Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.826 views

Negara Perisai Ketahanan Keluarga, Jangan Ada Lagi Penelantaran Anak!

Oleh: Indha Tri Permatasari, S.Keb. Bd
 
(Praktisi Kesehatan Ibu dan Anak)
 
Hati orang tua mana yang tak miris melihat penelantaran anak-anak? Tampaknya negara sudah kehilangan rasa melindungi generasi harapan bangsa. Dampaknya pelaku penelantaran dilakukan keluarga terdekatnya. Seperti kasus penelantaran dua bocah di Tangerang yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri. Mengetahui akan hal tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akhirnya melakukan kunjungan menemui kedua anak tersebut.
 
Khofifah mendatangi dua anak terlantar Marcel (3) dan Soni (15) di Rumah singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Jalan Iskandar Muda No. 1, Bendung Pintu Air Sepuluh, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Khofifah datang untuk mengetahui secara langsung kondisi mereka berdua, serta penyembab ditelantarkannya mereka oleh ibu kandungnya. "Saya sudah berbincang dengan Wakil Wali Kota Tangerang (Sachrudin), Dinsos dan Dinkes, kalau mengizinkan, Marcel diserahkan ke kita untuk melakukan fisioterapi, karena di kita lebih representatif," katanya. Kamis (5/1/2017)
 
Pada kesempatan lain, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan, di Indonesia kasus anak yang terlantar seperti ini, masih banyak mencapai 5.900 kasus. Mensos merincikan, ada 4,1 juta anak terlantar, diantaranya 5.900 anak yang jadi korban perdagangan manusia, 3.600 anak bermasalah dengan hukum, 1,2 juta balita terlantar dan 34.000 anak jalanan (m.antaranews.com/berita/496359/mensos-masih-banyak-kasus-anak-terlantar).
 
 
Dimana Perisai Itu?
 
Semestinya pemerintah berfikir lebih serius dalam menangani masalah penelantaran anak. Pemerintah menyapaikan bahwa terjadinya kasus itu karena kurangnya pemahaman peran dan tanggung jawab orang tua terhadap anak. Sehingga selama ini pemerintah mengadakan program-program Pendidikan Pranikah yang dipandang sangat penting sebagai salah satu upaya dalam mencegah terjadinya kasus penelantaran anak.
 
Menurut Mensos, agar tidak terjadi penelantaran anak, maka harus diperkuat pelatihan pranikah agar pasangan suami istri lebih mengetahui tanggung jawab sebagai orang tua, selain itu juga punya program yang jelas untuk keluarga dan anak. Namun jika kita melihat program-program pendidikan pranikah pada kasus penelantaran anak ini, sebenarnya belumlah sepenuhnya menyentuh akar permasalahannya. Jika solusinya tidak pada sampai akar permasalahannya tentu pemerintah bisa dikatakan lebih seperti "pemadam kebakaran" saja.
 
Oleh sebab itu sangat disayangkan, jika pemeritah saat ini masih mengambil posisi sebagai pemadam kebakaran. Negara dalam hal ini haruslah memiliki upaya yang terintergritas untuk mewujudkan perlindungan agar tidak adalagi anak-anak yang terlantar. Dalam hal ini, setidaknya ada 3 faktor yang perlu diperhatikan :
 
1. Buruknya pola asuh anak oleh orang tua
2. Tidak ada tanggung jawab orang tua dan kerabat.
3. Keluarga dengan permasalahan ekonominya.
 
Tugas pemerintah harus bisa fokus terhadap penyebab ketiga faktor penelantaran anak diatas. Karena terjadinya kasus penelantaran anak ini adalah sebab faktor kerapuhan keluarga juga masyarakat disekitarnya. Tentu masalah tidak bisa diatasi hanya dengan program pendidikan pranikah, pembentukan relawan Motivator Ketahanan Keluarga. Bahkan dengan UU Pembangunan Keluarga (UU no 52 tahun 2009).
 
Untukl mewujudkan ketahanan keluarga dalam menghadapi ketiga faktor diatas, tidak akan bisa diraih tanpa mencabut nilai-nilai rapuh yang masih menjadi pijakan dalam menata kehidupan dinegeri ini. Nilai-nilai tersebut adalah diterapkannya faham sekularisme yang mengakibatkan keluarga, bahkan masyarakat jauh dari Agama. Faham liberalisme pun bercokol yang pada akhirnya mengakibatkan terjadinya krisis diberbagai bidang, termasuk krisis ekonomi sosial, krisis moralitas generasi bangsa, krisis ketahanan keluarga sampai pada krisis keamanan negara.
 
 
Cabut Sekularisme dan Liberalisme
 
Mencabut nilai-nilai sekularisme dan liberalisme dari seluruh aspek kehidupan masyarakat merupakan solusi mendasar. Kemudian menggantikan program-program yang kontraproduktif bagi ketahanan keluarga dengan solusi menyeluruh hingga akar permasalahan yakni dengan menerapkan aturan islam yang rahmatan lil 'alamin. Penerapan itu mulai dari kehidupan keluarga, masyarakat hingga dalam bernegara. Melalui program-program sistemik yang harus dilakukan dan dijalankan pemerintah melalui sistem pendidikan yang menjadikan generasi penerus yang cemerlang, sistem ekonomi yang mensejahterakan serta pemberlakuan sanksi tegas (hukum) terhadap semua pelanggaran agar tercipta rasa keadilan ditengah masyarakat.
 
Hal terpenting dari itu semua adalah mewujudkan peran ideal negara sebagai penanggung jawab dan pemelihara (raaín) yang akan berperan sebagai pelayan umat (khadimul ummat). Sebagaimana hadits riwayat Imam bukhari dan muslim, Rasulullah SAW bersabda: 
 
“Seorang imam (khalifah/kepala negara) adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan ia akan dimintai pertangguang jawaban atas pengurusannya urusan rakyatnya”.
 
Saatnya muslimah berperan lebih peduli pada kondisi negeri. Menyelamatkan bangsa ini dengan menawarkan solusi Islami. Mari Muslimah di seluruh Indonesia wujudkan Khilafah sebagai Negara Perisai untuk Ketahanan Keluarga. Wallahu a'lam bish showab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Sabtu, 20 Oct 2018 12:21

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Sabtu, 20 Oct 2018 10:47

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Sabtu, 20 Oct 2018 06:16

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Jum'at, 19 Oct 2018 23:48

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Kamis, 18 Oct 2018 23:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X