Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.911 views

Ngakunya Muslim Tapi Blusukan ke Upacara Kemusyrikan

Ngakunya Muslim, tapi Blusak-blusuk ke Upacara Kemusyrikan dan Kekafiran

Oleh: Hartono Ahmad Jaiz

Mendidik manusia agar menjadi hamba Allah yang taat kepada Allah ta’ala tidak mudah. Lebih sulit dibanding mendidik kerbau agar bisa digunakan untuk membajak sawah. Juga lebih sulit dibanding memproses ubi gadung yang beracun agar jadi nyamikan yang renyah untuk dinikmati. Padahal, ubi gadung pun ketika digarap sembarangan, bukannya jadi makanan yang enak dinikmati namun justru jadi bahan beracun yang ketika dimakan mengakibatkan ‘mendem”, mabuk yang sangat menjadikan pusing kepala.

Manusia justru lebih dari itu. Kalau salah kedaden, salah cetak atau bahasa kininya mungkin mirip dengan produk gagal, maka bukannya berguna bagi kehidupan dunia apalagi akheratnya, namun justru menjadi perusak. Baik merusak dalam urusan dunia maupun akibatnya akan menjerumuskan dirinya sendiri dan manusia lainnya ke neraka di akherat kelak.

Manusia ini rawan “salah kedaden”, rawan salah cetak, dan rawan jadi produk gagal. Namun belum tentu dari awalnya diantisipasi oleh manusia itu sendiri, baik orang tuanya, masyarakat, guru-gurunya, dan bahkan pemimpin pemerintahannya. 

Coba mari kita lihat dan bandingkan, antara ajaran Islam dan praktek manusia yang mengaku Muslim, maka sering kita lihat, betap jauh bedanya. Hingga tidak sedikit, ngakunya Muslim, tapi blusak-blusuk ke upacara kemusyrikan, kekafiran dan sebagainya.

Dari ketika masih bayi pun seolah sudah ada proses untuk jadi manusia yang “salah kedaden” atau salah cetak.

Dalam Islam, setiap menengoki bayi, sebenarnya sudah ada doanya yang dicontohi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat dari Ibnu Abbas.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ : « أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ ». سنن أبى داود – (ج 13 / ص 473) قال الشيخ الألباني : صحيح

Dulu Rasulullah mendo`akan perlindungan untuk Hasan dan Husain  radhiyallahu ‘anhuma yang baru lahir, “Aku memohonkan perlindungan atas kalian berdua dengan Kalimat-kalimat Allah yang
sempurna dari segala syaitan dan binatang berbisa, serta dari setiap pandangan mata orang yang dengki.”
 (HR Abu Dawud, kata Syaikh Al-Albani: shahih).

Kata ganti (dhomir) kuma (kalian berdua – karena bayinya dua laki-laki) itu tinggal diganti, bila satu laki-laki diganti ka, jadi u’iidzuka. Dan bila perempuan satu maka ki, yaitu u’iidzuki.

Dalam kenyataan, orang-orang yang menjenguk bayi jarang yang mendoakan demikian. Biasanya ada perkataan-perkataan yang terlontar sebagai rasa ikut gembira atau keakraban. Misalnya:

Aduuh… bayinya cakep banget, putih ya… kuning yaa. Mulus yaa. Matanya begini mulutnya begitu dan sebagainya.

Dengan adanya ungkapan yang menyanjung-nyanjung bayi, ataupun ada di balik itu memendam rasa dengki, maka perlu kita sadari, tuntunan Rasulullah adalah tuntunan terbaik. Oleh karena itu doa yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam itu penting diucapkan sebagai doa untuk bayi, agar Allah lindungi. Baik dari segala gangguan syetan, bahaya binatang berbisa, maupun segala bahaya mata yang dengki, yang dikenal dengan penyakit ‘ain.

Di Jawa masa lalu, sebelum adanya pengajian-pengajian yang sesuai sunnah, maka ucapan orang-orang yang menengoki bayi macam-macam. Bahkan rata-rata jorok dan aneh… masa’ rata-rata orang Jawa dulu di suatu desa yang 100 persen penduduknya Muslim, kalau mereka menengoki bayi, ucapan mereka adalah; aduuuh ayune/ baguse bayi iki kaya trk kebo… (aduh ayunya / bagusnya bayi ini seperti kemaluan kerbau…).

Coba kita bayangkan… Anak orang dikatain seperti kerbau. Penyerupaan dengan kerbau itu  saja sudah sengak (tidak enak) sekali rasanya. Apalagi ini malah sang bayi dikatain seperti kemaluan kerbau…. Bayangin…

Mungkin dulu kala masih bayi diserupakan kemaluan kerbau, kemudian kini ada yang jadi pejabat tinggi aqidahnya loyo

Itulah adat Jawa… di suatu tempat tempo dulu. Dan katanya kalau tidak mengikuti adat itu maka dianggap tidak njawani… dalam arti kurang baik, menurut sebagian mereka. Kenapa tidak sekalian dikatakan seperti monyet saja ya? Kenapa mereka pilih kebo alias kerbau? Padahal di Jawa itu sendiri kebo itu jadi lambang bodoh. Sehingga ada nyanyian Jawa untuk anak-anak sekolah rakyat zaman dulu (kini SD), yang intinya jangan sampai malas belajar. Kalau malas maka akan jadi orang yang “longa-longo kayak kebo” (artinya plonga-plongo tidak tahu apa-apa seperti kerbau).

Entah ada kaitan atau tidak dengan ucapan ‘Aduh bagusnya bayi ini, seperti kemaluan kerbau”itu tadi, tetapi dalam kenyataan kini, ada yang sampai jadi orang sangat tinggi kedudukannya pun ketika dikatain kayak kerbau dia hanya tengok kanan kiri… sambil monga-mangu, gendulak gendulik apa sido (jadi) apa ora… rupanya kemungkinan dari kecil sudah dikudang-kudang bahwa dirinya cakep, seperti kemaluan kerbau… Jadi “doa” ala Jawa kala itu, kini baru terijabahi… mungkin.

Lebih dari itu, ada yang sudah sampai berkedudukan sangat tinggi, tetap saja tidak tahu mana yang haq dan mana yang batil. Mana kebenaran yang harus dipegangi dan dibela, dan mana kesesatan yang harus dibenci dan dijauhi pun tidak tahu. Bahkan lebih buruk lagi, membenci dan menjauhi kebenaran, sambil membela dan menyukai kesesatan. Padahal di tangannyalah kendali untuk dilarangnya kesesatan. Sehingga akibatnya, bukannya di negeri yang dia pimpin itu kesesatan dia larang, tapi justru dia bela, dan pembelaannya itu dia banggakan lagi kepada utusan-utusan luar negeri. Astaghfirullahal ‘adhiem.

Sebaliknya, suatu ketika orang yang mungkin ketika lahir dikudang-kudang bahwa dirinya cakep seperti kemaluan kerbau ini ketika jadi petinggi yang dikenal berfaham pluralism agama, suatu ketika dia mendengarkan khutbah Jum’at tempat yang dia jadi penguasanya, dia dengarkan QS 3: 19 yang menegaskan agama yang diterima oleh Allah itu hanyalah Islam. Maka ghirah sesatiyah orang ini meradang, hingga diperintahkanlah ta’mir masjid untuk mencoret khatib itu dari jadwal yang telah tercantum setahun di antara para khatib. Karena khutbahnya jelas bertentangan dengan pluralism agama alias kemusyrikan baru yang dia bela.

Di balik itu, kalau yang namanya perayaan-perayaan kemusyrikan, maka hayo saja. Diundang natalan… hayo… dia nongol paling depan. Diundang waisakan… hayo… dia juga di paling depan. Diundang cap go meh-an… hayo… dia juga nongol di barisan terdepan. Diundang untuk diberi gelar dari agama kekafiran… hayoo… Sebenarnya agamanya apa?

Meskipun demikian, siapapun dirinya, selagi masih belum sakaratul maut, maka masih ada kesempatan mendandani diri dan bertaubat. Tinggal dirinya mau atau tidak, itu persoalannya.

Bila seorang muslim bertaubat dari dosa-dosa besarnya sebelum sakaratul maut dengan taubatan nashuha, taubat yang murni, benar-benar, maka insya Allah terhitung sebagai mukmin yang disabdakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini:

عَنِ الْبَرَاءِ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فِى قَوْلِ اللَّهِ (يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِى الآخِرَةِ) قَالَ « فِى الْقَبْرِ إِذَا قِيلَ لَهُ مَنْ رَبُّكَ وَمَا دِينُكَ وَمَنْ نَبِيُّكَ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.

قال الشيخ الألباني : صحيح

Dari Al-Bara’ dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai firman Allah: (Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat;).(QS Ibrahim: 27) beliau (Nabi) bersabda: di dalam kubur ketika dikatakan kepadanya (orang mukmin) siapa Tuhanmu, dan apa agamamu, dan siapa nabimu. (HR At-Tirmidzi, ia berkata, ini hadits hasan shahih, berkata Syaikh Al-Albani: shahih).

Imam As-Sa’di dalam tafsirnya menjelaskan tentang orang-orang beriman yang Allah teguhkan itu, di kubur nanti, saat menghadapi pertanyaan dua malaikat (maka Allah meneguhkannya) dengan (memudahkannya untuk) menjawabnya dengan jawaban yang benar, ketika dilontarkan kepada mayat: Siapakah Rabbmu? Apakah agamamu? Dan siapakah nabimu?

Allah memberikan hidayah kepada mereka untuk menjawab dengan benar, dengan menjawab,“Allah Rabbku, Islam agamaku, dan Muhammad nabiku.” (Tafsir As-Sa’di dalam QS Ibrahim: 27).

ونسأل الله أن يثبتنا وإياك بالقول الثابت، وأن يجعل قبورنا روضة من رياض الجنة ولا يجعلها حفرة من حفر النار

Kami mohon kepada Allah agar meneguhkan kami dan kamu dengan ucapan yang teguh itu, dan hendaknya menjadikan kubur kami taman dari taman-taman surga dan janganlah Allah menjadikannya lubang dari lubang-lubang neraka. Amien.

Bagaimana bila seseorang ketika di dunia sering ikut perayaan-perayaan aneka kekafiran dan kemusyrikan akan mampu menjawab pertanyaan Malaikat di kubur ketika diajukan pertanyaan:Apa agamamu?

Bahkan ketika ditanya: Siapa Tuhanmu, belum tentu mampu menjawab. Karena di perayaan-perayaan kekafiran dan kemusyrikan, Tuhan yang disebut-sebut bukanlah Allah Ta’ala yang tiada sekutu sama sekali bagi-Nya. [voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Selasa, 21 Nov 2017 17:57

Kemenag Jateng Tegaskan Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Kemenag Jateng Tegaskan Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Selasa, 21 Nov 2017 17:24

Kronologis Umum dan Kronologis Kekerasan yang Diduga Dilakukan Polisi atas Warga Pulau Pari

Kronologis Umum dan Kronologis Kekerasan yang Diduga Dilakukan Polisi atas Warga Pulau Pari

Selasa, 21 Nov 2017 16:59

Warga Pulau Pari Diduga Dipukuli Aparat Kepolisian, Walhi: Kami Kutuk Keras

Warga Pulau Pari Diduga Dipukuli Aparat Kepolisian, Walhi: Kami Kutuk Keras

Selasa, 21 Nov 2017 14:59

Rina Nose

Rina Nose "HIDUNG PESEK" Dalam Sorotan

Selasa, 21 Nov 2017 12:35

Jangan Dikira Tidak Tahu Islam Itu Bebas dari Tuntutan

Jangan Dikira Tidak Tahu Islam Itu Bebas dari Tuntutan

Selasa, 21 Nov 2017 11:08

Umat Islam Surakarta Keluarkan Resolusi

Umat Islam Surakarta Keluarkan Resolusi

Selasa, 21 Nov 2017 10:20

Doa-doa Sesuai Jenis Hujan; Agar Muslim Peka Perubahan di Sekitarnya

Doa-doa Sesuai Jenis Hujan; Agar Muslim Peka Perubahan di Sekitarnya

Selasa, 21 Nov 2017 10:15

Bentak Alfian Tanjung, Jaksa Dikecam Pengunjung Sidang

Bentak Alfian Tanjung, Jaksa Dikecam Pengunjung Sidang

Selasa, 21 Nov 2017 10:05

Putusan MK Suburkan Aliran Sesat

Putusan MK Suburkan Aliran Sesat

Selasa, 21 Nov 2017 07:39

Setya Novanto Sengaja Dibidik, Skenario Bubarkan Golkar?

Setya Novanto Sengaja Dibidik, Skenario Bubarkan Golkar?

Selasa, 21 Nov 2017 04:51

Demi Selamatkan Uang Negara (PLN), Pemerintah Dituding Kelabui Rakyat

Demi Selamatkan Uang Negara (PLN), Pemerintah Dituding Kelabui Rakyat

Senin, 20 Nov 2017 23:27

Tidak Konstitusional, Mahkamah Agung Irak Batalkan Referendum Kemerdekaan Kurdi

Tidak Konstitusional, Mahkamah Agung Irak Batalkan Referendum Kemerdekaan Kurdi

Senin, 20 Nov 2017 22:18

Utang PLN hampir 200 Triliun, Pemerintah Berencana Hapus Pelanggan Listrik 900 VA

Utang PLN hampir 200 Triliun, Pemerintah Berencana Hapus Pelanggan Listrik 900 VA

Senin, 20 Nov 2017 21:27

Turki Tangkap 51 Mantan Guru Diduga Terkait Organisasi Teroris Fethullah

Turki Tangkap 51 Mantan Guru Diduga Terkait Organisasi Teroris Fethullah

Senin, 20 Nov 2017 21:26

Rencana Pemerintah Jokowi Ini Dianggap Terselubung dan Jahat kepada Rakyat

Rencana Pemerintah Jokowi Ini Dianggap Terselubung dan Jahat kepada Rakyat

Senin, 20 Nov 2017 19:27

Sukses Buru Setya Novanto, KPK Ditantang Buru Sumber Waras, Reklamasi, dan BLBI

Sukses Buru Setya Novanto, KPK Ditantang Buru Sumber Waras, Reklamasi, dan BLBI

Senin, 20 Nov 2017 17:27

Gratis KONSULTASI Dokter! Yuk Terapi Pengobatan ala Nabi di Rumah Sehat Taqiya

Gratis KONSULTASI Dokter! Yuk Terapi Pengobatan ala Nabi di Rumah Sehat Taqiya

Senin, 20 Nov 2017 15:31

Voa-Islam & Pikulbareng HADIRKAN Rumah Sehat TAQIYA di Bekasi

Voa-Islam & Pikulbareng HADIRKAN Rumah Sehat TAQIYA di Bekasi

Senin, 20 Nov 2017 15:30

Nasib Ekonomi Masyarakat Papua Dianggap Stagnan, DPR RI akan Audit Dana Otsus

Nasib Ekonomi Masyarakat Papua Dianggap Stagnan, DPR RI akan Audit Dana Otsus

Senin, 20 Nov 2017 15:27


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X