Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.567 views

Habis Pesta Kemusyrikan Datanglah Banjir

Jakarta (voa-islam.com) Tak seperti menjelang tahun baru 2013 M. Semua sangat ceria. Bergembira menyambut datangnya tahun baru masehi. Rakyat begitu sangat antusias. Sarana menyambut tahun baru disediakan oleh Gubernur DKI Jokowi.

Sepanjang Jalan Thamarin dan Sudirman ditutup bagi pesta rakyat. Jokowi membangun 16 panggung di sepanjang jalan utama itu. Berlangsung pesta semalaman. Hanya menyambut tahun tahun baru, dan pesta kembang api.

Hujan tak peduli. Rakyat DKI laki-perempuan tumplek di area tempat hiburan, dan sebagian besar di Bunderan HI. Menyambut tahun baru masehi 2013. Ketika pergantian tahun barlangsung dari 2012 ke 2013 berlangsung. Riuah membahana. Disertai bunyi petasan dan terompet. Hiruk pikuk. Rakyat DKI begitu sangat luar biasa menyambut tahun baru 2013 masehi.

Media elektronik dan cetak dari kalangan kristen dan sekuler seperti Kompas dan Tempo dan lainnya membuat liputan yang sangat luas, acara menyambut tahun baru 2013 masehi, diberi warna   baru, sebagai pesta "rakyat". Pesta "rakyat" itu, mengulangi apa yang sudah pernah diselenggarakan oleh Gubernur Ali Sadikin.

Pesta tahun baru masehi itu, sejatinya tak bisa dipisahkan dengan natalan, yang baru usai. Natalan memperingati lahirnya Jesus, dan dilanjutkan dengan tahun baru. Pesta kembang api dan terompet, sekarang sudah menjadi sangat identik dengan pesta rakyat. Padahal, tahun baru masehi itu, tak lain, pesta kemusyrikan. Memperingati lahirnya anak tuhan Jesus.

Di dalam surah Mariam, betapa murkanya Allah Rabbul Alamin, ketika ada makhluk yang dinisbahkan sebagai tuhan. Mengapa Allah Rabbu Alamin mengutuk orang Yahudi, karena menjadikan Uzair sebagai anak tuhan, dan mengapa Allah Rabbul Alamin mengutuk orang Nasrani, karena menjadi Isa sebagai anak tuhan. Allah Rabbul Alamin di dalam surah Mariam, sangat marah ketika disejajarkan dengan makhluk disejajarkan dengan tuhan.

Sekarang perisitwa yang sangat luar biasa terjadi di DKI Jakarta. Seperti Tsunami yang terjadi Desember 2004 di Aceh. Aparat keamanan membuat acara pesta tahun baru di pantai Banda Aceh, pesta tahun baru. Padahal, sudah diperingatkan, dan acara itu tetap berlangsung. Terjadilah tsunami yang sangat hebat.

Belum pernah sepanjang sejarah di DKI Jakarta benar-benar tenggelam oleh banjir. Termasuk Bunderan HI (Hotel Indonesia), yang menjadi pusat pesta kemusyrikan, tenggelam oleh banjir. Hujan yang berlangsung selama tiga hari, cukup membuat DKI Jakarta lumpuh total. Banjir menggenangi DKI Jakarta. Termasuk Istana Negara, tak luput dari banjir.

Padahal, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Barat, huja tidak terlalu tinggi. Tetapi, curah hujan di DKI Jakarta dan Bogor serta sekitarnya begitu lebat, dan menggenangi Jakarta. DKI Jakarta seperti memang mendapatkan kiriman hujan dari langit. Kemudian banjir. Tak ada yang dapat menghindari dari banjir. Semua acara pesta kembang api, pesta kemusyrikan yang sangat meriah, di Jalan Thamrin, Sudirman, Bunderan HI, dan Ancol, sekarang hanya menyisakan kepedihan.

Jakarta hanya menunggu akan tenggelam. Karena keserakahan manusia. Daerah resapan sudah habis. Sepanjang pantai utara dari Marunda, Ancol, Pantai Indah Kapok, sampai daerah Tangerang, semuanya sudah beralih fungsi. Ada yang menjadi apartemen, lapangan golf, mall, dan plaza, termasuk menjadi gudang penyimpanan.

Dulu pantai yang rawa-rawa dan hutan bakau telah beralih fungsi. Resapan air semakin sedikit. Belum lagi sekarang jalan-jalan banyak yang dibeton. Semua itu tak terlepas dari izin Pemprov DKI. Dan semuanya itu faktor uang. Segalanya berubah karena uang.Pemprov DKI dengan mudah mengalihkan status tanah-tanah yang ada, dan izin dapat dibeli. Inilah yang akhirnya akan menenggelamkan DKI Jakarta. Belum lagi setu yang sudah diuruk, dan menjadi apartemen, mall, dan plaza.

DKI Jakarta tidak memiliki sistem drainase yang baik. Karena Dinas PU, tak berpikir mengantisipasi banjir atau curah hujan, dan mungkin banyak dana yang dikorup. Banjir di Jakarta betul-betul sistemik. Semuanya kehancuran disebabkan karena faktor manusia yang memiliki kekuasaaan, dan menggunakan kekuasan melakukan kejahatan, berupa korupsi dan menumpuk kekayaan pribadi, dan mengorbankan hari depan rakyat.

Pesta kembang api dan menyambut hari kemusyrikan dan kedurhakaan sudah usai, sekarang tinggal  termenung. Mobil-mobil teronggok di  basemen gedung di Jakarta oleh lumpur. Akibat tanggul di Jalan Latuharhary jebol. Rumah hancur, sofa, dan barang-barang mewah orang kaya, semua luluh-lantak oleh lumpur dan air.  Tak bersisa. Para pengusaha dan pedagang di mall, dan plaza yang terkena banjir, rugi ratusan miliar. Akibat dagangan terendam banjir. Semuanya tak berguna.

Rakyat kecil yang mengharapkan "dewa" penyalamat Jokowi dan Ahok, hanya bisa melihat dari atap-atap rumah mereka, yang sudah terendam oleh banjir. Jokowi dan Ahok oleh koran-koran kristen seperti Kompas, diopinikan manusia "hebat"  yang bisa mengubah keadaan dalam waktu sekejab. Bahkan, secara konsisten terus dilansir dan diberitakan tentang langkah-langkah Jokowi, dan ini tujuannya mengangkat profil Jokowi, dan diarahkan menjadi tokoh di tahun 2014.

Jika Joko berhasil melalui opini dan pembirataan oleh media, seperti Kompas, maka itu jalan bagi Jokowi, running di 2014, sebagai tokoh alternatif, yang naik  ke pentas politik di tingkat nasional. Sebagai capres atau cawapres. Jika skenario itu berhasil, dan Jokowi menang di tahun 2014, maka DKI Jakarta akan dipimpin Ahok, yang kristen. Itulah sebuah jalan cerita yang dibuat skenarionya.

Tetapi, Allah Rabbul Alamin mempunyai rencana yang  lain, ingin menguji manusia, seperti Jokowi, dan Jakarta di tenggelamkan oleh banjir. Selama 9 bulan di Jakarta di dera oleh kemarau yang panjang, dan sekarang DKI Jakarta lumpuh oleh banjir. Impian yang sangat penuh dengan ambisi itu, akhirnya pupus oleh kehendak Allah Azza Wa Jalla. Wallahu'alam.

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Jum'at, 17 Nov 2017 21:00

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Jum'at, 17 Nov 2017 20:30

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Jum'at, 17 Nov 2017 20:17

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Jum'at, 17 Nov 2017 20:13

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

Jum'at, 17 Nov 2017 19:24

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Jum'at, 17 Nov 2017 18:54

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Jum'at, 17 Nov 2017 18:13

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Jum'at, 17 Nov 2017 16:13

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Jum'at, 17 Nov 2017 15:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X