Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.017 views

Bolehkah Wanita Melaksanakan I'tikaf?

Karena yang sering melaksanakan i’tikaf adalah para lelaki, muncul kesan bahwa ibadah i’tikaf khusus dilaksanakan oleh kaum Adam. Sehingga ada anggapan bahwa kaum hawa tidak disyariatkan untuk melaksanakannya. Bagaimana sebenarnya hukum i’tikaf ini bagi kaum hawa yang juga ingin mendapatkan pahala besar melalui ibadah puncak di bulan penuh berkah?

I’tikaf termasuk amal shalih yang disyariatkan pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadlan. Dan sesungguhnya Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam biasa beri’tikaf pada sepuluh hari terahir dari Ramadlan itu. Dalam Shahih Al-Bukhari (2026) dan Muslim (1172) dari jalur ‘Urwah, dari Aisyah radliyallaahu 'anha,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

"Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadlan hingga Allah mewafatkannya. Kemudian i'tikaf dilanjutkan oleh istri-istri beliau." Hal itu menunjukkan bahwa i’tikaf disyariatkan bagi kaum laki-laki dan wanita. Para ulama juga telah berijma’ (bersepakat) i’tikaf laki-laki tidak sah kecuali di masjid. Mereka berdalil dengan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,

 وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

"Dan janganlah kamu campuri mereka itu (istri-istrimua), sedang kamu beri`tikaf dalam mesjid." (QS. Al-Baqarah: 187) dan juga dengan dasar pelaksanaan Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam yang di masjid.

Jumhur ulama dari kalangan Madhab Hanafi, Maliki, syafi’i, Hambali, dan lainnya  berpandangan bahwa kaum perempuan seperti laki-laki, tidak sah i’tikafnya kecuali di masjid. Maka tidak sah i’tikaf yang dilaksanakannya di masjid rumahnya. Pendapat ini berbeda dengan yang dipahami madhab Hambali, mereka berkata, “Sah i’tikaf seorang wanita yang dilaksanakan di masjid rumahnya.” Sedangkan pendapat jumhur jelas lebih benar, karena pada dasarnya laki-laki dan wanita sama dalam hukum kecuali ada dalil yang menghususkannya. Karena itu disyariatkan bagi wanita yang akan beri’tikaf untuk melaksanakannya di masjid-masjid. Namun perlu diketahui, bagi wanita yang memiliki suami tidak boleh beri’tikaf kecuali dengan izin suaminya menurut pendapat jumhur ulama. Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam telah bersabda,

لَا يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِه

Janganlah seorang wanita berpuasa sementara suaminya ada bersamanya, kecuali dengan seizinnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026 dari jalur Thariq Abu al-Zinad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu)

Apabila dalam urusan puasa saja seperti ini maka dalam i’tikaf jauh lebih (ditekankan untuk mendapat izin dari suaminya), karena hak-hak suaminya yang akan terabaikan jauh lebih banyak.

Begitu juga perlu diingatkan, bahwa apabila kondisi diamnya seorang wanita di masjid tidak terjamin keamananya, seperti keberadaannya di situ membahayakan bagi dirinya atau akan menjadi tontonan, maka ia tidak boleh beri’tikaf. Karena itulah para fuqaha’ menganjurkan bagi wanita apabila beri’tikaf supaya menutup diri dengan kemah dan semisalnya berdasarkan perbuatan Aisyah, Hafshah, Zainab pada masa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam. Diterangkan dalam Shahih Al-Bukhari (2033) dan Muslim (1173) dari jalur Yahya bin Sa’id bin Amrah, dari Aisyah,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلَمَّا انْصَرَفَ إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي أَرَادَ أَنْ يَعْتَكِفَ إِذَا أَخْبِيَةٌ خِبَاءُ عَائِشَةَ وَخِبَاءُ حَفْصَةَ وَخِبَاءُ زَيْنَبَ

Bahwasanya Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam hendak beri’tikaf. Maka ketika beliau beranjak ke tempat yang hendak dijadikan beri’tikaf di sana sudah ada beberapa kemah, yaitu kemah Aisyah, kemah Hafshah, dan kemah Zainab.

Semua itu menunjukkan bahwa disyariatkan mengadakan penutup (satir) bagi wanita yang beri’tikaf dengan tenda (kemah) dan semisalnya. Wallahu Ta’ala a’lam. (PurWD/voa-islam.com)

  • Ditarjamahkan oleh Badrul Tamam dari fatwa Syaikh Khalid bin Abdullah al-Mushlih, dalam islamway.com.

Tulisan Terkait:

1. Kapan Mengawali dan Mengakhiri I'tikaf?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Sudah sebelas hari istri mujahid ini terbaring lemah di rumah sakit. Aktivis dakwah di komunitas ummahat ini menderita tumor saluran kencing dan Serosis Hepatis (pengerasan hati). ...

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan Zakat. IDC siap menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Harkat Martabat Umat Islam Diinjak-injak Teroris Kristen, Polri Harus Usut Tuntas Kasus Tolikara

Harkat Martabat Umat Islam Diinjak-injak Teroris Kristen, Polri Harus Usut Tuntas Kasus Tolikara

Jum'at, 31 Jul 2015 23:50

Aksi Solidaritas untuk Muslim Papua: Biar Rakyat Tahu yang Teroris bukan Islam tapi Kristen

Aksi Solidaritas untuk Muslim Papua: Biar Rakyat Tahu yang Teroris bukan Islam tapi Kristen

Jum'at, 31 Jul 2015 22:50

Yang Diserang Dari Beberapa Titik Wilayah Tolikara Itu Masjid, Bukan Mushola!

Yang Diserang Dari Beberapa Titik Wilayah Tolikara Itu Masjid, Bukan Mushola!

Jum'at, 31 Jul 2015 21:40

Nasir Djamil : GIDI Harus Dibubarkan Karena Menjadi Alat Zionis-Israel

Nasir Djamil : GIDI Harus Dibubarkan Karena Menjadi Alat Zionis-Israel

Jum'at, 31 Jul 2015 20:43

Jabhat Shamiya dan Ahrar Al-Sham Bombardir Markas Militer Assad di Aleppo

Jabhat Shamiya dan Ahrar Al-Sham Bombardir Markas Militer Assad di Aleppo

Jum'at, 31 Jul 2015 20:20

14 Orang Terluka dalam Serangan Pejuang Patani di Markas 'Shahawat' Thailand

14 Orang Terluka dalam Serangan Pejuang Patani di Markas 'Shahawat' Thailand

Jum'at, 31 Jul 2015 20:05

Video: Prosesi syahadat pendeta Yochanan Jhony Mema STh masuk Islam di Masjid An Nur Bekasi.

Video: Prosesi syahadat pendeta Yochanan Jhony Mema STh masuk Islam di Masjid An Nur Bekasi.

Jum'at, 31 Jul 2015 16:13

KH Abdul Rosyid Ajak Umat Islam Sukseskan Parade Tauhid Indonesia

KH Abdul Rosyid Ajak Umat Islam Sukseskan Parade Tauhid Indonesia

Jum'at, 31 Jul 2015 16:10

Biadab! Pemukim Ilegal Yahudi di Tepi Barat Bakar Bayi Pelestina Hingga Tewas

Biadab! Pemukim Ilegal Yahudi di Tepi Barat Bakar Bayi Pelestina Hingga Tewas

Jum'at, 31 Jul 2015 15:45

Imarah Islam Afghanistan Umumkan Pengangkatan Pemimpin Baru Pengganti Mulla Muhammad Omar

Imarah Islam Afghanistan Umumkan Pengangkatan Pemimpin Baru Pengganti Mulla Muhammad Omar

Jum'at, 31 Jul 2015 15:03

Pemerintahan Jokowi Dipersimpangan Jalan,  dan Sekarat

Pemerintahan Jokowi Dipersimpangan Jalan, dan Sekarat

Jum'at, 31 Jul 2015 14:59

Surat Terbuka Ustadz Fadzlan: Terima Kasih GIDI

Surat Terbuka Ustadz Fadzlan: Terima Kasih GIDI

Jum'at, 31 Jul 2015 14:15

Drama Bombay Rezim Jokowi Menghancurkan PKS

Drama Bombay Rezim Jokowi Menghancurkan PKS

Jum'at, 31 Jul 2015 07:20

Bertentangan dengan Kepentingan Umum, Perda Tolikara Harus Dibatalkan dan Pemda Diberi Sanksi

Bertentangan dengan Kepentingan Umum, Perda Tolikara Harus Dibatalkan dan Pemda Diberi Sanksi

Jum'at, 31 Jul 2015 07:00

Imarah Islam Afghanistan Resmi Umumkan Wafatnya Mulla Muhammad Omar

Imarah Islam Afghanistan Resmi Umumkan Wafatnya Mulla Muhammad Omar

Jum'at, 31 Jul 2015 06:05

Mudzakarah Ulama ASWAJA bersama HTI Jawa Timur atas Pembakaran Masjid di Tolikara

Mudzakarah Ulama ASWAJA bersama HTI Jawa Timur atas Pembakaran Masjid di Tolikara

Kamis, 30 Jul 2015 18:53

Pemerintah Afghanistan Kembali Kehilangan Wilayah Kekuasaan Mereka di Helmand ke Taliban

Pemerintah Afghanistan Kembali Kehilangan Wilayah Kekuasaan Mereka di Helmand ke Taliban

Kamis, 30 Jul 2015 18:45

Daulah Islam (IS) Gali Parit Keamanan di Sekitar Kota Jarablus Suriah

Daulah Islam (IS) Gali Parit Keamanan di Sekitar Kota Jarablus Suriah

Kamis, 30 Jul 2015 18:30

Jabhat Al-Nusrah Culik Pemimpin Pejuang Sekuler Suriah yang Didukung AS

Jabhat Al-Nusrah Culik Pemimpin Pejuang Sekuler Suriah yang Didukung AS

Kamis, 30 Jul 2015 18:15

HRW: Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Bombardir Penduduk Sipil Secara Serampangan

HRW: Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Bombardir Penduduk Sipil Secara Serampangan

Kamis, 30 Jul 2015 18:05



Must Read!
X

Kamis, 30/07/2015 14:00

Renungan Kematian: Kita Pasti Mati