Senin, 23 Zulhijjah 1447 H / 28 Desember 2009 11:37 wib
2.850 views
Operasi Batallion Martyr Riyadus Shalihin di Propinsi Ghalghaycho
Batallion Martyr Riyadus Shalihin mengeluarkan statement mengenai operasi militer yang mereka lakukan di propinsi Ghalghaycho pada 17 Desember 2009.
Dalam statement tersebut mereka menyatakan bertanggung jawab atas serangan "martir" yang dilaksanakan di Bundaran Ekazhevo, Nazran. Statement tersebut menyatakan bahwa operasi pada 17 Desember tersebut sukses menewaskan 10 orang kafir dan murtad. Kebanyakan dari korban tersebut berasal dari konvoi militer yang sedang melintas. Serangan tersebut menghancurkan kendaraan bersenjata UAZ milik pasukan khusus FSB Ossetia, kendaraan tersebut hancur total bersama penumpangnya. Beberapa kendaraan lain, termasuk truk URAL turut rusak parah dalam serangan itu.
Operasi tersebut dilaksanakan atas perintah Amir Abu Usman (Hafidhahullah), waktu dan tempat yang dipilih adalah berdasarkan perhitungan maksimal yang akan dialami tentara kafir tersebut. Bahan bom tersebut juga diisi paku-paku besi yang meningkatkan efektifitas daya hancur.
Martir (Shuhada) dalam operasi ini adalah mujahid Batyr Dzhaniyev (rhm). Keluarga Batyr yang menjadi pelaku dalam serangan ini pada 16 Desember sebelumnya telah terbunuh setelah tentara Rusia memasang peledak pada kendaraan mereka di pos pemeriksaan Bundaran Magasovskom. Namun Batalion Riyadus Shalihin membantah bahwa Batyr melakukan ini untuk balas dendam, karena ia telah mendaftarkan untuk melakukan serangan ini jauh-jauh hari sebelumnya.
Statement tersebut ditutup dengan peringatan bagi warga Muslim di wilayah ini agar menghindari bepergian dijalanan bersama orang kafir, karena Mujahidin telah merencanakan operasi-operasi mematikan lainnya dimana tempat disitu terdapat banyak orang kafir berkumpul.
[muslimdaily.net/kc]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!