Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
18.340 views

Hikmah di Balik Keterpurukan Gerakan Jihad, Para Mujahid Bersabarlah!

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah yang menunjuki dan menyesatkan kepada siapa yang Dia kehendaki. Siapa yang diberinya petunjuk niscaya tak ada seorangpun yang mampu menyesatkannya. Sebaliknya, siapa yang disesatkan oleh-Nya maka tak satupun yang mampu memberi petunjuk. Ya Allah tunjukilah kami kepada jalan-Mu yang lurus.

Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, yang telah menyampaikan risalah, menasihati umat, dan berjihad di jalan Allah dengan jihad yang sebenarnya. Semoga shalawat dan salam juga dilimpahkan kepada keluarga, para sahabat, dan umatnya yang senantiasa meniti jalan hidupnya.

Kondisi umat Islam, diakui, dalam kondisi terpuruk. Negeri tempat tinggal mereka berada dibawah tekanan dan kendali bangsa-bangsa kafir, khususnya Amerika dan sekutunya. Syariat Islam yang menjadi aturan kehidupan mereka tidak boleh diterapkan. Bahkan bercita-cita tegaknya syariah saja sudah diancam. Sehingga dengan sukarela atau terpaksa kaum muslimin di atur dengan syariat dan aturan yang tidak diridhai Rabb mereka.

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

"Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?" (QS. Al-Maidah: 50)

Di sisi lain dari kehidupan kaum muslimin, terdapat kelompok-kelompok yang serius dan konsisten mengembalikan kejayaan umat Islam. Mereka berjuang untuk tegaknya kepemimpinan Islam yang lepas dari tekanan bangsa kafir. Tujuannya, agar syariat Allah bisa ditegakkan. Kaum muslimin hidup mulia di bawah syariat Tuhannya.

Jalan perjuangan yang ditempuh untuk tercapainya tujuan di atas memang beragam. Namun ringkasnya, jalan dakwah -dengan bermacam bentuknya- dan jihad menjadi pilihan untuk sampainya kepada tujuan. Karena keduanya telah ditempuh teladan umat Islam, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, untuk memenangkan Islam dan meninggikan kalimatnya.

Dalam perjalanan perjuangan Islam tadi, sekarang, kaum muslimin sedang mengalami keterpurukan. Pejuang Islam satu demi satu gugur di tangan lawan. Sebagiannya ditangkap dan dipenjara, bahkan ada yang dieksekusi mati dengan tuduhan teroris. Para tokohnya dirusak nama baiknya, sehingga umat Islam yang awam menjadi benci kepada mereka dan tidak memberikan dukungannya.

Di tataran kelompok dan jamaah umat Islam, lembaga-lembaga yang konsisten mengusung Dakwah Wal Jihad demi tegaknya syariah mendapat perlawanan hebat dari bangsa kafir. Para thaghut penentang syariat dari kalangan munafikin yang menjadi cecunguk kafirin berada di barisan terdepannya. Mereka bersatu padu untuk memberi stigma buruk terhadap gerakan dakwah dan jihad, sebagai kelompok teroris dan fundamentalis. Akibatnya, kelompok dan jamaah tersebut diancam dibubarkan.

Kondisi yang tidak menyenangkan ini mengakibatkan beberapa pejuang Islam membelot dari jalan perjuangan. Tidak lagi membela dakwah dan jihad Islam, tapi berbalik menjadi corong untuk padamnya cahaya perjuangan, -entah apa sebabnya, tapi urusan fulus terlihat ada di baliknya-. Para pembelot tersebut bersama para thaghut dan kafirin memerangi kaum muslimin. Mereka membuka semua rahasia yang menjadi strategi perjuangan, sehingga semakin mudahlah musuh memusnahkan pergerakan.

Melihat realita ini sebagian umat yang dahulu punya semangat menjadi melemah. Bahkan sebagian menganggap ujian demi ujian yang datang sebagai indikasi salahnya jalan. Sehingga ia meninggalkan jalan jihad dan memilih jalan berislam yang aman dari ancaman. Bagaimanakah hakikat perjuangan, khususnya di akhir zaman ini? Apakah kekalahan dan keterpurukan menjadi indikasi salahnya jalan sehingga harus ditinggalkan? Bagaimana seharusnya kaum Mujahidin menyikapi realita yang kurang menyenangkan ini?  

Ujian Untuk Penyaringan

Di antara sunah Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam perjuangan, adanya tamhis (penyaringan/seleksi) dalam barisan pejuang Islam sebelum tibanya kemenangan. Karena kemenangan tidak akan diberikan kecuali melalui tangan hamba-hamba pilihan. Kemenangan yang beturut-turut dan cepat akan mengakibatkan masuknya manusia yang beragam kualitas iman dan kejujurannya dalam barisan pemenang. Karena itu, Allah memberikan ujian kepada para hamba-Nya sehingga hanya tinggal pasukan pilihan. Tidak ada dalam barisan mujahidin kecuali orang yang jujur dan teguh, mereka itulah yang akan Allah tolong sesudah itu, sebagaimana yang terjadi pada ghazwah (perang) Uhud.

SesudahAllah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin pada perang Badar, banyak orang madinah yang masuk Islam, di antara mereka ada golongan munafikin. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta'ala mentakdirkan perang Uhud sesudahnya sebagai tamhis (penyaringan dan seleksi), sebagaimana firman Allah Ta'ala sesudah terjadinya perang ini,

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا

"Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir)." (QS. Ali Imran: 140) Maka nampak dengan jelas kaum munafikin sesudah perang ini.

Tamhis ini juga sebagaimana yang dialami Thalut dan pasukannya saat bicara kepada pasukan yang bersamanya, "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barang siapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku. Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka." (QS. Al-Baqarah: 249) Maka menjadi bersihlah barisan Thalut dari para pendusta dengan ujian ini, lalu yang sedikit inilah yang mampu mengalahkan Jalut dan pasukannya.

Saat manusia masuk Islam berbondong-bondong di Jazirah Arab pada akhir kehidupan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, padahal saat itu Allah memerintahkan kaum muslimin untuk menyampaikan risalah ini kepada seluruh umat, maka haruslah dilakukan tamhis (seleksi) terhadap mereka sebelum mereka berangkat menyebarkan Islam dan memerangi Persia dan Romawi. Adalah wafatnya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam merupakan ujian yang menampakkan muslim yang jujur dalam beragama dari pendustanya. Sehingga muncullah kelompok-kelompok murtadin yang lalu diperangi kaum muslimin. Hasilnya, barisan kaum muslimin menjadi bersih kembali sehingga kemenangan-kemenangan besar dapat diraih sesudah itu.

. . . Karena kemenangan tidak akan diberikan kecuali melalui tangan hamba-hamba pilihan. . .

Penutup

Karenanya, kepada mujahidin, janganlah kalian melemah semangat dalam memperjuangkan agama Allah ini. Sesungguhnya tugas kalian adalah berjuang sungguh-sungguh dengan beristi'anah (meminta pertolongan) dan tawakkal kepada Allah. Sesungguhnya kemenangan ada di tangan-Nya. "Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Ali Imran: 126)

Ingatlah teguran Allah kepada sahabat Nabi yang melemah dalam perang Uhud sesudah mendapatkan keterpurukan, "Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah  kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar." (QS. Ali Imran: 146)

Sabarkan diri Anda dan perkuat kesabaran itu. Sesungguhnya keterpurukan ini tidaklah abadi. Sesudah malam pasti terbitlah siang. Sesudah keterpurukan pasti akan datang kemenangan, "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-A'raf: 128)

Keterpurukan ini terjadi dengan izin Allah dan hikmah yang dikehendaki oleh-Nya. Yaitu untuk menyaring orang-orang yang jujur dan sungguh-sungguh dalam berjuang dari para pendusta dan penyusup. Supaya bersih barisan jihad dari munafikin dan pecundang, sehingga Allah akan datangkan kemenangan melalui tangan-tangan hamba pilihan. Wallahu Ta'ala A'lam [PurWD/voa-islam.com]

  • Disarikan dari tulisan Nashir al-Fahd ('Alim dan Mujahid yang sedang tertawan), dari situs Mimbar al-Tauhid wa al-Jihad.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Jihad Fie Sabilillah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Inilah Pesan Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi kepada Hizbut Tahrir Indonesia

Inilah Pesan Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi kepada Hizbut Tahrir Indonesia

Sabtu, 07 May 2016 07:32

Syaikh Ali Al-'Ammary: Syiah adalah Kanker dan Virus yang Menyerang Umat Islam

Syaikh Ali Al-'Ammary: Syiah adalah Kanker dan Virus yang Menyerang Umat Islam

Sabtu, 07 May 2016 06:53

Kenal Aktor Laga Van Damme? Ternyata Ia Miliki Tubuh Bugar karena Ikuti Pola Hidup Rasulullah

Kenal Aktor Laga Van Damme? Ternyata Ia Miliki Tubuh Bugar karena Ikuti Pola Hidup Rasulullah

Sabtu, 07 May 2016 04:48

Ini  Diskriminasi Syiah kepada Ahlusunnah yang Terjadi di Iran

Ini Diskriminasi Syiah kepada Ahlusunnah yang Terjadi di Iran

Sabtu, 07 May 2016 03:29

Fatwa Ulama: Haram Hukumnya Gunakan WiFi Tetangga Tanpa Izin

Fatwa Ulama: Haram Hukumnya Gunakan WiFi Tetangga Tanpa Izin

Sabtu, 07 May 2016 01:21

DDII Adakan Daurah Pembekalan tentang Akidah Syiah kepada Para Dai

DDII Adakan Daurah Pembekalan tentang Akidah Syiah kepada Para Dai

Sabtu, 07 May 2016 00:15

Semasa Hidup, Kombes Riad Dikabarkan Pernah Jadi Penyidik Perkara Ustadz Abu Bakar Baasyir

Semasa Hidup, Kombes Riad Dikabarkan Pernah Jadi Penyidik Perkara Ustadz Abu Bakar Baasyir

Jum'at, 06 May 2016 23:44

Sekulerisasi Digital Pemuda Muslim

Sekulerisasi Digital Pemuda Muslim

Jum'at, 06 May 2016 22:05

Menegakkan Khilafah Islamiyah, Mewujudkan Rahmah Bagi Seluruh Alam

Menegakkan Khilafah Islamiyah, Mewujudkan Rahmah Bagi Seluruh Alam

Jum'at, 06 May 2016 22:01

Aljazair Bangun Masjid Terbesar dan dengan Menara Tertinggi di Dunia

Aljazair Bangun Masjid Terbesar dan dengan Menara Tertinggi di Dunia

Jum'at, 06 May 2016 20:15

Jihadis Paling Senior Australia Anggota Islamic State (IS) Gugur dalam Serangan Udara AS di Irak

Jihadis Paling Senior Australia Anggota Islamic State (IS) Gugur dalam Serangan Udara AS di Irak

Jum'at, 06 May 2016 19:30

SOHR: Koalisi Pejuang Suriah Rebut Desa Strategis di Aleppo dari Pasukan Assad

SOHR: Koalisi Pejuang Suriah Rebut Desa Strategis di Aleppo dari Pasukan Assad

Jum'at, 06 May 2016 18:00

Inilah Perilaku Orang Kafir kepada Harta Mereka

Inilah Perilaku Orang Kafir kepada Harta Mereka

Jum'at, 06 May 2016 17:15

Seorang Polisi Saudi Ditembak Mati setelah Penggerebekan Anggota IS di Makkah

Seorang Polisi Saudi Ditembak Mati setelah Penggerebekan Anggota IS di Makkah

Jum'at, 06 May 2016 17:00

BNPT Sebut 500 WNI Gabung Islamic State di Suriah

BNPT Sebut 500 WNI Gabung Islamic State di Suriah

Jum'at, 06 May 2016 13:22

Islamic State (IS) Luncurkan Ofensif Besar Terhadap Militer Suriah di Homs

Islamic State (IS) Luncurkan Ofensif Besar Terhadap Militer Suriah di Homs

Jum'at, 06 May 2016 13:00

Hadapi Perang Pemikiran dan Kembalikan Kejayaan Islam, Umat Diminta Utamakan Ukhuwah

Hadapi Perang Pemikiran dan Kembalikan Kejayaan Islam, Umat Diminta Utamakan Ukhuwah

Jum'at, 06 May 2016 12:03

Persatuan Islam Serukan Umat Islam Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Aleppo

Persatuan Islam Serukan Umat Islam Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Aleppo

Jum'at, 06 May 2016 11:49

Jenderal AS: Al-Qaidah dan Taliban Tingkatkan Hubungan di Afghanistan

Jenderal AS: Al-Qaidah dan Taliban Tingkatkan Hubungan di Afghanistan

Jum'at, 06 May 2016 11:30

Jaisyul Fath Tewaskan Puluhan Milisi Syi'ah Bayaran Pro-Assad di Pedesaan Selatan Aleppo

Jaisyul Fath Tewaskan Puluhan Milisi Syi'ah Bayaran Pro-Assad di Pedesaan Selatan Aleppo

Jum'at, 06 May 2016 10:00


Must Read!
X