Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.223 views

Adakah Barack Obama Dajjal Abad Ini?

Jakarta (voa-islam.com) Dapatkah menyimpulkan Barack Obama berasal dari Partai Demokrat, yang pandangannya dinilai liberal itu, lebih biadab dan kejam?

Tak kurang pidato Michele Obama, di pembukaan DNC (Democrat National Cenvention), pidatonya harus menyebut Afghanistan, bahkan Wapres Joe Biden, menyebut terbunuhnya Usamah bin Laden, sebagai sukses besar Obama di panggung sejarah, terutama dibidang kebijakan luar negeri, terkait dibidang keamanan.

Bagaimana gemuruhnya di pusat-pusat kota di negara-negara Barat, termasuk di Washington DC, rakyat Amerika meluapkan kegembiraan, ketika tengah malam Presiden Barack Obama, mengumumkan tewasnya mujahid yang agung, Usamah bin Laden.

Mereka berpesta, minum, dan menggelar acara-acara di klub-klub malam, merayakan kemenangan, dan meluapkan kegembiraan. Karena, pemerintahan Obama berhasil membunuh tokoh, yang sangat ditakuti, dan dianggap menjadi ancaman keamanan global, khususnya bagi Amerika Serkat.

Usamah bin Laden, sebagai sosok dan tokoh yang selalu menggentarkan jagad Gedung Putih, yang sangat paranoid terhadap sosok-sosok, yang menginginkan tegaknya nilai-nilai Islam.

Sejatinya, mereka yang dituduh teroris itu, mereka yang ingin dan berobsesi  menjadikan Islam sebagai prinsip hidup, dan menegakkan hukum-hukum Allah Rabbul Alamin.

Mereka menolak dan mengingkari sistem kufur dan musyrik, yang menjadi antitesa nilai tauhid. Kemudian, mereka mendapatkan posisi sebagai musuh bagi Amerika Serikat, yang menjadi induk dan pemimpin dunia,  yang menganut sistem kufur dan musyrik.

Maka, di masa pemerintahan George Walker Bush Jr, memberlakukan apa yang disebut dengan : "War Global On Terorism".

Sejak itu, seluruh jagad ini, dipaksa oleh Gedung Putih, para pemimpinnya bersama-sama dengan Amerika Serikat memerangi terorisme secara global. Inilah bentuk perang dingin baru yang dikumandangkan oleh Amerika Serikat, pasca Perang Dingin, melawan Uni Soviet.

Berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan oleh Amerika Serikat dalam  rangka "War Global On Terorism" itu? Semua negara di dunia oleh Presiden Bush dipaksa terlibat dan ikut berpartisipasi dalam perang melawan terorisme itu. Setiap negara di dunia, semuanya terlibat dalam perang, dan dengan segala implikasinya.

Termasuk Indonesia. Pemerintah membuat undang-undang terorisme  yang sangat keras, dan membawa dampak yang sangat luar biasa. Di mana aparat keamanan bisa berindak secara eksessif (berlebihan) dalam melakukan penangkalan terhadap terorisme. Seperti yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Semuanya itu, menginduk kepada Amerika Serikat, yang menjadi representasi rezim kufur dan musyrik, yang visinya memang ingin menghancurkan setiap kawasan yang rakyatnya ingin menjadikan Islam sebagai prinsip hidup.

Semuanya itu dilakukan oleh Amerika Serikat dengan sangat telanjang. Tanpa tedeng aling-aling atas segala kebijakan yang sangat tidak layak, sebagai sebuah komunitas bangsa dan negara yang mengaku menganut nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.

Sekarang Amerika Serikat, selama pemerintahan Barack Obama, tak kalah bengisnya terhadap Muslim. Obama setiap saat dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) membantai Muslim. Inilah hakikatnya kebijakan utama Obama yang secara terselubung dibidang keamanan nasional.

Selama pemerintah Obama itu, lebih dari 283 serangan di Pakistan dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone). Tindakan Obama itu enam kali lebih banyak dibandingkan Pesiden George Walker Bush.

Presiden Barack Obama tak kalah bengis dan biadabnya dibanding George Bush. Adalah kesalahan besar menilai Obama yang berasal dari Partai Demokrat, memiliki pendekatan yang lebih humanistik.

Faktanya Obama lebih banyak menjagal Muslim dengan pesawat drone. Inilah fakta-fakta yang sangat nampak. Para tokoh Muslim selama ini telah salah  membuat penilaian, khususnya terhadap Obama, yang dianggap berbeda dengan Presiden Bush, yang berasal dari Partai Republik.

Jumlah Muslim yang tewas di berbagai kawasan seperti di Afghanistan, Pakistan, Somalia, dan Yaman, meningkat drastis selama pemerintahan Obama. Jumlah Muslim yang tewas akibat serangan drone mencapa empat kali lipat. Dibandingkan selama pemerintahan Bush - Muslim yang tewas 1.494 orang.

Di masa pemerintahan Barack Obama, jumlah Muslim yang tewas mencapai 2.618 orang. Sebagian besar yang tewas itu, para tokoh Gerakan Islam dan pejuang Islam, yang bercita-cita ingin menegakkan nilai-nilai Islam, dan meninggalkan warisan sistem sekuler dari Barat, yang sudah menghancurkan kehidupan mereka.

Di bawah Obama, mengalami pergeseran sasaran serangan yang menggunakan drone. Obama mengacak seluruh kelompok gerakan Taliban dan al-Qaidah yang disasar dengan menggunakan drone.

Sebaliknya, pada pemerintahan Bush sasaran kampanye serangan drone, lebih fokus ditujukan kepada para pemimpin al-Qaidah. Obama lebih banyak membunuh tokoh-tokoh lokal, dan pejuang Taliban, dan bukan  hanya tokoh-tokohnya.

Di bawah Bush, sasaran terhadap tokoh Al Qaedah jumlahnya mencapai 25 persen, yang berhasil ditewaskan melalui serangan drone. Dan, terhadap target Taliban mencapai 40 persen, sasaran yang berhasil dihancurkan melalui drone.

Tetapi, di zaman Obama, hanya 8 persen target  dari al Qaeda yang berhasi ditewaskan, sedangkan sasaran terhadap Taliban mencapai 50 persen. Sebuah capaian yang sangat besar oleh pemerintahan Obama, khsusunya yang disebut perang melawan militan Islam.

Selama pemerintahan Obama serangan yang dilakukan Obama bersifat massive, membunuh 1.332 sampai 2.326 militan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan. April 2010, seorang militan mengatakan kepada wartawan New York Times, "Sepertinya mereka benar-benar ingin membunuh semua orang, bukan hanya para pemimpin."

Analisis The New America Foundation tentang kampanye drone di Pakistan menemukan bahwa:

- Korban sipil menikat dengan tajam sejak 2008.  Jumlah warga sipil yang tewas, termasuk yang  "tidak diketahui," jumlah meningkat drastis. Bahkan, menurut  laporan media, korban tewas oleh drone di Pakistan selama masa Obama meningkat 11 persen. Kematian tahun 2012 mendekati angka 33 persen.

- Sebaliknya, persentase militan tewas telah meningkat selama masa program drone. Jumlah militan dilaporkan tewas oleh serangan pesawat tak berawak berjumlah 89 persen dibawah Obama. Sementara, di masa Presiden Bush 67 persen.

- Tahun 2009, AS melakukan serangan pesawat drone sebanyak 19 kali, dan menargetkan para pemimpin Taliban Pakistan, Baitullah Mehsud. Mehsud akhirnya tewas akibat serangan pesawat tak berawak CIA.

- Sejak tahun 2004, kampanye drone telah membunuh 49 pemimpin Taliban. Serangan drone ini dianggap oleh pemerintahan Obama sebagai  pukulan signifikan terhadap mata-rantai komando militan.

Usama bin Laden mengakui akibat serangan drone itu, mengakibatkan terputusnya mata-rantai komando organisasi al-Qaidah. Usamah  menulis memo panjang tentang masalah ini, di bulan Oktober 2010 yang kemudian ditemukan di kompleks di Abbottabad, Pakistan. Di mana Usamah gugur dalam serangan oleh pasukan Komando Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL.

Dalam memo kepada seorang pemimpin al-Qaedah, Usamah bin Laden menyarankan bahwa anak buahnya meninggalkan wilayah suku Pakistan, di mana serangan drone terkonsentrasi ke wilayah terpencil Afghanistan dan ia juga menyarankan agar anaknya Hamza meninggalkan Teluk Persia, dan pergi ke Qatar.

Tahun 2010 menandai titik paling intens kampanye drone oleh Obama, dengan serangan yang mencapai rekor 122 kali. Ini dibarengi di Mei 2011, di mana berlansung  serangan di kompleks Usamah bin Laden, di Abbottabad.

Sekarang Obama menikmati hasil karya tangannya yang telah banyak membunuhi Muslim dan tokoh Muslim, yang dituduh sebagai teroris. Obama dapat menyombongkan diri di depan para kalayak di konvensi nasional Partai Demokrat di Charlotte, Nort Carolina.

Obama membusungkan dadanya sebagai presiden yang paling berhasil  dalam menentukan kebijakan luar negeri, khususnya menciptakan keamanan nasional,  dan dalam perang melawan teroris atau "War Global On Terorism", di konvensi Partai Demokrat di Charlotte, North Carolina. Obama terus menikmati keuntungan yang besar atas Mitt Romney, terkait keamanan nasional.

Tetesan darah Muslim telah menjadi modal dasar bagi Obama memasuki Gedung Putih kembali, di periode yang keduanya. Adakah Obama merupakan manifestasi dajjal  abad ini, yang tangannya penuh dengan lumuran darah Muslim? Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Bukan kepalang repotnya Ummu Abdullah saat putra sulungnya dirawat inap karena sakit demam berdarah. Tanpa didampingi sang suami, ia juga harus merawat dua balita lainnya....

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Kisah Mualaf Rachel dari Belanda: Hijab adalah Jalan Tepat Menuju Surga

Kisah Mualaf Rachel dari Belanda: Hijab adalah Jalan Tepat Menuju Surga

Ahad, 29 May 2016 20:58

Islam yang Dirindukan

Islam yang Dirindukan

Ahad, 29 May 2016 20:50

Belajar Dua Bahasa, Bayi Lebih Cepat Bisa

Belajar Dua Bahasa, Bayi Lebih Cepat Bisa

Ahad, 29 May 2016 20:38

Kita Harus Fanatik

Kita Harus Fanatik

Ahad, 29 May 2016 18:34

Kedutaan Besar AS di Afghanistan Peringatkan Warganya Rencana Serangan dari Mujahidin di Kabul

Kedutaan Besar AS di Afghanistan Peringatkan Warganya Rencana Serangan dari Mujahidin di Kabul

Ahad, 29 May 2016 18:00

Pengaruh Kabbalah Terhadap Doktrin Pluralisme Agama

Pengaruh Kabbalah Terhadap Doktrin Pluralisme Agama

Ahad, 29 May 2016 16:33

Milisi Syi'ah Kaki Tangan Iran Hancurkan 5 Masjid Sunni di Barat Baghdad

Milisi Syi'ah Kaki Tangan Iran Hancurkan 5 Masjid Sunni di Barat Baghdad

Ahad, 29 May 2016 16:30

Sekelompok Pria Texas Amerika Berlatih Senjata untuk Menembak Umat Muslim

Sekelompok Pria Texas Amerika Berlatih Senjata untuk Menembak Umat Muslim

Ahad, 29 May 2016 11:46

Bupati Cianjur: Revolusi Mental Dimulai dari Gerakan Subuh Berjamaah

Bupati Cianjur: Revolusi Mental Dimulai dari Gerakan Subuh Berjamaah

Ahad, 29 May 2016 10:01

Wahai Pemuda, Kembalilah Kepada Islam

Wahai Pemuda, Kembalilah Kepada Islam

Ahad, 29 May 2016 08:43

 Hukum 'Nyekar' Jelang Ramadhan

Hukum 'Nyekar' Jelang Ramadhan

Ahad, 29 May 2016 07:20

Istimewa, Tabligh Akbar dan Tarhib Ramadhan Wahdah Islamiyah Dihadiri Imam Masjidil Haram

Istimewa, Tabligh Akbar dan Tarhib Ramadhan Wahdah Islamiyah Dihadiri Imam Masjidil Haram

Ahad, 29 May 2016 06:10

Mahasiswa Medan Ikuti Diskusi Jurnalistik Kemanusiaan dan Dakwah

Mahasiswa Medan Ikuti Diskusi Jurnalistik Kemanusiaan dan Dakwah

Ahad, 29 May 2016 05:17

Erdogan Kecam AS Karena Dukung Organisasi Teroris PYD dan YPG

Erdogan Kecam AS Karena Dukung Organisasi Teroris PYD dan YPG

Sabtu, 28 May 2016 20:45

Bandung Kuatkan Gerakan Zakat dan Mengaji saat Ramadhan

Bandung Kuatkan Gerakan Zakat dan Mengaji saat Ramadhan

Sabtu, 28 May 2016 15:48

Hukum Kebiri Tidak Ada Artinya bila Pornografi Masih Marak di Indonesia

Hukum Kebiri Tidak Ada Artinya bila Pornografi Masih Marak di Indonesia

Sabtu, 28 May 2016 15:37

Kepala Intelijen Jerman: Islamic State (IS) Berencana Seranng Turnamen Sepak Bola Euro 2016

Kepala Intelijen Jerman: Islamic State (IS) Berencana Seranng Turnamen Sepak Bola Euro 2016

Sabtu, 28 May 2016 15:30

Khas PKI: Benturkan Rakyat dengan TNI-Polisi

Khas PKI: Benturkan Rakyat dengan TNI-Polisi

Sabtu, 28 May 2016 13:37

Urgensi Media dalam Memerangi Pemurtadan

Urgensi Media dalam Memerangi Pemurtadan

Sabtu, 28 May 2016 13:14

Perdana Menteri Baru Slovakia Sebut Islam Tidak Memiliki Tempat di Slovakia

Perdana Menteri Baru Slovakia Sebut Islam Tidak Memiliki Tempat di Slovakia

Sabtu, 28 May 2016 13:00


Must Read!
X