Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.137 views

Negara Perisai Ketahanan Keluarga, Jangan Ada Lagi Penelantaran Anak!

Oleh: Indha Tri Permatasari, S.Keb. Bd
 
(Praktisi Kesehatan Ibu dan Anak)
 
Hati orang tua mana yang tak miris melihat penelantaran anak-anak? Tampaknya negara sudah kehilangan rasa melindungi generasi harapan bangsa. Dampaknya pelaku penelantaran dilakukan keluarga terdekatnya. Seperti kasus penelantaran dua bocah di Tangerang yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri. Mengetahui akan hal tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akhirnya melakukan kunjungan menemui kedua anak tersebut.
 
Khofifah mendatangi dua anak terlantar Marcel (3) dan Soni (15) di Rumah singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Jalan Iskandar Muda No. 1, Bendung Pintu Air Sepuluh, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Khofifah datang untuk mengetahui secara langsung kondisi mereka berdua, serta penyembab ditelantarkannya mereka oleh ibu kandungnya. "Saya sudah berbincang dengan Wakil Wali Kota Tangerang (Sachrudin), Dinsos dan Dinkes, kalau mengizinkan, Marcel diserahkan ke kita untuk melakukan fisioterapi, karena di kita lebih representatif," katanya. Kamis (5/1/2017)
 
Pada kesempatan lain, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan, di Indonesia kasus anak yang terlantar seperti ini, masih banyak mencapai 5.900 kasus. Mensos merincikan, ada 4,1 juta anak terlantar, diantaranya 5.900 anak yang jadi korban perdagangan manusia, 3.600 anak bermasalah dengan hukum, 1,2 juta balita terlantar dan 34.000 anak jalanan (m.antaranews.com/berita/496359/mensos-masih-banyak-kasus-anak-terlantar).
 
 
Dimana Perisai Itu?
 
Semestinya pemerintah berfikir lebih serius dalam menangani masalah penelantaran anak. Pemerintah menyapaikan bahwa terjadinya kasus itu karena kurangnya pemahaman peran dan tanggung jawab orang tua terhadap anak. Sehingga selama ini pemerintah mengadakan program-program Pendidikan Pranikah yang dipandang sangat penting sebagai salah satu upaya dalam mencegah terjadinya kasus penelantaran anak.
 
Menurut Mensos, agar tidak terjadi penelantaran anak, maka harus diperkuat pelatihan pranikah agar pasangan suami istri lebih mengetahui tanggung jawab sebagai orang tua, selain itu juga punya program yang jelas untuk keluarga dan anak. Namun jika kita melihat program-program pendidikan pranikah pada kasus penelantaran anak ini, sebenarnya belumlah sepenuhnya menyentuh akar permasalahannya. Jika solusinya tidak pada sampai akar permasalahannya tentu pemerintah bisa dikatakan lebih seperti "pemadam kebakaran" saja.
 
Oleh sebab itu sangat disayangkan, jika pemeritah saat ini masih mengambil posisi sebagai pemadam kebakaran. Negara dalam hal ini haruslah memiliki upaya yang terintergritas untuk mewujudkan perlindungan agar tidak adalagi anak-anak yang terlantar. Dalam hal ini, setidaknya ada 3 faktor yang perlu diperhatikan :
 
1. Buruknya pola asuh anak oleh orang tua
2. Tidak ada tanggung jawab orang tua dan kerabat.
3. Keluarga dengan permasalahan ekonominya.
 
Tugas pemerintah harus bisa fokus terhadap penyebab ketiga faktor penelantaran anak diatas. Karena terjadinya kasus penelantaran anak ini adalah sebab faktor kerapuhan keluarga juga masyarakat disekitarnya. Tentu masalah tidak bisa diatasi hanya dengan program pendidikan pranikah, pembentukan relawan Motivator Ketahanan Keluarga. Bahkan dengan UU Pembangunan Keluarga (UU no 52 tahun 2009).
 
Untukl mewujudkan ketahanan keluarga dalam menghadapi ketiga faktor diatas, tidak akan bisa diraih tanpa mencabut nilai-nilai rapuh yang masih menjadi pijakan dalam menata kehidupan dinegeri ini. Nilai-nilai tersebut adalah diterapkannya faham sekularisme yang mengakibatkan keluarga, bahkan masyarakat jauh dari Agama. Faham liberalisme pun bercokol yang pada akhirnya mengakibatkan terjadinya krisis diberbagai bidang, termasuk krisis ekonomi sosial, krisis moralitas generasi bangsa, krisis ketahanan keluarga sampai pada krisis keamanan negara.
 
 
Cabut Sekularisme dan Liberalisme
 
Mencabut nilai-nilai sekularisme dan liberalisme dari seluruh aspek kehidupan masyarakat merupakan solusi mendasar. Kemudian menggantikan program-program yang kontraproduktif bagi ketahanan keluarga dengan solusi menyeluruh hingga akar permasalahan yakni dengan menerapkan aturan islam yang rahmatan lil 'alamin. Penerapan itu mulai dari kehidupan keluarga, masyarakat hingga dalam bernegara. Melalui program-program sistemik yang harus dilakukan dan dijalankan pemerintah melalui sistem pendidikan yang menjadikan generasi penerus yang cemerlang, sistem ekonomi yang mensejahterakan serta pemberlakuan sanksi tegas (hukum) terhadap semua pelanggaran agar tercipta rasa keadilan ditengah masyarakat.
 
Hal terpenting dari itu semua adalah mewujudkan peran ideal negara sebagai penanggung jawab dan pemelihara (raaín) yang akan berperan sebagai pelayan umat (khadimul ummat). Sebagaimana hadits riwayat Imam bukhari dan muslim, Rasulullah SAW bersabda: 
 
“Seorang imam (khalifah/kepala negara) adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan ia akan dimintai pertangguang jawaban atas pengurusannya urusan rakyatnya”.
 
Saatnya muslimah berperan lebih peduli pada kondisi negeri. Menyelamatkan bangsa ini dengan menawarkan solusi Islami. Mari Muslimah di seluruh Indonesia wujudkan Khilafah sebagai Negara Perisai untuk Ketahanan Keluarga. Wallahu a'lam bish showab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Apresiasi Kerja TNI-Polri, Fadli: Kian Jelas Kelompok Teroris dengan Semangat Separatis

Apresiasi Kerja TNI-Polri, Fadli: Kian Jelas Kelompok Teroris dengan Semangat Separatis

Senin, 20 Nov 2017 11:27

Reuni Akbar 212 Diharap Menangkan Kekuasaan Umat

Reuni Akbar 212 Diharap Menangkan Kekuasaan Umat

Senin, 20 Nov 2017 10:58

Doa Paul Pogba untuk 'Budak' Afrika di Libya; Semoga Allah di Sisimu dan Kekejaman Ini Berakhir

Doa Paul Pogba untuk 'Budak' Afrika di Libya; Semoga Allah di Sisimu dan Kekejaman Ini Berakhir

Senin, 20 Nov 2017 10:06

Pejuang Islamic State Tewaskan Seorang Komandan Senior IRGC di Al-Bukamal Suriah

Pejuang Islamic State Tewaskan Seorang Komandan Senior IRGC di Al-Bukamal Suriah

Senin, 20 Nov 2017 08:15

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

Ahad, 19 Nov 2017 22:30

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

Ahad, 19 Nov 2017 18:28

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Sabtu, 18 Nov 2017 23:05

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Sabtu, 18 Nov 2017 22:00

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Sabtu, 18 Nov 2017 21:22

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X