Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.939 views

Ibnul Khatthab: Khalid Bin Walid Abad 20, Singa Tauhid di Bumi Chechnya

By: Yulianna PS
Penulis Kumcer “Cahaya Ilahi dari Gaza untuk Insan Ateis”

Nama lengkapnya adalah Samir Saleh Abdullah Al-Suwailim. Lahir tahun 1969, tumbuh di keluarga mulia dan terhormat dikota Arar, Saudi. Ia mempunyai hati yang tulus, lembut namun tegas. Keluarga mendidiknya menjadi pribadi yang mandiri, untuk itulah keluarganya tidak pernah memberi uang saku lebih padanya. Wajahnya teduh dan memikat, Allah menganugerahi kelebihan padanya berupa kepandaian atau kefasihan berbicara, hal ini membuat lawan yang diajak bicara mudah terpikat.  Lelaki yang mempunyai delapan saudara ini suatu ketika pernah berbicara dengan saudara kandungnya, tanpa sadar membuat saudaranya terpikat lalu dengan sukarela memberinya uang diluar uang saku.

Tidak hanya cerdas, namun Ibnul Khatthab sangat pemberani, berbeda dengan anak-anak seusianya. Suatu hari saat bermain, ia menemui pemandangan yang membuat hatinya terbakar, teman sekolahnya dikeroyok oleh gerombolan anak-anak Syi’ah. Meski Ibnul Khatthab lebih kecil dari anak-anak Syi’ah itu, tapi ia berusaha maju melerai perkelahian yang tidak seimbang tersebut. Sebenarnya ia menyadari tidak mampu mengalahkan anak-anak Syi’ah tersebut, ia nekad maju karena hatinya tidak rela melihat kezaliman. Alhasil, tubuhnya babak belur.

Pernah terjadi dalam hidupnya, kendaraan yang dikendarai menabrak kucing betina. Keringat membasahi tubuh, hatinya didera rasa takut yang sangat, wajahnya pucat pasi, tidak lama kemudian ia pingsan.  Setelah siuman, hal pertama yang ditanyakan adalah keadaan kucing yang ia tabrak. Saudaranya mengatakan bahwa kucing tersebut telah mati.  Mendengar kabar tersebut ia menangis tersedu-sedu.

Suatu ketika saat dia mengendarai mobil di tengah jalan yang sepi, ada seorang berkebangsaan Afrika melambaikan tangan meminta agar berhenti. Kepada Khatthab, lelaki muda Afrika itu meminta bantuan karena mobilnya mogok, sedangkan ia ada keperluan sangat penting di bandara.  Akhirnya Khatthab meminjamkan mobilnya untuk orang tersebut. Setelah lelaki asing itu pergi, ia mencoba membenahi mobil yang ditinggalkan padanya. Namun gagal, ternyata kerusakannya agak fatal. Tanpa ragu, Khathab muda merogoh koceknya untuk membayar orang agar membetulkan mobil rusak itu. Setelah beberapa jam kemudian, laki-laki Afrika itu kembali. Khatthab mengatakan bahwa mobilnya sudah ia benahi, tanpa menyebutkan bahwa ia mengeluarkan uang pribadi untuk membenahinya. Subhanallah!

Tahun 1987, Khatthab mendapat beasiswa untuk belajar di Amerika. Tidak lama setelah berada di Amerika, menggema panggilan jihad dari Syaikh Abdullah Azzam untuk melawan penjajah Rusia di Afghanistan. Khatthab muda bersama pemuda lain, ingin menjadi relawan di Afghanistan. Namun ternyata kunjungannya sebagai relawan tersebut menghadirkan pendar rasa dalam sanubarinya. Ada sesuatu memanggil jiwanya yang fitrah. Semua itu menyebabkan dirinya jatuh. Jatuh dalam rasa.  Rasa tersebut bernama cinta. Ia telah jatuh cinta pada jihad.

Waktu itu, kumis pun belum tumbuh, tetapi Khatthab rajin dan gigih mengikuti serangkaian pelatihan di kamp mujahid, ia merayu komandan-komandannya agar segera diizinkan untuk berperang. Beberapa kali peperangan diikuti oleh Khatthab, namanya selalu ada di setiap operasi, sehingga dalam waktu cepat namanya dikenal di kalangan mujahidin Afghanistan.

Khatthab tidak hanya gigih melawan penjajah kafir, tapi ia sangat giat berlatih, tidak mengenal kata lelah dan letih, begitupun saat peluru musuh mengoyak tubuhnya, ia hanya mengolesinya dengan madu. Terhadap teman-temannya berjuang, Khatthab menyembunyikan rasa sakit yang menderanya.

HIJRAH KEBUMI CHECHNYA

Tahun 1995 adalah awal Ibnul Khathab menginjakkan kaki di bumi Chechnya. Negeri yang telah dicengkeram penjajah komunis Rusia tersebut membuat nuraninya terpanggil. Akhirnya di bumi Chechnya inilah Allah menyatukan dirinya dengan mujahid tangguh yang namanya tersohor, yaitu Syamil Basayef.

Keberadaan Khatthab di Chechnya membuat pemerintah kehilangan kontrol. Dengan bangga pemerintah mengatakan akan dengan mudah mengalahkan para mujahidin yang jumlahnya hanya ratusan, sementara pihak Rusia mengerahkan ratusan ribu tentara lengkap dengan persenjataan canggihnya. Perang gerilya yang dilakukan mujahidin membuat pasukan Rusia kocar-kacir.

Berbagai prestasi gemilang dapat diraih oleh para mujahid, tentunya atas izin Allah. Pada bulan April 1996 Ibnul Khatthab melakukan operasi gerilya yang dinamakan operasi Sha Toi. Dalam operasi Satoi, Khatthab menyergap konvoi tentara Rusia yang berjumlah sekitar 50 kendaraan berat. Sedikitnya 223 pasukan dan 26 perwira tinggi dalam konvoi tersebut terbunuh. Hal ini menjadikan nama Ibnul Khatthab tersohor, dan menjadi target utama Rusia.

Ibnul Khatthab adalah mujahid pertama yang mengabadikan momen-momen jihad, rekaman video operasi dan perjuangan berhasil di dokumentasikan. Ibnul Khatthab mengirimkan rekaman-rekaman video tersebut untuk mengobati rindunya pada keluarga. Sang ibu selalu mengharap ia kembali, namun sebaliknya sang ayah, begitu bangga dengan Khatthab dan sangat mendukungnya jika terus memperjuangkan Islam dari cengkeraman penjajah Rusia.

Ketika bertemu seorang nenek, Khatthab bertanya, apakah ingin Chechnya merdeka? Dengan antusias nenek tersebut menjawab, bahwa ia ingin merdeka, menjalankan syariat islam tanpa intervensi dari komunis.  Lalu Khatthab bertanya lagi, “Lalu apa yang akan nenek berikan untuk mendukung para mujahidin?” Nenek itu pun menjawab, “Aku hanya mempunyai jaket ini, kuserahkan jaket ini untuk keperluan mujahid.” Mendengar jawaban itu, Khatthab meneteskan airmata.

Sejak kedatangan Khatthab, Rusia telah meminjam tangan kaum Sufi untuk memusuhi Khatthab, karena tokoh Sufi sangat membenci perjuangan kelompok Khatthab. Salah satu pasukan Khatthab ingin mendebat arogansi kelompok Sufi, namun Khatthab melarangnya. Khatthab berprinsip, lebih baik menghindari perdebatan yang tidak penting, karena dengan begitu akan banyak waktu untuk memikirkan strategi jihad.

PENGKHIANATAN ITU

Dengan sepak terjang Khatthab, Rusia semakin ganas. Berbagai cara pembunuhan diupayakan, mulai dari peledakan bom dan usaha lain, tapi selalu gagal. Ia pun pernah diberitakan meninggal oleh media Rusia.  Upaya pembunuhan tersebut menghasilkan kegagalan. Hingga dibuatlah rekayasa keji oleh intelijen Rusia bernama FSB (Federal’naya Shulbha Bezopasnoti) untuk bersekongkol dengan pengkhianat.

Sebuah surat yang dibubuhi racun mematikan diserahkan pada Khatthab. Begitu surat dibuka, nyawa Khatthab melayang. Awalnya pengkhianatan itu tidak diketahui, baru setelah dua minggu rekayasa ini terbongkar.

Ibnul Khatthab sang singa tauhid di bumi Chechnya itu telah tiada, tetapi seribu Khatthab akan bangkit untuk membumihanguskan kaum kafirin. Sang komandan gigih dan cerdik berjuluk “Khalid Bin Walid Abad 20” telah mendapatkan apa yang diinginkannya, syahid dalam membela agama Allah. [voa-islam.com]

Maraji’: “Komandan Khatthab” karya Abu Anas At-thabrani dan “Perjalanan Meminang Bidadari” karya Herry Nurdi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Mujahid Profile lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X