Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.642 views

Kopi Luwak, Haramkah ?

Pertanyaan:

Kopi luwak merupakan jenis kopi yang mahal, dan sangat terkenal hingga keluar negeri. Namun permasalahannya kopi tersebut berasal dari buah kopi yang telah dimakan oleh binatang luwak, dengan kata lain berasal dari olahan pembuangan kotoran binatang luwak. Maka apa hukum mengkonsumsinya ?

Jawaban:

Ikhwati fillah, Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Hukum kopi luwak berkaitan erat dengan hukum binatang luwak dan kotorannya.

Hukum dagingnya:

Berdasar artikel di wikipedia:

"Binatang luwak/musang (Paradoxurus Hermaphrodirus) termasuk binatang buas (Carnivora ) pemakan daging. Selain itu binatang ini juga menyukai buah- buahan seperti pisang, pepaya, jambu dan buah kopi. Karena pemakan daging, binatang ini cenderung berperilaku kanibal bila dikumpulkan dengan luwak yang lebih kecil, karenanya kandang dibuat satu per satu."

Singkatnya  mirip seperti kucing bertaring sedikit, dan kakinya bercakar.

Namun yang perlu diluruskan, adanya taring dan  memakan daging atau memangsa musang yang lebih kecil itu tidak menjadikannya binatang buas seperti singa. Karena yang diharamkan itu adalah "binatang buas" yang bertaring. Sedangkan musang bukan termasuk binatang buas. Karena definisi yg paling kuat tentang binatang buas ialah binatang yang menyerang manusia, semisal, harimau, beruang, singa, serigala dan yang serupa.

Oleh karena itu binatang dhabu' atau hyena halal untuk dimakan, karena hyena tidak menyerang manusia, walaupun dia adalah pemakan daging.



عن ابْنِ أَبِى عَمَّارٍ قَالَ قُلْتُ لِجَابِرٍ الضَّبُعُ صَيْدٌ هِىَ  ؟  قَالَ نَعَمْ. قَالَ قُلْتُ آكُلُهَا قَالَ نَعَمْ. قَالَ قُلْتُ لَهُ أَقَالَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ نَعَم

Dari Ibnu Abi 'Ammar, ia mengisahkan: Aku pernah bertanya kepada sahabat Jabir tentang hyena, apakah itu termasuk hewan buruan? Beliau menjawab: "Ya." Akupun kembali menekankan dengan berkata: "Apakah aku boleh memakannya?" Beliau kembali menjawab: "Ya." Aku kembali bertanya: "Apakah itu pernah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" beliau kembali menjawab: "Ya." (Riwayat At Tirmizy, Ibnu Majah, dan hadits ini dinyatakan sebagai hadits shahih oleh banyak ulama', diantaranya oleh Syaikh Albani)

Hadits ini juga selaras dengan hadits lain, yang dengan tegas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan:


عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنِ الضَّبُعِ فَقَالَ هُوَ صَيْدٌ وَيُجْعَلُ فِيهِ كَبْشٌ إِذَا صَادَهُ الْمُحْرِمُ


Dari sahabat Jabin bin Abdillah, ia mengisahkan: "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang hyena? Beliau menjawab: Hyena adalah binatang buruan, dan bila diburu oleh orang yang sedang berihram, maka ia berkewajiban membayar kafara yaitu menyembelih seekor domba." (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan lainnya)

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa binatang buas yang diharamkan bukan hanya sekedar memakan daging, akan tetapi yang menyerang manusia sebagaimana disebutkan di atas. Yang demikian itu dikarenakan hyena dan binatang bertaring serupa tidak memiliki kebiasan menyerang manusia, terlebih-lebih luwak.

Hukum kotorannya:

Adapun hukum kotorannya,  pendapat yang paling kuat di kalangan ulama adalah sucinya kotoran musang. Karena musang termasuk hewan yang halal dimakan, sementara semua hewan yang halal dimakan maka kotoran dan kencingnya adalah suci dan tidak najis. Ini adalah mazhab Al-Malikiah dan Al-Hanabilah, bahkan merupakan pendapat para sahabat seluruhnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiah berkata dalam Al-Fatawa Al-Kubra (5/313), “Kencing dan tinja hewan yang boleh dimakan dagingnya adalah suci, tidak ada seorangpun dari para sahabat yang berpendapat najisnya. Bahkan pendapat yang menyatakan najisnya adalah pendapat yang muhdats (baru muncul), tidak ada contoh sebelumnya dari kalangan para sahabat.”

Hal ini juga dikuatkan dengan beberapa dalil dari hadits:


كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - يُصَلِّى قَبْلَ أَنْ يُبْنَى الْمَسْجِدُ فِى مَرَابِضِ الْغَنَمِ . متفق عليه


"Dahulu sebelum dibangun masjid nabawi, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendirikan sholat di kandang kambing."(Muttafaqun 'alaih)

Tentunya, kandang kambing tidak luput dari kotoran dan kencing kambing. Andaikan kotoran kambing dan hewan serupa najis, maka mana mungkin beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mendirikan sholat di dalamnya.

Pemahaman terhadap hadits ini juga dikuatkan oleh pemahaman terhadap hadits berikut:


قَدِمَ أُنَاسٌ مِنْ عُكْلٍ أَوْ عُرَيْنَةَ ، فَاجْتَوَوُا الْمَدِينَةَ ، فَأَمَرَهُمُ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - بِلِقَاحٍ ، وَأَنْ يَشْرَبُوا مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا. متفق عليه



"Beberapa orang dari kabilah 'Ukel dan Urainah singgah di kota Madinah, tidak

berapa lama perut mereka menjadi kembung dan bengkak karena tak tahan dengan cuaca Madinah. Menyaksikan tamunya mengalami hal itu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mereka untuk mendatangi onta-onta milik Nabi yang digembalakan di luar kota Madinah, lalu minum dari air kencing dan susu onta-onta tersebut." (Muttafaqun 'alaih)

Andai air seni onta najis, maka mana mungkin beliau memerintahkan tamunya untuk berobat dengan meminumnya.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan ini, maka disimpulkan bahwa kopi luwak adalah halal dan tidak najis. Yang demikian itu dikarenakan luwak tidak termasuk binatang buas, karena tidak menyerang manusia. Luwak termasuk binatang herbifora yang makanannya adalah buah-buahan. Sebagaimana tidak ada dalil khusus yang mengharamkannya. Dengan demikian kotoran luwak adalah suci dan tidak najis, dan kopi yang keluar bersama kotorannyapun suci dan tidak najis.

Seandainya luwak haram hukumnya, sehingga kotorannya pun najis, maka biji kopi yang dimakannya tetap halal karena tidak tercerna oleh perut luwak sehingga keluar bijinya dalam keadaan utuh kecuali kulit dan buahnya, demikian juga  sebelum dijadikan minuman kopi tersebut telah dicuci dan dibersihkan dari kotoran. Sehingga tidak ada alasan untuk mengharamkannya. Wallahu a'alam bisshowab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
IS Rebut Kembali Desa di Barat Manbij dari Pasukan SDF

IS Rebut Kembali Desa di Barat Manbij dari Pasukan SDF

Rabu, 27 Jul 2016 18:30

Turki Perintahkan Penahanan 47 Wartawan Lain yang Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Turki Perintahkan Penahanan 47 Wartawan Lain yang Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Rabu, 27 Jul 2016 17:35

Pejuang Oposisi Bersiap Lancarkan Serangan Balik untuk Hancurkan Pengepungan Aleppo

Pejuang Oposisi Bersiap Lancarkan Serangan Balik untuk Hancurkan Pengepungan Aleppo

Rabu, 27 Jul 2016 16:00

Sekutumu Harimaumu

Sekutumu Harimaumu

Rabu, 27 Jul 2016 15:14

Pemimpin MHP: Turki dalam Masalah Sangat Besar Jika AS Berada Dibalik Kudeta Gagal

Pemimpin MHP: Turki dalam Masalah Sangat Besar Jika AS Berada Dibalik Kudeta Gagal

Rabu, 27 Jul 2016 14:00

Iran Bantah Tuduhan AS Anggota Senior Al-Qaidah Berbasis di Negara Itu

Iran Bantah Tuduhan AS Anggota Senior Al-Qaidah Berbasis di Negara Itu

Rabu, 27 Jul 2016 11:00

Bukan Biru atau Pink, Hitam dan Putih adalah Warna Ideal bagi Bayi

Bukan Biru atau Pink, Hitam dan Putih adalah Warna Ideal bagi Bayi

Rabu, 27 Jul 2016 10:34

Hamas Kembali Adakan Kemah Musim Panas, Latih 30.000 Pemuda Palestina Dasar-dasar Militer

Hamas Kembali Adakan Kemah Musim Panas, Latih 30.000 Pemuda Palestina Dasar-dasar Militer

Rabu, 27 Jul 2016 08:29

Vaksin Palsu dalam Pandangan Islam

Vaksin Palsu dalam Pandangan Islam

Rabu, 27 Jul 2016 05:10

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Selasa, 26 Jul 2016 21:34

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Selasa, 26 Jul 2016 21:05

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Selasa, 26 Jul 2016 20:51

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

Selasa, 26 Jul 2016 20:30

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Selasa, 26 Jul 2016 20:18

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Selasa, 26 Jul 2016 20:01

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Selasa, 26 Jul 2016 19:46

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Selasa, 26 Jul 2016 18:39

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Selasa, 26 Jul 2016 16:59


Must Read!
X