Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
11.068 views

Adakah Barack Obama Dajjal Abad Ini?

Jakarta (voa-islam.com) Dapatkah menyimpulkan Barack Obama berasal dari Partai Demokrat, yang pandangannya dinilai liberal itu, lebih biadab dan kejam?

Tak kurang pidato Michele Obama, di pembukaan DNC (Democrat National Cenvention), pidatonya harus menyebut Afghanistan, bahkan Wapres Joe Biden, menyebut terbunuhnya Usamah bin Laden, sebagai sukses besar Obama di panggung sejarah, terutama dibidang kebijakan luar negeri, terkait dibidang keamanan.

Bagaimana gemuruhnya di pusat-pusat kota di negara-negara Barat, termasuk di Washington DC, rakyat Amerika meluapkan kegembiraan, ketika tengah malam Presiden Barack Obama, mengumumkan tewasnya mujahid yang agung, Usamah bin Laden.

Mereka berpesta, minum, dan menggelar acara-acara di klub-klub malam, merayakan kemenangan, dan meluapkan kegembiraan. Karena, pemerintahan Obama berhasil membunuh tokoh, yang sangat ditakuti, dan dianggap menjadi ancaman keamanan global, khususnya bagi Amerika Serkat.

Usamah bin Laden, sebagai sosok dan tokoh yang selalu menggentarkan jagad Gedung Putih, yang sangat paranoid terhadap sosok-sosok, yang menginginkan tegaknya nilai-nilai Islam.

Sejatinya, mereka yang dituduh teroris itu, mereka yang ingin dan berobsesi  menjadikan Islam sebagai prinsip hidup, dan menegakkan hukum-hukum Allah Rabbul Alamin.

Mereka menolak dan mengingkari sistem kufur dan musyrik, yang menjadi antitesa nilai tauhid. Kemudian, mereka mendapatkan posisi sebagai musuh bagi Amerika Serikat, yang menjadi induk dan pemimpin dunia,  yang menganut sistem kufur dan musyrik.

Maka, di masa pemerintahan George Walker Bush Jr, memberlakukan apa yang disebut dengan : "War Global On Terorism".

Sejak itu, seluruh jagad ini, dipaksa oleh Gedung Putih, para pemimpinnya bersama-sama dengan Amerika Serikat memerangi terorisme secara global. Inilah bentuk perang dingin baru yang dikumandangkan oleh Amerika Serikat, pasca Perang Dingin, melawan Uni Soviet.

Berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan oleh Amerika Serikat dalam  rangka "War Global On Terorism" itu? Semua negara di dunia oleh Presiden Bush dipaksa terlibat dan ikut berpartisipasi dalam perang melawan terorisme itu. Setiap negara di dunia, semuanya terlibat dalam perang, dan dengan segala implikasinya.

Termasuk Indonesia. Pemerintah membuat undang-undang terorisme  yang sangat keras, dan membawa dampak yang sangat luar biasa. Di mana aparat keamanan bisa berindak secara eksessif (berlebihan) dalam melakukan penangkalan terhadap terorisme. Seperti yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Semuanya itu, menginduk kepada Amerika Serikat, yang menjadi representasi rezim kufur dan musyrik, yang visinya memang ingin menghancurkan setiap kawasan yang rakyatnya ingin menjadikan Islam sebagai prinsip hidup.

Semuanya itu dilakukan oleh Amerika Serikat dengan sangat telanjang. Tanpa tedeng aling-aling atas segala kebijakan yang sangat tidak layak, sebagai sebuah komunitas bangsa dan negara yang mengaku menganut nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.

Sekarang Amerika Serikat, selama pemerintahan Barack Obama, tak kalah bengisnya terhadap Muslim. Obama setiap saat dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) membantai Muslim. Inilah hakikatnya kebijakan utama Obama yang secara terselubung dibidang keamanan nasional.

Selama pemerintah Obama itu, lebih dari 283 serangan di Pakistan dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone). Tindakan Obama itu enam kali lebih banyak dibandingkan Pesiden George Walker Bush.

Presiden Barack Obama tak kalah bengis dan biadabnya dibanding George Bush. Adalah kesalahan besar menilai Obama yang berasal dari Partai Demokrat, memiliki pendekatan yang lebih humanistik.

Faktanya Obama lebih banyak menjagal Muslim dengan pesawat drone. Inilah fakta-fakta yang sangat nampak. Para tokoh Muslim selama ini telah salah  membuat penilaian, khususnya terhadap Obama, yang dianggap berbeda dengan Presiden Bush, yang berasal dari Partai Republik.

Jumlah Muslim yang tewas di berbagai kawasan seperti di Afghanistan, Pakistan, Somalia, dan Yaman, meningkat drastis selama pemerintahan Obama. Jumlah Muslim yang tewas akibat serangan drone mencapa empat kali lipat. Dibandingkan selama pemerintahan Bush - Muslim yang tewas 1.494 orang.

Di masa pemerintahan Barack Obama, jumlah Muslim yang tewas mencapai 2.618 orang. Sebagian besar yang tewas itu, para tokoh Gerakan Islam dan pejuang Islam, yang bercita-cita ingin menegakkan nilai-nilai Islam, dan meninggalkan warisan sistem sekuler dari Barat, yang sudah menghancurkan kehidupan mereka.

Di bawah Obama, mengalami pergeseran sasaran serangan yang menggunakan drone. Obama mengacak seluruh kelompok gerakan Taliban dan al-Qaidah yang disasar dengan menggunakan drone.

Sebaliknya, pada pemerintahan Bush sasaran kampanye serangan drone, lebih fokus ditujukan kepada para pemimpin al-Qaidah. Obama lebih banyak membunuh tokoh-tokoh lokal, dan pejuang Taliban, dan bukan  hanya tokoh-tokohnya.

Di bawah Bush, sasaran terhadap tokoh Al Qaedah jumlahnya mencapai 25 persen, yang berhasil ditewaskan melalui serangan drone. Dan, terhadap target Taliban mencapai 40 persen, sasaran yang berhasil dihancurkan melalui drone.

Tetapi, di zaman Obama, hanya 8 persen target  dari al Qaeda yang berhasi ditewaskan, sedangkan sasaran terhadap Taliban mencapai 50 persen. Sebuah capaian yang sangat besar oleh pemerintahan Obama, khsusunya yang disebut perang melawan militan Islam.

Selama pemerintahan Obama serangan yang dilakukan Obama bersifat massive, membunuh 1.332 sampai 2.326 militan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan. April 2010, seorang militan mengatakan kepada wartawan New York Times, "Sepertinya mereka benar-benar ingin membunuh semua orang, bukan hanya para pemimpin."

Analisis The New America Foundation tentang kampanye drone di Pakistan menemukan bahwa:

- Korban sipil menikat dengan tajam sejak 2008.  Jumlah warga sipil yang tewas, termasuk yang  "tidak diketahui," jumlah meningkat drastis. Bahkan, menurut  laporan media, korban tewas oleh drone di Pakistan selama masa Obama meningkat 11 persen. Kematian tahun 2012 mendekati angka 33 persen.

- Sebaliknya, persentase militan tewas telah meningkat selama masa program drone. Jumlah militan dilaporkan tewas oleh serangan pesawat tak berawak berjumlah 89 persen dibawah Obama. Sementara, di masa Presiden Bush 67 persen.

- Tahun 2009, AS melakukan serangan pesawat drone sebanyak 19 kali, dan menargetkan para pemimpin Taliban Pakistan, Baitullah Mehsud. Mehsud akhirnya tewas akibat serangan pesawat tak berawak CIA.

- Sejak tahun 2004, kampanye drone telah membunuh 49 pemimpin Taliban. Serangan drone ini dianggap oleh pemerintahan Obama sebagai  pukulan signifikan terhadap mata-rantai komando militan.

Usama bin Laden mengakui akibat serangan drone itu, mengakibatkan terputusnya mata-rantai komando organisasi al-Qaidah. Usamah  menulis memo panjang tentang masalah ini, di bulan Oktober 2010 yang kemudian ditemukan di kompleks di Abbottabad, Pakistan. Di mana Usamah gugur dalam serangan oleh pasukan Komando Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL.

Dalam memo kepada seorang pemimpin al-Qaedah, Usamah bin Laden menyarankan bahwa anak buahnya meninggalkan wilayah suku Pakistan, di mana serangan drone terkonsentrasi ke wilayah terpencil Afghanistan dan ia juga menyarankan agar anaknya Hamza meninggalkan Teluk Persia, dan pergi ke Qatar.

Tahun 2010 menandai titik paling intens kampanye drone oleh Obama, dengan serangan yang mencapai rekor 122 kali. Ini dibarengi di Mei 2011, di mana berlansung  serangan di kompleks Usamah bin Laden, di Abbottabad.

Sekarang Obama menikmati hasil karya tangannya yang telah banyak membunuhi Muslim dan tokoh Muslim, yang dituduh sebagai teroris. Obama dapat menyombongkan diri di depan para kalayak di konvensi nasional Partai Demokrat di Charlotte, Nort Carolina.

Obama membusungkan dadanya sebagai presiden yang paling berhasil  dalam menentukan kebijakan luar negeri, khususnya menciptakan keamanan nasional,  dan dalam perang melawan teroris atau "War Global On Terorism", di konvensi Partai Demokrat di Charlotte, North Carolina. Obama terus menikmati keuntungan yang besar atas Mitt Romney, terkait keamanan nasional.

Tetesan darah Muslim telah menjadi modal dasar bagi Obama memasuki Gedung Putih kembali, di periode yang keduanya. Adakah Obama merupakan manifestasi dajjal  abad ini, yang tangannya penuh dengan lumuran darah Muslim? Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Disebut Tersangka, Tuduhan terhadap Adin Armas Dinilai Terlalu Mengada-ada

Disebut Tersangka, Tuduhan terhadap Adin Armas Dinilai Terlalu Mengada-ada

Sabtu, 25 Feb 2017 10:07

Surat Fadli Zon untuk Jokowi: Hentikan Ahok, Hentilkan Kriminalisasi Ulama

Surat Fadli Zon untuk Jokowi: Hentikan Ahok, Hentilkan Kriminalisasi Ulama

Sabtu, 25 Feb 2017 09:27

Inspiration For Muslim Students BKLDK on February

Inspiration For Muslim Students BKLDK on February

Sabtu, 25 Feb 2017 09:11

Mengenang Tragedi Sukamanah Berdarah 25-2-1944 (Asy-Syahid K.H. Zainal Musthafa)

Mengenang Tragedi Sukamanah Berdarah 25-2-1944 (Asy-Syahid K.H. Zainal Musthafa)

Sabtu, 25 Feb 2017 08:53

Ahok Satu Mobil dengan Jokowi, Fadli Zon: Bisa Diartikan Selama Ini Presiden Memberi Perlindungan

Ahok Satu Mobil dengan Jokowi, Fadli Zon: Bisa Diartikan Selama Ini Presiden Memberi Perlindungan

Sabtu, 25 Feb 2017 07:20

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Dianggap Bid'ah, Raja Salman Tolak Pukul Bedug Saat Berkunjung ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 25 Feb 2017 06:09

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Gagal ke Putaran Dua Pilgub DKI, Agus Jalani Karir di Bidang Lain, Bukan ke Militer

Jum'at, 24 Feb 2017 23:59

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Introspeksi Bersama atas Munculnya Buku Anak Konten Pornografi

Jum'at, 24 Feb 2017 23:48

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Walikota Padang Merelokasi Pedagang tanpa Air Mata, Darah, dan Kebohongan

Jum'at, 24 Feb 2017 22:09

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Ketum PBNU Menjadi Korban Hoax hanya karena Duduk Dekat Ahok

Jum'at, 24 Feb 2017 20:09

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

PWNU Titip Amanah Ubah Jakarta Kepada Anies Baswedan

Jum'at, 24 Feb 2017 20:03

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Cina Wajibkan Setiap Mobil di Wilayah Mayoritas Muslim Xinjiang Dipasangi Perangkat GPS

Jum'at, 24 Feb 2017 20:00

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Penginjil Besar AS Doakan Ahok Pimpin Jakarta, Ini Kata Imam Shamsi Ali

Jum'at, 24 Feb 2017 18:09

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Laporan: 26 Bintang Hollywood Tolak Perjalan Mewah Gratis ke Israel

Jum'at, 24 Feb 2017 16:45

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Yusril Ihza Mahendra Bersedia Ditunjuk sebagai Saksi Menguntungkan untuk Habib Rizieq

Jum'at, 24 Feb 2017 16:09

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Aktivis Islam Dikriminalisasi, Din Tantang Polisi Usut Uang Teman Ahok dan Rekening Gendut Polri

Jum'at, 24 Feb 2017 14:09

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Anies Terima Kunjungan Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jakarta di Kediamannya

Jum'at, 24 Feb 2017 12:42

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Website Dihack, Roy Suryo: Sebelum Keluarkan Pernyataan, KPU Sebaiknya Koreksi

Jum'at, 24 Feb 2017 12:09

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

AMM: Penolakan Ahok atas Saksi Ahli Agama, Manuver Tutupi Kelemahan

Jum'at, 24 Feb 2017 11:39

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Bawa 1500 Rombongan dan 25 Pangeran, Raja Salman Investasi 25 Miliar Dollar AS Saat ke Indonesia

Jum'at, 24 Feb 2017 10:56


Must Read!
X