Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.950 views

Pemberdayaan Perempuan, Apakah Solusi Kemiskinan?

Oleh: Indha Tri Permatasari, S.Keb., Bd. 

(Praktisi kesehatan ibu dan anak, Ibu dari satu anak tinggal di Surabaya)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bekerja sama dengan Millennium Challenge Account (MCA) Indonesia untuk mengentaskan kemiskinan pada perempuan. Keduanya sepakat untuk mengakhiri kemiskinan tersebut melalui pertumbuhan ekonomi.

Kerja sama dengan MCA-Indonesia, kata Yohana, mendukung implementasi pasca keterlibatan Indonesia pada rangkaian acara Komisi Status Perempuan (Commission on the Status of Women/CSW) tanggal 13-17 Maret, di New York, Amerika Serkat (AS). Ini sebagai upaya peningkatan kesetaraan gender, pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

"Kesetaraan gender dalam perekonomian sangat penting dalam menciptakan kesejahteraan global yang adil bagi semua," kata Yohana, di Jakarta, Selasa (21/3).

(http://www.beritasatu.com/gayahidup-keluarga/420796-kementerian-pppa-dorong-pengentasan-kemiskinan-perempuan.html)

Jumlah perempuan yang cukup banyak (126,8 juta jiwa dari total jumlah penduduk Indonesia mencapai 254,9 juta jiwa di Indonesia dari Badan Pusat Statistik) ini dianggap memiliki potensi lebih dalam mengetaskan kemiskinan yang melanda ngeri ini terutama untuk meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan sendiri.

 

Penyebab Kemiskinan

Sebelum berbicara mengenai efektif atau tidak pengetasan kemiskinan perempuan dengan upaya pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesetaraan gender, maka perlu menelaah lebih dalam terkait penyebab kemiskinan di Indonesia.  Banyak pendapat dari para ahli mengenai sebab-sebab kemiskinan. Namun, secara garis besar dapat dikatakan ada tiga sebab utama kemiskinan yaitu:

1. Kemiskinan alamiah, yaitu kemiskinan yang disebabkan oleh kondisi alami seseorang; misalnya cacat mental/fisik, usia lanjut sehingga tidak mampu bekerja, dan lain-lain.

2. Kemiskinan kultural, yaitu kemiskinan yang disebabkan oleh rendahnya kualitas SDM akibat kultur masyarakat tertentu; misalnya rasa malas, tidak produktif, bergantung pada harta warisan, dan lain-lain.

3. Kemiskinan stuktural, yaitu kemiskinan yang disebabkan oleh kesalahan sistem yang digunakan negara dalam mengatur urusan rakyat.

Dari tiga penyebab utama ini, yang paling besar pengaruhnya adalah kemiskinan stuktural. Karena, dampak kemiskinan yang ditimbulkan bisa sangat luas pada masyarakat. Kesalahan negara dalam mengatur urusan rakyat, hingga menghasilkan kemiskinan struktural, disebabkan oleh penerapan sistem Kapitalisme yang memberikan kesalahan mendasar. Peran negara secara langsung di bidang sosial dan ekonomi, harus diupayakan seminimal mungkin.

Bahkan, diharapkan negara hanya berperan dalam fungsi pengawasan dan penegakan hukum semata. Semua dikebalikan pada masyarakat atau swasta, maka munculah banyak NGO (non-governmental organization). Jelas telah menjadikan negara kehilangan fungsi utamanya sebagai pemelihara urusan rakyat ini selaras dengan reinventing government yang diadopsi pemerintah. Akhirnya, rakyat dibiarkan berkompetisi secara bebas, bak hukum rimba yang kuat yang akan menang dan bertahan.

 

Ilusi Pemberdayan Peremepuan dan Kesetaraan Gender

Pemberdayaan ekonomi perempuan keberadaannya adalah untuk mempertahankan sistem kapitalisme yang saat ini mengalami krisis. Sistem yang menjadikan ekonomi sebagai penggerak utama pemberdayaan perempuan, sementara kampanye kesetaraan gender hanyalah pemanis untuk memoles program kapitalistik ini agar nampak memihak perempuan. 

Sangat kontras dengan Islam, bahwa tidak memandang perempuan sebagai komoditi ekonomi, melainkan sebagai manusia yang harus dilindungi dan selalu difasilitasi secara finansial oleh kerabat laki-laki mereka ataupun oleh negara sehingga mereka bisa memenuhi peran vital mereka sebagai istri, ibu dan pengurus rumah tangga. Sementara di saat yang sama Islam juga mengijinkan perempuan untuk bekerja sesuai bidang kelimuannya. Namun perempuan harus berada dalam kondisi terbebas dari tekanan ekonomi dan sosial, serta peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengurus rumah tangga untuk keluarga mereka.

Indonesia saat ini membutuhkan visi politik baru pemberdayaan perempuan, visi yang mampu melindungi, mensejahterakan sekaligus mengangkat harkat perempuan. Pemberdayaan utama perempuan dalam pandangan Islam, adalah optimasi perannya sebagai penjaga peradaban dan pendidik generasi masa depan.

Kaum Muslimah memegang peranan penting dalam mempertahankan keluarga dan sekaligus identitas Islam masyarakat Muslim berpadu dengan kewajiban politiknya sebagai Muslimah dalam dakwah dan mengoreksi penguasa. Ibu yang cerdas, beriman dan sadar akan tugas utamanya, akan melahirkan generasi-generasi pejuang yang akan memperbaiki kondisi umat Islam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Ahad, 22 Apr 2018 09:01

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang

Ahad, 22 Apr 2018 08:54

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

Ahad, 22 Apr 2018 08:47

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

Ahad, 22 Apr 2018 08:40

Hamas: Mossad Dalang Pembunuhan Dr Fadi di Kuala Lumpur

Hamas: Mossad Dalang Pembunuhan Dr Fadi di Kuala Lumpur

Ahad, 22 Apr 2018 08:28

Hadirilah! Tabligh 'Misteri Dajjal Akhir Zaman' di Bandung

Hadirilah! Tabligh 'Misteri Dajjal Akhir Zaman' di Bandung

Sabtu, 21 Apr 2018 23:46

Warga Saudi Keluhkan Harga Tiket Bioskop yang Terlalu Mahal

Warga Saudi Keluhkan Harga Tiket Bioskop yang Terlalu Mahal

Sabtu, 21 Apr 2018 22:15

Wakil PM Malaysia Sebut Pembunuhan Ilmuan asal Palestina Kemungkinan Terkait Intelijen Asing

Wakil PM Malaysia Sebut Pembunuhan Ilmuan asal Palestina Kemungkinan Terkait Intelijen Asing

Sabtu, 21 Apr 2018 21:35

Jihad Islam: Mossad Berada di Balik Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Jihad Islam: Mossad Berada di Balik Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Sabtu, 21 Apr 2018 21:10

Mengamuk, WNA di Rudenim Rusak Fasilitas

Mengamuk, WNA di Rudenim Rusak Fasilitas

Sabtu, 21 Apr 2018 17:59

Itu Bukan Duniaku Lagi

Itu Bukan Duniaku Lagi

Sabtu, 21 Apr 2018 17:20

Logika Sesat Kesetaraan Gender

Logika Sesat Kesetaraan Gender

Sabtu, 21 Apr 2018 17:00

Hamas Berduka Atas Wafatnya Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Hamas Berduka Atas Wafatnya Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Sabtu, 21 Apr 2018 16:53

Meneropong Idealisme Partai Islam

Meneropong Idealisme Partai Islam

Sabtu, 21 Apr 2018 16:45

Ikutilah! Tabligh 'Tragedi Ukhuwah di Akhir Zaman' Bersama Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani

Ikutilah! Tabligh 'Tragedi Ukhuwah di Akhir Zaman' Bersama Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani

Sabtu, 21 Apr 2018 16:45

Wanita, Karirmu Tidak Hanya Sebatas Dunia

Wanita, Karirmu Tidak Hanya Sebatas Dunia

Sabtu, 21 Apr 2018 16:40

Kementan Apresiasi Bantuan Beras Ke Suriah

Kementan Apresiasi Bantuan Beras Ke Suriah

Sabtu, 21 Apr 2018 15:19

Rakernas KB-PII Dorong Konsolidasi Umat

Rakernas KB-PII Dorong Konsolidasi Umat

Sabtu, 21 Apr 2018 15:15

Pembangunan di Rezim Jokowi Tidak Sesuai dengan Kondisi di Lapangan, Kita hanya Tersandra Informasi

Pembangunan di Rezim Jokowi Tidak Sesuai dengan Kondisi di Lapangan, Kita hanya Tersandra Informasi

Sabtu, 21 Apr 2018 14:59

Tips Hindari Cyberbullying

Tips Hindari Cyberbullying

Sabtu, 21 Apr 2018 14:11


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X