Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
125.077 views

Waktu-waktu yang Dilarang Mengerjakan Shalat

Pertanyaan:

Assalam ‘alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Ustadz, mohon penjelasannya tentang waktu-waktu yang dilarang mengerjakan shalat. Setahu saya ada tiga, tapi saya pernah mendengarnya lebih dari itu. Dan apakah dalam waktu-waktu tersebut, sama sekali, tidak boleh mengerjakan shalat?

 

Jawaban :

Wa’alaikum salam Warahmatullah Wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Sesungguhnya ibadah bersifat tauqifiyyah, tidak diketahui kecuali dengan bimbingan wahyu. Tidak sah kecuali sesuai dengan petunjuk dari pemilik syari’ah yang meliputi jenisnya, jumlahnya, tata cara pelaksanaannya, serta tempat dan waktu. Sedangkan shalat termasuk salah satu dari ibadah tersebut. Bahkan, tehitung sebagai amal yang paling dicintai Allah 'Azza wa Jalla. Karenanya aturan waktunya perlu diperhatikan.

Ada beberapa waktu yang dilarang shalat di dalamnya, baik larangan tersebut terhitung sebagai haram atau makruh. Karenanya setiap muslim wajib mengetahui waktu-waktu tersebut sehingga dia tidak shalat pada waktu-waktu yang dilarang.

Secara ringkas, waktu-waktu yang dilarang shalat di dalamnya ada tiga. Yaitu:

  1. Setelah shalat shubuh sehingga matahari naik setinggi tombak.
  2. Setelah shalat Ashar sehingga matahari terbenam.
  3. Ketika matahari di tengah-tengah sehingga tergelincir ke barat.

Dan kalau dirinci dan diperluas maka ada lima. Yaitu:

  1. Setelah shubuh sampai terbitnya matahari.
  2. Setelah ‘Ashar sampai matahari menguning (hamper tenggelam).
  3. Ketika matahari di tengah-tengah sampai bertegelincir (± 10 menit sebelum adzan)
  4. Sejak terbitnya matahari sampai naik setinggi tombak (± 12 menit sebelum adzan)
  5. Sejak menguningnya matahari sehingga benar-benar tenggelam.

Waktu-waktu terlarang di atas didasarkan kepada beberapa dalil berikut ini:

-  Hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu 'anhuma, ia berkata, “Beberapa orang yang aku percaya dan dipercaya oleh Umar bersaksi bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam melarang shalat setelah Shubuh sehingga matahari terbit dan sesudah ‘Ashar sehingga matahari tenggelam.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

-  Hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiyallaahu 'anhu, ia berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada shalat sesudah Shubuh hingga matahari meninggi dan tidak ada shalat sesudah ‘Ashar hingga matahari tenggelam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

-   Hadits Ibnu Umar radhiyallaahu 'anhuma, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, “Apabila terbit matahari, maka akhirkan shalat sehingga matahari meninggi. Dan apabila matahari mulai tenggelam sehingga benar-benar menghilang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

-  Hadits ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallaahu 'anhu, ia berkata: “Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam melarang kami mengerjakan shalat atau menguburkan mayat kami pada tiga waktu: Ketika matahari terbit hingga naik, saat tengah hari sehingga matahari tergelincir, dan ketika matahari akan tenggelam sehingga tenggelam.” (HR. Muslim)

Alasan dari larangan

Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam menjelaskan alasan dilarangnya shalat pada waktu-waktu tersebut berdasarkan sabdanya kepada Amr bin ‘Abasah al-Sulami:

صَلِّ صَلَاةَ الصُّبْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنْ الصَّلَاةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ حِينَ تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ ثُمَّ صَلِّ فَإِنَّ الصَّلَاةَ مَشْهُودَةٌ مَحْضُورَةٌ حَتَّى يَسْتَقِلَّ الظِّلُّ بِالرُّمْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنْ الصَّلَاةِ فَإِنَّ حِينَئِذٍ تُسْجَرُ جَهَنَّمُ فَإِذَا أَقْبَلَ الْفَيْءُ فَصَلِّ فَإِنَّ الصَّلَاةَ مَشْهُودَةٌ مَحْضُورَةٌ حَتَّى تُصَلِّيَ الْعَصْرَ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنْ الصَّلَاةِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَإِنَّهَا تَغْرُبُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ

Kerjakan shalat Shubuh, kemudian jangan  kerjakan shalat hingga matahari terbit dan meninggi. Karena (saat itu) matahari terbit di antara dua tanduk syetan dan saat itu pula orang-orang kafir bersujud kepadanya. Setelah itu silahkan mengerjakan shalat (sunnah) karena shalat itu disaksikan dan dihadiri (oleh Malaikat) sehingga bayangan tegak lurus (tengah hari). (Saat itu) jangan kerjakan shalat, karena neraka sedang dinyalakan. Jika bayangan telah condong, silahkan kerjakan shalat karena shalat disaksikan dan dihadiri (oleh Malaikat) sehingga engkau mengerjakan shalat ‘Ashar. Sesudah itu janganlah engkau mengerjakan shalat hingga matahari terbenam. Sesungguhnya matahari terbenam di antara dua tanduk syetan dan ketika itu orang-orang kafir bersujud kepadanya.” (HR. Muslim)

Hukum shalat di dalamnya

Pada waktu-waktu tersebut, apakah sama sekali tidak boleh mengerjakan shalat? Menurut Syaikh Abdurrahman al-Sahim dalam tulisan beliau, Al-Shalatu fi Auqat al-Nahyi, pada saat sesudah Shubuh dan sesudah 'Ashar dibolehkan shalat-shalat yang memiliki sebab. Sedangkan untuk shalat sunnah rawatib tidak dibolehkan kecuali untuk melaksanakan shalat sunnah Fajar.  

Sedangkan pada ketiga waktu –pada saat matahari terbit, tenggelam, dan di tengah-tengah- sama sekali tidak boleh kecuali shalat tengah hari pada hari Jum’at. Karena pada saat itu dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunnah mutlak sebelum dilangsungkannya shalat Jum’at hingga imam keluar (untuk naik mimbar).

Larangan pada ketiga waktu tersebut lebih ketat karena waktu-waktu tersebut sangat sempit atau sebentar. Shalat di dalamnya menyerupai ibadah yang dilakukan oleh orang-orang musyrik yang menyembah matahari. Wallhu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Oleh: Badrul Tamam

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC salurkan bantuan Rp 3.500.000 untuk biaya persalinan bayi Mujahid Asir (terpenjara). Mari bantu pendidikan, kesejahteraan dan kebutuhan darurat keluarga mujahidin....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Latest News
Peduli Muslim Aleppo, Mahasiswa & Ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Penggalangan Dana

Peduli Muslim Aleppo, Mahasiswa & Ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Penggalangan Dana

Selasa, 24 May 2016 22:27

Kivlan Zein:  Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Kivlan Zein: Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Selasa, 24 May 2016 22:19

Az Zikra Depok akan Kembangkan Metode Menghafal Al-Quran ala Mesir

Az Zikra Depok akan Kembangkan Metode Menghafal Al-Quran ala Mesir

Selasa, 24 May 2016 20:44

LAZIS Dewan Dakwah Bantu Korban Erupsi Sinabung

LAZIS Dewan Dakwah Bantu Korban Erupsi Sinabung

Selasa, 24 May 2016 20:35

Minat? Atase Agama Arab Saudi Beri Tunjangan Dai yang Ingin Berdakwah di Pelosok Selama Ramadhan

Minat? Atase Agama Arab Saudi Beri Tunjangan Dai yang Ingin Berdakwah di Pelosok Selama Ramadhan

Selasa, 24 May 2016 19:35

Siasat Bodoh: Gunakan Utang Bangun Negara, Kini Nilai Rupiah Anjlok

Siasat Bodoh: Gunakan Utang Bangun Negara, Kini Nilai Rupiah Anjlok

Selasa, 24 May 2016 19:21

Az Zikra Depok Wisuda 38 Penghafal Al-Quran

Az Zikra Depok Wisuda 38 Penghafal Al-Quran

Selasa, 24 May 2016 19:07

Faksi Oposisi Kembali Gagalkan Serangan Rezim Assad di Desa Kilz dan Ain Issa Latakia

Faksi Oposisi Kembali Gagalkan Serangan Rezim Assad di Desa Kilz dan Ain Issa Latakia

Selasa, 24 May 2016 19:00

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

Selasa, 24 May 2016 18:38

Jumlah Korban Tewas Serangan Bom di Kota-kota Benteng Assad Meningkat jadi 154 Orang

Jumlah Korban Tewas Serangan Bom di Kota-kota Benteng Assad Meningkat jadi 154 Orang

Selasa, 24 May 2016 18:00

Benarkah Nama Ahok Sebetulnya Sudah Ada di Meja Pimpinan KPK sebagai Tersangka?

Benarkah Nama Ahok Sebetulnya Sudah Ada di Meja Pimpinan KPK sebagai Tersangka?

Selasa, 24 May 2016 17:21

18 Tahun Reformasi Gagal, Selanjutnya Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

18 Tahun Reformasi Gagal, Selanjutnya Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

Selasa, 24 May 2016 17:10

Pasukan Keamanan India Klaim Bunuh Pemimpin Kelompok Jihad Jaish-e-Mohammad di Kashmir

Pasukan Keamanan India Klaim Bunuh Pemimpin Kelompok Jihad Jaish-e-Mohammad di Kashmir

Selasa, 24 May 2016 17:00

Ibu Bunuh Diri, Mengapa?

Ibu Bunuh Diri, Mengapa?

Selasa, 24 May 2016 17:00

CIIA: Jika Komunis Berkuasa di Indonesia, Kaum Beragama akan Menjadi Target Marginalisasi

CIIA: Jika Komunis Berkuasa di Indonesia, Kaum Beragama akan Menjadi Target Marginalisasi

Selasa, 24 May 2016 16:05

KPK Diminta Tersangkakan Ahok Sebelum jadi Calon Pilkada agar Tidak Disebut Politisasi

KPK Diminta Tersangkakan Ahok Sebelum jadi Calon Pilkada agar Tidak Disebut Politisasi

Selasa, 24 May 2016 15:21

Al-Qaidah Dirikan Kembali Markas di Afghanistan Selatan untuk Rencanakan Serangan Besar pada Barat

Al-Qaidah Dirikan Kembali Markas di Afghanistan Selatan untuk Rencanakan Serangan Besar pada Barat

Selasa, 24 May 2016 14:31

 Pengamat: Tersangkakan Ahok, Kewajiban yang Tidak Bisa Ditawar

Pengamat: Tersangkakan Ahok, Kewajiban yang Tidak Bisa Ditawar

Selasa, 24 May 2016 13:21

AS: Mullah Akhtar Mansour Rencanakan Serang Baru Terhadap Sasaran-sasaran Amerika

AS: Mullah Akhtar Mansour Rencanakan Serang Baru Terhadap Sasaran-sasaran Amerika

Selasa, 24 May 2016 13:00

Ini Dia Aplikasi Smartphone untuk Menghafal Al-Quran

Ini Dia Aplikasi Smartphone untuk Menghafal Al-Quran

Selasa, 24 May 2016 11:42


Must Read!
X

Sabtu, 21/05/2016 23:16

Perppu Kebiri, Bukan Solusi