Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.611 views

RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender: Ekspresi Kemarahan Kaum Feminis

Oleh: Henri Shalahuddin, MIRKH

Anggota pendiri Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), saat ini sedang menulis desertasi tentang gender di Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya Kuala Lumpur

Dalam sejarahnya, kaum feminis berjuang melawan sistem dan konstruk sosial yang dilandasi seksisme dan patriarkhisme. Namun perlawanan itu bukan untuk menetralkan keberpihakan tatanan sosial kepada kaum Adam. Sebaliknya, arah perjuangan mereka lebih ditujukan untuk mengambil alih peran publik yang selama ini dimiliki laki-laki. Dalam ambisinya ini, perjuangan yang ditempuh para elit feminis adalah jalur konstitusi.

Joan Wallach Scott, seorang sejarawan Amerika berkewarganegaraan Prancis yang dikenal melalui kontribusinya di bidang sejarah feminis dan teori gender, menguraikan bahwa gender adalah unsur konstitutif dari hubungan sosial yang berdasarkan perbedaan-perbedaan antara kedua jenis kelamin. Gender juga berarti cara utama yang menandakan hubungan kekuasaan. (Joanne Meyerowitz, A History of “Gender”, dalam The American Historical Review, vol. 113, no. 5, December 2008, hal. 1355)

Para filsuf, psikoanalis, dan kritikus sastra menyimpulkan bahwa bahasa perbedaan jenis kelamin telah menguatkan struktur sosial dan politik di Barat. Oleh karena itu, untuk merombak struktur sosial dan politik yang berprespektif jenis kelamin (sexist), Scott membangun konsep gender melalui konstitusi. (Joanne Meyerowitz, hal. 1355-1356).

Dalam konteks keindonesiaan, perjuangan membangun struktur sosial berbasis gender tidak langsung diwujudkan melalui konstitusi. Sejak tahun 1990, feminis Indonesia telah aktif mendirikan kelompok studi wanita di beberapa universitas ternama yang kemudian berkembang menjadi Pusat Studi Wanita (PSW). Melalui kerjasama dengan beberapa pihak asing, di antaranya seperti McGill CIDA (Kanada), The Ford Foundation, The Asia Foundation, AusAID, DANIDA The Royal Danish Embassy dan didukung beberapa kementerian, khususnya kementerian agama dan pemberdayaan perempuan, proses feminisasi pendidikan berkembang pesat di tingkat perguruan tinggi, terutama di PTAIN.

Setelah meraup kesuksesan di bidang pendidikan, perjuangan kaum feminis kemudian berlanjut di dunia politik. Perjuangan mereka kembali menuai sukses dengan disahkannya Undang-Undang yang mempersyaratkan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam hal-hal berikut:

a. kepengurusan partai politik di tingkat pusat hingga tingkat kabupaten/kota

b. pengajuan calon anggota DPR, DPD, dan DPRD

c. komposisi keanggotaan KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota

d. penetapan nomor urut bakal calon perempuan harus diletakkan pada nomor urut 1, 2, atau 3

Untuk mengawal terlaksananya angka 30% tersebut, UU mengharuskan KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota untuk mengumumkan persentase keterwakilan perempuan dalam daftar calon tetap partai politik masing-masing pada media massa cetak harian nasional dan media massa elektronik nasional.

Tidak puas dengan pencapaian di atas, kini kaum feminis kembali berjuang untuk mewujudkan ambisinya berperan di ranah publik dan merombak struktur sosial melalui pengesahan RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender. Dalam RUU ini, kemarahan terhadap struktur sosial yang didominasi laki-laki diekspresikan melalui hal-hal sebagaimana berikut:

1. Memarjinalkan nilai-nilai dan filosofi agama sebagai dasar yang menjiwai undang-undang. Sebab ajaran agama sering dipandang menghambat konsep persamaan dan kesamaan antara laki-laki dan perempuan.

2. Menghapus otoritas agama dalam kehidupan pribadi dan sosial, khususnya dalam masalah perkawinan, perwalian, waris (sebagaimana diatur dalam RUU ini pasal 12), kewajiban setiap warga negara untuk menanamkan nilai-nilai kesetaraan dan keadilan gender kepada anak sejak usia dini dalam keluarga (pasal 15, huruf d), larangan melakukan perbuatan yang memiliki unsur pembedaan, pembatasan, dan/atau pengucilan atas dasar jenis kelamin tertentu (Bab VIII, pasal 67)

3. Lebih mengedepankan ideologi seksisme sebagai pijakan dasar pembuatan RUU. Hal ini tercermin baik secara eksplisit maupun implisit dengan banyaknya pasal yang memihak perempuan.

4. Menghapus keberagaman definisi “gender” yang masih menjadi isu kontroversial di kalangan akademisi dan menjadikannya sebagai definisi tunggal dan mengikat.

5. Memaksakan pemahaman empiris ala Marxis dalam merumuskan makna istilah “kesetaraan” dan “keadilan” dengan “kesamaan” dan “persamaan”. Sehingga segala bentuk “ketidaksamaan” bisa disebut sebagai “diskriminasi”, utamanya terhadap perempuan. Hal ini diperkuat lagi dengan penjelasan “asas dan tujuan” dalam bab II, pasal 2 dan 3.

6. Merombak landasan dan filosofi pembangunan sehingga lebih berorientasi pada ideologi jenis kelamin melalui konsep “Pengarusutamaan Gender” (PUG) dan Anggaran Responsif Gender (ARG), serta mengawalnya dengan konsep “analisis gender”.

7. Memaksa pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan intervensi dalam kehidupan keluarga dan hak-hak sipil melalui pembentukan Focal Point PUG dan Pokja PUG.

8. Menyeragamkan atau paling tidak mengajak perempuan untuk memprioritaskan pilihan hidup dan keinginannya seperti apa yang dimaksud dalam RUU KKG ini. Sehingga RUU ini hanya memfasilitasi ambisi kaum elit feminis.

9. Mengabaikan beberapa hal pokok yang menjadi hajat hidup setiap perempuan, misalnya di bidang ketenagakerjaan, tidak ada pembahasan tentang waktu kerja yang lebih fleksibel bagi wanita yang berkeluarga atau memiliki anak balita, pemberlakuan masa cuti bergaji minimal setahun bagi wanita hamil/bersalin, dan lain-lain. 

Maka berdasarkan uraian di atas, sudah sepantasnya jika RUU KKG ini ditolak. Namun jika sekiranya UU tentang gender memang wajib dimiliki oleh RI, maka perombakan mendasar harus dilakukan terutama terhadap semua bab dan pasal yang bertentangan dengan hak dan kebebasan setiap warga negara untuk menjalankan nilai-nilai agama, baik dalam ranah domestik maupun publik. Di samping itu, diharapkan UU tentang gender tidak menjadi komoditas politik yang hanya mengutamakan kalangan elit perempuan saja.

Semoga isu tentang pembahasan RUU KKG yang sarat masalah ini tidak memperparah tsunami krisis kepercayaan terhadap komisi VIII DPR. Cukuplah peristiwa memalukan yang menimpa Tim Panja komisi VIII tentang fakir miskin saat mengunjungi Australia pada 26 April-2 Mei 2011 lalu menjadi pelajaran berharga bagi anggota dewan yang semestinya kita hormati bersama. [voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:37

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Jum'at, 20 Apr 2018 21:30

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Jum'at, 20 Apr 2018 21:15

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:00

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Jum'at, 20 Apr 2018 20:45

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Jum'at, 20 Apr 2018 14:45

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Jum'at, 20 Apr 2018 14:04

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Jum'at, 20 Apr 2018 11:11

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Jum'at, 20 Apr 2018 11:07

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Jum'at, 20 Apr 2018 10:37

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Jum'at, 20 Apr 2018 09:36

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Jum'at, 20 Apr 2018 09:26

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:58

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Jum'at, 20 Apr 2018 08:52

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:43

Komandan Syiah Houthi Yaman Tewas oleh Pasukan Saudi

Komandan Syiah Houthi Yaman Tewas oleh Pasukan Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 08:35

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Kamis, 19 Apr 2018 21:40

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Kamis, 19 Apr 2018 21:30

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Kamis, 19 Apr 2018 21:20

Laporan: Komandan LNA Khalifa Haftar Menderita Kerusakan Otak dan Tak Akan Pernah Normal Lagi

Laporan: Komandan LNA Khalifa Haftar Menderita Kerusakan Otak dan Tak Akan Pernah Normal Lagi

Kamis, 19 Apr 2018 21:10


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X