Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.470 views

Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Perjuangan via Tagar Medsos #MeToo

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Tagar #MeToo sedang viral. Ini adalah protes melawan kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan. Tagar ini dimulai sejak akhir tahun lalu setelah terungkapnya pelecehan seksual produser film kenamaan Hollywood, Harvey Weinstein. Tidak main-main, dalam jangka waktu 30 tahun dia berhasil melakukan pelecehan, kekerasan, bahkan pemerkosaan kepada puluhan artis, papan atas pula. Sebutlah nama dari Gwyneth Paltrow, Angelina Jolie, sampai Cara delevingne.

Di Korea Selatan tagar ini juga sedang viral. Masyarakat menuntut terungkapnya kematian bunuh diri artis cantik Jang Ja Yeon yang mengenaskan. Dari surat yang dia tulis untuk sahabatnya, diceritakan bahwa dia telah diperkosa oleh 31 orang sebanyak 100 kali.

Di women's march lalu, seorang artis Indonesia yang ikut turun ke jalan menceritakan hal yang sama. Pelecehan dan kekerasan seksual adalah hal yang sering dialami mereka. Di Indonesia, hal ini mendorong untuk segera disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Miris melihat fenomena pelecehan seksual terhadap perempuan ini. Mengapa begitu mudah perempuan menjadi objek untuk dilecehkan? Tentu ada sebab bahkan akar dari munculnya kejadian ini. 

Kapitalisme Biang Masalah

Bukan tanpa sebab bila para artis korban pelecehan seksual ini diam saja. Selain trauma yang mendalam dan memalukan, mereka takut kehilangan pekerjaan dan ketenaran. Iming-iming ketenaran atau pekerjaan dari pelaku pelecehan yang rata-rata orang yang berkuasa atas mereka telah berhasil membungkam para korban.

Rentan mengalami kekerasan seksual adalah nasib perempuan dalam sistem kapitalisme. Dalam kapitalisme, perempuan adalah komoditas. Hal itu menjadikan perempuan tereksploitasi secara seksual. Karena perempuan yang secara fitrah adalah perhiasan 'dunia', segala darinya bisa menjual. Maka wajarlah para kapitalis memakainya untuk mendongkrak nilai jual produknya.

Setiap jengkal tubuh perempuan bisa di ekspolitasi untuk mendongkrak barang jualan para kapitalis. Dari kepala hingga ujung kakinya. Dari barang yang ada hubungannya dengan perempuan hingga barang yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan perempuan. Pendek kata, dalam sistem kapitalisme badan perempuan memiliki nilai tukar yang bisa dijajakan.

Pelecehan bahkan kekerasan seksual sebenarnya bukan monopoli dunia entartainment. Di industri yang lain pun hal ini sering terjadi. Perempuan kerap kali menerima resiko ini ketika mereka harus keluar rumah untuk bekerja. Perlakuan tidak senonoh bisa datang dari bos, teman kerja, bahkan kliennya.

Dalam sistem kapitalisme, perempuan dituntut untuk bekerja. Karena mereka dituntut harus ikut serta 'berperan' dalam PDB (Pendapatan Domestik Bruto). Perempuan 'berperan' bila menghasilkan uang sendiri. Bila tidak, selanjutnya dia akan diberi predikat 'tidak produktif', menjadi beban orang lain dan puncaknya adalah menjadi beban negara.

Semuanya lahir dari pandangan hidup kapitalisme, bahwa segala sesuatunya diukur dari materi. Perempuan pun ikut serta dalam pusaran pemikiran ini. Meskipun hidup mereka sebenarnya jauh dari kebahagiaan. Yang mereka terima adalah penderitaan demi penderitaan, penghinaan demi penghinaan, semuanya dengan 'tabah' mereka jalani. Semuanya demi materi. Yang pada akhirnya hidup pun tidak bisa mereka 'nikmati'.

Akhirnya, menjadi sangat sulit memutus mata rantai kekerasan seksual terhadap perempuan dalam sistem kapitalisme. Beragam Undang-undang yang telah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia juga tidak berhasil menghentikan kekerasan seksual terhadap perempuan. Karena sistem kapitalisme sebagai biang masalahnya, masih terus dipelihara.

Islam Solusi

Islam selama ini dituding sebagai kambing hitam atas segala persoalan perempuan. Padahal sejatinya, hanya Islam yang mampu memuliakan mereka. Dengan suatu pandangan hidup yang jauh dari pengagungan terhadap materi. Suatu pandangan hidup yang semata-mata bertujuan meraih ridho Allah SWT. Kehidupan yang baik pasti akan dinikmati oleh para perempuan ketika mereka tunduk kepada hukum-hukum Allah SWT. Bersama dengan laki-laki bahu membahu untuk beramal sholih dan menegakkan hukum Allah SWT.

Salah satu pemuliaan kepada perempuan dalam Islam adalah pelepasan tanggung jawab mereka dalam mencari nafkah. Maka biaya hidup seorang perempuan ditanggung oleh laki-laki yang menjadi walinya bila dia belum menikah. Bila dia menikah, maka biaya hidupnya beralih kepada suaminya. Bila kedua pihak ini tidak dimiliki oleh seorang perempuan, maka negaralah yang berperan sebagai walinya. Tentu saja negara ini adalah Khilafah.

Khilafah memandang semua warga negaranya adalah tanggungjawabnya. Termasuk di dalamnya perempuan. Mengurusi mereka bukan karena mereka telah berkontribusi pada PDB negara. Tetapi begitulah tanggungjawab negara yang digariskan oleh Allah SWT. Dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para Khalifah sesudah beliau.

Melindungi perempuan dari kekerasan seksual juga telah dijelaskan rinci dalam syariat Islam. Menjaga kehormatan perempuan sudah diatur dalam Islam sejak mereka ada di dalam rumah hingga keluar rumah. Larangan berkhalwat dan berikhtilat. Kewajiban menutup aurat bila menemui laki-laki selain mahramnya. Memakai jilbab ketika keluar rumah. Kewajiban mengantongi ijin dari wali atau suaminya ketika keluar rumah. Hingga ditemani mahramnya ketika menempuh perjalanan sehari semalam.

Jelaslah, seruan siapa yang bisa kita ikuti dan perjuangkan. Seruan sistem kapitalisme yang menghancurkan dan menghinakan perempuan ataukah seruan sistem Islam yang memuliakan dan melindungi perempuan? Akal sehat kita sudah tentu bisa memilih dengan bijak. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

Senin, 10 Dec 2018 14:05

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Senin, 10 Dec 2018 10:00

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Senin, 10 Dec 2018 00:27

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Ahad, 09 Dec 2018 21:15

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Ahad, 09 Dec 2018 20:45

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Ahad, 09 Dec 2018 20:09

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

Ahad, 09 Dec 2018 07:53

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Sabtu, 08 Dec 2018 20:57

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Sabtu, 08 Dec 2018 19:29

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 18:47

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

Sabtu, 08 Dec 2018 16:53

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 15:53

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Sabtu, 08 Dec 2018 14:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X