Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
19.529 views

Amin Rais:Jokowi-Ahok Akan Menggilas Ekonomi Rakyat Kecil

Jakarta, (voa-islam.com) Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Partai Amanah Nasional (PAN), tak begitu antusias dengan kemenangan Jokowi-Ahok. Amin merasa skeptis, sekalipun Jokowi-Ahok, dielu-elukan oleh media-media sekuler dan kristen, setinggi langit.

Bahkan, Harian Kompas di dalam berbagai tulisannya, di halaman depan, sesudah kemenangan Jokowi-Ahok, mengagungkan Jokowi-Ahok, yang diprediksikan akan membawa perubahan besar dalam kepemimpinan nasional. Sungguh sangat luar biasa, menempatkan posisi Walikota Solo itu, seakan manusia yang membawa berkah bagi masa depan Indonesia.

Menghadapi puja-puji media massa nasional itu, politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais secara tegas mengatakan terpilihnya pasangan Jokowi-Ahok sebagai Gubenur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta, tidak akan membawa perubahan apapun.
 
Malah sebaliknya, menurut Amin Rais, dengan gaya khasnya, tokoh reformasi ini mengatakan bahwa dengan kemenangan Jokowi-Ahok, kekuatan ekonomi kecil (rakyat jelata) di Jakarta pasti akan semakin tergilas dengan kekuatan ekonomi besar yang berada di rangkaian gerbong Ahok. Ahok bukan sendirian, pasti banyak kepentingan pembisnis yang dibelakangnya.
 
“Kemenangan Jokowi-Ahok tidak akan membawa perubahan apapun bagi Jakarta. Saya tak menyebutnya etnis. Di belakang Ahok, didukung pebisnis-pebisnis kuat," tegas Amien kepada para wartawan di sela Rakerda DPD PAN,di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/9/2012) malam.
 
Menurut Amien, kekuatan pebisnis yang dibawa Ahok dikontrol oleh kekuatan politik di belakangnya. Sehingga arah kebijakan pemerintahan Jokowi-Ahok praktis juga dikontrol. “Perkawinan politik dan bisnis ini bisa mengancam demokrasi dan kontraproduktif dengan kepentingan rakyat,” paparnya.
 
Menurut Amien, kondisi pemerintahan semacam itu sangat tidak sehat. Seharusnya yang bisa mengontrol dan mengendalikan pebisnis itu politik. Bukan sebaliknya,tambah Amien, pebisnis yang mengendalikan politik, yang  efek dari perkawinan tersebut. “Kemenangan tersebut melambangkan masa depan demokrasi di ambang kehancuran,” ujarnya lagi.
 
Tak hanya itu saja, kemenangan Jokowi-Ahok salah satunya bisa mengendalikan media massa. Karena salah satu faktor kekalahan Foke yaitu ketidakmampuan Foke mengendalikan media massa. “Faktanya hampir 85 persen media massa berpihak kepada Jokowi. Foke tidak bisa merebut media massa, karena Foke tidak memiliki dana cukup untuk mengendalikan media massa," paparnya. 

Sudah dapat diprediksi para rakyat jelata yang menggantungkan nasibnya kepada Jokowi-Ahok, pasti akan "mlongo". Mereka hanya terperangah, melihat kenyataan yang mereka hadapi nantinya. Tidak mungkin sehebat apapun, pejabat semacam Ahok, memihak kepentingan rakyat jelata.

Kekuatan besar dibelakang Ahok, terutama kelompok bisnis dari kalangan pengusaha cina, pasti akan membangun dan menguasai seluruh sektor bisnis di Jakarta, yang menjadi pusat ekonomi nasional.

Jakarta yang menjadi pusat politik, ekonomi, budaya, serta berbagai kepentingan, bertumpuk di Jakarta. Termasuk 85 persen perputaran uang Indonesia berpusat di Jakarta. Dengan menguasai Jakarta, maka sejatinya menguasai Indonesia.

Ini berarti jaringan ekonomi kelompok cina semakin dalam menguasai asset ekonomi nasional Indonesia. Mereka dengan dukungan kapital, dan kekuatan modal, para pengusaha cina perantauan (chinese oversease), maka kaum pribumi hanya akan menjadi kuli dan babu di daerah pecinan, seperti di Glodok, Pasar baru, Kelapa Gading dan Pantai Indah Kapuk.

Pengusaha cina bangkit di zaman Soeharto dengan diberi berbagai lisensi (izin), modal (kapital) dari bank-bank pemerintah, dan proteksi, kemudian menguasai mayoritas asset negeri ini. Pengusaha cina menjadi kaya-raya, umumnya mereka mendapatkan izin HPH (Hak Pengusahaan Hutan).

Di mana mereka dapat menggunduli hutan, dan hanya mengganti dengan dana reboisasi, yang tak seberapa itu, dan sebagian dana reboisasi itu dikorup para pejabat.

Seperti Bob Hasan yang disebut sebagai "Raja Hutan", dan begitu dekat dengan Soeharto, dan bahkan pernah diangkat menjadi menteri di era akhir kekuasaan Soeharto. Termasuk Liem Sieo Liong, yang di beri izin mengimport terigu, dan kemudian dibuat produk turunannya, seperti mie instan, yang akhirnya menjadi industri kartel, yang menguasai jaringan dari hulu sampai ke hilir.

Di zaman Soeharto, ada sekitara 200 orang konglomerat, mengelilingi Soeharto dan menjadi orang kepercayaan. Mereka sering dibawa oleh Soeharto ke peternakannya di Tapos, dan sambil ngerumpi bisnis. Soeharto tak begitu suka dengan pengusaha Muslim dan pribumi, dan lebih memilih pengusaha cina yang menjadi pilar kekuasaannya.

Mereka mendirikan bank-bank, dan menjamur, saat Menteri Keuangannya JB. Sumarlin (Katolik), serta memberikan kemudahan izin pendirian bank-bank. Menjelang akhir kekuasaan rezim Soeharto, bank-bank itu dihantam krisis, dan mereka menikmati berkah dari BLBI, yang jumlahnya 650 triliun.

Soeharto jatuh, mereka lari ke Singapura dengan membawa asset kekayaannya, dan ketika rezim berganti, mereka kembali ke Indonesia. Dengan membeli kembali asset, yang dulu dimiliki pemerintah, melalui dana BLBI yang dikucurkan oleh pemerintah.

Sungguh negeri ini, tak memberi berkah kepada kaum pribumi, sejak zaman Belanda sampa Reformasi. Justru para kaki tangan penjajah yang sekarang menikmati negeri ini. Sudah seharusnya orang-orang pribumi melakukan introspeksi diri terhadap keadaan yang ada di sekeliling mereka.Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News