Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
27.866 views

Hukum Menyeka Anggota Tubuh Dengan Handuk Setelah Berwudhu

Assalamu 'Alaikum Warahmatullah Wabarakatuhu

Bagaimana hukumnya, apabila selesai wudhu bolehkah kita mengeringkan air wudhu dengan handuk baru kita shalat?

Yathie Ati

_________________________________________________

Wa'alaikum Salam Warahmatullah Wabarakatuhu

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Sebagian ulama berpendapat, makruh menyeka angota tubuh dengan handuk sesudah berwudhu. Mereka mendasarkan kepada hadits Maimunah radhiyallaahu 'anha tentang mandi janabatnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang Pada ujung hadits itu disebutkan,

ثُمَّ أَتَيْته بِالْمِنْدِيلِ ، فَرَدَّهُ

"Selanjutnya saya memberikan handuk kepada beliau, namun beliau menolaknya.” (HR. Muslim) dan dalam riwayat lain, “Dan beliau menyeka dengan kedua tangannya.” (HR. Al-Bukhari)

Pendapat Sahabat Dalam Masalah Ini

Para sahabat berbeda pendapat dalam menghukumi masalah ini dalam tiga kelompok: Pertama, tidak apa-apa dalam wudhu maupun mandi. Ini merupakan pendapat Anas bin Malik dan al-Tsauri.

Kedua, makruh dalam wudhu dan mandi. Ini adalah pendapat Umar dan Ibnu Abi Laila.

Ketiga, dimakruhkan dalam wudhu dan tidak dalam mandi. Ini adalah pendapat Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. (Lihat Syarah Muslim: 2/17, no. 476)

Imam Nawawi dalam Syarah Muslim mengatakan bahwa di dalamnya terdapat dalil dianjurkannya untuk tidak menyeka anggota badan. Dan ini dikuatkan oleh hadits lain dari Abu Hurairah dalam Shahih al-Bukhari, “ . . . Kemudian beliau mandi, lalu keluar (menuju shalat jama’ah) sedangkan air masih menetes dari kepalanya dan kemudian mengimami mereka.” 

Lalu Imam Nawawi menyebutkan lima pendapat dalam menyeka anggota badan sesudah mandi dan wudlu: Pertama, dianjurkan meninggalkannya (tidak mengelap/menyeka anggota badan), namun tidak dikatakan: melakukannya adalah makruh. Kedua, makruh. Ketiga, mubah, baik menyeka atau tidak. Keempat, mustahab (disunnahkan) karena untuk mencegah dari menempelnya kotoran. Kelima, dimakruhkan pada musim panas dan tidak pada musim dingin.

Imam Nawawi lebih memilih pendapat yang mubah, karena melarang dan menganjurkan itu membutuhkan dalil yang jelas. Dan ketika diteliti lebih jauh, tidak didapatkan keterangan jelas dan tegas yang melarangnya. Padahal hukum asal segala sesuatu adalah mubah.

Bolehnya menyeka ini juga berdasarkan perkataan Maimunah dalam hadits di atas: “Dan beliau menyeka dengan kedua tangannya.” Jika menyeka (menghilangkan air) dengan tangan adalah mubah, maka mengelap dengan handuk juga memiliki hukum semisalnya atau bahkan lebih karena sama-sama untuk menghilangkan air.

Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah (I/168) menyebutkan beberapa alasan untuk menyangkal hujjah yang memakruhkan menggunakan handuk sesudah berwudhu' dari hadits Maimnah di atas:

"Ini adalah kasus tertentu yang memiliki banyak kemungkinan. Boleh jadi beliau menolaknya disebabkan apa yang ada pada handuk tersebut. Seperti: handuk itu tidak bersih, atau khawatir membuatnya basah dengan air, atau yang lainnya. Lalu alasan Maimunah membawakan handuk karena itu merupakan kebiasaan beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam. (Dikutip dari al-Syarh al-Mumti': I/181 dan lihat Zaad al-Ma'ad, Ibnul Qayyim: I/197).

Pembolehan ini dikuatkan lagi dengan riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berwudhu, lalu membalikkan jubah wol beliau dan menyeka dengannya."

. . . Dan ketika diteliti lebih jauh, tidak didapatkan keterangan jelas dan tegas yang melarangnya. Padahal hukum asal segala sesuatu adalah mubah. . .

Al-Tirmidzi rahimahullah berkata, "Sebagian ahli ilmu dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan orang-orang sesudah mereka membolehkan memakai handuk sesudah wudhu. Adapun orang yang memakruhkannya, maka ia memakruhkannya karena beralasan –konon- air wudhu itu akan ditimbang."

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa menggunakan handuk untuk menyeka anggota wudhu sesudah mengerjakan wudhu dan hendak akan shalat, tidak apa-apa (termasuk perkara mubah). Karena melarang dan menganjurkan itu membutuhkan dalil yang jelas. Dan ketika diteliti lebih jauh, tidak didapatkan keterangan jelas dan tegas yang melarangnya. Padahal hukum asal segala sesuatu adalah mubah. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Oleh: Ust. Badrul Tamam

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Pengadilan Pidana Mesir Jatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Mursi

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Mursi

Selasa, 21 Apr 2015 18:15

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

Selasa, 21 Apr 2015 17:41

Ada Desas Desus Masjid Istiqlal Akan Dipindahkan, Benarkah?

Ada Desas Desus Masjid Istiqlal Akan Dipindahkan, Benarkah?

Selasa, 21 Apr 2015 16:57

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Selasa, 21 Apr 2015 16:45

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Selasa, 21 Apr 2015 16:40

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:30

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:00

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Selasa, 21 Apr 2015 11:38

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Selasa, 21 Apr 2015 10:42

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Selasa, 21 Apr 2015 08:45

Kapal Induk AS Masuk  Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Kapal Induk AS Masuk Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Selasa, 21 Apr 2015 08:13

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Selasa, 21 Apr 2015 07:10

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Selasa, 21 Apr 2015 06:59

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Senin, 20 Apr 2015 23:47

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Senin, 20 Apr 2015 22:49

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Senin, 20 Apr 2015 21:28

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Senin, 20 Apr 2015 18:00

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Senin, 20 Apr 2015 17:15

Wawancara Ustadz Alfian Tanjung Tentang Penyebaran Komunis di Indonesia

Wawancara Ustadz Alfian Tanjung Tentang Penyebaran Komunis di Indonesia

Senin, 20 Apr 2015 16:28

Beginilah Perlakukan Islamic State (ISIS) kepada Kaum Nasrani Raqqah

Beginilah Perlakukan Islamic State (ISIS) kepada Kaum Nasrani Raqqah

Senin, 20 Apr 2015 14:25



Must Read!
X