Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.111 views

Presiden SBY Akan Mengeluarkan Inpres Penegakkan Keamanan

Jakarta (voa-islam.com) Di tengah-tengah keresahan yang luas, dikalangan umat Islam, akibat tindakan Densus 88, yang melakukan tindakan repressif terhadap para terduga teroris, dan telah banyak aktivis Islam, tewas akibat ditembak Densus 88, justeru sekarang Presiden SBY akan mengeluarkan Inpres (Instruksi Presiden0, yang akan dikeluarkan di akhir Januari nanti.

Desakan dari kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan opini media massa, terutama media  kristen dan sekuler, yang terus menerus mendesak pemerintah, agar bertindak tegas terhadap para perusuh, terutama terhadap aksi-aksi yang diberi lebel melakukan kekerasan, diantara terhadap kelompok Ahmadiyah,  dan lainnya. Sampai masalah ini masuk ke HAM PBB, dan Indonesia dianggap tidak mampu melindungi kelompok minoritas.

Tak kurang Dewan Gereja Indonesia (DGI) dan MAWI (Majelis Wali Gereja Indonesia), yang menjadi representasi dari kelompok kristen/katolik ini, melaporkan distuasi di Indonesia ke pusat. Karena itu, kemudian keluar berbagai resolusi, bahkan sampai kepada HAM PBB, yang menuduh Indonesia tidak dapat melindungi kelompok minoritas.

Menanggapi desakan dari kalangan LSM, DGI, dan MAWI itu, kemudian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta aparat keamanan agar tidak ragu-ragu dalam menegakkan dan memelihara keamanan sampai pada tingkat yang paling depan, dengan segala resiko untuk rakyat banyak.

“Kepolisian, Komando Teritorial, Inteljen di daerah ditugaskan untuk itu dengan segala resikonya. Pastikan di seluruh Indonesia menjalankan apa yang kita harapkan ini,” tegas Presiden SBY saat memimpin sidang kabinet terbatas bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), di ruang Garuda, Istana Bogor, Jabar, Senin (7/1) pagi.

Presiden yang didampingi Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengemukakan, pada tahun 2012 lalu, masyarakat luas  merasa tidak puas dengan penanganan masalah hukum dan keamanan.

Ia menegaskan, kalau penegakan hukum itu tidak sepenuhnya  di tangan pemerintah, pemberantasan korupsi misalnya ada wilayah lain Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  ataupun pengadilan, meskipun Kepolisian dan Kejaksaan ikut berperan untuk melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Namun kalau masalah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau lebih luas lagi pemeliharaan keamanan dalam negeri (internal security), tegas Presiden, Pemerintah  memiliki peran yang sangat sentral melalui Kepolisian, TNI, utamanya komando teritorial TNI, Intelijen, dam jajaran pemerintah daerah.  “Pendek kata, ini berkaitan dengan peran, fungsi, tugas pokok kita,” sebut SBY.

Diakui Kepala Negara, sebagaimana evaluasi di jajaran Polhukam, memang benar di banyak daerah ada eskalasi dari gangguan keamanan, apakah aksi kekerasan, konflik komunal dan juga benturan horizontal. Namun Kepala Negara menyesalkan, masih adanya kesan masyarakat bahwa negara termasuk jajaran keamanan melakukan pembiaran.

“Apa yang berkali-kali saya sampaikan, masih ada kesan dari masyarakat bahwa negara melakukan pembiaran. Masih ada penilaian dari masyarakat luas, ada keterlambatan dan ketidaktuntasan dalam menyelesaikan gangguan keamanan termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Kepala Negara.

Selanjutnya, Presiden meminta agar pada tahun 2013 ini lembaga-lembaga terkait, utamanya jajaran pemerintah harus melaksanakan upaya yang jauh lebih efektif, upaya yang sungguh-sungguh agar keadaan dalam negeri kita, utamanya dari sisi keamanan menjadi lebh baik.

Menurut Presiden SBY, pada 28 Januari ini, ia akan mengeluarkan instruksi berkaitan dengan apa yang dibahas dalam sidang kabinet terbatas bidang Polhukam itu. “Ini menjadi Instruksi Presiden, dan saya inginkan itu dijalankan sepanjang tahun 2013 ini di seluruh wilayah Indonesia,” ucap SBY.

Dalam Inpres tersebut akan ditetapkan sasaran, ukuran keberhasilan, dan juga siapa bertanggung jawab tentang apa dan siapa bertugas tentang apa. Dengan demikian tanggung jawab menjadi jelas. “Mari kita persiapkan dengan baik, dan melaksanakan dengan baik pula Inpres tersebut,” ajak Kepala Negara.

“Sudah saatnya kita berlakukan reward dan punishment. Bagi yang berprestasi baik kita berikan poenghargaan, bagi yg lalai dan tidak berkinerja baik saudara jangan segan-segan memberikan sanksi,” pinta Presiden SBY sembari menyebutkan, hanya dengan itu sesuatu yang sangat diinginkan masyarakat, rasa aman, rasa tentram dan kehidupan yang tertib dapat terpenuhi.

Hadir dalam Sidang Kabinet Terbatas bidang Polhukam itu antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menkumham Amir Syamsuddin, Memkominfo Tifatul Sembiring, Kapolri Jendral Timur Pradopo, dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

Rencananya, pada akhir Januari 2013 ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan mengeluarkan instruksi presiden (Inpres) yang berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dalam negeri.  Menurutnya, inpres ini penting terlebih lagi sektor keamanan dan keadaan sosial pada 2012 dinilainya kurang menggembirakan.

“Pada 28 Januari ini saya akan mengeluarkan instruksi berkaitan dengan apa yang kita bahas ini (bidang politik, hukum, dan keamanan) menjadi Inpres dan saya ingin untuk dijalankan sepanjang 2013 di seluruh wilayah Indonesia. Kita persiapkan dengan baik dan kita laksanakan dengan baik pula,” katanya di Istana Bogor, Senin (7/1).

Presiden SBY mengatakan untuk Inpres tersebut akan ditetapkan sasaran dan ukuran keberhasilannya. Termasuk pihak yang bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas-tugas yang diserahkan. “Dengan demikian, tanggung jawab menjadi jelas.”

Menurutnya, selama 2012, keamanan dan ketertiban masih menjadi sorotan publik. Ia menilai masih banyak eskalasi dari gangguan keamanan, aksi kekerasan, konflik komunal, hingga benturan horizontal.

Masyarakat juga sering beranggapan negara melakukan pembiaran, keterlambatan penanganan, dan ketidaktuntasan dalam menyelesaikan gangguan keamanan.  “Saya sungguh ingin jajaran pemerintah yang bertugas dan bertanggung jawab mengelola keadaan sosial hukum dan keamanan menjalankan tugasnya dengan benar, efektif dan berhasil,” kata Presiden.

Sangat dikawatirkan dengan adanya Inpres (Instruksi Presiden) negara akan terseret ke dalam tindakan yang eksessif (berlebihan) terutama dalam penanganan masalah keamanan, yang akan berdampak terhadap pelanggaran HAM, seperti sekarang yang sudah dijalankan oleh Densus 88. Di mana nyawa orang dengan sangat mudah dihilangkan, hanya karena terduga teroris. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
HRW Sebut Operasi Militer Mesir di Semenanjung Sinai Beresiko Picu Terjadinya Krisis Kemanusiaan

HRW Sebut Operasi Militer Mesir di Semenanjung Sinai Beresiko Picu Terjadinya Krisis Kemanusiaan

Senin, 23 Apr 2018 21:00

Soal CSR Telkom, PUSHAMI: Dampak Krisis Kepemimpinan Islam

Soal CSR Telkom, PUSHAMI: Dampak Krisis Kepemimpinan Islam

Senin, 23 Apr 2018 21:00

[VIDEO] Natalius Pigai: Cuma Dua Janji Jokowi di Papua yang Terealisasi

[VIDEO] Natalius Pigai: Cuma Dua Janji Jokowi di Papua yang Terealisasi

Senin, 23 Apr 2018 20:19

Imam Tasyahud Akhir, Makmum Masbuq Ikut Duduk Tawarruk?

Imam Tasyahud Akhir, Makmum Masbuq Ikut Duduk Tawarruk?

Senin, 23 Apr 2018 20:05

Malaysia Rilis Foto Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina di Kuala Lumpur

Malaysia Rilis Foto Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina di Kuala Lumpur

Senin, 23 Apr 2018 19:05

Video ini Insya Allah Bikin UKM Makin Laris, Naik Kelas, Siap Go Internasional

Video ini Insya Allah Bikin UKM Makin Laris, Naik Kelas, Siap Go Internasional

Senin, 23 Apr 2018 19:00

Soal Dana CSR Telkom, FUI: Sangat Memalukan

Soal Dana CSR Telkom, FUI: Sangat Memalukan

Senin, 23 Apr 2018 17:01

2 Pemuda Palestina yang Ditembak Israel dekat Pagar Perbatasan Gaza Akhirnya Meninggal Dunia

2 Pemuda Palestina yang Ditembak Israel dekat Pagar Perbatasan Gaza Akhirnya Meninggal Dunia

Senin, 23 Apr 2018 17:00

KH. Cholil Nafis Kritik Diskriminasi Pembagian Dana CSR Telkom

KH. Cholil Nafis Kritik Diskriminasi Pembagian Dana CSR Telkom

Senin, 23 Apr 2018 16:50

Terkait Relawan Jokowi sebut Politisasi Masjid, Tokoh: Tidak Paham Islam

Terkait Relawan Jokowi sebut Politisasi Masjid, Tokoh: Tidak Paham Islam

Senin, 23 Apr 2018 16:43

DDII Gelar Workshop Pembuatan Khutbah & Kajian Bersilabus

DDII Gelar Workshop Pembuatan Khutbah & Kajian Bersilabus

Senin, 23 Apr 2018 16:01

Politisi Gerindra Peringatkan Romi Elegan Berkomentar agar Tidak Bernasib seperti PSI

Politisi Gerindra Peringatkan Romi Elegan Berkomentar agar Tidak Bernasib seperti PSI

Senin, 23 Apr 2018 15:43

[VIDEO] Gerakan '100 Website UKM Ramadhan' HANYA Rp. 300 ribu, Paling Murah!

[VIDEO] Gerakan '100 Website UKM Ramadhan' HANYA Rp. 300 ribu, Paling Murah!

Senin, 23 Apr 2018 15:01

Ketiga Tokoh Ini Protes Dugaan Ketidakadilan Telkom ke Umat Islam

Ketiga Tokoh Ini Protes Dugaan Ketidakadilan Telkom ke Umat Islam

Senin, 23 Apr 2018 14:43

Tukang Becak Diduga Diintimidasi karena #2019GantiPresiden, Politisi: Demokrasi jangan Baper

Tukang Becak Diduga Diintimidasi karena #2019GantiPresiden, Politisi: Demokrasi jangan Baper

Senin, 23 Apr 2018 13:43

Islamic State Tetap Tumbuh di Afghanistan Meski Ada Kehadiran Pasukan Asing

Islamic State Tetap Tumbuh di Afghanistan Meski Ada Kehadiran Pasukan Asing

Senin, 23 Apr 2018 13:35

[VIDEO] Ikutan SANLAT AHSAN RUMAH QURAN, 'KITA SIAP HADAPI DUNIA'

[VIDEO] Ikutan SANLAT AHSAN RUMAH QURAN, 'KITA SIAP HADAPI DUNIA'

Senin, 23 Apr 2018 13:19

Rupiah Lemah Terparah di Rezim Jokowi, yang Disalahkan PKS, Mardani: Nalar Itu Mahal

Rupiah Lemah Terparah di Rezim Jokowi, yang Disalahkan PKS, Mardani: Nalar Itu Mahal

Senin, 23 Apr 2018 12:43

Israel Tangkap 15 Anggota Hamas Setelah Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Israel Tangkap 15 Anggota Hamas Setelah Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Senin, 23 Apr 2018 12:39

Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Senin, 23 Apr 2018 11:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X