Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
9.192 views

Adakah Barack Obama Dajjal Abad Ini?

Jakarta (voa-islam.com) Dapatkah menyimpulkan Barack Obama berasal dari Partai Demokrat, yang pandangannya dinilai liberal itu, lebih biadab dan kejam?

Tak kurang pidato Michele Obama, di pembukaan DNC (Democrat National Cenvention), pidatonya harus menyebut Afghanistan, bahkan Wapres Joe Biden, menyebut terbunuhnya Usamah bin Laden, sebagai sukses besar Obama di panggung sejarah, terutama dibidang kebijakan luar negeri, terkait dibidang keamanan.

Bagaimana gemuruhnya di pusat-pusat kota di negara-negara Barat, termasuk di Washington DC, rakyat Amerika meluapkan kegembiraan, ketika tengah malam Presiden Barack Obama, mengumumkan tewasnya mujahid yang agung, Usamah bin Laden.

Mereka berpesta, minum, dan menggelar acara-acara di klub-klub malam, merayakan kemenangan, dan meluapkan kegembiraan. Karena, pemerintahan Obama berhasil membunuh tokoh, yang sangat ditakuti, dan dianggap menjadi ancaman keamanan global, khususnya bagi Amerika Serkat.

Usamah bin Laden, sebagai sosok dan tokoh yang selalu menggentarkan jagad Gedung Putih, yang sangat paranoid terhadap sosok-sosok, yang menginginkan tegaknya nilai-nilai Islam.

Sejatinya, mereka yang dituduh teroris itu, mereka yang ingin dan berobsesi  menjadikan Islam sebagai prinsip hidup, dan menegakkan hukum-hukum Allah Rabbul Alamin.

Mereka menolak dan mengingkari sistem kufur dan musyrik, yang menjadi antitesa nilai tauhid. Kemudian, mereka mendapatkan posisi sebagai musuh bagi Amerika Serikat, yang menjadi induk dan pemimpin dunia,  yang menganut sistem kufur dan musyrik.

Maka, di masa pemerintahan George Walker Bush Jr, memberlakukan apa yang disebut dengan : "War Global On Terorism".

Sejak itu, seluruh jagad ini, dipaksa oleh Gedung Putih, para pemimpinnya bersama-sama dengan Amerika Serikat memerangi terorisme secara global. Inilah bentuk perang dingin baru yang dikumandangkan oleh Amerika Serikat, pasca Perang Dingin, melawan Uni Soviet.

Berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan oleh Amerika Serikat dalam  rangka "War Global On Terorism" itu? Semua negara di dunia oleh Presiden Bush dipaksa terlibat dan ikut berpartisipasi dalam perang melawan terorisme itu. Setiap negara di dunia, semuanya terlibat dalam perang, dan dengan segala implikasinya.

Termasuk Indonesia. Pemerintah membuat undang-undang terorisme  yang sangat keras, dan membawa dampak yang sangat luar biasa. Di mana aparat keamanan bisa berindak secara eksessif (berlebihan) dalam melakukan penangkalan terhadap terorisme. Seperti yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Semuanya itu, menginduk kepada Amerika Serikat, yang menjadi representasi rezim kufur dan musyrik, yang visinya memang ingin menghancurkan setiap kawasan yang rakyatnya ingin menjadikan Islam sebagai prinsip hidup.

Semuanya itu dilakukan oleh Amerika Serikat dengan sangat telanjang. Tanpa tedeng aling-aling atas segala kebijakan yang sangat tidak layak, sebagai sebuah komunitas bangsa dan negara yang mengaku menganut nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.

Sekarang Amerika Serikat, selama pemerintahan Barack Obama, tak kalah bengisnya terhadap Muslim. Obama setiap saat dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) membantai Muslim. Inilah hakikatnya kebijakan utama Obama yang secara terselubung dibidang keamanan nasional.

Selama pemerintah Obama itu, lebih dari 283 serangan di Pakistan dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone). Tindakan Obama itu enam kali lebih banyak dibandingkan Pesiden George Walker Bush.

Presiden Barack Obama tak kalah bengis dan biadabnya dibanding George Bush. Adalah kesalahan besar menilai Obama yang berasal dari Partai Demokrat, memiliki pendekatan yang lebih humanistik.

Faktanya Obama lebih banyak menjagal Muslim dengan pesawat drone. Inilah fakta-fakta yang sangat nampak. Para tokoh Muslim selama ini telah salah  membuat penilaian, khususnya terhadap Obama, yang dianggap berbeda dengan Presiden Bush, yang berasal dari Partai Republik.

Jumlah Muslim yang tewas di berbagai kawasan seperti di Afghanistan, Pakistan, Somalia, dan Yaman, meningkat drastis selama pemerintahan Obama. Jumlah Muslim yang tewas akibat serangan drone mencapa empat kali lipat. Dibandingkan selama pemerintahan Bush - Muslim yang tewas 1.494 orang.

Di masa pemerintahan Barack Obama, jumlah Muslim yang tewas mencapai 2.618 orang. Sebagian besar yang tewas itu, para tokoh Gerakan Islam dan pejuang Islam, yang bercita-cita ingin menegakkan nilai-nilai Islam, dan meninggalkan warisan sistem sekuler dari Barat, yang sudah menghancurkan kehidupan mereka.

Di bawah Obama, mengalami pergeseran sasaran serangan yang menggunakan drone. Obama mengacak seluruh kelompok gerakan Taliban dan al-Qaidah yang disasar dengan menggunakan drone.

Sebaliknya, pada pemerintahan Bush sasaran kampanye serangan drone, lebih fokus ditujukan kepada para pemimpin al-Qaidah. Obama lebih banyak membunuh tokoh-tokoh lokal, dan pejuang Taliban, dan bukan  hanya tokoh-tokohnya.

Di bawah Bush, sasaran terhadap tokoh Al Qaedah jumlahnya mencapai 25 persen, yang berhasil ditewaskan melalui serangan drone. Dan, terhadap target Taliban mencapai 40 persen, sasaran yang berhasil dihancurkan melalui drone.

Tetapi, di zaman Obama, hanya 8 persen target  dari al Qaeda yang berhasi ditewaskan, sedangkan sasaran terhadap Taliban mencapai 50 persen. Sebuah capaian yang sangat besar oleh pemerintahan Obama, khsusunya yang disebut perang melawan militan Islam.

Selama pemerintahan Obama serangan yang dilakukan Obama bersifat massive, membunuh 1.332 sampai 2.326 militan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan. April 2010, seorang militan mengatakan kepada wartawan New York Times, "Sepertinya mereka benar-benar ingin membunuh semua orang, bukan hanya para pemimpin."

Analisis The New America Foundation tentang kampanye drone di Pakistan menemukan bahwa:

- Korban sipil menikat dengan tajam sejak 2008.  Jumlah warga sipil yang tewas, termasuk yang  "tidak diketahui," jumlah meningkat drastis. Bahkan, menurut  laporan media, korban tewas oleh drone di Pakistan selama masa Obama meningkat 11 persen. Kematian tahun 2012 mendekati angka 33 persen.

- Sebaliknya, persentase militan tewas telah meningkat selama masa program drone. Jumlah militan dilaporkan tewas oleh serangan pesawat tak berawak berjumlah 89 persen dibawah Obama. Sementara, di masa Presiden Bush 67 persen.

- Tahun 2009, AS melakukan serangan pesawat drone sebanyak 19 kali, dan menargetkan para pemimpin Taliban Pakistan, Baitullah Mehsud. Mehsud akhirnya tewas akibat serangan pesawat tak berawak CIA.

- Sejak tahun 2004, kampanye drone telah membunuh 49 pemimpin Taliban. Serangan drone ini dianggap oleh pemerintahan Obama sebagai  pukulan signifikan terhadap mata-rantai komando militan.

Usama bin Laden mengakui akibat serangan drone itu, mengakibatkan terputusnya mata-rantai komando organisasi al-Qaidah. Usamah  menulis memo panjang tentang masalah ini, di bulan Oktober 2010 yang kemudian ditemukan di kompleks di Abbottabad, Pakistan. Di mana Usamah gugur dalam serangan oleh pasukan Komando Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL.

Dalam memo kepada seorang pemimpin al-Qaedah, Usamah bin Laden menyarankan bahwa anak buahnya meninggalkan wilayah suku Pakistan, di mana serangan drone terkonsentrasi ke wilayah terpencil Afghanistan dan ia juga menyarankan agar anaknya Hamza meninggalkan Teluk Persia, dan pergi ke Qatar.

Tahun 2010 menandai titik paling intens kampanye drone oleh Obama, dengan serangan yang mencapai rekor 122 kali. Ini dibarengi di Mei 2011, di mana berlansung  serangan di kompleks Usamah bin Laden, di Abbottabad.

Sekarang Obama menikmati hasil karya tangannya yang telah banyak membunuhi Muslim dan tokoh Muslim, yang dituduh sebagai teroris. Obama dapat menyombongkan diri di depan para kalayak di konvensi nasional Partai Demokrat di Charlotte, Nort Carolina.

Obama membusungkan dadanya sebagai presiden yang paling berhasil  dalam menentukan kebijakan luar negeri, khususnya menciptakan keamanan nasional,  dan dalam perang melawan teroris atau "War Global On Terorism", di konvensi Partai Demokrat di Charlotte, North Carolina. Obama terus menikmati keuntungan yang besar atas Mitt Romney, terkait keamanan nasional.

Tetesan darah Muslim telah menjadi modal dasar bagi Obama memasuki Gedung Putih kembali, di periode yang keduanya. Adakah Obama merupakan manifestasi dajjal  abad ini, yang tangannya penuh dengan lumuran darah Muslim? Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Kamis, 03 Sep 2015 15:45

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Kamis, 03 Sep 2015 15:35

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Kamis, 03 Sep 2015 14:45

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kamis, 03 Sep 2015 12:30

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Kamis, 03 Sep 2015 12:00

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Kamis, 03 Sep 2015 11:45

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Kamis, 03 Sep 2015 10:45

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Kamis, 03 Sep 2015 10:24

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Kamis, 03 Sep 2015 10:11

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Kamis, 03 Sep 2015 07:49

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Kamis, 03 Sep 2015 05:46

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

Rabu, 02 Sep 2015 23:55

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Rabu, 02 Sep 2015 22:37

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

Rabu, 02 Sep 2015 22:35

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Rabu, 02 Sep 2015 22:21

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Rabu, 02 Sep 2015 21:35

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

Rabu, 02 Sep 2015 20:35



Must Read!
X