Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
36.240 views

Apakah Sah Shalat Laki-laki yang Hanya Memakai Kaos Singlet Saja?

Assalam ‘alaikum . .

Teman kerja saya melaksanakan shalat Shubuh dengan memakai kaos dalam (singlet), tidak memakai baju atau kaos yang selayaknya. Saya mau menegurnya, tapi ia keburu memulai takbir sehingga saya diamkan saja. Namun, karena tidak menegur itu saya jadi merasa bersalah. Yang saya tanyakan, apakah sah shalat dengan memakai kaos dalam saja? Apa batasan aurat laki-laki di dalam shalat?

Uki, Komplek Korban Perang Timor Timur, Seroja-Bekasi

Wa’alaikm salam . . .

Al-hamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoha terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Para ulama sepakat (kecuali segelintir orang saja) bahwa menutup aurat adalah syarat sahnya shalat menurut kemampuan. Hal ini didasarkan pada beberapa dalil berikut ini:

1. Firman Allah Ta’ala: “

يَا بَنِي آَدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) masjid.” (QS. Al-A’raf: 31)

Maksudnya: tutuplah aurat kalian ketika hendak melaksanakan shalat. Karena mereka (kaum jahiliyah) melaksanakan thawaf di Baitullah dengan telanjang lalu turulah ayat ini, sebagaimana yang tertera dalam Shahih Muslim.

2. Hadits Salamah bin al-Akwa’ yang bertanya kepada Nabi shallallau 'alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, ketika kami sedang berburu, apakah salah seorang kami dibolehkan shalat dengan satu kain?” Beliau menjawab, “Boleh, dan bersarunglah dengannya, walau ia hanya bisa mejahitnya dengan duri.” (HR. Abu Dawud dan al-Nasa’i. Dihassankan oleh al-Nawawi dalam Majmu’nya dan Al-Albani dalam al-Misykah no. 760)

3. Hadits Jabir yang mengisahkan shalatnya di samping Nabi shallallau 'alaihi wa sallam yang sambil berselimut sepotong kain. Beliau bersabda, “Apabila kainmu lebar, maka berselimutlah dengannya. Dan jika sempit, maka bersarunglah dengannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berbarti tidak sah shalat dengan memakai sesuatu yang lebih sempit dari kain dan dijadikan sarung (menutup bagian bawah tubuh). Ini menunjukkan bahwa wajib menutup aurat dalam shalat. Sebaliknya, membuka aurat dilarang yang menyebabkan batalnya shalat. Dengan demikian, menurut mayoritas ulama, dalam hadits ini terkandung makna syarat sahnya shalat, yaitu menutup aurat.

4. Ibnu Abdil Barr rahimahullah menyebutkan adanya ijma’ tentang tidak sahnya orang shalat tanpa busana, padahal ia mampu menutup auratnya. Demikian pula Ibnu Taimiyah rahimahullah menukilnya.

5. Menutup aurat ketika berdiri shalat di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah sebagai bentuk pengagungan terhadap-Nya. (Lihat: Al-Bada’i: 1/116, al-Dasuqi: 1/211, Mughni al-Muhtaj: 1/184, dan Kasyaf al-Qana’: 1/263)

Aurat Shalat Laki-laki

Yang perlu diketahui bahwa pembahasan aurat dalam shalat berbeda dengan aurat yang tidak boleh dilihat orang. Sedangkan istilah menutup aurat yang ditetapkan Fuqaha’ sebagai syarat sahnya shalat tidak berasal dari lisan Rasulullah shallallau 'alaihi wa sallam. Al-Qur’an dan Sunnah juga tidak menyebutkan bahwa apa yang ditutup oleh orang yang sedang shalat adalah aurat. Allah Subhanahu wa Ta'ala hanya menyebutkan:

يَا بَنِي آَدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِد

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) masjid.” (QS. Al-A’raf: 31)

Aurat yang tidak boleh dilihat adalah kaitannya dengan syahwat. Sementara perintah mengenakan pakaian dalam shalat adalah berkaitan dengan hak Allah Subhanahu wa Ta'ala yang harus dipenuhi. Maka siapapun tidak boleh mengerjakan thawaf di Ka’bah dan shalat tanpa menutup aurat, walaupun ia sendirian. Dari sini dapat disimpulkan, mengenakan pakaian dalam shalat bukan karena untuk menutup aurat dari pandangan manusia. Sebab keduanya memiliki jenis hukum yang berbeda.

Karena itu, ketika shalat terkadang seseorang harus menutup anggota badannya yang boleh ditampakkan di luar shalat seperti kepada istri atau anaknya. Dan terkadang ada anggota badan yang boleh ditampakkan ketika shalat, namun tidak boleh ditampakkan di luar shalat. Contohnya seperti pendapat mereka yang mewajibkan menutup wajah dan telapak tangan bagi wanita dari pandangan laki-laki asing, namun tidak wajib menutupnya dalam shalat.

Menurut jumhur ulama bahwa aurat seorang laki-laki di dalam shalat adalah antara pusar dan lutut. Sedangkan madhab Zahiriyah berpendapat, aurat laki-laki dalam shalat hanya qubul dan dubur saja. Namun pendapat Zahiriyah ini adalah pendapat yang tidak kuat.

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Dan adapun shalatnya seorang laki-laki dengan membuka paha padahal ia mampu menutupnya dengan kain, maka ini tidak boleh. Dan tidak seyogyanya ada khilaf dalam hal itu.”

Pendapat Jumhur didukung oleh beberapa hadits, antara lain: Sabda Nabi shallallau 'alaihi wa sallam, “Antara pusar dan lutut adalah aurat.” (HR. Abu Dawud dan dihassankan Syaikh Al-Albani dalam al-Irwa’: 1/226)

Juga hadits Jurhud, bahwa saat Nabi shallallau 'alaihi wa sallam melewatinya dan kain yang menutupi pahanya tersingkap. Kemudian beliau bersabda: “Tutupilah ia (pahamu), sesungguhnya ia adalah aurat.” (HR. Malik, Ahmad, Hakim, Abu Dawud dan Tirmidzi serta Bukhari dalam shahihnya).

Hadits ini memiliki penguat dari hadits-hadits lain, seperti hadits Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallau 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: “Jangan engkau singkap pahamu dan jangan pula melihat paha orang yang masih hidup atau yang sudah mati.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, al-Hakim. Walaupun hadits ini dhaif, namun layak sebagai penguat dari hadits Jurhud di atas).

Dari Muhammad bin Jahsy, ia berkata: Rasulullah shallallau 'alaihi wa sallam melewati Ma’mar sementara kedua pahanya tersingkap. Beliau bersabda: “Wahai Ma’mar tutuplah kedua pahamu karena paha itu adalah aurat.” (HR. Ahmad, Hakim, dan lainnya. Imam al-Thahawi menyatakannya sebagai hadits shahih)

Namun, hadits-hadits di atas menerangkan aurat dari pandangan manusia. Sementara aurat dalam shalat terdapat beberapa hadits yang menjelaskannya:

1. Diriwayatkan dari Buraidah, ia mengatakan: “Rasulullah shallallau 'alaihi wa sallam melarang seseorang shalat dengan selimut tanpa menyelempangkannya di atas pundak dan melarang shalat hanya memakai celana tanpa mengenakan selendang (kain yang menutupi pundaknya).” Hadits ini menunjukkan wajibnya menutup badan bagian atas saat mengerjakan shalat.

2. Rasulullah shallallau 'alaihi wa sallam pernah melarang seseorang shalat dengan hanya mengenakan sehelai kain yang tidak menutupi pundaknya sedikitpun.

Dari hadits yang dijadikan sandaran Jumhur dan ditambah kedua hadits di atas menunjukkan, seorang laki-laki diperintahkan menutup aurat dalam shalatnya yang meliputi: pahala dan lainnya hingga pundak. Walaupun ia shalat sendirian di dalam rumah dan tidak ada seorang pun yang melihatnya, ia tetap wajib menutup auratnya.

Kesimpulan

Seorang laki-laki diperintahkan untuk menutup kedua pundaknya hingga kedua lututnya dalam shalat. Kecuali jika ia tidak memiliki pakaian kecuali sehelai kain yang sempit, maka ia bersarung dengan memakai kain tersebut yang menutup antara lutut dan pusarnya; dan membiarkan bagian atasnya terbuka sebagaimana dalam hadits Jabir yang terdapat dalam Shahihain.

Karena itu, teman Saudara Uki yang shalat dengan hanya memakai kaos dalam (singlet) maka sudah memenuhi syarat menutup aurat (memakai pakaian) dalam shalat. Sehingga tidak perlu diingkari berlebih dan tidak boleh divonis tidak sah.

Namun, selayaknya orang yang shalat merasa menghadap Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi yang telah menciptakan dirinya dan memberikan rizki kepadanya. Karena itu ia hendaknya memakai pakaian yang pantas dan layak.

Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam menafsirkan QS. Al-A’raf: 31 berkata, “Berdasarkan ayat ini dan juga pengertian (yang menunjukkan) hal itu di dalam sunnah, bahwa dianjurkan untuk berhias diri ketika hendak melaksanakan shalat, lebih-lebih pada waktu shalat Jum’at dan hari raya. Serta disunnahkan memakai wewangian karena dia termasuk (perhiasan), siwak (juga termasuk) karena termasuk sebagai penyempurna. Dan di antara pakaian yang paling utama adalah yang berwarna putih.” Wallahu Ta’ala a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Oleh: Badrul Tamam

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Ahad, 28 Aug 2016 22:53

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Ahad, 28 Aug 2016 22:47

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Ahad, 28 Aug 2016 22:11

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis Hasil Karya Megawati, akhirnya Jokowi Antar Indonesia ke Jura

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis Hasil Karya Megawati, akhirnya Jokowi Antar Indonesia ke Jura

Ahad, 28 Aug 2016 20:47

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Ahad, 28 Aug 2016 18:47

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Ahad, 28 Aug 2016 12:45

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Ahad, 28 Aug 2016 09:57

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Ahad, 28 Aug 2016 09:15

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Ahad, 28 Aug 2016 07:54

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Sabtu, 27 Aug 2016 23:19

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Sabtu, 27 Aug 2016 20:25

Perhatikanlah Urusan Anda

Perhatikanlah Urusan Anda

Sabtu, 27 Aug 2016 20:18

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Sabtu, 27 Aug 2016 18:06

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Sabtu, 27 Aug 2016 17:00

Polisi Turki Tangkap 56 Tersangka Terkait islamic State (IS)

Polisi Turki Tangkap 56 Tersangka Terkait islamic State (IS)

Sabtu, 27 Aug 2016 15:30

70.752 Jamaah Indonesia berada di Mekkah

70.752 Jamaah Indonesia berada di Mekkah

Sabtu, 27 Aug 2016 15:07

Revaluasi Aset vs Tax Amnesty = Berlian vs Gundu

Revaluasi Aset vs Tax Amnesty = Berlian vs Gundu

Sabtu, 27 Aug 2016 14:50

Ulama Majelis Buhuts Al Islamiyah dan HTI Serukan Tolak Kepemimpinan Kafir di Indonesia

Ulama Majelis Buhuts Al Islamiyah dan HTI Serukan Tolak Kepemimpinan Kafir di Indonesia

Sabtu, 27 Aug 2016 14:47

Selamatkan Generasi Pemuda!!!

Selamatkan Generasi Pemuda!!!

Sabtu, 27 Aug 2016 14:46

71 Tahun Merdeka; Negeri Tak Berjamban

71 Tahun Merdeka; Negeri Tak Berjamban

Sabtu, 27 Aug 2016 13:40


Must Read!
X