Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.653 views

Menikah Menjadi Cita-cita, Gadis 14 Tahun Ini Fokus Mewujudkannya di Usia 17

Salah satu teman menceritakan tentang putrinya yang sedang pulang untuk liburan dari mondok. Si putri bercerita bahwa ada temannya yang usia 14 tahun gemar membaca buku-buku parenting. Selain itu, dia juga rajin ikut seminar-seminar pra nikah sebagai bekal persiapan pernikahan kelak. Ternyata si teman ini memunyai cita-cita ingin menikah di usia 17 tahun. Nanti di usia 28 tahun, ia berharap sudah memunyai 8 anak di saat energi masih prima.

Masya Allah. Di usia sebelia itu, seorang remaja telah memunyai visi dan misi untuk hidup dia ke depannya. Satu cita-cita yang bisa dibilang tidak lazim di saat teman-teman sebayanya ingin menjadi dokter, guru, insinyur atau bahkan wanita karier. Tak ada yang salah dengan itu semua. Perempuan dalam Islam memunyai kebebasan untuk memilih cita-cita apapun selama itu tidak melanggar hukum syara.

Satu hal yang saya garisbawahi dan menjadi kekaguman adalah fokusnya dia pada cita-citanya. Dia sudah mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan sedari dini, 3 tahun sebelum waktu yang diinginkannya tiba. Betapa banyak dari kita, jangankan yang masih remaja-yang sudah dewasa pun- seringkali masih bingung dalam menetapkan skala prioritas dan langkah untuk meraih cita. Inginnya apa, yang dilakukan juga apa.

Misal, minat pada bahasa. Cita-cita pun seputar editor, ahli bahasa atau penerjemah. Tapi saat penjurusan malah memilih IPA dengan alasan karena bisa fleksibel ke banyak jurusan. Ini salah satu contoh ketidakfokusan yang jamak dilakukan sebagian dari kita. Iya kita, termasuk saya sendiri juga meskipun saya dulu memilih IPS saat SMA.

...tetapkan posisimu mau menjadi sosok yang penuh perencanaan ataukah spontanitas saja. Tentu dengan segala konsekuensi yang menyertai dan tak ada ganti rugi karena waktu toh juga tak akan pernah kembali...

Cita-cita jadi penulis tapi malah ‘kesasar’ atau menyasarkan diri kerja kantoran selama 5 tahun. Iya sih, selama periode ngantor itu, saya bergabung dengan beberapa grup kepenulisan via internet dan akhirnya bisa memunyai karya perdana dan karya-karya selanjutnya.

“Tapi itu gak maksimal. Coba kamu sedari awal fokus pada cita-citamu, saat ini prestasi menulismu bisa lebih cetar daripada sekarang,” salah satu senior di kampus berkomentar.

Sudah qadarullah prestasi menulis saya segini-segini saja hehe. Inti tulisan ini adalah mencoba menunjukkan ini loh beda yang fokus dan yang tidak fokus, contohnya adalah saya sendiri. Terlalu sering saya ingin melakukan apa, tapi ternyata menit kemudian yang dilakukan berbeda dengan apa yang direncanakan tadi. Jadi cukup kagum saat teman bercerita bahwa salah satu teman putrinya ada yang sudah matang merencanakan hal-hal penting dalam kehidupannya bahkan sejak usia semuda itu.

Ya...menikah memang bisa menjadi salah satu cita-cita meskipun saya pribadi memunyai pandangan yang berbeda. Tentang ini insya Allah kita bahas pada kesempatan lain. Tapi terhadap mereka yang menjadikan salah satu fase kehidupan ini (saya menyebutnya demikian) sebagai cita-cita, itu juga sah-sah saja. Kekonsistenan dan fokusnya itu yang lebih saya soroti untuk dijadikan contoh dan teladan. Karena pada kedua hal ini bisa dibilang saya masih sangat jauh untuk bisa disiplin.

Semoga saja tulisan sederhana ini bisa diambil segi positifnya untuk meniru jejak mereka yang fokus, konsisten dan disiplin dalam meraih cita-cita. Jangan tiru jejak mereka yang moody kusnaedy (halah, ini menunjuk hidung saya sendiri), karena itu imbasnya banyak hal penting dalam hidupmu terlewat begitu saja. Tapi ada segi positifnya sih, hidup jadi lebih semarak karena berisi hal-hal spontanitas (tetap tak mau kalah hehehe).

Jadi, tetapkan posisimu mau menjadi sosok yang penuh perencanaan ataukah spontanitas saja. Tentu dengan segala konsekuensi yang menyertai dan tak ada ganti rugi karena waktu toh juga tak akan pernah kembali. Apapun itu, pastikan bahwa segala pilihan tetaplah dalam koridor syar’i sebagai bukti identitas diri sebagai muslimah sejati. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Ironi dan Menyedihkan Generasi Muda

Ironi dan Menyedihkan Generasi Muda

Ahad, 21 Jan 2018 23:27

[VIDEO] Limbah PT RUM Berbahaya, Ribuan Warga Sukoharjo Protes ke DPRD

[VIDEO] Limbah PT RUM Berbahaya, Ribuan Warga Sukoharjo Protes ke DPRD

Ahad, 21 Jan 2018 22:47

Terkait Ketum PP Muhammadiyah, Fahri Hamzah Harap Polri Tidak seperti KPK

Terkait Ketum PP Muhammadiyah, Fahri Hamzah Harap Polri Tidak seperti KPK

Ahad, 21 Jan 2018 22:37

Berbagai Upaya Barat dalam Membendung Kebangkitan Islam

Berbagai Upaya Barat dalam Membendung Kebangkitan Islam

Ahad, 21 Jan 2018 22:35

Umat Muslim yang Tengah Berumroh Doakan Kesuksesan Turki Bebaskan Afrin dari Komunis Kurdi

Umat Muslim yang Tengah Berumroh Doakan Kesuksesan Turki Bebaskan Afrin dari Komunis Kurdi

Ahad, 21 Jan 2018 22:23

[VIDEO] Bangun Masjid Pakai Uang Hasil Korupsi

[VIDEO] Bangun Masjid Pakai Uang Hasil Korupsi

Ahad, 21 Jan 2018 22:18

Dewan Dakwah Serukan Perang Lawan Buta Qur'an

Dewan Dakwah Serukan Perang Lawan Buta Qur'an

Ahad, 21 Jan 2018 22:02

Libur dan Bancakan Anggaran Akhir Tahun Pejabat

Libur dan Bancakan Anggaran Akhir Tahun Pejabat

Ahad, 21 Jan 2018 21:42

Fahri Hamzah Pertanyakan Motif Pemanggilan Ketum PP Muhammadiyah oleh Polri

Fahri Hamzah Pertanyakan Motif Pemanggilan Ketum PP Muhammadiyah oleh Polri

Ahad, 21 Jan 2018 21:37

Sibuk Dalam Ketaatan, Meraih Kemenangan

Sibuk Dalam Ketaatan, Meraih Kemenangan

Ahad, 21 Jan 2018 19:39

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Ahad, 21 Jan 2018 18:26

Tunisia Klaim Bunuh Pembantu Utama Pemimpin Al-Qaidah di Maghreb Islam

Tunisia Klaim Bunuh Pembantu Utama Pemimpin Al-Qaidah di Maghreb Islam

Ahad, 21 Jan 2018 17:35

Mewaspadai Kebangkitan Kaum Sodom

Mewaspadai Kebangkitan Kaum Sodom

Ahad, 21 Jan 2018 17:30

Tingkatkan Kapasitas Kemampuan Pemuda, KAMMI Al-Fattih Gelar Dauroh Bahasa Arab

Tingkatkan Kapasitas Kemampuan Pemuda, KAMMI Al-Fattih Gelar Dauroh Bahasa Arab

Ahad, 21 Jan 2018 17:22

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Ahad, 21 Jan 2018 16:08

HTS Bantah Pangkalan Udara Abu Duhur Jatuh ke Tangan Rezim Assad

HTS Bantah Pangkalan Udara Abu Duhur Jatuh ke Tangan Rezim Assad

Ahad, 21 Jan 2018 14:45

Puluhan Ponpes Ikuti Pelatihan Manajemen Pesantren

Puluhan Ponpes Ikuti Pelatihan Manajemen Pesantren

Ahad, 21 Jan 2018 10:57

Dewan Dakwah Perkuat Program Dakwah Hadapi Tahun Politik

Dewan Dakwah Perkuat Program Dakwah Hadapi Tahun Politik

Ahad, 21 Jan 2018 09:11

(Video) Ustadz Zulkifli: Intel yang Ikuti Saya Mudah-mudahan Dapat Hidayah

(Video) Ustadz Zulkifli: Intel yang Ikuti Saya Mudah-mudahan Dapat Hidayah

Ahad, 21 Jan 2018 08:20

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Sabtu, 20 Jan 2018 23:08


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X