Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.182 views

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Oleh : Hasni Tagili, M. Pd* 

Dunia industri tengah memasuki babak baru. Babak dimana andil perempuan dipandang sebagai sesuatu yang perlu. Sesuatu yang vital. Ya, itulah babak ekonomi digital. Keberadaan dan ketelibatan perempuan dinilai sangat potensial dalam mengembangkan industri ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa dan matematika. Namun, benarkah demikian?

Menyoal Pemberdayaan Perempuan

Menteri Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, menegaskan bahwa perempuan berpotensi untuk membangun bangsa ini. Oleh karena itu, sangat perlu memberikan akses bagi perempuan untuk berpartisipasi di segala bidang pembangunan.

Dengan demikian, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dapat terwujud dan pembangunan dapat berjalan. Salah satu cara efektif dalam meningkatkan produktivitas Indonesiaadalah melalui pemberdayaan perempuan terutama dalam bidang ekonomi. (Kemenpppa.go.id).

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Indonesia Country Manager (ICM) di Investing in Women bertajuk “Mendorong Partisipasi dan Peran Perempuan di Industri”. Pihak ICM menyebutkan bahwa keterlibatan peran perempuan secara tidak langsung berpotensi meningkatkan perekonomian negara (Katadata.co.id, 09/08/2018).

Saat ini keterlibatan perempuan dalam dunia industri masih jarang. Masih sedikit. Padahal, jumlah mahasiswi yang menggeluti bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) cukup banyak. Merujuk pada laporan UNESCO, hanya terdapat 30% perempuan yang berkiprah di bidang STEM.

Itulah mengapa upaya pemberdayaan perempuandi era digital menjadi fokus pembahasan dalam gelaran bergengsi Temu Nasional Kongres Wanita Indonesia ke-90 dan Sidang Umum International Council of Women (ICW) ke-35 di Yogyakarta. Adapun tema yang diangkat yaitu “Transforming Society Through Women Empowerment” (Mentransformasi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Perempuan).

Di sela sidang umum tersebut, Diretur Consumer Service PT Telekomunikasi Indonesia , Siti Choiriana, mengatakan bahwa untuk mendorong peran perempuan sebagai motor penggerak perekonomian Indonesia, di era saat ini perlu dipastikan mereka melek ekonomi digital.

Siti menyebut hingga saat ini 63 persen dari 5 juta pelaku ekonomi di Indonesia didominasi kaum perempuan. Sayangnya, lanjut Siti, kebanyakan dari mereka masih menggunakan cara konvensional untuk menjual produknya. Padahal, akses pasar yang lebih besar bisa didapatkan melalui sistem digital (Antaranews.com, 13/09/2018).

Pusaran Kapitalisme

Salah satu pernyataan Mc Kinsey menyebutkan bahwa perempuan dalam kumparan kapitalisme menjadi mesin kapital yang mencabut fitrah mereka. Pada akhirnya menghasilkan krisis dalam kehidupan keluarga, kerusakan masyarakat, dan kehancuran bangsa. Pernyataan ini mengibaratkan  bahwa tanpa peningkatan pemberdayaan perempuan, dunia akan mengalami  kerugian sebesar US $ 4,5 triliun dalam PDB (Produk Domestik Bruto) tahunan pada tahun 2025 mendatang.

Benarlah kiranya jika peran strategis perempuan dalam pertumbuhan ekonomi, khususnya di era digital, menjadi hal serius yang harus dikritisi. Atas nama pemberdayaan, perempuan dipupuk sebagai pabrik penghasil uang. Tercerabut fitrah keibuan dan pengurus rumahnya secara pelan-pelan. Dituntut bekerja dengan dalih kesetaraan gender yang telah dikampayekan secara global. Indonesia pun turut pusaran.

Sadar atau tidak, sesungguhnya ini adalah bentuk eksploitasi terhadap perempuan dalam bidang ekonomi. Sebab, dalam kacamata kapitalisme, kuantitas dan kualitas selalu dinilai dalam bentuk materi saja. Akhirnya, ketika wanita terlalu fokus dalam sektor publik, tak jarang membuat mereka mengabaikan sektor domestik.

Pusaran kapitalisme juga melempar Indonesia ke dalam sebuah prediksi. Disebutkan bahwa ekonomi digital akan menguat pada tahun 2020. Bahkan, pada tahun 2050, peluang ekonomi digital akan mencapai nilai USD 150 milyar per tahun.

Tak hanya posisi potensial, ternyata ada tantangan besar yang harus dihadapi. Pemerintah harus memperkecil bias gender dalam pemanfaatan sistem digital, khususnya partisipasi perempuan dalam industri fintech (financial and technology).Maka dari sekarang, berbagai upaya akan dan terus digulirkan oleh pemerintah demi terwujudnya tujuan global yaitu mewujudkan kesetaraan gender, kebijakan yang pro-perempuan, kesempatan yang sama,membantu meningkatkan kemampuan perempuan, dan menyediakan lapangan kerja yang mendukung bagi perempuan.

Islam Memuliakan

Islam telah menetapkan dua peran penting seorang perempuan yaitu sebagai ibu dan pengelola rumah tangga.Dalam Muqaddimah Dustur Nizham al-Ijtima’i dinyatakan bahwa hukum asal seorang wanita dalam Islam adalah ibu bagi anak-anaknya dan pengelola rumah bagi suaminya.Ia adalah kehormatan yang wajib dijaga.

Maka berbahagialah, karena Allah SWT memuliakan para muslimah. Diriwayatkan bahwa Jahimah as-Salami pernah memohon izin kepada RasulullahSAW untuk berjihad. Rasul bertanya kepadanya apakah ia masih memiliki ibu. Saat beliau mengetahuibahwa ia meninggalkan seorang ibu, beliau bersabda, “Hendaklah engkau tetap berbakti kepada dia karena surga ada di bawah telapak kakinya.” (HR ath-Thabrani dan an-Nasa’i).

Sehingga, untuk bisa menjalankan tugasnya mengasuh dan mendidik anak dengan seoptimal mungkin, persoalan mencari nafkah dibebankan kepada suami atau walinya, begitu pula perlindungan dan keamanannya. Jika sudah tidak ada suami atau wali, maka perlindungan terhadap perempuan diserahkan kepada negara.

Dalam Islam, perempuan dilarang dijadikan sebagai mesin atau komoditas ekonomi. Tidak pula patut mengeksploitasi fisik, finansial, apalagi kehormatan mereka atas nama pemberdayaan ekonomi. Sebab, Islam memuliakan perempuan dan menjaganya dari segala sesuatu yang buruk dengan menetapkan rambu-rambu bagi kehidupan khusus dan kehidupan umum wanita.

Adapun bekerja sesuai bidang kelimuan wanita, hal tersebut dibolehkan. Dengan catatan, si perempuan terbebas dari tekanan ekonomi dan sosial, serta peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengurus rumah tangga untuk keluarganya.

Dengan demikian, patutlah kiranya disadari bahwa pemberdayaan perempuan dalam kumparan kapitalisme bersifat eksploitasi. Terlebih dalam era ekonomi digital, maka peran perempuan dibidik sebagai target sentral dan global. Sehingga, perempuan modern bernafaskan syariat Islam seyogyanya melabuhkan pandangan hanya pada hukum-hukum Tuhan, bukan pada aturan buatan insan. Wallahu a'lam bisshawab.

*Penulis adalah Praktisi Pendidikan Konawe

Ilustrasi : Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Sektor Strategis tidak Boleh Diserahkan ke Asing

Sektor Strategis tidak Boleh Diserahkan ke Asing

Senin, 19 Nov 2018 11:37

Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Senin, 19 Nov 2018 10:37

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Senin, 19 Nov 2018 10:05

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Senin, 19 Nov 2018 09:00

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X