Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.528 views

KH. Cholil Ridwan: Liberalisme, Musuh Bersama Umat Islam

JAKARTA (VoA-Islam) - Nongkrong di komunitas liberal ibarat duduk di atas bara. Setiap kali menyimak obrolan anak-anak muda di komunitas itu, bisa membuat gendang telinga ini mendidih.

Pembicaraan mereka adalah seputar penolakan terhadap syari’at, menggunjing gerakan Islam anti-liberal, hingga meledek penegak amar ma’ruf nahi mungkar. Hanya tawa dan olok-olok yang terdengar. Pernah terlihat, seorang lelaki memakai kaos oblong bertuliskan Jakar (Jaringan Kafir Liberal) di bagian depan. Seperti itulah suasana di beberapa komunitas liberal.

Banyak agenda yang mereka gelar dalam setiap event. Seolah-olah tak ada ruang kosong dan waktu yang luang untuk tidak mengasongkan dagangan mereka: sekularisme, pluralisme, liberalisme, relativisme, multikulturalisme dan sebagainya. Berbagai kegiatan diskusi, seminar, bedah buku, pemutaran film, hingga pergelaran seni-budaya menjadi bagian dari aktivitas mereka.

Yang membuat anak-anak muda betah dengan komunitasnya adalah suasana tempat yang nyaman untuk nongkorong. Jika sebelumnya, mereka bergabung di Komunitas Utan Kayu (berada di Jl. Utan Kayu, Jakarta Timur), kini kaum muda berpaham liberal itu mulai bergeser ke bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka menyebutnya  Komunitas Salihara (berada di Jl. Salihara).

Gedung itu dirancang dengan konstruksi bangunan yang unik, asri dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti toko buku, perpustakaan, cafe, ruang theater, ruang diskusi hingga hotspot. Sambil ngopi atau ngeteh, anak-anak muda itu merasa at home, seperti di rumah sendiri. Mereka bisa mengisi waktunya dengan membaca, on line, atau sekadar ngobrol dengan teman-teman se-visi. Mereka seperti menemukan keluarga baru.

Bandingkan dengan markas ormas Islam yang tidak memiliki sarana itu. Masjid bukanlah satu-satunya sarana orang muda berkumpul. Pada umumnya, orang muda lebih suka mencari tempat alternatif, setidaknya sarana yang memiliki unsur seni-budayanya. Maka, kenapa tidak, jika dimunculkan gagasan untuk membuat sarana yang nyaman dan tetap bernuasakan religius. Keberadaan Islamic Center atau masjid-masjid besar, belum sepenuhnya menarik minat orang muda untuk dijadikan tempat nongkrong. Suasana yang menyenangkan, tak kalah penting ketimbang sekadar menjejali dengan doktrin-doktrin keagamaan.

Entah disadari atau tidak, ada beberapa kiai ”lugu” dari ormas Islam tertentu, yang rela diundang komunitas liberal untuk menyampaikan pandangannya. Kehadiran kiai itu bukan sebagai penyeimbang atau penyanggah, tapi digiring, seolah-olah mendukung paham sepilis dengan berkedok tasamuh. Begitulah akibat kiai tidak  punya pengetahuan tentang liberalisme.

Kategori Liberal

Menurut Peneliti INSIST Adian Husaini, kalangan liberal terbagi dalam empat kategori, yaitu: Liberal Profesional, Liberal Amatir, Liberal Freelance, dan Liberal Volunteer. Yang termasuk liberal profesional adalah mereka yang hidup-matinya diperuntukkan bagi si penyandang dana. Makhluk jenis ini selalu menyebarkan paham liberal dalam tulisan-tulisan dan ceramahnya, berusaha meliberalkan orang lain, merasa paling benar dengan keliberalannya, dan menganggap orang yang tidak liberal itu salah. Mereka tak sungkan-sungkan menyerang siapapun yang mengganjal liberalisme.

Sedangkan liberal amatir adalah mereka yang ilmu keliberalannya masih dangkal. Sikap dan pemikiran liberalnya cuma membebek alias ikut-ikutan saja. Meski tidak mampu menuangkan gagasan liberal lewat tulisan, tapi berani tampil sebagai pembela liberalisme. Makhluk inilah yang menjadi penggembira, saat diadakan diskusi atau seminar, sekalipun dengan riuh tepukan tangan dan tertawa ledekan (olok-olok) sebagai support. 

Adapun liberal freelance adalah orang yang mendapat imbalan ”honorer” dari gagasan dan wacana sepilis yang ia tulis di media massa. Lalu Liberal volunteer adalah orang yang sudah mapan secara materi dan status sosialnya. Ia menjadi liberal karena basic pendidikan dan pergaulannya. Tanpa harus dipengaruhi, orang ini sudah liberal dengan sendirinya. 

Yang menarik, Litbang Depag pernah melaporkan hasil penelitiannya tentang paham liberal keagamaan di lingkungan UIN Jakarta. Salah satu organisasi mahasiswa UIN yang diteliti adalah Formaci (Forum Mahasiswa Ciputat) yang berpaham liberal. Forum mahasiswa inilah yang menolak kewajiban jilbab di lingkungan UIN, mendukung sekularisasi, menolak penerapan syariat Islam di berbagai daerah. Dengan berpegang pada paham kebebasan berpikir dan atas nama HAM, anggota Formaci sering menjadi saksi pernikahan beda agama.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Amin Djamaluddin pernah mengatakan, ada kekuatan terselubung untuk menggarap sejumlah kelompok muda Islam. Tujuannya adalah mencabut pemahaman generasi muda Islam dari akarnya, yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sasaran utama ‘proyek’ ini adalah anak-anak muda NU dan Muhammadiyah. “Mereka bangga karena telah berhasil menggarap kalangan muda NU dan Muhammadiyah. Bukan tidak mungkin, mereka berupaya menggarap kalangan muda Persatuan Islam (Persis),” ujarnya.

Agar virus liberalisme tak semakin mengganas di tubuh ormas Islam, langkah paling efektif adalah mencegah. Kalau pun sudah terjangkit, harus mendapat vaksin untuk mensterilkan sekaligus merontokkan virus yang bersarang. Untuk membendung liberalisme, ormas Islam seharusnya jangan pasif. Ormas Islam harus menyiapkan kader terbaiknya untuk mengikis paham sesat menyesatkan.

Jika kaum liberal giat mengusung liberalisme lewat media massa yang mendukungnya, sebut saja Koran dan Majalah Tempo, sedangkan tokoh Islam malas menulis, dan tidak menjadikan media Islam yang ada sebagai alat perjuangan untuk mengcounter propaganda mereka. Ingat, umat Islam punya musuh bersama (common enemy) yang harus dibendung secara bersama pula.

Ketua MUI KH Kholil Ridwan mengimbau, ”Para aktivis yang ada di ormas Islam hendaknya waspada dan kompak, bertekad bulat untuk membendung liberalisme. Desastian

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Senin, 26 Sep 2016 11:30

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Senin, 26 Sep 2016 10:00

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

Senin, 26 Sep 2016 09:01

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 08:31

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

Senin, 26 Sep 2016 08:30

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Senin, 26 Sep 2016 08:24

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 07:36

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Senin, 26 Sep 2016 07:03

Antara Parmusi dan Nokia

Antara Parmusi dan Nokia

Senin, 26 Sep 2016 06:19

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Senin, 26 Sep 2016 05:31

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Senin, 26 Sep 2016 03:51

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Ahad, 25 Sep 2016 21:45

AMJU Sebut Ketiga Cagub DKI Ada Campur Tangan Istana, Benarkah?

AMJU Sebut Ketiga Cagub DKI Ada Campur Tangan Istana, Benarkah?

Ahad, 25 Sep 2016 19:33

Nusaibah: Hijab Syari untuk Muslimah

Nusaibah: Hijab Syari untuk Muslimah

Ahad, 25 Sep 2016 18:30

Banjir Bandang di Garut, Relawan: Please Deh, Ngapain Lagi Sih FPI

Banjir Bandang di Garut, Relawan: Please Deh, Ngapain Lagi Sih FPI

Ahad, 25 Sep 2016 17:57

Pengamat: Carilah Cagub yang Hormati Hukum dan Memiliki Etika serta Moral Baik

Pengamat: Carilah Cagub yang Hormati Hukum dan Memiliki Etika serta Moral Baik

Ahad, 25 Sep 2016 17:33

Sejarawan: Ahok Mendadak Santun Paska Resmi Didukung PDIP

Sejarawan: Ahok Mendadak Santun Paska Resmi Didukung PDIP

Ahad, 25 Sep 2016 15:33

Laporan: Islamic State (IS) Berusaha Jatuhkan Jet Tempur Inggris dengan Senjata Canggih

Laporan: Islamic State (IS) Berusaha Jatuhkan Jet Tempur Inggris dengan Senjata Canggih

Ahad, 25 Sep 2016 14:15

Pengamat: Masyarakat Mencari Gubernur Tegas, Cerdas, dan Berprestasi untuk Atasi Macet, juga Banjir

Pengamat: Masyarakat Mencari Gubernur Tegas, Cerdas, dan Berprestasi untuk Atasi Macet, juga Banjir

Ahad, 25 Sep 2016 13:33

Rezim Assad Siapkan Evakuasi Darurat untuk Bandara Militer Hama Menyusul Kemenangan Beruntun Oposisi

Rezim Assad Siapkan Evakuasi Darurat untuk Bandara Militer Hama Menyusul Kemenangan Beruntun Oposisi

Ahad, 25 Sep 2016 13:15


Must Read!
X