Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.297 views

Harga Telur Ayam Melejit, Para Ibu pun Menjerit

Oleh: Kaelani Dewi (Member Akademi Menulis Kreatif)

Siang ini saya benar-benar dibuat terhenyak saat akan membayar telur ayam yang saya beli. Harga per kilogramnya sudah menyentuh Rp. 27.000.

Sepintas saya mendapati mimik muka ibu pemilik warung langganan saya menggebalau. Sepertinya ia pun ikut merasakan keterkejutan saya. Sambil memilih dan menimbang telur pesanan saya, ibu pemilik warung pun berkeluh kesah.

Katanya, selain saat ini adalah musim orang menyelenggarakan hajatan, kenaikan harga telur ayam juga disebabkan karena stok telur ayam banyak yang dikirim keluar pulau jawa. Saya hanya mampu bergumam dalam hati. Duh ibu, seandainya saja  engkau tahu penyebabnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa minggu ini telur ayam memang harganya melejit naik. Per kilogramnya saja, yang biasanya berkisar Rp. 17.000 – Rp. 18.000, kini menembus Rp. 27.000, bahkan ada yang sampai Rp. 30.000. (https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4105481/harga-telur-ayam-di-karawang-melonjak-hingga-rp-30000kg).

Tentunya hal ini membuat para ibu yang biasa berkutat di dapur ramai menjerit. Apalagi para pengusaha kue dan makanan. Wah, berapa ya harga martabak dan lumpur kentang favorit saya sekarang.

Pada Mei 2018 yang lalu, Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kenaikan harga tersebut karena dipengaruhi naiknya harga pakan ternak yang dipicu penguatan kurs dolar AS terhadap rupiah.

"Saya akui (harga) daging ayam dan telur naik karena harga pakan juga naik. Kenapa? karena dolar menguat, harga pakan naik mencapai 100 sampai 150 rupiah per kilogram (kg)," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriari pada Diskusi FMB 9 di Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta. (https://bisnis.tempo.co/read/1087864/kementan-penguatan-dolar-picu-harga-telur-dan-daging-ayam-naik).

Betul salihah, melemahnya kurs nilai rupiah terhadap dolar AS telah menyebabkan harga pakan ternak ikut melambung naik. Dikarenakan bahan baku pembuatan pakan ternak, seperti bungkil kedelai hingga tepung daging selama ini didapat melalui jalur impor. Nah, harga bahan baku tersebut sekarang naik seiring penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah. Otomatis harga telur ayam pun ikut naik. 

Carut marut kenaikan harga ini adalah buah dari diterapkannya sistem ekonomi kapitalis yang dengan jumawanya mengambil kebijakan menggunakan mata uang kertas (fiat money), menerapkan sistem finansial yang berbasis riba, menyemarakkan pasar saham yang bersifat spekulatif, serta liberalisasi perdagangan dan investasi. Hal-hal tersebut tentu nya tidak akan terjadi jika negara ini mengadaposi sistem Islam.

Di dalam Islam, negara wajib mengadopsi standar mata uang emas dan perak. Dengan demikian uang yang beredar baik dalam bentuk emas dan perak, ataupun mata uang kertas dan logam yang ditopang oleh emas dan perak, nilainya ditopang oleh dirinya sendiri. Dengan kata lain, nilai nominalnya ditentukan oleh harga komoditas yang menjadi fisik atau penopangnya (intrinsic value). Kondisi tersebut membuat pemerintah tidak bebas memproduksi uang yang beredar.

Ia hanya dapat menambah jumlah uang subtitusi baik kertas ataupun logam sejalan dengan peningkatan cadangan emas dan perak yang dimiliki negara. Kegiatan spekulasi oleh para spekulan untuk mempengaruhi nilai tukar mata uang negara tersebut menjadi sangat berat. Pasalnya, yang mereka spekulasikan sejatinya adalah emas dan perak. 

Untuk aspek finansial, di dalam kehidupan Islampun,  riba telah telah diharamkan secara tegas di dalam al-Quran dan as-Sunnah. Oleh karena itu, negara tidak akan mengeluarkan kebijakan atau melakukan tindakan yang mengandung unsur riba seperti melakukan pinjaman ke Bank Dunia atau IMF. Kegiatan bisnis yang mengandung riba baik oleh institusi maupun perorangan dianggap sebagai kegiatan yang ilegal yang pelakunya diberi sanksi oleh negara. 

Dalam sistem ekonomi kapitalisme, selain perbankan dan penerbitan obligasi, pasar saham menjadi salah satu sumber modal perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas (PT). Perdagangan di pasar ini selain dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersifat fundamental juga dipengaruhi faktor-faktor yang bersifat spekulatif.

Bahkan aspek spekulasi sangat dominan di pasar ini. Dengan adanya liberalisasi investasi, investor dapat menyerbu dengan mudah pasar saham satu negara dan sebaliknya mereka dapat membuat indeks saham negara tersebut anjlok hanya karena suatu isu yang belum pasti.

Sedangkan didalam Islam, perusahaan yang mengeluarkan saham yang diperdangkan di pasar modal yakni perseroan terbatas (PT) itu adalah sesuatu yang dilarang. Sehingga saham yang berasal dari PT juga menjadi haram diperdagangkan. Keharaman PT adalah karena akad (kontrak) pendiriannya bertentangan dengan konsep akad kerjasama bisnis (syirkah) dalam Islam. 

Faktor lain yang menjadi penyebab melemahnya rupiah dewasa ini adalah liberalisasi perdagangan dan investasi. Dalam pandangan Islam kebijakan liberalisasi ekonomi diharamkan. Sektor perdagangan luar negeri seluruhnya harus terikat pada hukum syariah dan diawasi oleh negara.

Sebagai contoh, tidak semua negara luar boleh melakukan transaksi perdagangan. Islam melarang hubungan dagang dengan negara-negara yang berstatus kafir harbi fi’l[an], negara yang sedang berkonfrontasi dengan Negara Islam. Barang-barang tertentu yang oleh negara dipandang dapat memperkuat negara-negara kufur dalam memerangi kaum Muslim dilarang untuk diekspor.

Lebih dari itu, Islam mendorong agar negara dapat menjadi negara yang mandiri dan melarang ketergantungan yang dapat mengakibatkan negara-negara kafir menjajah negara tersebut. Oleh karena itu barang dan jasa yang esensial seperti pangan, energi, infrastruktur dan industri berat harus mampu dihasilkan secara mandiri.

Kemandirian dan produktivitas yang tinggi akan mendorong negara menjadi negara eksportir barang dan jasa yang bernilai tinggi. Hal ini tentu saja akan memberikan keuntungan berupa peningkatan cadangan devisa yang dapat dipergunakan dalam banyak hal untuk membangunan kekuatan negara.

Solusi yang tak kalah penting dari kewajiban negara dalam menerapkan mata uang emas dan perak, mengharamkan sistem finansial yang berbau riba, meninggalkan aktifitas pasar saham yang spekulatif, serta meniadakan liberalisasi perdagangan dan investasi, adalah negara juga berkewajiban menjaga ketersediaan barang bagi masyarakat serta mengatur pendistribusiannya supaya tetap lancar di pasaran. Yaitu dengan cara melarang dan menindak para penimbun barang. 

Nah salihah, mendiskusikan harga telur yang melejit naik saja,  ternyata rentetannya panjang sekali. Begitulah, sepatutnya kita sebagai para ibu yang berkutat di dapur harus melek politik. Harus paham pergolakan politik yang sedang terjadi disekeliling kita.

Membuka wawasan dan pemahaman kita tentang politik seluas mungkin. Sehingga tidak mudah dibohongi saat harga-harga merambat naik. Bagaimanapun juga, harga listrik kita, gas LPG, beras, gula, dan telur, semua adalah hasil dari kebijakan politik.

Di dalam Islam, seorang perempuan mempelajari politik bukan untuk berdesak-desakan berebut kursi kekuasaan,  atau melenggang cantik ke Senayan. Politik didalam Islam adalah sebuah aktifitas merawat dan mengurusi umat baik di dalam dan luar negri.

Penguasa mengurusi raakyat, dan rakyat mengawasi serta mensehati penguasa. Jadi rakyat harus paham politik. Sehingga  tatkala penguasa menghianati amanah yang ada dipundaknya,dengan membuat kebijakan yang menyengsarakan rakyat serta melanggar hukum syariat, maka rakyat wjib menegurnya.

Dengan melihat semua keterpurukan yang terjadi saat ini, maka sudah sepatutnya para penguasa, untuk tulus bersungguh-sungguh membawa bangsa ini keluar dari bobroknya sistem kapitalis. Yang telah terbukti tidak mampu memberikan solusi yang memuaskan akal dan menentramkan hati.

Sudah saatnya kita kembali menerapkan hukum buatan Allah SWT. Melanjutkan kehidupan Islam, yang sepanjang lebih dari seribu tahun lamanya telah tecatat dalam tinta emas sejarah dunia mampu menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Allah SWT berfirman:                                                                

اَفَحُكْمَ  الْجَـاهِلِيَّةِ يَـبْغُوْنَ ۗ  وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ حُكْمًا لِّـقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ

"Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?" (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 50). [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

Sabtu, 16 Feb 2019 20:50

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Sabtu, 16 Feb 2019 20:30

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Sabtu, 16 Feb 2019 20:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X