Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
22.159 views

Habis Pesta Kemusyrikan Datanglah Banjir

Jakarta (voa-islam.com) Tak seperti menjelang tahun baru 2013 M. Semua sangat ceria. Bergembira menyambut datangnya tahun baru masehi. Rakyat begitu sangat antusias. Sarana menyambut tahun baru disediakan oleh Gubernur DKI Jokowi.

Sepanjang Jalan Thamarin dan Sudirman ditutup bagi pesta rakyat. Jokowi membangun 16 panggung di sepanjang jalan utama itu. Berlangsung pesta semalaman. Hanya menyambut tahun tahun baru, dan pesta kembang api.

Hujan tak peduli. Rakyat DKI laki-perempuan tumplek di area tempat hiburan, dan sebagian besar di Bunderan HI. Menyambut tahun baru masehi 2013. Ketika pergantian tahun barlangsung dari 2012 ke 2013 berlangsung. Riuah membahana. Disertai bunyi petasan dan terompet. Hiruk pikuk. Rakyat DKI begitu sangat luar biasa menyambut tahun baru 2013 masehi.

Media elektronik dan cetak dari kalangan kristen dan sekuler seperti Kompas dan Tempo dan lainnya membuat liputan yang sangat luas, acara menyambut tahun baru 2013 masehi, diberi warna   baru, sebagai pesta "rakyat". Pesta "rakyat" itu, mengulangi apa yang sudah pernah diselenggarakan oleh Gubernur Ali Sadikin.

Pesta tahun baru masehi itu, sejatinya tak bisa dipisahkan dengan natalan, yang baru usai. Natalan memperingati lahirnya Jesus, dan dilanjutkan dengan tahun baru. Pesta kembang api dan terompet, sekarang sudah menjadi sangat identik dengan pesta rakyat. Padahal, tahun baru masehi itu, tak lain, pesta kemusyrikan. Memperingati lahirnya anak tuhan Jesus.

Di dalam surah Mariam, betapa murkanya Allah Rabbul Alamin, ketika ada makhluk yang dinisbahkan sebagai tuhan. Mengapa Allah Rabbu Alamin mengutuk orang Yahudi, karena menjadikan Uzair sebagai anak tuhan, dan mengapa Allah Rabbul Alamin mengutuk orang Nasrani, karena menjadi Isa sebagai anak tuhan. Allah Rabbul Alamin di dalam surah Mariam, sangat marah ketika disejajarkan dengan makhluk disejajarkan dengan tuhan.

Sekarang perisitwa yang sangat luar biasa terjadi di DKI Jakarta. Seperti Tsunami yang terjadi Desember 2004 di Aceh. Aparat keamanan membuat acara pesta tahun baru di pantai Banda Aceh, pesta tahun baru. Padahal, sudah diperingatkan, dan acara itu tetap berlangsung. Terjadilah tsunami yang sangat hebat.

Belum pernah sepanjang sejarah di DKI Jakarta benar-benar tenggelam oleh banjir. Termasuk Bunderan HI (Hotel Indonesia), yang menjadi pusat pesta kemusyrikan, tenggelam oleh banjir. Hujan yang berlangsung selama tiga hari, cukup membuat DKI Jakarta lumpuh total. Banjir menggenangi DKI Jakarta. Termasuk Istana Negara, tak luput dari banjir.

Padahal, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Barat, huja tidak terlalu tinggi. Tetapi, curah hujan di DKI Jakarta dan Bogor serta sekitarnya begitu lebat, dan menggenangi Jakarta. DKI Jakarta seperti memang mendapatkan kiriman hujan dari langit. Kemudian banjir. Tak ada yang dapat menghindari dari banjir. Semua acara pesta kembang api, pesta kemusyrikan yang sangat meriah, di Jalan Thamrin, Sudirman, Bunderan HI, dan Ancol, sekarang hanya menyisakan kepedihan.

Jakarta hanya menunggu akan tenggelam. Karena keserakahan manusia. Daerah resapan sudah habis. Sepanjang pantai utara dari Marunda, Ancol, Pantai Indah Kapok, sampai daerah Tangerang, semuanya sudah beralih fungsi. Ada yang menjadi apartemen, lapangan golf, mall, dan plaza, termasuk menjadi gudang penyimpanan.

Dulu pantai yang rawa-rawa dan hutan bakau telah beralih fungsi. Resapan air semakin sedikit. Belum lagi sekarang jalan-jalan banyak yang dibeton. Semua itu tak terlepas dari izin Pemprov DKI. Dan semuanya itu faktor uang. Segalanya berubah karena uang.Pemprov DKI dengan mudah mengalihkan status tanah-tanah yang ada, dan izin dapat dibeli. Inilah yang akhirnya akan menenggelamkan DKI Jakarta. Belum lagi setu yang sudah diuruk, dan menjadi apartemen, mall, dan plaza.

DKI Jakarta tidak memiliki sistem drainase yang baik. Karena Dinas PU, tak berpikir mengantisipasi banjir atau curah hujan, dan mungkin banyak dana yang dikorup. Banjir di Jakarta betul-betul sistemik. Semuanya kehancuran disebabkan karena faktor manusia yang memiliki kekuasaaan, dan menggunakan kekuasan melakukan kejahatan, berupa korupsi dan menumpuk kekayaan pribadi, dan mengorbankan hari depan rakyat.

Pesta kembang api dan menyambut hari kemusyrikan dan kedurhakaan sudah usai, sekarang tinggal  termenung. Mobil-mobil teronggok di  basemen gedung di Jakarta oleh lumpur. Akibat tanggul di Jalan Latuharhary jebol. Rumah hancur, sofa, dan barang-barang mewah orang kaya, semua luluh-lantak oleh lumpur dan air.  Tak bersisa. Para pengusaha dan pedagang di mall, dan plaza yang terkena banjir, rugi ratusan miliar. Akibat dagangan terendam banjir. Semuanya tak berguna.

Rakyat kecil yang mengharapkan "dewa" penyalamat Jokowi dan Ahok, hanya bisa melihat dari atap-atap rumah mereka, yang sudah terendam oleh banjir. Jokowi dan Ahok oleh koran-koran kristen seperti Kompas, diopinikan manusia "hebat"  yang bisa mengubah keadaan dalam waktu sekejab. Bahkan, secara konsisten terus dilansir dan diberitakan tentang langkah-langkah Jokowi, dan ini tujuannya mengangkat profil Jokowi, dan diarahkan menjadi tokoh di tahun 2014.

Jika Joko berhasil melalui opini dan pembirataan oleh media, seperti Kompas, maka itu jalan bagi Jokowi, running di 2014, sebagai tokoh alternatif, yang naik  ke pentas politik di tingkat nasional. Sebagai capres atau cawapres. Jika skenario itu berhasil, dan Jokowi menang di tahun 2014, maka DKI Jakarta akan dipimpin Ahok, yang kristen. Itulah sebuah jalan cerita yang dibuat skenarionya.

Tetapi, Allah Rabbul Alamin mempunyai rencana yang  lain, ingin menguji manusia, seperti Jokowi, dan Jakarta di tenggelamkan oleh banjir. Selama 9 bulan di Jakarta di dera oleh kemarau yang panjang, dan sekarang DKI Jakarta lumpuh oleh banjir. Impian yang sangat penuh dengan ambisi itu, akhirnya pupus oleh kehendak Allah Azza Wa Jalla. Wallahu'alam.

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Kamis, 18 Oct 2018 23:53

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Kamis, 18 Oct 2018 22:30

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Kamis, 18 Oct 2018 21:45

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Kamis, 18 Oct 2018 18:39

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Kamis, 18 Oct 2018 18:00

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Kamis, 18 Oct 2018 17:45

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Kamis, 18 Oct 2018 13:00

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kamis, 18 Oct 2018 09:05


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X