Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
44.705 views

Status Ayah dan Ibu Rasulullah, Muslim atau Kafir?

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Beberapa hari lalu ada seorang kawan yang ikut satu jama’ah dakwah mendatangi saya. Dia membawakan keterangan bahwa Ayah dan Ibu Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam adalah muslim. Bahkan ia mengatakan, orang yang meyakini keduanya meninggal sebagai musyrik dan kafir terancam akidahnya, dia bisa kafir. Mohon penjelasan tentang status kedua orang tua Nabi shallallahu 'alaihi wasallam?

Pak Yono – Bekasi Utara

________________

Wa’alaikumus Salam Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Kedua orang tua Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bernama Abdullah dan Aminah. Keduanya meninggal sebagai musyrik sehingga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dilarang memintakan ampun dan memohonkan rahmat untuk keduanya.

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menziarahi kubur ibunya, lalu beliau menangis sehingga orang-orang yang ada di sekitar beliau-pun ikut menangis. Karenanya beliau bersabda, “Aku telah meminta izin kepada Rabb-ku untuk saya beristighfar (memintakan ampun) baginya, namun Dia tidak mengizinkan. Dan aku meminta izin untuk menziarahi (mengunjungi) kuburnya, maka Dia mengizinkan untukku. Karenanya, lakukan ziarah kubur, sebab hal itu bisa mengingatkan kepada kematian.”

Dalam riwayat lain yang disebutkan dalam Tafsir Ibnu Katsir, dari hadits Ibnu Mas’ud bahwa kisah ini menjadi sebab turunnya firman Allah,

 مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا أَنْ يَسْتَغْفِرُوا لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُوا أُولِي قُرْبَى مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ

Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.” (QS. Al-Taubah: 113) dan beliau shallallahu 'alaihi wasallam mengutarakan bahwa kesedihan ini merupakan naluri sayang seorang anak terhadap orang tuanya. (Lihat: Al-Hakim dalam Mustadrak: 2/336 beliau mengatakan, “Shahih sesuai syarat keduanya –Bukhari dan Muslim-; Al-Baihaqi dalam Dalail al-Nubuwah: 1/189)

Dan terdapat tambahan keterangan dalam al-Mu’jam al-Kabir milik al-Thabrani rahimahullaah, bahwa Jibril 'alaihis salam berkata kepada beliau,

فَتَبَرَّأَ أَنْتَ مِنْ أُمِّكَ، كَمَا تَبَرَّأَ إِبْرَاهِيمُ مِنْ أَبِيهِ

Berlepas dirilah engkau dari ibumu sebagaimana Ibrahim berlepas diri dari bapaknya.” (Lihat juga Tafsir Ibni Katsir dalam menafsirkan QS. Al-Taubah: 113-114)

Maka sangat jelas status Aminah (ibunda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam), meninggal di luar Islam dan berada di neraka.

Maka sangat jelas status Aminah (ibunda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam), meninggal di luar Islam dan berada di neraka.

Sedangkan riwayat yang menunjukkan bahwa ayah beliau (Abdullah) meninggal sebagai musyrik dan berada di neraka adalah hadits yang diriwayatakan Muslim dari Anas: Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, “Di manakah bapakku?” Beliau menjawab, “Di neraka.” Maka ketika ia berbalik, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggilnya dan bersabda:

إِنَّ أَبِي وَأَبَاكَ فِي النَّارِ

Sesungguhnya bapakku dan bapakmu berada di neraka.

Hadits ini menunjukkan bahwa ayah beliau meninggal sebagai orang kafir. Dan siapa yang meninggal di atas kekafiran maka dia di neraka, hubungan kekerabatan tidak berguna dan tidak bisa menyelamatkannya. (Lihat: Syarah Shahih Muslim, Imam al-Nawawi: no. 302)

Maka hadits-hadits yang shahih di atas sangat jelas menyebutkan bahwa kedua orang tua Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal sebagai musyrik dan kafir, keduanya berada di neraka. Kenabian dan kerasulan beliau tidak bisa menyelamatkan keduanya dari neraka sehingga dilarang memintakan ampun untuk keduanya. Karena itu kita wajib meyakini kabar-kabar yang berasal dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ini dan membenarkannya.

Adapun hujah-hujah yang dijadikan sandaran orang yang berpendapat keduanya adalah mukmin dan meninggal di atas Islam sehingga mereka berada di surga adalah hujah yang lemah yang bertentangan dengan hadits-hadits shahih yang telah disebutkan di atas.

. . hujah-hujah yang dijadikan sandaran keduanya adalah mukmin dan meninggal di atas Islam sehingga mereka berada di surga adalah hujah yang lemah yang bertentangan dengan hadits-hadits shahih

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya telah menyebutkan beberapa hadits yang mereka jadikan sandaran, namun beliau menyatakan hadits tersebut sebagai hadits gharib/asing dan konteksnya sangat aneh. Dan hadits yang paling aneh dan munkar adalah apa yang diriwayatkan al-Khatib al-Baghdadi dalam al-Saabiq wa al-Laahiq dengan sanad yang majhul, dari ‘Aisyah dalam sebuah kisah bahwa Allah telah menghidupkan ibunya, lalu ia beriman kemudian kembali meninggal. (Ditinjau dari sanadnya, hadits ini dhaif sehingga tidak bisa dijadikan sandaran keyakinan. Ditambah lagi dia bertentangan dengan hadits Muslim yang shahih di atas)

Keterangan serupa juga diriwayatkan al-Suhaili dalam al-Raudh, dengan sanad yang di dalamnya terdapat sekumpulan perawi yang majhul (tidak dikenal): “Bahwa Allah telah menghidupkan kembali bapak dan ibunya, lalu keduanya beriman.”

Al-Hafidz Ibnu Dahiyyah mengatakan, “Hadits ini adalah maudhu’ (palsu), Al-Qur’an dan sunnah telah membantahnya.” Lalu beliau menyebutkan firman Allah Ta’ala,

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّى إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآَنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ

Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: "Sesungguhnya saya bertobat sekarang" Dan tidak (pula diterima tobat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran.” (QS. Al-Nisa’: 18)

Imam al-Qurthubi mengingkari kesimpulan Ibnu Dahiyah di atas, bahwa secara syar’i dan ‘aqli memungkinkan Allah untuk menghidupkan lagi keduanya. Beliau berpendapat, kehidupan ini adalah kehidupan yang baru sebagaimana kembalinya matahari setelah terbenam sehingga Ali bisa melaksanakan shalat ‘Ashar. Beliau juga menguatkan kesimpulannya dengan keterangan yang pernah beliau dengar bahwa Allah menghidupkan kembali paman Nabi (Abu Thalib), lalu dia beriman kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Namun, pendapat ini (yang beliau sebutkan dalam al-Tadzkirah, hal. 17) adalah tidak benar dan bertentangan dengan hadits shahih riwayat Muslim dari Anas di atas yang menyebutkan bahwa bapaknya berada di neraka dan juga hadits yang melarang beliau dari memintakan ampun untuk ibunya.

Sedangkan pendapat beliau, pernah mendengar keterangan bahwa Allah menghidupkan kembali pamannya, Abu Thalib, adalah jauh dari benar. Karena di dalam Shahih al-Bukhari, dari hadits Abu Sa’id disebutkan, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberikan syafaat untuknya di sisi Allah sementara dia (Abu Thalib) berada di neraka dengan dijadikan bara api di bawah telapak kakinya seketika itu otaknya mendidih.  

Dan dalam Shahihain disebutkan, dari Al-Nu’man bin Basyir radhiyallahu 'anhu secara marfu’, Bahwa penghuni neraka yang paling ringan siksanya adalah Abu Thalib, yakni di bawah telapak kakinya diletakkan bara api yang dapat mendidihkan otaknya. Kalau begini keadaan Abu Thalib, bagaimana bisa ia disebut beriman?. Wallahu a’lam.

Bahwa penghuni neraka yang paling ringan siksanya adalah Abu Thalib, yakni di bawah telapak kakinya diletakkan bara api yang dapat mendidihkan otaknya.

Kalau begini keadaan Abu Thalib, bagaimana bisa ia disebut beriman?.

Penutup

Dari uraian di atas, ada beberapa point yang bisa kami simpulkan, sebagai berikut:

1. Larangan Allah terhadap Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam untuk memintakan ampun bagi ibunya, karena ibunya meninggal di atas kekufuran sehingga jelas tempat tinggalnya di neraka. Begitu juga beliau dilarang memintakan ampun untuk bapaknya, karena dia juga meninggal di atas kekafiran dan bertempat di neraka.

2. Status keduanya yang kafir dan musyrik disandarkan kepada riwayat-rriwayat yang shahih, salah satunya yang disebutkan Imam Muslim dalam Shahihnya.

3. Pendapat orang yang mengatakan bahwa bapak-ibu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang berada di neraka dinasakh (dihapus) dengan hadits ‘Aisah yang diriwayatkan al-Khatib, tidak dapat diterima. Karena hadits tersebut dhaif dan juga bertentangan dengan hadits shahih lainnya.

4. Pendapat yang mengatakan bahwa ayah-ibu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berada di surga bertentangan dengan sunnah shahihah yang sangat jelas dan gamlang yang menerangkan keduanya berada di neraka dan tidak boleh dimohonkan ampun untuk keduanya. Wallahu Ta’ala a’lam.

5. Karena itu, siapa yang mengatakan bahwa keduanya sebagai orang kafir atau musyrik sehingga tempat tinggal mereka di neraka telah sesuai dengan dalil-dalil shahih. Maka orang yang menuduh orang yang memiliki keyakinan seperti ini sebagai orang yang lancang terhadap Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan akidahnya terancam batal adalah orang bodoh dan jahil. Ucapannya tidak perlu diperhitungkan karena bertentangan dengan hadits shahih.

6. Kami sarankan kepada orang yang memiliki keyakinan bahwa kedua orang tua Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang mukmin agar segera bertaubat, karena pendapatnya bertentangan dengan dalil-dalil shahih dan berlawanan dengan pendapat para ulama. (PurWD/voa-islam.com)

Oleh: Ust. Badrul Tamam

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Sudah sebelas hari istri mujahid ini terbaring lemah di rumah sakit. Aktivis dakwah di komunitas ummahat ini menderita tumor saluran kencing dan Serosis Hepatis (pengerasan hati). ...

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan Zakat. IDC siap menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
NCID: Muktamar NU Diguyur Uang, karena Jika NU Bergerak Dapat Gulingkan Jokowi-JK

NCID: Muktamar NU Diguyur Uang, karena Jika NU Bergerak Dapat Gulingkan Jokowi-JK

Selasa, 04 Aug 2015 21:15

Konspirasi Gereja Injili di Indonesia, OPM dan Salibis-Zionis dalam Makar terhadap NKRI

Konspirasi Gereja Injili di Indonesia, OPM dan Salibis-Zionis dalam Makar terhadap NKRI

Selasa, 04 Aug 2015 21:00

Ini Hasil Pertemuan Antara MUI, Pemerintah, BPJS Kesehatan, DSJN, dan OJK tentang BPJS

Ini Hasil Pertemuan Antara MUI, Pemerintah, BPJS Kesehatan, DSJN, dan OJK tentang BPJS

Selasa, 04 Aug 2015 19:40

Pasukan Pro-Hadi Rebut Pangkalan Udara Terbesar Yaman dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Pasukan Pro-Hadi Rebut Pangkalan Udara Terbesar Yaman dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 04 Aug 2015 18:30

Pasukan Kurdi YPG Usir 5000 Warga Arab Suriah dari Kota Sirrin di Utara Aleppo

Pasukan Kurdi YPG Usir 5000 Warga Arab Suriah dari Kota Sirrin di Utara Aleppo

Selasa, 04 Aug 2015 18:15

Mujahidin Xinjiang Ucapkan Terima Kasih Pada Al-Shabaab Karena Hancurkan Kedubes Cina di Somalia

Mujahidin Xinjiang Ucapkan Terima Kasih Pada Al-Shabaab Karena Hancurkan Kedubes Cina di Somalia

Selasa, 04 Aug 2015 18:00

1000 Lebih Pemukim Ilegal Yahudi dan Pasukan Keamanan Zionis Terobos Masjid Al-Aqsa di Bulan Juli

1000 Lebih Pemukim Ilegal Yahudi dan Pasukan Keamanan Zionis Terobos Masjid Al-Aqsa di Bulan Juli

Selasa, 04 Aug 2015 17:40

Pemimpin Syi'ah Houtsi Mengakui Kalah Perang di Aden, Siap Berdamai dengan Pemerintah Yaman

Pemimpin Syi'ah Houtsi Mengakui Kalah Perang di Aden, Siap Berdamai dengan Pemerintah Yaman

Selasa, 04 Aug 2015 17:20

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (8)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (8)

Selasa, 04 Aug 2015 17:01

CIIA: Perda Diksriminatif Terhadap Muslim di Tolikara Tidak Punya Pijakan dan Akar Historis

CIIA: Perda Diksriminatif Terhadap Muslim di Tolikara Tidak Punya Pijakan dan Akar Historis

Selasa, 04 Aug 2015 16:40

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (7)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (7)

Selasa, 04 Aug 2015 16:30

IMS Beri Layanan Kesehatan kepada Pengungsi Sinabung

IMS Beri Layanan Kesehatan kepada Pengungsi Sinabung

Selasa, 04 Aug 2015 11:45

Pilkada Serentak Diundur bila Ini yang Terjadi

Pilkada Serentak Diundur bila Ini yang Terjadi

Selasa, 04 Aug 2015 11:30

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (6)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (6)

Selasa, 04 Aug 2015 11:00

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (5)

Laporan Tim Pencari Fakta Komite Umat (KOMAT) untuk Tolikara (5)

Selasa, 04 Aug 2015 10:30

Teoris Malah Diundang ke Istana, Ketum BARKIN: Saya Sangat Kecewa Terhadap Jokowi-JK

Teoris Malah Diundang ke Istana, Ketum BARKIN: Saya Sangat Kecewa Terhadap Jokowi-JK

Selasa, 04 Aug 2015 10:00

Departemen PBB untuk Koordinas Urusan Kemanusiaan Perkirakan Bertambahnya Korban Banjir Myanmar

Departemen PBB untuk Koordinas Urusan Kemanusiaan Perkirakan Bertambahnya Korban Banjir Myanmar

Selasa, 04 Aug 2015 09:23

Seorang Mujahid Cilik d Islamic State (ISIS) Kembali Eksekus Seorang Agen Musuh

Seorang Mujahid Cilik d Islamic State (ISIS) Kembali Eksekus Seorang Agen Musuh

Selasa, 04 Aug 2015 08:58

Pengantin dari Turki, Berbagi dengan 4000 Pengungsi Suriah

Pengantin dari Turki, Berbagi dengan 4000 Pengungsi Suriah

Selasa, 04 Aug 2015 08:09

Sekecil apapun Kedzaliman Aparatur Negara terhadap Warga Negara Sangat Tidak Bisa Ditolerir

Sekecil apapun Kedzaliman Aparatur Negara terhadap Warga Negara Sangat Tidak Bisa Ditolerir

Selasa, 04 Aug 2015 07:30



Must Read!
X