Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.219 views

Irshad Manji yang Kenyang dengan Ancaman Pembunuhan

JAKARTA (VoA-Islam) – Tahukah? Irshad Manji rupanya telah menerima banyak ancaman pembunuhan dari berbagai pihak. Dalam sebuah wawancara CNN, Manji menyatakan bahwa jendela apartemennya dilengkapi dengan kaca tahan peluru, terutama untuk melindungi keluarganya. Pada peluncuran buku terbaru di Amsterdam, kelompok muslim yang ia sebut ekstrimis itu menyerbu tempat berlangsungnya diskusi buku, dan memerintahkan eksekusinya.

Siapakah sesungguhnya Irshad Manji yang kedatangannya ke Jakarta santer menjadi buah bibir dan pemberitaan di sejumlah media Islam? Manji dilahirkan di Uganda pada tahun 1968 dari seorang ayah asal India Gujarat, dan ibu Mesir. Keluarganya pindah ke Kanada ketika ia berusia empat tahun, sebagai akibat dari pengusiran Rezim Idi Amin ketika itu.

Manji dan keluarganya kemudian menetap di dekat Vancouver, Kanada, AS pada tahun 1972, dan ia dibesarkan dari lingkungan yang sekuler. Ia sempat diusir dari sekolah agama, tempat ia belajar karena terlalu banyak bertanya. Selama dua puluh tahun berikutnya, ia mempelajari Islam melalui perpustakaan umum dan tutor bahasa Arab.

Sebagai akademisi, Manji pernah meraih gelar kehormatan dari University of British Columbia. Pada tahun 1990, dia mendapatkan Medali Gubernur Jenderal di bidang humaniora. Manji kemudian memulai karirnya sebagai penulis sekaligus jurnalis, hingga menjadi advokat dari "reformasi dan progresif  Islam”.

Sebagai seorang jurnalis, kolom Manji muncul di berbagai media, seperti The New York Times, The Wall Street Journal, The Times of London, dan situs Al Arabiya. Dia menulis fitur biasa untuk di Kanada The Globe dan koran Mail. Tidak hanya di media cetak, ia kerap muncul di jaringan televisi seluruh dunia, termasuk Al Jazeera, CBC, BBC, MSNBC, C-SPAN, CNN, PBS, Fox News Channel, CBS, dan HBO.

Manji juga seorang Direktur Proyek Keberanian Moral di Sekolah Robert F. Wagner Pascasarjana Pelayanan Publik di New York University, yang bertujuan untuk mengajarkan para pemimpin muda untuk "menantang kebenaran politik, kesesuaian intelektual dan sensor diri."

Dia juga pendiri dan presiden Proyek Ijtihad, sebuah organisasi amal mempromosikan "tradisi berpikir kritis, perdebatan dan perbedaan pendapat" dalam Islam, di antara "jaringan reformis Muslim dan non-Muslim."

Muslim refusenik adalah ungkapan Manji dalam mengidentifikasi dirinya sebagai seseorang yang menolak untuk bergabung dengan pasukan robot atas nama Allah. Manji pun dikenal sebagai pluralis Muslim.

Penulis Buku Kontroversial

Buku Manji yang terakhir, berjudul “Allah, Liberty dan Cinta dirilis pada bulan Juni 2011 di AS, Kanada dan negara lainnya. Dalam sebuah websitenya, buku ini menjelaskan tentang Allah, Liberty dan Cinta. Ia mendamaikan iman dan kebebasan dalam dunia yang mendidih dengan dogma represif. Ajaran kunci Manji adalah" keberanian moral, "keinginan untuk berbicara ketika orang lain ingin membungkam mulutmu. Buku ini merupakan panduan utama untuk menjadi warga dunia berani.

Buku Manji sebelumnya, The Trouble with Islam Today (awalnya diterbitkan sebagai Trouble with Islam), telah diterbitkan lebih dari 30 bahasa, termasuk bahasa Arab, Persia, Urdu, Melayu dan bahasa Indonesia. Dia terganggu oleh bagaimana Islam dipraktekkan saat ini dan pengaruh Arab di Islam yang mengambil individualitas perempuan dan memperkenalkan konsep kehormatan perempuan.

Buku Manji yang satu ini The Trouble with Islam Today mendapat pujian dan cemoohan dari pihak  Muslim dan non-Muslim. Dalam buku itu, Manji mengatakan bahwa orang Arab telah melakukan kesalahan dengan menyangkal, bahwa Yahudi memiliki ikatan historis dengan Palestina. Manji menulis, bahwa akar sejarah Yahudi meregang kembali ke tanah Israel, dan bahwa mereka memiliki hak untuk sebuah negara Yahudi. Lebih jauh ia berpendapat, bahwa tuduhan apartheid di Israel adalah sangat menyesatkan.

Adapun buku Allah, Liberty dan Cinta, Irshad Manji mengajak Muslim dan non-Muslim untuk mengatasi ketakutan. Yakni rasa takut menyinggung orang lain dalam dunia yang multikultural serta takut mempertanyakan masyarakat kita sendiri.

Karir Manji

Dalam perjalanan karirnya, Manji pernah bekerja sebagai asisten legislatif di parlemen Kanada, sekretaris pers di pemerintah Ontario, dan penulis pidato untuk pemimpin Partai Demokratik Baru. Pada usia 24, ia sudah menjadi editorialist nasional untuk Ottawa Citizen dan menjadi anggota termuda dewan editorial harian Kanada. Dia juga seorang kolumnis untuk koran Ottawa LGBT Modal Xtra.

Ia juga pernah menjadi host atau memproduksi beberapa program urusan publik di televisi Kanada dan sempat mendapat beberapa penghargaan. Dia berpartisipasi dalam segmen reguler pada TVOntario Studio 2 pada pertengahan 1990-an, yang mewakili pandangan liberal dalam debat dengan wartawan konservatif Michael Coren.

Dia menjadi host QT (QueerTelevision) untuk City TV yang berbasis di Toronto pada akhir 1990-an. Di antara cakupan program isu lokal dan nasional, ia menghasilkan cerita kehidupan orang-orang gay di dunia Muslim.

Pada tahun 2002, Manji menulis untuk Islam Today. Manji mendirikan Proyek Ijtihad, sebuah inisiatif untuk memperbaharui tradisi Islam secara kritis, membuka ruang perdebatan pemikiran dan perbedaan pendapat.

Di bidang perfilman, Manji telah menghasilkan sebuah film dokumenter PBS "Iman Tanpa Rasa Takut". Film ini ingin menjelaskan, upaya mendamaikan iman kepada Allah dengan cinta dan kebebasan ".  Dirilis pada tahun 2007, film ini menggambarkan risiko pribadi Manji yang telah menghadapi ujian sebagai pembaharu Muslim. Film dokumenter ini mendapat nominasi Emmy Award 2008.

Manji juga mengeksplorasi Islamisme di Yaman, Eropa dan Amerika Utara, serta sejarah pemikiran kritis Islam di Spanyol dan di tempat lain. Pada tahun 2007, ia menjadi finalis untuk Dewan Film Nasional Gemini Award Kanada. Ia bahkan memenangkan Festival Televisi New York pada tahun 2008. Pada tahun yang sama, Iman Tanpa Takut meluncurkan Festival 2008 Film Muslim yang diselenggarakan oleh American Kongres Islam.

Manji sempat dianugerahi Chutzpah pertama olrh Oprah Winfrey, sebuah Penghargaan tahunan untuk "keberanian dan keyakinan." Majalah yang terbit di AS, menyebut Manji sebagai "Feminis Abad 21,"dan Kesetaraan Imigrasi memberikan Hadiah Visi Global nya.

Pada tahun 2006, World Economic Forum memilih Manji sebagai seorang Pemimpin Global Muda. Dia juga dinobatkan sebagai Pemimpin Muslim Future oleh American Society for Muslim Advancement.  Pada bulan Mei 2008, ia menerima kehormatan doktor dari Universitas Puget Sound. Desastian/dbs

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Ketum Persis: Empat Pilar Kebangsaan Sudah Tak Asing Lagi di Umat Islam

Ketum Persis: Empat Pilar Kebangsaan Sudah Tak Asing Lagi di Umat Islam

Jum'at, 20 Oct 2017 21:47

UI Terus Kembangkan Inovasi Farmasi Halal

UI Terus Kembangkan Inovasi Farmasi Halal

Jum'at, 20 Oct 2017 21:41

Aplikasi WhatsApp akan Miliki Fitur Live Location

Aplikasi WhatsApp akan Miliki Fitur Live Location

Jum'at, 20 Oct 2017 21:34

Menteri Italia: Islamic State Belum Sepenuhnya Dikalahkan Meski Kehancuran Mereka di Raqqa

Menteri Italia: Islamic State Belum Sepenuhnya Dikalahkan Meski Kehancuran Mereka di Raqqa

Jum'at, 20 Oct 2017 21:30

Muhammadiyah Harapkan Pemerintah Menindak Pelaku Pembakaran Masjid di Aceh

Muhammadiyah Harapkan Pemerintah Menindak Pelaku Pembakaran Masjid di Aceh

Jum'at, 20 Oct 2017 21:30

UNICEF: Anak-anak Rohingya Saksikan 'Neraka di Bumi' Setelah Lari dari Kekerasan di Myanmar

UNICEF: Anak-anak Rohingya Saksikan 'Neraka di Bumi' Setelah Lari dari Kekerasan di Myanmar

Jum'at, 20 Oct 2017 21:15

Pasukan Syi'ah Irak Rebut Sepenuhnya Provinsi Kirkuk dari Peshmerga Kurdi

Pasukan Syi'ah Irak Rebut Sepenuhnya Provinsi Kirkuk dari Peshmerga Kurdi

Jum'at, 20 Oct 2017 21:04

Budayawan Jaya Suprana Heran dan Gagal Paham kenapa Pidato Anies Diributkan

Budayawan Jaya Suprana Heran dan Gagal Paham kenapa Pidato Anies Diributkan

Jum'at, 20 Oct 2017 20:53

Jika Ada, Hak Rakyat untuk Referendum Reklamasi

Jika Ada, Hak Rakyat untuk Referendum Reklamasi

Jum'at, 20 Oct 2017 18:53

Tidak Lolos Diduga Sistem KPU Lemah dan Mudah Dihack, PBB akan Bawa Data ke Bawaslu

Tidak Lolos Diduga Sistem KPU Lemah dan Mudah Dihack, PBB akan Bawa Data ke Bawaslu

Jum'at, 20 Oct 2017 16:53

Kisah Pengungsi Rohingya: Berjalan Selama 34 Hari dalam Kondisi Hamil Tua

Kisah Pengungsi Rohingya: Berjalan Selama 34 Hari dalam Kondisi Hamil Tua

Jum'at, 20 Oct 2017 16:24

KAMMI Jaksel Sebut Jokowi 2 Periode Hanya Mimpi

KAMMI Jaksel Sebut Jokowi 2 Periode Hanya Mimpi

Jum'at, 20 Oct 2017 16:20

Yusril akan Perkarakan KPU apabila PBB Dinyatakan Tidak Ikut Pemilu

Yusril akan Perkarakan KPU apabila PBB Dinyatakan Tidak Ikut Pemilu

Jum'at, 20 Oct 2017 14:55

Ngotot Lanjutkan Reklamasi, LBP Salahgunakan Kekuasaan?

Ngotot Lanjutkan Reklamasi, LBP Salahgunakan Kekuasaan?

Jum'at, 20 Oct 2017 12:53

Pemimpin Jamaat-ul-Ahrar (JuA) Pakistan Gugur dalam Serangan Drone AS di Afghanistan

Pemimpin Jamaat-ul-Ahrar (JuA) Pakistan Gugur dalam Serangan Drone AS di Afghanistan

Jum'at, 20 Oct 2017 11:00

Hamas: Tidak Seorangpun yang Bisa Memaksa Kami Melucuti Senjata atau Mengakui Israel

Hamas: Tidak Seorangpun yang Bisa Memaksa Kami Melucuti Senjata atau Mengakui Israel

Jum'at, 20 Oct 2017 08:57

Empat Orang Barat ini Memuji Negara Khilafah

Empat Orang Barat ini Memuji Negara Khilafah

Kamis, 19 Oct 2017 23:40

Taliban Serbu Pangkalan Militer Afghanistan, Bunuh 43 Tentara

Taliban Serbu Pangkalan Militer Afghanistan, Bunuh 43 Tentara

Kamis, 19 Oct 2017 21:30

Jangan Lebay, Istilah Pribumi dalam Konteks Sejarah, Fahira: Ayo Move On!

Jangan Lebay, Istilah Pribumi dalam Konteks Sejarah, Fahira: Ayo Move On!

Kamis, 19 Oct 2017 21:29

Negarawan Perancis sebut hanya Penjajah dan Budak Asing yang Alergi dengan Pribumi

Negarawan Perancis sebut hanya Penjajah dan Budak Asing yang Alergi dengan Pribumi

Kamis, 19 Oct 2017 19:29


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X