dua belas ribu pasukan, 10000 diantaranya adalah orang-orang yang ikut Rasulullah dalam penaklukan kota Mekkah dan 2000 orang yang baru masuk Islam pada Fathu Mekkah. Rasulullah SAW menugaskan ‘Attab bin Usaid untuk menjaga Mekkah.

saat malam tiba, datanglah seoarang penunggang kuda yang mengabarkan tentang posisi dan kondisi kabilah Hawazin dibukit-bukit. Rosulullah SAW tersenyum seraya berkata:”itulah Ghanimah kita besok”. Dengan sukarela salah seorang sahabat berjaga-jaga semalaman untuk menjaga keamanan kaum muslimin, beliau adalah Anas bin Abi Martsad Al-Ghanawi –Radhiyallau ‘anhu-.

Ditengah –tengah perjalanan ke Hunain, mereka melalui pohon sidrah yang besar lagi hijau. Orang-orang menemakan Dzatu Anwath.  Orang-orang Arab biasanya menggantungkan senjata mereka untuk bertabarruk dipohon itu, menyembelih hewan disisinya agar mendapat keberuntungan. Maka sebagian dari pasukan Rasulullah (yang baru masuk Islam) berkata kepada beliau:”bikin juga buat kita Dzatu Anwath, sebagaimana mereka punya Dzatu Anwath. Rasulullah SAW  bersabda:

”Allahu Akbar, yang kalian katakan ini, demi jiwa Muhammad yang berada dalam genggaman-Nya, sebagaimana yang dikatakan bani Israil kepada Musa,”jadikan untuk kami Ilah, sebagaimana mereka punya ilah”, sesungguhnya itu adalah  tradisi, sungguh kalian akan mengikuti tradisi orang sebelum kalian, sesungguhnya kalian orang yang berbuat kejahilan”[1].

Dengan jumlah yang besar itu, kaum muslimin percaya diri, bangga dan yakin bahwa jumlah mereka tidak akan dikalahkan. Maka turunlah surah At-Taubah ayat 25:

”Dan sungguh Allah telah menolong kalian dibeberapa peperangan, dan pada saat perang Hunain. Ketika kalian bangga dengan jumlah kalian yang banyak, sedangkan itu tidak berarti bagi kalian, dan bumi menjadi sempit bagi kalian, kemudian kalian mundur kebelakang”.

...Rasulullah mengobarkan semangat mereka:”sekaranglah perang membara”...

Di pagi buta, Rasulullah SAW telah menyiapkan pasukan. Panji telah diserahkan dan brigade telah terpilih. Dengan semangat mereka maju menuju Hunain. Namun sebelum sampai pada tempat mereka sudah dhujani anak panah yang datang dari balik bukit. Ternyata musuh sudah menempatkan posisi duluan sebelum mereka. Ditambah lagi kaum muslimin mendapatkan serangan mendadak. Pukulan telak pada saat itu menimpa kaum muslimin. Namun Rasulullah tampil sebagai pendobrak semangat mereka. Beliau bergegas maju seraya berseru:

”Aku adalah Nabi yang tidak berdusta, aku adalah cucu abdul Muththalib”

Kemudian Rasulullah memanggil kaum Anshar dan kabilah yang lain. Setelah berkumpul Rasulullah mengobarkan semangat mereka:”sekaranglah perang membara”. Setelah itu Rasulullah mengambil segenggam debu dan menaburi ke wajah orang-orang kafir sambil berkata:”buruklah wajahmu”[2].

Singkat cerita, orang Kafir dipukul mundur oleh RAsulullah SAW dan para sahabatnya, hingga ke wilayah-wilayah sekitar. Hasil dari ghanimah adalah 6000 tawanan, 24000 onta, 40000 domba, 4000 perak, kemudian Rasulullah memerintahkan Mas’ud bin ‘Amru Al-ghifary sebagi penanggungjawab ghanimah.

Pesan Berharga dari Perang Hunain

Setelah menyimak kisah dari perang Hunain, ada beberapa pesan yang dapat kita ambil. Pertama, bahwa kemenangan kaum muslimin tidak bergantung pada kuantitas,tapi pada kualitas iman yaitu yaqin pada pertolongan Allah dan ketaatan pada amir. Allah Ta’ala berfirman:

Berapa banyak jumlah yang sedikit mampu mengalahkan jumlah yang banyak dengan izin Allah(Qs Al-Baqarah  249)

Saat pasukan Thalut tidak mengikuti instruksi pimpinan mereka, maka kondisi mereka berubah menjadi lemah. Allah jelaskan dalam Al-Qur’an:

“Mereka (pasukan Thalut) berkata :kami tidak punya kemampuan sekarang” (Qs Al-Baqarah  249)

Begitu pula dengan pasukan pemanah yang melanggar wasiat dari Rasulullah SAW. kedua, bahwasanya perkara Jihad tidak bisa diabaikan dan ditinggalkan. Karena maslahat jihad jauh lebih besar dari segalanya. Karena Jihad itu adalah yang mengayomi dan mengawal tegaknya Dinullah. Rasulullah SAW bersabda:

“Pangkal dari urusan ini adalah Islam,tiangnya  Shalat dan puncaknya adalah Jihad”(HR Al-Hakim)

Oleh sebab itu, ketika seruan jihad telah dikumandangkan, maka tidak ada jalan lain selain menyambut seruan itu. Telah kita cermati, bahwa orang yang baru masuk Islam saja langsung berangkat menuju medan Jihad. Bahkan diantara mereka masih ada yang jatuh dalam perkara syirik,namun tidak dikafirkan karena masih baru masuk Islam.

Kalau kita melihat wacana sebagian muslim sekarang, bahwasanya lebih penting menuntut ilmu karena dengan begitu kita akan paham agama dan membangun peradaban. Hal ini terbantahkan dengan kisah Hunain ini. Yang mana hampir seluruh kaum muslimin berangkat bersama Rasulullah untuk Jihad membela Islam. Karena kehidupan tidak akan stabil dan syari’at tidak akan tegak memimpin kecuali dengan Jihad. Allah Ta’ala berfirman :

“Dan perangilah mereka hingga tidak ada fitnah (kekufuran dan kezaliman), dan din ini (ketaatan dan ketundukan) seluruhnyahanya untuk Allah”(Qs Al-anfaal 39)

“Dan jikalau seandainya Allah tidak menolak bahaya sebagian manusia dengan sebagian yang lainnya, maka sungguh akan rusaklah bumi”(Qs Al-Baqarah 251)

“Barangsiapa yang berperang untuk meninggikan kaliamat Allah maka dia fisabilillah”(HR Muslim)

...Oleh sebab itu, ketika seruan jihad telah dikumandangkan, maka tidak ada jalan lain selain menyambut seruan itu...

Yang ketiga,  bahwasanya Allah memberikan keutamaan kepada Nabi dan ummatnya yaitu berupa rasa takut yang dicampakkan dihati orang kafir. Rasa takut ini adalah merupakan pertolongan Allah yang membuat hati musuh-musuh Islam  gentar terhadap orang-orang yang teguh membela Islam. Allah Ta’ala berfirman :

“Kami akan campakkan rasa takut dihati orang kafir”(Qs Ali ‘Imron 151)

Pada saat pengusiran bani Nadir juga Allah berfirman: “Dan Dia mencampakkan rasa takut dihati mereka (orang Kafir)”(Qs Al-Hasyr 2)

“Mereka tidak akan memerangi kalian kecuali didesa terkepung atau dari balik tembok”(Qs Al-Hasyr 14)

“aku ditolong dengan rasa takut yang dicampakkan dihati orang kafir selama sebulan”(HR Bukhari)

Terbukti setelah melakukan penaklukan kota Mekkah, Hawazin, Tsaqif dan kabilah lain sudah merasa ketakutan akan dikuasai oleh Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam. Demikianlah apa yang dapat kita petik dari peristiwa perang Hunain. Mudah-mudahan kita mampu mengamalkan Dinullah dengan benar dan menjaganya hingga akhir hayat.[voa-islam.com]

 


[1] . Sunan Tirmidzi kitabul Fitan, bab ma ja’a latakabunna sauna man kana qoblakum.

[2] Shahih Muslim nomor 1775 Kitabul Jihad wassair.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Jihad Fie Sabilillah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Yusril: Verifikasi Tidak Diperlukan, Buang-buang Waktu

Yusril: Verifikasi Tidak Diperlukan, Buang-buang Waktu

Selasa, 24 Jan 2017 18:17

Islamic State (IS) Eksekusi 2 Anggota Tentara Demokratik Suriah di Raqqa

Islamic State (IS) Eksekusi 2 Anggota Tentara Demokratik Suriah di Raqqa

Selasa, 24 Jan 2017 11:00

Pejabat Filipina Sebut Abu Sayyaf Masih Menahan 25 Sandera Asing di Pulau Selatan Jolo

Pejabat Filipina Sebut Abu Sayyaf Masih Menahan 25 Sandera Asing di Pulau Selatan Jolo

Selasa, 24 Jan 2017 10:00

Inilah 4 Cara Bayi Berkomunikasi dengan Ibunya

Inilah 4 Cara Bayi Berkomunikasi dengan Ibunya

Selasa, 24 Jan 2017 09:37

Pemerintah Yaman Rebut Pelabuhan Mokha dari Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Sekutunya

Pemerintah Yaman Rebut Pelabuhan Mokha dari Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Sekutunya

Selasa, 24 Jan 2017 08:30

Ada Timses dari Paslon yang Nalarnya Seperti Sampah, Siapakah Mereka?

Ada Timses dari Paslon yang Nalarnya Seperti Sampah, Siapakah Mereka?

Selasa, 24 Jan 2017 08:01

Diduga Lakukan Penodaan Agama, Megawati Soekarnoputri Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lakukan Penodaan Agama, Megawati Soekarnoputri Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 24 Jan 2017 07:57

Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Para Penyebar Hoax Diduga Kuat Berada di Sekitar Jokowi

Selasa, 24 Jan 2017 06:01

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Wakil Ketua DPR: Hukum Jadi Subordinat Politik dan Menjadi Alat Lindngi Penguasa

Senin, 23 Jan 2017 22:59

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Habib Rizieq: Pengamanan Uang Kertas Berjuta Logo Alternatif, Kenapa Harus Mirip Logo Palu Arit?

Senin, 23 Jan 2017 22:41

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Laskar Merah Putih: Ada Penzaliman terhadap Habib Rizieq

Senin, 23 Jan 2017 21:35

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Situasi Negeri Semakin Tidak Nyaman, Dai Ini Ajak Masyarakat Merapat ke Masjid

Senin, 23 Jan 2017 21:29

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Tulisan Tauhid di Bendera Dipermasalahkan, Mengapa Tulisan/Gambar Lain Tidak? Ini Jawabannya

Senin, 23 Jan 2017 20:59

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Ribuan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya

Senin, 23 Jan 2017 20:15

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Sedih Lihat Kondisi Bangsa, Aa Gym: Tahan Diri Komentar yang Memperkeruh

Senin, 23 Jan 2017 19:29

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Komedian Kiwil Siap Ditahan Gantikan Habib Rizieq Jika Ditetapkan Tersangka

Senin, 23 Jan 2017 19:09

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Jaga Spirit NKRI, Prabowo Bersedia Jadi Duta Disintegrasi Bangsa, Indonesia Terancam Perpecahan?

Senin, 23 Jan 2017 18:59

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

5 Polisi Mesir Tewas Disergap Orang Bersenjata di Sinai Utara

Senin, 23 Jan 2017 18:15

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Penghargaan APE: Untuk Siapa?

Senin, 23 Jan 2017 18:00

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

STEI SEBI Gelar Diskusi 'Perkembangan Terkini Mengenai Implementasi Audit Syariah'

Senin, 23 Jan 2017 16:40


Must Read!
X