Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.500 views

Irshad Manji yang Kenyang dengan Ancaman Pembunuhan

JAKARTA (VoA-Islam) – Tahukah? Irshad Manji rupanya telah menerima banyak ancaman pembunuhan dari berbagai pihak. Dalam sebuah wawancara CNN, Manji menyatakan bahwa jendela apartemennya dilengkapi dengan kaca tahan peluru, terutama untuk melindungi keluarganya. Pada peluncuran buku terbaru di Amsterdam, kelompok muslim yang ia sebut ekstrimis itu menyerbu tempat berlangsungnya diskusi buku, dan memerintahkan eksekusinya.

Siapakah sesungguhnya Irshad Manji yang kedatangannya ke Jakarta santer menjadi buah bibir dan pemberitaan di sejumlah media Islam? Manji dilahirkan di Uganda pada tahun 1968 dari seorang ayah asal India Gujarat, dan ibu Mesir. Keluarganya pindah ke Kanada ketika ia berusia empat tahun, sebagai akibat dari pengusiran Rezim Idi Amin ketika itu.

Manji dan keluarganya kemudian menetap di dekat Vancouver, Kanada, AS pada tahun 1972, dan ia dibesarkan dari lingkungan yang sekuler. Ia sempat diusir dari sekolah agama, tempat ia belajar karena terlalu banyak bertanya. Selama dua puluh tahun berikutnya, ia mempelajari Islam melalui perpustakaan umum dan tutor bahasa Arab.

Sebagai akademisi, Manji pernah meraih gelar kehormatan dari University of British Columbia. Pada tahun 1990, dia mendapatkan Medali Gubernur Jenderal di bidang humaniora. Manji kemudian memulai karirnya sebagai penulis sekaligus jurnalis, hingga menjadi advokat dari "reformasi dan progresif  Islam”.

Sebagai seorang jurnalis, kolom Manji muncul di berbagai media, seperti The New York Times, The Wall Street Journal, The Times of London, dan situs Al Arabiya. Dia menulis fitur biasa untuk di Kanada The Globe dan koran Mail. Tidak hanya di media cetak, ia kerap muncul di jaringan televisi seluruh dunia, termasuk Al Jazeera, CBC, BBC, MSNBC, C-SPAN, CNN, PBS, Fox News Channel, CBS, dan HBO.

Manji juga seorang Direktur Proyek Keberanian Moral di Sekolah Robert F. Wagner Pascasarjana Pelayanan Publik di New York University, yang bertujuan untuk mengajarkan para pemimpin muda untuk "menantang kebenaran politik, kesesuaian intelektual dan sensor diri."

Dia juga pendiri dan presiden Proyek Ijtihad, sebuah organisasi amal mempromosikan "tradisi berpikir kritis, perdebatan dan perbedaan pendapat" dalam Islam, di antara "jaringan reformis Muslim dan non-Muslim."

Muslim refusenik adalah ungkapan Manji dalam mengidentifikasi dirinya sebagai seseorang yang menolak untuk bergabung dengan pasukan robot atas nama Allah. Manji pun dikenal sebagai pluralis Muslim.

Penulis Buku Kontroversial

Buku Manji yang terakhir, berjudul “Allah, Liberty dan Cinta dirilis pada bulan Juni 2011 di AS, Kanada dan negara lainnya. Dalam sebuah websitenya, buku ini menjelaskan tentang Allah, Liberty dan Cinta. Ia mendamaikan iman dan kebebasan dalam dunia yang mendidih dengan dogma represif. Ajaran kunci Manji adalah" keberanian moral, "keinginan untuk berbicara ketika orang lain ingin membungkam mulutmu. Buku ini merupakan panduan utama untuk menjadi warga dunia berani.

Buku Manji sebelumnya, The Trouble with Islam Today (awalnya diterbitkan sebagai Trouble with Islam), telah diterbitkan lebih dari 30 bahasa, termasuk bahasa Arab, Persia, Urdu, Melayu dan bahasa Indonesia. Dia terganggu oleh bagaimana Islam dipraktekkan saat ini dan pengaruh Arab di Islam yang mengambil individualitas perempuan dan memperkenalkan konsep kehormatan perempuan.

Buku Manji yang satu ini The Trouble with Islam Today mendapat pujian dan cemoohan dari pihak  Muslim dan non-Muslim. Dalam buku itu, Manji mengatakan bahwa orang Arab telah melakukan kesalahan dengan menyangkal, bahwa Yahudi memiliki ikatan historis dengan Palestina. Manji menulis, bahwa akar sejarah Yahudi meregang kembali ke tanah Israel, dan bahwa mereka memiliki hak untuk sebuah negara Yahudi. Lebih jauh ia berpendapat, bahwa tuduhan apartheid di Israel adalah sangat menyesatkan.

Adapun buku Allah, Liberty dan Cinta, Irshad Manji mengajak Muslim dan non-Muslim untuk mengatasi ketakutan. Yakni rasa takut menyinggung orang lain dalam dunia yang multikultural serta takut mempertanyakan masyarakat kita sendiri.

Karir Manji

Dalam perjalanan karirnya, Manji pernah bekerja sebagai asisten legislatif di parlemen Kanada, sekretaris pers di pemerintah Ontario, dan penulis pidato untuk pemimpin Partai Demokratik Baru. Pada usia 24, ia sudah menjadi editorialist nasional untuk Ottawa Citizen dan menjadi anggota termuda dewan editorial harian Kanada. Dia juga seorang kolumnis untuk koran Ottawa LGBT Modal Xtra.

Ia juga pernah menjadi host atau memproduksi beberapa program urusan publik di televisi Kanada dan sempat mendapat beberapa penghargaan. Dia berpartisipasi dalam segmen reguler pada TVOntario Studio 2 pada pertengahan 1990-an, yang mewakili pandangan liberal dalam debat dengan wartawan konservatif Michael Coren.

Dia menjadi host QT (QueerTelevision) untuk City TV yang berbasis di Toronto pada akhir 1990-an. Di antara cakupan program isu lokal dan nasional, ia menghasilkan cerita kehidupan orang-orang gay di dunia Muslim.

Pada tahun 2002, Manji menulis untuk Islam Today. Manji mendirikan Proyek Ijtihad, sebuah inisiatif untuk memperbaharui tradisi Islam secara kritis, membuka ruang perdebatan pemikiran dan perbedaan pendapat.

Di bidang perfilman, Manji telah menghasilkan sebuah film dokumenter PBS "Iman Tanpa Rasa Takut". Film ini ingin menjelaskan, upaya mendamaikan iman kepada Allah dengan cinta dan kebebasan ".  Dirilis pada tahun 2007, film ini menggambarkan risiko pribadi Manji yang telah menghadapi ujian sebagai pembaharu Muslim. Film dokumenter ini mendapat nominasi Emmy Award 2008.

Manji juga mengeksplorasi Islamisme di Yaman, Eropa dan Amerika Utara, serta sejarah pemikiran kritis Islam di Spanyol dan di tempat lain. Pada tahun 2007, ia menjadi finalis untuk Dewan Film Nasional Gemini Award Kanada. Ia bahkan memenangkan Festival Televisi New York pada tahun 2008. Pada tahun yang sama, Iman Tanpa Takut meluncurkan Festival 2008 Film Muslim yang diselenggarakan oleh American Kongres Islam.

Manji sempat dianugerahi Chutzpah pertama olrh Oprah Winfrey, sebuah Penghargaan tahunan untuk "keberanian dan keyakinan." Majalah yang terbit di AS, menyebut Manji sebagai "Feminis Abad 21,"dan Kesetaraan Imigrasi memberikan Hadiah Visi Global nya.

Pada tahun 2006, World Economic Forum memilih Manji sebagai seorang Pemimpin Global Muda. Dia juga dinobatkan sebagai Pemimpin Muslim Future oleh American Society for Muslim Advancement.  Pada bulan Mei 2008, ia menerima kehormatan doktor dari Universitas Puget Sound. Desastian/dbs

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Bukan kepalang repotnya Ummu Abdullah saat putra sulungnya dirawat inap karena sakit demam berdarah. Tanpa didampingi sang suami, ia juga harus merawat dua balita lainnya....

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Pakistan Katakan Tes DNA Membuktikan Mantan Amir Taliban Mullah Mansour Telah Meninggal

Pakistan Katakan Tes DNA Membuktikan Mantan Amir Taliban Mullah Mansour Telah Meninggal

Senin, 30 May 2016 09:00

Kisah Mualaf Rachel dari Belanda: Hijab adalah Jalan Tepat Menuju Surga

Kisah Mualaf Rachel dari Belanda: Hijab adalah Jalan Tepat Menuju Surga

Ahad, 29 May 2016 20:58

Islam yang Dirindukan

Islam yang Dirindukan

Ahad, 29 May 2016 20:50

Belajar Dua Bahasa, Bayi Lebih Cepat Bisa

Belajar Dua Bahasa, Bayi Lebih Cepat Bisa

Ahad, 29 May 2016 20:38

Kita Harus Fanatik

Kita Harus Fanatik

Ahad, 29 May 2016 18:34

Kedutaan Besar AS di Afghanistan Peringatkan Warganya Rencana Serangan dari Mujahidin di Kabul

Kedutaan Besar AS di Afghanistan Peringatkan Warganya Rencana Serangan dari Mujahidin di Kabul

Ahad, 29 May 2016 18:00

Pengaruh Kabbalah Terhadap Doktrin Pluralisme Agama

Pengaruh Kabbalah Terhadap Doktrin Pluralisme Agama

Ahad, 29 May 2016 16:33

Milisi Syi'ah Kaki Tangan Iran Hancurkan 5 Masjid Sunni di Barat Baghdad

Milisi Syi'ah Kaki Tangan Iran Hancurkan 5 Masjid Sunni di Barat Baghdad

Ahad, 29 May 2016 16:30

Sekelompok Pria Texas Amerika Berlatih Senjata untuk Menembak Umat Muslim

Sekelompok Pria Texas Amerika Berlatih Senjata untuk Menembak Umat Muslim

Ahad, 29 May 2016 11:46

Bupati Cianjur: Revolusi Mental Dimulai dari Gerakan Subuh Berjamaah

Bupati Cianjur: Revolusi Mental Dimulai dari Gerakan Subuh Berjamaah

Ahad, 29 May 2016 10:01

Wahai Pemuda, Kembalilah Kepada Islam

Wahai Pemuda, Kembalilah Kepada Islam

Ahad, 29 May 2016 08:43

 Hukum 'Nyekar' Jelang Ramadhan

Hukum 'Nyekar' Jelang Ramadhan

Ahad, 29 May 2016 07:20

Istimewa, Tabligh Akbar dan Tarhib Ramadhan Wahdah Islamiyah Dihadiri Imam Masjidil Haram

Istimewa, Tabligh Akbar dan Tarhib Ramadhan Wahdah Islamiyah Dihadiri Imam Masjidil Haram

Ahad, 29 May 2016 06:10

Mahasiswa Medan Ikuti Diskusi Jurnalistik Kemanusiaan dan Dakwah

Mahasiswa Medan Ikuti Diskusi Jurnalistik Kemanusiaan dan Dakwah

Ahad, 29 May 2016 05:17

Erdogan Kecam AS Karena Dukung Organisasi Teroris PYD dan YPG

Erdogan Kecam AS Karena Dukung Organisasi Teroris PYD dan YPG

Sabtu, 28 May 2016 20:45

Bandung Kuatkan Gerakan Zakat dan Mengaji saat Ramadhan

Bandung Kuatkan Gerakan Zakat dan Mengaji saat Ramadhan

Sabtu, 28 May 2016 15:48

Hukum Kebiri Tidak Ada Artinya bila Pornografi Masih Marak di Indonesia

Hukum Kebiri Tidak Ada Artinya bila Pornografi Masih Marak di Indonesia

Sabtu, 28 May 2016 15:37

Kepala Intelijen Jerman: Islamic State (IS) Berencana Seranng Turnamen Sepak Bola Euro 2016

Kepala Intelijen Jerman: Islamic State (IS) Berencana Seranng Turnamen Sepak Bola Euro 2016

Sabtu, 28 May 2016 15:30

Khas PKI: Benturkan Rakyat dengan TNI-Polisi

Khas PKI: Benturkan Rakyat dengan TNI-Polisi

Sabtu, 28 May 2016 13:37

Urgensi Media dalam Memerangi Pemurtadan

Urgensi Media dalam Memerangi Pemurtadan

Sabtu, 28 May 2016 13:14


Must Read!
X